Pembangunan Pagar Sdn 12 Kuala Batee (Dau Sg Bid. Pendidikan)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10324725000
Date: 13 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Aceh Barat Daya
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 189,200,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 189,148,760
Winner (Pemenang): CV Ganesha Karya
NPWP: 09*8**8****01**0
RUP Code: 58169813
Work Location: Kec. Kuala Batee - Aceh Barat Daya (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                          
1 Nama Paket Pekerjaan : Pembangunan Pagar SDN 12 Kuala Batee (DAU SG Bid. Pendidikan)
2 Pagu Anggaran   : Rp. 189.200.000,00,-                                  
                   (Seratus delapan puluh sembilan juta dua ratus ribu Rupiah)
                                                                          
3 Sumber Dana     : Dana APBK Kabupaten Aceh Barat Daya                   
4 Tahun Anggaran  : 2025                                                  
5 Lingkup Pekerjaan : Pembangunan Pagar SDN 12 Kuala Batee (DAU SG Bid. Pendidikan) Direncanakan
                   dengan volume 1 Paket Kegiatan.                        
                   Rincian lingkup pelaksanaan konstruksi tersebut adalah :
                   A. Bersama Konsultan membantu KPA/PPK dalam proses pembangunan fisik.
                   B. Lingkup pekerjaan Kontraktor Pelaksana dalam kegiatan ini adalah:
                     1. Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan konstruksi yang
                        akan dijadikan dasar dalam pekerjaan di lapangan; 
                     2. Menyusun program kerja yang meliputi jadwal waktu pelaksanaan, jadwal
                        pengadaan bahan, jadwal penggunaan tenaga kerja, dan jadwal penggunaan
                        peralatan;                                        
                     3. Melaksanakan persiapan di lapangan sesuai dengan pedoman pelaksanaan;
                                                                          
                     4. Melaksanakan pekerjaan konstruksi fisik di lapangan sesuai dengan dokumen
                        pelaksanaan;                                      
                     5. Mengoptimalkan pemakaian bahan sesuai dengan ketentuan yang tercantum
                        dalam Spesifikasi Teknis dan harus mengutamakan penggunaan bahan dan
                        peralatan produksi dalam negeri, mengoptimalkan peralatan dan metode
                                                                          
                        pelaksanaan, serta ketepatan waktu dan biaya pekerjaan konstruksi;
                     6. Mengoptimalkan pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas,
                        kuantitas, dan laju pencapaian volume/realisasi fisik;
                     7. Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk memecahkan
                        persoalan yang terjadi selama pelaksanaan konstruksi;
                     8. Melaksanakan pelaporan pelaksanaan konstruksi fisik, melalui rapat-rapat
                        lapangan, laporan harian, laporan mingguan, laporan bulanan, laporan
                        kemajuan pekerjaan, laporan persoalan yang timbul atau dihadapi, dan surat-
                        menyurat;                                         
                     9. Menyusun gambar pelaksanaan (shop drawing) untuk pekerjaan-pekerjaan
                        yang memerlukannya. Shop drawing diajukan kepada Konsultan Pengawas
                        dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK);               
                     10. Membuat gambar yang sesuai dengan pelaksanaan di lapangan (as built
                        drawings) yang selesai sebelum serah terima pertama, setelah disetujui oleh
                        Konsultan Pengawas dan Pejabat pembuat Komitmen (PPK);
                     11. Melakukan perbaikan terhadap cacat/kerusakan pada masa pemeliharaan,
                        dan menyusun laporan akhir pekerjaan konstruksi;  
                     12. Menyusun berita acara persetujuan kemajuan pekerjaan, berita acara
                        pemeliharaan pekerjaan, dan serah terima pertama dan kedua pelaksanaan
                        konstruksi sebagai kelengkapan untuk pembayaran angsuran pekerjaan
                        konstruksi;                                       
                     13. Bersama-sama penyedia jasa Konstruksi dan Konsultan Pengawas menyusun
                        petunjuk pemeliharaan Bangunan;                   
                     14. Bangunan Gedung yang di kerjakan/dibangun, dengan fungsi sebagai
                        fasilitas kegiatan Pendidikan dan pendukung kegiatan Pendidikan;
                     15. Lingkup pekerjaan meliputi :                     
                                                                          
                         I PEKERJAAN PERSIAPAN                            
                        II PENERAPAN SMKK                                 
                                                                          
                        III PEKERJAAN PEMBANGUNAN PAGAR                   
                          A PEKERJAAN TANAH                               
                          B PEKERJAAN PASANGAN                            
                          C PEKERJAAN BETON                               
                          D PEKERJAAN PENGECATAN DAN LAIN-LAIN