URAIAN SINGKAT KEGIATAN
I. LATAR BELAKANG
Salah satu wujud nyata keberadaan taman budaya di tengah masyarakatnya adalah
fasilitas proses berkarya. Selain keberadaan infrastruktur juga sarana yang
mendukung memiliki peran penting dalam mewujudkan kinerja taman seni dan
budaya di dalam aktivitas kesehariannya. Proses berkarya ini yang akan merangsang
dan mengarahkan pelaku seni terutama generasi muda agar senantiasa aktif berkreasi
dan mampu menjadi salah satu seniman yang peka terhadap selera pasar serta kearifan
lokal daerah menuju industri seni budaya.
Salah satu bentuk kesenian yang dalam prosesnya melibatkan banyak unsur kesenian
adalah teater, namun karena lamanya poses dan biaya yang mahal, maka bentuk ini
kemudian disederhanakan menjadi seni pertunjukan. Perubahan ini kemudian menjadi
salah satu tantangan bagi para creator muda. Selain bentuknya yang sederhana,
menarik dan mampu dilakukan secara berkesinambungan, untuk itu UPTD taman Seni
dan Budaya Aceh melakukan sebuah ruang kerja bersama untuk mendapatkan sebuah
Garapan karya.
Kegiatan ini akan melibatkan generasi muda dari sanggar - sanggar kesenian dengan
maksud pewarisan keterampilan penggarapan karya juga dengan maksud penularan
terhadap komunitas mereka masing- masing.
Berangkat dari pemikiran di atas, kegiatan penggarapan karya seni pertunjukan
diharapkan dapat memberikan stimulus untuk konsistensi pekerja seni dalam memilih
dan memilah konsep cerita yang menarik serta mampu mendapat respon positif dalam
masyarakat.
II. GAMBARAN UMUM
Kegiatan penggarapan karya seni pertunjukan tahun 2025 terbagi dalam tiga tahap,
yaitu:
a. Perumusan konsep cerita dan penggiringan manjadi kesatuan naskah
b. Proses Penggarapan Karya
III. PENERIMA MANFAAT
Adapun penerima manfaat kegiatan ini adalah :
1. Seniman
2. Para Pelaku Seni
3. Pemerintah Aceh
4. Masyarakat Aceh
IV. KEGIATAN
Pelaksanaan Kegiatan penggarapan karya seni pertunjukan Tahun Anggaran 2025.
V. TUJUAN KEGIATAN
1. Memberikan gambaran bagaimana cerita/legenda/dongeng dapat disadur menjadi
naskah
2. Memberikan metode penggarapan naskah secara utuh dalam panggung seni
pertunjukan
3. Mendukung pemajuan kebudayaan melalui penciptaan-penciptaan baru dengan
memanfaatkan objek pemajuan Kebudayaan yang ada khususnya sastra daerah.