DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMBUATAN VIDEO KONTEN I (RUANG PT TSUNAMI)
I. LATAR BELAKANG
Dalam era modern yang ditandai dengan percepatan informasi dan digitalisasi,
kebutuhan akan dokumentasi sejarah dan budaya dalam bentuk visual semakin mendesak.
Dokumentasi visual bukan hanya menjadi media edukasi yang efektif, tetapi juga menjadi
sarana strategis untuk promosi potensi daerah dalam skala nasional maupun internasional.
Pemerintah Aceh, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menyadari bahwa upaya
pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya tidak bisa dilepaskan dari strategi komunikasi
visual yang mampu menjangkau lintas generasi dan lintas wilayah.
Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum yang dibangun untuk mengenang
dan memperingati tragedi tsunami Aceh pada tanggal 26 Desember 2004. Museum ini tidak
hanya berfungsi sebagai monumen, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan mitigasi
bencana, serta tempat evakuasi jika terjadi bencana serupa di masa depan. Posisi
geografisnya yang berada di pusat kota Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh.
Namun demikian, hingga saat ini, data dan informasi mengenai sejarah dan
pariwisata di Museum Tsunami Aceh masih tersebar, terbatas, dan kurang terintegrasi
secara visual. Kurangnya dokumentasi profesional menjadi salah satu faktor yang
menghambat promosi potensi daerah ini ke tingkat yang lebih luas. Oleh karena itu,
diperlukan upaya strategis untuk menghadirkan dokumentasi sejarah dan budaya Museum
Tsunami Aceh dalam bentuk video yang informatif, komunikatif, dan berkualitas tinggi.
Melalui kegiatan Produksi Video Data Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh,
diharapkan dapat tersedia konten visual yang tidak hanya berfungsi sebagai arsip sejarah,
tetapi juga sebagai alat promosi efektif yang mendukung peningkatan jumlah kunjungan
wisatawan nusantara dan mancanegara ke Aceh. Program ini juga sejalan dengan visi
Pemerintah Aceh dalam menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan
berkelanjutan dan pariwisata sebagai sektor unggulan dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
Dengan mengemas sejarah, budaya, dan potensi wisata dalam narasi yang kuat
dan visual yang menarik, video ini akan menjadi bagian dari warisan digital Aceh yang
bermanfaat bagi dunia pendidikan, promosi, serta kebanggaan generasi muda terhadap
identitas lokalnya.
A. Dasar Hukum
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPN);
c. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
d. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan;
e. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk
Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025;
f. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 94/PMK.02/2013 tentang Petunjuk
Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian
Negara/Lembaga;
g. Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2013 tentang Kepariwisataan;
h. DPA-SKPA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Nomor 2.22.3.26.0.00.01.0000
Tanggal 18 Maret 2024;
i. Qanun RIPKA nomor 3 tahun 2022;
B. Deskripsi Kegiatan
Kegiatan ini merupakan produksi video dokumenter yang mendokumentasikan
peristiwa tsunami tahun 2004 dan memberikan edukasi tentang bencana alam ini, dan
potensi pariwisata Provinsi Aceh secara sinematik dan informatif. Video ini akan
menampilkan narasi tentang pusat edukasi dan mitigasi bencana, serta tempat
evakuasi jika terjadi bencana.
Melalui pendekatan visual modern dan riset mendalam, hasil produksi ini
diharapkan menjadi media edukasi, promosi pariwisata, serta bagian dari upaya
pelestarian budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program
Pembinaan Sejarah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, yang sejalan dengan visi
pemerintah dalam memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya saing
pariwisata Aceh di tingkat nasional dan global.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud:
Kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan pendataan sejarah, warisan budaya dan
fasilitas lain pendukung pariwisata Aceh melalui melalui sebuah video promosi.
b. Tujuan:
• Menyediakan dokumentasi visual profesional tentang Peristiwa sejarah Tragedi
Tsunami Aceh.
• Mempromosikan destinasi wisata unggulan di Museum Tsunami sinematik.
• Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mitigasi bencana sejak
dini.
• Mendukung peningkatan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke
Aceh.
III. PENERIMA MANFAAT
1. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Setempat
• Mendapatkan data visual yang akurat untuk keperluan perencanaan, pelestarian,
dan promosi budaya & pariwisata.
• Memiliki materi promosi resmi yang bisa digunakan dalam pameran, forum
nasional/internasional, dan publikasi digital.
• Dapat memanfaatkan video sebagai bahan edukasi dan advokasi tentang
pentingnya mitigasi bencana sejak dini.
2. Masyarakat Umum (Nasional dan Internasional)
• Warisan sejarah mereka terdokumentasikan secara visual dan profesional,
mencegah kepunahan.
• Mendapatkan ruang apresiasi dan pengakuan, termasuk potensi pengembangan
warisan budaya dan sejarah Aceh melalui media digital.
3. Pelajar & Mahasiswa
• Video dapat digunakan sebagai materi pembelajaran tentang Sejarah lokal dan
nasional
• Meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya mitigasi bencana
sejak dini.
4. Penyintas dan Keluarga Korban Tsunami
• Memberi ruang penghormatan, refleksi, dan pelestarian memori kolektif.
• Menjadi sarana penyembuhan sosial dan pelestarian kisah hidup mereka.
5. Masyarakat Umum / Wisatawan
• Sebagai panduan digital dan sarana promosi destinasi wisata sejarah Aceh.
• Meningkatkan minat kunjungan dan memperluas jangkauan museum secara
global
IV. OUT PUT DAN OUT COME
1. RUANG TSUNAMI (LANTAI)
Pengunjung memasuki ruang dengan melangkah di atas lantai yang menyerupai
permukaan air. Elemen ini tidak sekadar ornamen visual, melainkan representasi dari relasi
masyarakat Aceh dengan laut sebagai sumber kehidupan, ruang spiritual, sekaligus
ancaman yang tak terduga. Sejak langkah pertama, air menjadi bahasa yang diam-diam
berbicara.
VII. TENAGA AHLI
Personil inti yang dibutuhkan dalam kegiatan ini , antara lain :
1. Penulis Naskah
Memiliki pengalaman dalam penulisan naskah konten , video pendek ataupun
film dokumenter, minimal SMA/SMK sederajat dibuktikan dengan melampirkan ijazah
dan Curriculum Vitae (CV) serta Identitas Diri. Berjumlah 1 (satu) orang.
2. Desain konsep visual
Berpengalaman menjadi perancang tampilan visual untuk menyampaikan pesan
tertentu, serta memastikan pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami oleh
audiens, bertanggung jawab atas visi kreatif keseluruhan. Minimal SMA/SMK
sederajat dibuktikan dengan melampirkan ijazah dan Curriculum Vitae (CV) serta
Identitas Diri. Berjumlah 1 (satu) orang
3. Pembuat aset 2D/3D animasi
Memiliki pengalaman dalam Pembuatan aset animasi 2D/3D disesuaikan
dengan kebutuhan, minimal SMA/SMK sederajat dibuktikan dengan melampirkan
ijazah dan Curriculum Vitae (CV) serta Identitas Diri. Berjumlah 2 (satu) orang.
4. Cameramen/ Videografer
Videografer bertugas mengambil dokumentasi kegiatan dan destinasi wisata
sebagai materi atau konten video short. Kualifikasi yang dibutuhkan untuk Fotografer
adalah berpengalaman dalam Videografer, minimal SMA/SMK sederajat dibuktikan
dengan melampirkan ijazah dan Curriculum Vitae (CV) serta Identitas Diri. Berjumlah
3 (tiga) orang.
5. Editor Audio
Bertanggung jawab untuk produksi musik dan audio yang telah diambil, minimal
memiliki ijazah Strata 1 atau sederajat dibuktikan dengan melampirkan ijazah dan
juga Curriculum Vitae serta Identitas diri. Berjumlah 1 (satu) orang.
6. Editor Video
Bertanggung jawab untuk editing video short yang telah diambil Videografer menjadi
sebuah produk video, minimal memiliki ijazah Strata 1 atau sederajat dibuktikan
dengan melampirkan ijazah dan juga Curriculum Vitae serta Identitas diri. Berjumlah 1
(satu) orang.
7. Voice Over
Pengisi suara audio dengan sesuai dengan naskah yang sudah dipersiapkan,
minimal memiliki ijazah Strata 1 atau sederajat dibuktikan dengan melampirkan ijazah
dan juga Curriculum Vitae serta Identitas diri. Berjumlah 1 (satu) orang..
XI KETENTUAN DAN SYARAT PEMBAYARAN
Syarat Adminstrasi Pembayaran berupa dokumen pertanggung jawaban pekerjaan yang
harus dipenuhi, antara lain:
a. Laporan pelaksanaan pekerjaan,
b. Dokumentasi seluruh tahapan pekerjaan termasuk peralatan,
c. Invoice/Backup Invoice,
d. Seluruh bahan pertangung jawaban dijilid rapi sebanyak 3 (Tiga) eks.
XII. OUTPUT KEGIATAN
Output yang dihasilkan dari kegiatan ini meliputi:
Produk Utama Video
• Video “Ruang PT Tsunami” dengan durasi ±15–20 menit, menampilkan lantai
menyerupai permukaan air sebagai simbol relasi masyarakat Aceh dengan laut.
• Video bersifat sinematik, dengan narasi sejarah, edukasi mitigasi bencana, serta
promosi pariwisata.
• Visualisasi lantai air menjadi elemen kunci yang membawa pesan laut adalah sumber
kehidupan, ruang spiritual, dan ancaman tak terduga.
Konten Visual & Narasi
• Adegan awal pengunjung melangkah di atas lantai seperti permukaan air.Didesain
untuk membangun antisipasi dan ketegangan, sehingga penonton lebih merasakan
pengalaman imersif
• Elemen air bukan hanya ornamen, tapi bahasa simbolik yang “berbicara diam-diam”.
Produk Tambahan
• Konten animasi 2D/3D: simulasi air, gelombang dan visualisasi tsunami
• Laporan kegiatan: berisi dokumentasi pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi.
• Arsip digital: softcopy untuk promosi dan edukasi.
• Materi promosi: bisa digunakan Pemerintah Aceh di forum nasional/internasional
XIII. PENUTUP
Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian sejarah dan
budaya Aceh, sekaligus memperkuat peran pariwisata sebagai penggerak ekonomi lokal.
Video yang dihasilkan akan menjadi aset penting dalam membangun citra Aceh sebagai
daerah Pusat Edukasi dan Mitigasi Bencana dan layak dikunjungi..
Banda Aceh, 15 Oktober 2025
Ditetapkan Oleh :
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA ACEH
M. SYAHPUTRA AZWAR, S.STP, M.Ec.Dev
NIP. 19840905 200312 1 003