URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pengawasan Pembangunan Sistem Drainase Perkotaan
TAHUN ANGGARAN 2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN KONSULTAN PENGAWAS
Pekerjaan pengawasan drainase perkotaan merupakan serangkaian kegiatan teknis yang bertujuan
untuk memastikan pelaksanaan pembangunan sistem drainase di kawasan perkotaan berjalan
sesuai dengan dokumen kontrak, gambar teknis, spesifikasi teknis, serta ketentuan peraturan yang
berlaku.
Pengawasan dilakukan secara berkala dan/atau terus-menerus di lapangan oleh tenaga teknis yang
kompeten, dan meliputi beberapa aspek utama sebagai berikut:
1. Pengawasan Teknis Lapangan
Melakukan monitoring terhadap seluruh tahapan pelaksanaan konstruksi drainase, mulai
dari pekerjaan persiapan, pengukuran (setting out), pekerjaan galian, pemasangan pasangan
batu, pekerjaan beton (lantai saluran, dinding, penutup), hingga penyelesaian akhir.
Pengawasan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan gambar
rencana.
2. Pengendalian Mutu (Quality Control)
Memastikan seluruh material yang digunakan seperti batu belah, pasir, semen, besi
tulangan, dan beton pracetak memenuhi standar mutu. Pengujian lapangan (uji slump, uji
kuat tekan beton, dsb) dilakukan secara sampling untuk memastikan kesesuaian mutu
terhadap rencana.
3. Pemantauan Jadwal dan Volume Pekerjaan
Melakukan pemantauan terhadap kemajuan fisik pekerjaan dibandingkan dengan rencana
waktu pelaksanaan (time schedule). Volume pekerjaan diukur dan dicatat secara akurat
untuk keperluan pembayaran termin dan evaluasi kinerja penyedia jasa.
4. Pengawasan Aspek K3 dan Lingkungan
Mengawasi penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk
penggunaan APD oleh pekerja, serta tindakan pengendalian dampak lingkungan (misalnya
aliran air limbah konstruksi, penanganan genangan).
5. Koordinasi dan Dokumentasi
Melakukan koordinasi teknis antara penyedia jasa, pengguna jasa, dan pihak terkait
lainnya. Seluruh kegiatan pengawasan harus didokumentasikan melalui laporan harian,
laporan mingguan, laporan bulanan, serta laporan akhir kegiatan pengawasan. Laporan
mencakup kondisi cuaca, tenaga kerja, peralatan, progres fisik, serta temuan teknis dan
tindak lanjut.
6. Tindak Lanjut Temuan dan Rekomendasi
Jika ditemukan deviasi dari rencana teknis atau ketidaksesuaian pekerjaan, pengawas wajib
memberikan instruksi perbaikan dan merekomendasikan tindakan korektif sesuai prosedur
yang berlaku.
Pekerjaan ini sangat penting untuk menjamin infrastruktur drainase yang dibangun dapat berfungsi
optimal dalam mengendalikan aliran air hujan, mencegah genangan dan banjir, serta
memperpanjang umur layanan sistem drainase.
Uraian Singkat Pekerjaan Pengawasan Drainase Perkotaan