UARAIN SINGKAT PEKERJAAN
Kami ingin memberitahukan kepada semua pihak terkait bahwa proses pembahasan
kontrak dan pelaksanaan pekerjaan telah mengalami keterlambatan yang signifikan. Hal ini
disebabkan oleh sejumlah faktor yang mempengaruhi kemajuan negosiasi dan persiapan.
Kami sadar akan urgensi situasi ini dan komitmen kami untuk menyelesaikan proses
ini secepat mungkin. Namun, kami juga mengakui bahwa keterlambatan ini dapat berdampak
pada berbagai aspek proyek, termasuk jadwal pelaksanaan dan alokasi sumber daya.
Kami meminta semua pihak terlibat untuk bersiap-siap dalam menghadapi tantangan
ini dengan cara-cara berikut :
• Klarifikasi dan Koordinasi : Kami akan segera mengadakan pertemuan untuk
mengklarifikasi status terbaru dari proses negosiasi kontrak dan mendiskusikan
langkah-langkah yang perlu diambil untuk mempercepat proses ini. Koordinasi antara
tim internal dan eksternal sangat penting dalam memastikan kelancaran proses ini.
• Pemantauan dan Komunikasi Terus Menerus : Kami akan memastikan bahwa semua
pihak terlibat terus menerima pembaruan secara berkala tentang perkembangan terbaru
dari proses ini. Komunikasi terbuka dan transparan akan menjadi kunci dalam
mengatasi tantangan yang dihadapi.
• Penyesuaian Rencana Kerja : Kami akan meninjau ulang rencana kerja proyek untuk
mengidentifikasi area-area yang mungkin terpengaruh oleh keterlambatan ini.
Langkah-langkah penyesuaian akan diambil untuk meminimalkan dampak negatifnya.
• Pemahaman Risiko dan Alternatif : Kami akan secara cermat mengevaluasi risiko-
risiko yang terkait dengan keterlambatan ini dan mencari solusi alternatif yang mungkin
diperlukan untuk mengurangi dampaknya.
Adapun metode pelaksanaan dari pekerjaan Humas Disbudpar Aceh adalah meliputi :
1. Pengembangan dan pengelolaan konten untuk situs dan platform digital;
2. Produksi konten kreatif dan inovatif tentang budaya dan pariwisata Aceh;
3. Melakukan distribusi konten melalui berbagai platform digital;
4. Melakukan promosi konten melalui berbagai strategi pemasaran;
5. Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja konten;
6. Melakukan koordinasi secara internal dan eksternal untuk hal-hal yang diperlukan
dalam pengembangan dan pengelolaan konten.
Berangkat dari metode tersebut maka dari itu ada beberapa poin penting untuk melakukan
pengembangan konten di kanal media sosial dan situs Disbudpar Aceh dengan memperhatikan
beberapa hal, sebagai berikut :
1. Target Audien
• Wisatawan lokal dan mancanegara
• Masyarakat Aceh
• Media massa (daring/luring)
• Kalangan akademisi
• Investor
2. Tujuan Konten
• Meningkatkan awareness terhadap budaya dan pariwisata Aceh
• Menarik wisatawan untuk berkunjung ke Aceh
• Mempromosikan produk-produk kreatif Aceh
• Mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh
• Menyajikan literasi budaya dan pariwisata kepada masyarakat luas
• Menyediakan sumber informasi yang valid dan benar terkait perkembangan budaya
dan pariwisata di Aceh
3. Jenis Konten
• Berita kedinasan dan agenda budaya dan pariwisata
• Artikel tentang budaya dan pariwisata Aceh
• Foto dan video yang menarik tentang Aceh
• Infografis dan data statistik tentang budaya dan pariwisata Aceh
• Cerita inspiratif dari wisatawan yang berkunjung ke Aceh
• Video atau podcast singkat terkait isu budaya dan pariwisata di Aceh
4. Platform Distribusi Konten
• Situs utama Disbudpar Aceh
• Media sosial, seperti Facebook, Instagram, X, Tiktok dan YouTube
• Rilis dan publikasi ke media massa (luring/daring)
5. Strategi Pemasaran Konten
• Social media marketing dan Search Engine Optimization (SEO)
• Influencer marketing
• Content marketing