DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PAMERAN KELILING MUSEUM ACEH
1. LATAR BELAKANG : Sebagai lembaga yang memiliki fungsi edukatif, kultural, dan pelestarian,
Museum Aceh memiliki peran strategis dalam memperkenalkan dan
melestarikan warisan sejarah serta kebudayaan Aceh kepada masyarakat.
Namun, tidak semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan untuk
mengunjungi museum secara langsung, baik karena keterbatasan geografis,
waktu, maupun akses informasi. Untuk menjembatani keterbatasan tersebut,
Museum Aceh menyelenggarakan Pameran Keliling sebagai salah satu bentuk
inovasi layanan publik di bidang kebudayaan. Kegiatan ini bertujuan untuk
membawa koleksi-koleksi edukatif dan informatif dari museum ke berbagai
wilayah di Aceh, sehingga masyarakat dapat lebih dekat dan mengenal sejarah
serta budaya daerahnya. Pameran keliling ini tidak hanya menampilkan koleksi
benda bersejarah, tetapi juga menyuguhkan informasi kontekstual yang
berkaitan dengan nilai-nilai budaya, sosial, dan identitas masyarakat Aceh.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana interaktif untuk membangun
kesadaran sejarah dan memperkuat rasa memiliki terhadap kekayaan budaya
lokal. Melalui kegiatan ini, Museum Aceh berharap dapat menjangkau
masyarakat yang lebih luas, meningkatkan partisipasi publik dalam pelestarian
budaya, serta menumbuhkan semangat kebangsaan melalui pemahaman akan
sejarah dan kearifan lokal.
2. MAKSUD DAN : a. Maksud
TU JUAN Pameran Keliling Museum Aceh dimaksudkan sebagai upaya untuk
memperluas jangkauan layanan edukatif dan kultural museum kepada
masyarakat yang berada di luar wilayah kota Banda Aceh. Melalui
kegiatan ini, Museum Aceh ingin membawa koleksi, informasi sejarah,
serta nilai-nilai budaya Aceh lebih dekat kepada masyarakat luas,
khususnya di daerah-daerah yang belum memiliki akses langsung
terhadap museum.
b. Tujuan
- Meningkatkan akses dan pemerataan informasi budaya dan sejarah
kepada masyarakat di berbagai wilayah Aceh.
- Menumbuhkan minat dan kesadaran masyarakat, khususnya
generasi muda, terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya
daerah.
- Mengenalkan koleksi dan fungsi museum sebagai sarana
pendidikan, pelestarian, dan dokumentasi budaya.
- Menjalin kerja sama dan kemitraan dengan berbagai lembaga
pendidikan, pemerintah daerah, dan komunitas budaya dalam
upaya pelestarian budaya lokal.
- Mendekatkan museum kepada masyarakat agar lebih inklusif,
partisipatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
3. TARGET / SASARAN : Kegiatan Pameran Keliling Museum Aceh menyasar berbagai lapisan
masyarakat dengan tujuan memperluas jangkauan edukasi sejarah dan
budaya. Adapun target dan sasaran dari kegiatan ini meliputi:
- Pelajar dan Mahasiswa
Sebagai generasi penerus bangsa, pelajar dan mahasiswa menjadi
sasaran utama untuk menanamkan nilai-nilai sejarah, budaya, dan
kecintaan terhadap warisan lokal sejak dini.
- Guru dan Tenaga Pendidik
Memberikan bahan ajar tambahan dan inspirasi dalam proses
pembelajaran sejarah dan budaya lokal di sekolah dan perguruan
tinggi.
- Masyarakat Umum
Terutama yang berada di wilayah yang jauh dari akses museum,
agar mereka juga dapat menikmati dan memperoleh pengetahuan
tentang kekayaan budaya Aceh.
- Komunitas Budaya dan Pemerhati Sejarah
Sebagai mitra potensial dalam pelestarian dan promosi kebudayaan
daerah.
- Pemerintah Daerah dan Lembaga Sosial
Untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam mendukung
pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya melalui kegiatan serupa di
masa mendatang.
- Anak-anak dan Keluarga
Dengan penyajian materi yang edukatif dan menarik, pameran ini
juga bertujuan menjadi wahana pembelajaran informal yang
menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
4. RUANG LINGKUP : Ruang lingkup pekerjaan dalam kegiatan Pameran Keliling Museum Aceh
PEKERJAAN mencakup seluruh tahapan yang diperlukan untuk merencanakan, menyiapkan,
melaksanakan, hingga mengevaluasi kegiatan pameran. Adapun ruang lingkup
tersebut meliputi:
a. Perencanaan Kegiatan
- Menentukan tema pameran sesuai dengan nilai sejarah dan budaya
Aceh.
- Menyusun jadwal dan lokasi kegiatan pameran keliling di beberapa
wilayah/daerah sasaran.
- Menyusun anggaran dan kebutuhan logistik kegiatan.
b. Kurasi dan Pemilihan Koleksi
- Menyeleksi koleksi museum yang akan ditampilkan berdasarkan tema
pameran.
- Menyusun narasi dan informasi pendukung untuk setiap koleksi (label,
poster, katalog).
- Menyediakan materi edukatif pelengkap seperti video dokumenter,
media interaktif, dan leaflet.
c. Pengemasan dan Transportasi Koleksi
- Melakukan pengemasan koleksi dengan standar keamanan untuk
mobilitas.
- Menyediakan kendaraan dan perlengkapan pendukung untuk
distribusi koleksi ke lokasi pameran.
d. Penyiapan Sarana dan Prasarana
- Menyusun tata letak dan desain ruang pamer sesuai dengan kondisi
lokasi.
- Menyediakan peralatan display (vitrin, panel, pencahayaan, dll.).
- Menyiapkan perangkat audiovisual dan media pendukung lainnya.
e. Pelaksanaan Pameran
- Menyusun jadwal kegiatan selama pameran berlangsung
(pembukaan, kunjungan pelajar, tur edukatif, dll.).
- Menugaskan petugas pemandu, keamanan, dan teknis di lokasi
pameran.
- Menjalin koordinasi dengan pihak sekolah, pemerintah daerah, dan
komunitas lokal.
f. Promosi dan Publikasi
- Menyebarluaskan informasi melalui media sosial, poster, undangan
resmi, dan media lokal.
- Menjalin kerja sama dengan media untuk liputan kegiatan.
g. Evaluasi dan Pelaporan
- Mengumpulkan data pengunjung dan tanggapan masyarakat.
- Melakukan evaluasi internal untuk peningkatan kualitas kegiatan di
masa depan.
- Menyusun laporan akhir kegiatan secara menyeluruh.
5. KELUARAN / : Pelaksanaan Pameran Keliling Museum Aceh diharapkan menghasilkan
PRODUK YANG beberapa keluaran atau produk nyata yang berdampak terhadap pelestarian
DIHASILKAN budaya, edukasi publik, dan pengembangan layanan museum. Adapun keluaran
yang dihasilkan dari kegiatan ini antara lain:
- Terselenggaranya Pameran di Beberapa Lokasi Sasaran
Pameran berhasil dilaksanakan di wilayah-wilayah yang telah ditentukan,
dengan jumlah pengunjung dan partisipasi masyarakat yang sesuai target.
- Dokumentasi Kegiatan
Berupa foto, video, dan laporan naratif mengenai seluruh rangkaian
pelaksanaan pameran, sebagai arsip dan bahan evaluasi kegiatan ke
depan.
- Materi Edukasi dan Publikasi Budaya
Seperti leaflet, brosur, katalog mini, poster informasi koleksi, dan media
interaktif yang disebarkan kepada pengunjung sebagai bahan
pembelajaran.
- Peningkatan Pemahaman Masyarakat terhadap Budaya Aceh
Diukur melalui umpan balik (feedback), wawancara singkat, atau kuesioner
yang diberikan kepada pengunjung pameran.
- Terjalinnya Kemitraan dengan Pihak Lokal
Kolaborasi dengan sekolah, pemerintah daerah, komunitas budaya, dan
lembaga lain dalam mendukung pelestarian dan promosi budaya lokal.
- Laporan Akhir Kegiatan
Dokumen tertulis yang memuat seluruh rangkaian kegiatan, evaluasi
pelaksanaan, data pengunjung, capaian target, serta rekomendasi untuk
kegiatan serupa di masa mendatang.
Banda Aceh, 05 Agustus 2025
Ditetapkan Oleh :
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
MUDHA FARSYAH, S.Sos
NIP. 19820222 200604 1 005