Perencanaan Listrik Tenaga Surya Museum Tsunami Dan Museum Aceh

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10597914000
Date: 18 November 2025
Year: 2025
KLPD: Aceh
Work Unit: Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 100,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 99,845,000
Winner (Pemenang): CV Mitra Akurasi Consultant
NPWP: 08*9**5****01**0
RUP Code: 61697024
Work Location: Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh - Banda Aceh (Kota)
Participants: 1
Attachment
DINAS KEBUDAYAAN    DAN PARIWISATA   ACEH                     
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                   KERANGKA   ACUAN  KERJA                              
                                                                        
                            (KAK)                                       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
BIDANG          : PENGEMBANGAN DESTINASI                                
                                                                        
PROGRAM         : PROGRAM PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA   
                                                                        
KEGIATAN        : PENGELOLAAN DESTINASI PARIWISATA PROVINSI             
SUB KEGIATAN    : PERENCANAAN DESTINASI PARIWISATA PROVINSI             
                                                                        
SUMBER DANA     : DANA BAGI HASIL (DBH) – 2025                          
                                                                        
                                                                        
                                                                        
PAGU ANGGARAN200.000.000,- (DUA                                         
                        Nama Pekerjaan :                                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
 PERENCANAAN    LISTRIK TENAGA SURYA  MUSEUM   TSUNAMI   DAN            
                        MUSEUM   ACEH                                   
1. PENDAHULUAN                                                          
  a. LATAR BELAKANG                                                     
                                                                        
     Indonesia, sebagai negara yang berkomitmen terhadap Perjanjian Paris, telah
     menetapkan target ambisius untuk transisi energi, termasuk pencapaian bauran
     Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 dan Net Zero Emission
     (NZE) pada tahun 2060. Potensi energi surya yang melimpah di Aceh, dengan radiasi
     matahari rata-rata mencapai 4.5 – 5.0 kWh/m²/hari, menjadi peluang strategis untuk
     mendukung komitmen nasional ini. Kota Banda Aceh, dengan kondisi geografis yang
     ideal, memiliki potensi besar untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya
                                                                        
     (PLTS), yang sayangnya belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya untuk
     bangunan publik.                                                   
     Dalam konteks ini, Museum Tsunami dan Museum Aceh menempati posisi yang unik
     dan strategis. Kedua museum ini bukan hanya berfungsi sebagai destinasi wisata dan
     edukasi, tetapi juga merupakan simbol resiliense dan penjaga memori kolektif
     masyarakat Aceh. Sebagai ikon publik yang mendunia, keduanya memiliki tanggung
     jawab moral untuk menjadi contoh dalam penerapan pembangunan berkelanjutan.
     Namun, operasional kedua museum saat ini masih sangat bergantung pada pasokan
                                                                        
     listrik dari PLN, yang sebagian besar bersumber dari energi fosil. Ketergantungan ini
     menimbulkan beban biaya operasional yang tinggi sekaligus kontradiktif dengan pesan
     pelestarian yang diusung oleh museum itu sendiri.                  
     Oleh karena itu, integrasi sistem PLTS pada kedua museum ini muncul sebagai sebuah
     solusi yang tepat guna. Pemanfaatan atap atau lahan yang tersedia untuk PLTS tidak
     hanya akan mengurangi ketergantungan pada grid nasional dan menekan biaya listrik
     jangka panjang, tetapi juga mentransformasi museum menjadi living laboratory untuk
     edukasi energi bersih bagi masyarakat. Langkah ini secara nyata akan memperkuat
                                                                        
     citra hijau museum, mendukung kebijakan energi pemerintah, dan menciptakan
     ketahanan energi yang lebih baik bagi pelestarian warisan budaya dan sejarah yang
     tak ternilai di dalamnya.                                          
                                                                        
  B. MAKSUD DAN TUJUAN                                                  
     a. Maksud:                                                         
                                                                        
        Adapun maksud dari kegiatan ini adalah :                        
        1. Memformulasikan langkah-langkah strategis dan teknis yang komprehensif
           guna mewujudkan implementasi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya
                                                                        
           (PLTS) yang feasible dan berkelanjutan di Museum Tsunami dan Museum
           Aceh                                                         
                                                                        
        2. Menyediakan sarana dan prasarana pendukung lainnya untuk mengurangi
           biaya operasional karena ketergantungan pada listrik PLN.    
        3. Mentransformasi museum menjadi living laboratory untuk edukasi energi
                                                                        
           bersih bagi masyarakat                                       
     b. Tujuan:                                                         
        Tujuan Perencanaan Listrik Tenaga Surya Museum Tsunami dan Museum Aceh
        adalah :                                                        
                                                                        
        1. Menganalisis Kelayakan Teknis dan Menghitung Potensi Energi. 
        2. Mendesain Sistem PLTS yang Optimal dan Terintegrasi.         
        3. Merumuskan kebutuhan biaya operasional dan pemeliharaan untuk
           memastikan keberlanjutan sistem PLTS dalam jangka panjang.   
                                                                        
  C. SASARAN                                                            
     Sasaran yang ingin dicapai antara lain :                           
                                                                        
     a. Tersedianya Dokumen Perencanaan sebagaimana dimaksud.           
     b. Tersedianya Siteplan dan DED Perencanaan.                       
    99.401.000                                                          
                                                                        
  D. LOKASI KEGIATAN                                                    
     Kegiatan Perencanaan ini berada di :                               
     a. Museum Tsunami Aceh                                             
        Jl. Sultan Iskandar Muda No.3, Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh
     b. Museum Aceh                                                     
        Jl. Sultan Mahmudsyah No.10, Peuniti, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh
                                                                        
  E. SUMBER PENDANAAN                                                   
                                                                        
     Sumber biaya dari Pekerjaan Perencanaan Listrik Tenaga Surya Museum Tsunami dan
     Museum Aceh dibebankan pada DPA-SKPA Perubahan Dinas Kebudayaan dan
     Pariwisata Aceh TA. 2025 nomor: DPPA/A.3/2.22.3.26.0.00.01.0000/001/2025 pada
     sub Kegiatan Perencanaan Destinasi Pariwisata Provinsi tanggal 05 November 2025.
     dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp. 99.401.000, - (sembilan puluh
     sembilan juta empat ratus seribu rupiah) termasuk PPN 11%.         
                                                                        
  F. NAMA DAN ORGANISASI KUASA PENGGUNA ANGGARAN                        
      a. Nama KPA       : MUKSALMINA, S. Pd                             
                                                                        
      b. Satuan Kerja   : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh          
                                                                        
2. DATA PENUNJANG                                                       
  1. DATA DASAR                                                         
     Sebelum memulai kegiatan pekerjaan, konsultan harus mengadakan konsultasi
     terlebih dahulu dengan Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen, yaitu
     untuk mendapatkan konfirmasi mengenai informasi kondisi dan situas lokasi. Adapun
                                                                        
     data-data yang diperlukan sebelum melaksanakan pekerjaan sebagai berikut :
     a. Data lokasi untuk membantu proses selanjutnya                   
     b. Data-data sekunder lainnya yang diperlukan dan dianggap penting 
                                                                        
     c. Data pendukung dan usulan-usulan teknis lain dari sumber-sumber yang dapat
        dipercaya.                                                      
                                                                        
  2. STANDAR TEKNIS                                                     
     Dalam kegiatan seperti yang dimaksud pada KAK ini, Konsultan harus memperhatikan
                                                                        
     persyaratan serta ketentuan sebagai berikut:                       
     a. Persyaratan umum pekerjaan                                      
        Setiap bagian dari kegiatan Perencanaan harus dilaksanakan secara benar
        dan tuntas dan memberikan hasil yang telah ditetapkan dan diterima dengan baik
                                                                        
        oleh Pengguna Jasa/Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen.
     b. Persyaratan Obyektif