Kegiatan Lomba Baca Kitab Kuning Kabupaten Aceh Besar

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10474441000
Date: 14 October 2025
Year: 2025
KLPD: Aceh
Work Unit: Dinas Pendidikan Dayah
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 200,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 199,999,120
Winner (Pemenang): CV Kasga
NPWP: 00*1**3****01**0
RUP Code: 58523689
Work Location: Banda Aceh - Banda Aceh (Kota)
Participants: 1
Attachment
Uraian Singkat                                
Secara historis pendidikan Dayah/Pondok Pesantren dianggap sebagai sistem pendidikan
                                                                       
tertua dan produk budaya Indonesia asli. Pesantren muncul bersamaan dengan proses
                                                                       
Islamisasi di Nusantara pada abad awal mula masuknya ajaran Islam. Penyelenggaraan
                                                                       
pendidikan keagamaan semula berada di tempat-tempat pengajian yang mengajarkan
                                                                       
dasar-dasar ilmu keislaman, seperti belajar nahwu/sharaf, Al Quran, hadits,
                                                                       
akidah/tauhid, fiqh dan akhlaq. Bentuk ini kemudian dikembangkan dengan pendirian
tempat-tempat menginap bagi para pelajar (santri), yang kemudian disebut pesantren.
                                                                       
Meskipun bentuknya masih sangat sederhana, pada waktu itu pendidikan pesantren
                                                                       
merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang terstruktur, sehingga pendidikan ini
                                                                       
sangat bergengsi.                                                      
                                                                       
                                                                       
                                                                       
Beberapa dekade terakhir pesantren mengalami perkembangan jumlah yang luar biasa
dan menakjubkan, baik diwilayah pedesaan, pinggiran kota maupun perkotaan. Hal ini
                                                                       
menunjukkan orientasi pimpinan Dayah/Pesantren dan independensi Teungku/Kiyai
                                                                       
memperkuat argumentasi bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan swasta yang
                                                                       
sangat mandiri dan sejatinya merupakan praktek pendidikan berbasis masyarakat.
                                                                       
                                                                       
Dalam upaya meningkatkan kembali perhatian dan kecintaan para santri untuk terus
                                                                       
mempelajari kitab-kitab kuning sebagai sumber utama kajian ilmu-ilmu agama Islam,
                                                                       
maka perlu diselenggarakan perlombaan membaca, menerjemahkan dan memahami
                                                                       
kitab-kitab kuning bagi para santri Dayah melalui Kegiatan Lomba Baca Kitab Kuning
                                                                       
dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar. Tentu saja kegiatan ini bukan hanya semata-mata
                                                                       
memperlombakan teknik - teknik membaca sebuah kitab kuning, tetapi juga
kemampuan dalam memahami serta menyampaikan kandungan teks kitab kuning yang
                                                                       
di bacanya kepada publik. Dengan demikian Musabaqah ini merupakan ajang
                                                                       
perlombaan kemampuan dalam membaca, memahami serta mengungkapkan kandungan
                                                                       
kitab kuning secara komprehensif.