Inventarisasi Karya Budaya

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10292121000
Date: 29 July 2025
Year: 2025
KLPD: Aceh
Work Unit: Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 134,818,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 134,800,000
Winner (Pemenang): CV Naurando Jaya
NPWP: 03*7**1****02**0
RUP Code: 57494476
Work Location: Banda Aceh - Banda Aceh (Kota)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT KEGIATAN                           
                                                                        
A.    LATAR BELAKANG                                                    
                                                                        
      Kebudayaan merupakan fondasi penting dalam membangun identitas dan jati diri suatu
      daerah. Proses pelestarian dan pengembangan budaya tidak hanya dilakukan melalui
      pendokumentasian terhadap karya-karya lama, tetapi juga lewat penciptaan karya baru
                                                                        
      yang relevan dengan konteks zaman dan nilai-nilai lokal. Dalam upaya mendorong
      keberlanjutan budaya tersebut, kegiatan Inventarisasi Karya Budaya menjadi strategi
      penting yang tidak hanya bersifat kuratorial, melainkan juga kreatif.
                                                                        
                                                                        
      Sebagai salah satu institusi penggerak kebudayaan di Aceh, UPTD Taman Seni dan
      Budaya Aceh memiliki peran strategis dalam merawat dan mengembangkan ekspresi
      budaya daerah. Salah satu bentuk aktualisasi dari kegiatan inventarisasi ini adalah
                                                                        
      pengumpulan elemen kreatif khas Aceh baik dari segi nada, bahasa, maupun ekspresi
      lokal untuk kemudian diwujudkan dalam bentuk lagu mars kelembagaan. Mars ini tidak
      hanya menjadi simbol kelembagaan semata, tetapi juga bagian dari khasanah karya
      budaya yang dapat didokumentasikan dan digunakan dalam berbagai kegiatan resmi,
                                                                        
      edukatif, maupun pertunjukan.                                     
                                                                        
      Dengan demikian, pembuatan lagu mars ini merupakan bagian dari strategi inventarisasi
      dan penciptaan karya budaya baru yang mencerminkan karakter, nilai, serta semangat
                                                                        
      Taman Budaya sebagai rumah besar bagi seni dan budaya Aceh.       
                                                                        
B.    GAMBARAN UMUM                                                     
      Kegiatan Inventarisasi Karya Budaya Tahun 2025 oleh UPTD Taman Seni dan Budaya
      Aceh dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pelestarian, pendokumentasian, serta
                                                                        
      pengembangan ekspresi budaya lokal melalui penciptaan karya baru. Salah satu bentuk
      implementasi kegiatan ini adalah penggarapan lagu mars kelembagaan, yang diinisiasi
      sebagai media simbolik dan representatif bagi institusi Taman Budaya.
                                                                        
                                                                        
      Pembuatan lagu Mars Taman Budaya ini melibatkan proses pengumpulan dan
      eksplorasi unsur-unsur budaya Aceh, mulai dari pemilihan diksi berbahasa lokal,
      penggalian ritme musikal tradisional, hingga pengemasan musikal dalam bentuk
                                                                        
      modern yang tetap mencerminkan kekhasan nilai budaya daerah. Kegiatan ini juga
      didukung oleh keterlibatan seniman lokal yang memahami konteks artistik dan
      kelembagaan Taman Budaya.                                         
                                                                        
                                                                        
      Secara teknis, kegiatan ini terbagi ke dalam tiga tahap utama, yaitu :
      a) Pra Produksi, yang meliputi koordinasi awal, riset tematik, penggalian unsur budaya,
      dan penyusunan konsep lagu mars.                                  
      b) Produksi, yaitu proses penciptaan lirik, penyusunan komposisi musik, aransemen,
                                                                        
      hingga perekaman audio.                                           
      c) Pasca Produksi, berupa dokumentasi akhir, penyusunan partitur dan lirik resmi, serta
      pengarsipan karya dalam bentuk digital dan cetak.                 
                                                                        
      Dengan disusunnya lagu Mars Taman Budaya sebagai hasil akhir kegiatan ini,
                                                                        
      diharapkan lembaga memiliki satu bentuk karya musikal resmi yang dapat digunakan
      dalam berbagai kegiatan kelembagaan serta menjadi bagian dari data budaya yang
      terdokumentasikan secara sistematis.