DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
CETAK KATALOGISASI KOLEKSI MUSEUM ACEH
1. LATAR BELAKANG : Museum merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam pelestarian
warisan budaya bangsa. Sebagai institusi edukatif, kultural, dan rekreatif,
museum memiliki tanggung jawab besar untuk mendokumentasikan dan
menyebarluaskan informasi mengenai koleksinya kepada masyarakat. Salah
satu cara strategis untuk mencapai hal ini adalah melalui kegiatan katalogisasi
koleksi secara sistematis dan profesional, yang kemudian dituangkan dalam
bentuk katalog cetak. Museum Negeri Aceh, sebagai salah satu museum tertua
dan terbesar di wilayah Aceh, memiliki ribuan koleksi bersejarah yang mencakup
berbagai kategori, seperti etnografi, arkeologi, naskah kuno, numismatika, seni
rupa, dan teknologi tradisional. Namun, sebagian besar koleksi tersebut belum
terdokumentasikan secara menyeluruh dalam bentuk katalog cetak yang
terstandar dan mudah diakses oleh publik, peneliti, pelajar, maupun pemerhati
budaya. Pentingnya kegiatan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh ini
tidak hanya sebagai dokumentasi formal, tetapi juga sebagai bentuk transparansi
informasi, pendukung program digitalisasi, serta media promosi dan edukasi
budaya kepada masyarakat luas. Katalog cetak dapat memperluas jangkauan
informasi koleksi museum di luar ruang pamer, menjadi bahan ajar, referensi
akademik, dan arsip institusional yang berkelanjutan. Dengan demikian, Cetak
Katalogisasi Koleksi Museum Aceh menjadi langkah strategis dalam
mewujudkan visi museum sebagai pusat pembelajaran sejarah dan kebudayaan
Aceh, sekaligus sebagai upaya pelestarian dan penyebarluasan warisan budaya
kepada generasi masa kini dan mendatang.
2. MAKSUD DAN TUJUAN : Maksud dan Tujuan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh
a. Maksud
Pekerjaan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh dimaksudkan untuk
menyediakan media dokumentasi tertulis yang sistematis, informatif, dan
dapat diakses secara luas oleh masyarakat, akademisi, dan instansi terkait.
Pencetakan katalog ini merupakan bagian dari upaya pelestarian,
pengelolaan, serta penyebarluasan informasi koleksi museum secara
profesional dan berkelanjutan.
b. Tujuan
- Mendokumentasikan koleksi secara sistematis
Menyusun data koleksi Museum Aceh berdasarkan kategori,
deskripsi, asal-usul, dan kondisi fisik, guna mempermudah
identifikasi, pengelolaan, dan pelestarian koleksi.
- Meningkatkan akses informasi publik
Memberikan informasi yang akurat dan mudah diakses kepada
masyarakat luas, pelajar, peneliti, dan pemangku kepentingan melalui
media cetak.
- Mendukung kegiatan edukasi dan penelitian
Menyediakan bahan referensi ilmiah dan sumber pembelajaran bagi
institusi pendidikan, peneliti, dan komunitas budaya.
- Menjadi arsip resmi institusi
Menyediakan dokumen cetak yang dapat dijadikan arsip jangka
panjang bagi Museum Aceh sebagai bagian dari tata kelola koleksi.
- Meningkatkan citra dan fungsi museum
Mendorong peran Museum Aceh sebagai pusat informasi budaya dan
sejarah melalui publikasi koleksi yang representatif dan berkualitas.
- Mendukung program digitalisasi dan promosi budaya
Menjadi pendukung data awal dalam proses digitalisasi koleksi serta
alat bantu promosi budaya Aceh di tingkat lokal, nasional, dan
internasional.
3. TARGET / SASARAN : Berikut adalah beberapa poin penting terkait target / sasaran Cetak Katalogisasi
Koleksi Museum Aceh :
a. Tercetaknya katalog koleksi Museum Aceh dalam bentuk buku cetak
(fisik) yang memuat informasi lengkap, akurat, dan terverifikasi mengenai
sejumlah koleksi museum berdasarkan jenis atau kategori tertentu
(misalnya etnografi, naskah kuno, numismatika, dan lain-lain);
b. Tersusunnya data katalogisasi koleksi secara sistematis dan
terstandar, sesuai dengan pedoman pengelolaan koleksi museum;
c. Tersedianya dokumen katalog yang dapat digunakan sebagai bahan
edukasi, arsip kelembagaan, dan media promosi budaya Aceh.
4. RUANG LINGKUP : Pekerjaan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh meliputi beberapa tahapan
PEKERJAAN dan komponen kerja yang mencakup proses pendataan, penyusunan naskah
katalog, hingga pencetakan dan distribusi. Secara rinci, ruang lingkup pekerjaan
ini mencakup :
a. Inventarisasi dan Verifikasi Data Koleksi
- Melakukan pengecekan ulang data koleksi berdasarkan inventaris
museum yang ada.
- Verifikasi kondisi fisik, nomor register, asal - usul, deskripsi, dan
klasifikasi koleksi.
b. Penyusunan Naskah Katalog
- Mengelompokkan koleksi berdasarkan jenis (misalnya: etnografi,
arkeologi, numismatika, naskah kuno, dan lain - lain).
- Menyusun deskripsi koleksi secara informatif dan ilmiah (judul, kode
koleksi, dimensi, bahan, teknik pembuatan, tahun, asal, dan narasi
budaya).
- Penyusunan dalam format katalog standar (layout teks, sistematika
penulisan, urutan entri).
c. Desain dan Tata Letak (Layouting)
- Mendesain layout halaman katalog sesuai format publikasi.
- Penempatan foto koleksi, infografis (jika diperlukan), dan elemen
desain visual.
d. Fotografi Koleksi
- Mengambil foto koleksi dengan kualitas tinggi dan sudut representatif.
- Penyuntingan foto (photo editing) untuk keperluan cetak berkualitas.
e. Penyuntingan dan Penyelarasan Naskah
- Menyunting naskah katalog secara bahasa dan teknis.
- Menyesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EYD) dan
terminologi budaya yang benar.
f. Pencetakan Katalog
- Pencetakan katalog dalam jumlah dan spesifikasi yang ditentukan.
g. Pelaporan Kegiatan
- Menyusun laporan akhir kegiatan yang mencakup proses, hasil,
kendala, dan dokumentasi kegiatan cetak katalog.
5. KELUARAN / PRODUK : Pekerjaan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh ditargetkan menghasilkan
YANG DIHASILKAN sejumlah keluaran nyata yang dapat dimanfaatkan oleh Museum Aceh, instansi
terkait, dan masyarakat umum. Adapun produk utama yang dihasilkan adalah
sebagai berikut :
a. Buku Katalog Cetak Koleksi Museum Aceh;
b. Dokumen Digital Master Katalog (PDF);
c. File Dokumentasi Koleksi (Foto dan Deskripsi);
d. Laporan Pelaksanaan Kegiatan.
6. JANGKA WAKTU : Pekerjaan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh direncanakan akan
PELAKSANAAN dilaksanakan dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kalender mulai dari
PEKERJAAN persiapan hingga laporan akhir kegiatan. Berikut rincian tahapan waktu
pelaksanaan pekerjaan / kegiatan:
TAHAPAN PEKERJAAN /
NO. DURASI
KEGIATAN
1. PRA PRODUKSI/PERSIAPAN 2 Hari
KEGIATAN
Pra Produksi meliputi :
a. Koordinasi dengan KPA/PPTK
b. Pemilihan Foto Koleksi
2. PRODUKSI/PERSIAPAN KEGIATAN 10 Hari
Produksi meliputi :
a. Persiapan Desain buku
b. Rancangan dan Proses
Percetakan
3. PASCA PRODUKSI/KEGIATAN 2 Hari
a. Invoice/Backup Invoice
b. Serah Terima Pekerjaan
7. PENUTUP : Pekerjaan Cetak Katalogisasi Koleksi Museum Aceh merupakan langkah strategis
dalam upaya pelestarian, dokumentasi, dan publikasi koleksi budaya yang dimiliki
oleh Museum Negeri Aceh. Melalui katalog ini, koleksi museum tidak hanya
terdokumentasi secara sistematis, tetapi juga dapat diakses oleh publik, peneliti,
pelajar, dan pemerhati budaya secara lebih luas. Dengan tersusunnya katalog
cetak yang terstandar, informasi mengenai sejarah, nilai, dan keberagaman
koleksi budaya Aceh dapat diwariskan secara tertulis dan terjaga keasliannya.
Kegiatan ini juga mendukung transparansi pengelolaan museum serta menjadi
bagian penting dari digitalisasi dan modernisasi sistem dokumentasi koleksi di
masa depan. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak - baik pemerintah
daerah, pengelola museum, akademisi, maupun Masyarakat - sangat dibutuhkan
agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat jangka
panjang bagi pelestarian warisan budaya Aceh.
Banda Aceh, 10 Juli 2025
Ditetapkan Oleh :
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
MUDHA FARSYAH, S.Sos
NIP. 19820222 200604 1 005