URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pembangunan Drainase dan Bangunan
Pelengkap Kel. RIjali (Mardika)
TAHUN ANGGARAN
2025
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pembangunan Drainase dan Bangunan Pelengkap Kel. RIjali (Mardika)
A. PEKERJAAN DRAINASE
Pekerjaan pembangunan drainase di Kota Ambon dilaksanakan sebagai bentuk
respons terhadap kondisi hidrologis wilayah yang memiliki curah hujan tinggi sepanjang
tahun. Berdasarkan data iklim, Kota Ambon termasuk dalam kawasan dengan tingkat curah
hujan yang cukup ekstrem, terutama pada bulan-bulan puncak musim hujan, yang dapat
menyebabkan genangan dan banjir lokal di berbagai titik. Hal ini diperparah dengan kondisi
saluran eksisting yang sudah tidak mampu menampung debit air secara optimal akibat
sedimentasi, penyempitan, dan kerusakan struktur.
Untuk mengatasi hal tersebut, dibangun sistem drainase baru dengan konstruksi
pasangan batu sebagai dinding dan dasar saluran, yang berfungsi menyalurkan air hujan
secara efektif. Bagian atas saluran ditutup dengan beton bertulang (cover slab), yang selain
menjaga kebersihan dan keamanan, juga memungkinkan area di atas saluran tetap dapat
dimanfaatkan sebagai akses kendaraan atau pejalan kaki.
Lingkup kegiatan meliputi:
- Pekerjaan persiapan seperti pengukuran, pengadaan material, dan pembersihan
lahan;
- Penggalian saluran sesuai dimensi yang direncanakan;
- Pemasangan pondasi dan dinding saluran menggunakan pasangan batu kali
dengan adukan semen;
- Pembuatan plat beton penutup (cover slab) dari beton bertulang;
- Pemasangan saluran pembuang (outlet) jika diperlukan;
- Pemadatan kembali dan perapihan area kerja.
Proyek ini tidak hanya bertujuan teknis untuk meningkatkan kapasitas tampung dan
kelancaran aliran air hujan, tetapi juga sebagai bagian dari pengelolaan lingkungan
perkotaan yang berkelanjutan. Lokasi pekerjaan menyasar kawasan pemukiman padat,
jalur transportasi, serta daerah rawan banjir yang telah diidentifikasi berdasarkan hasil
survei lapangan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, aspek keselamatan kerja, pengendalian dampak
lingkungan, dan kenyamanan masyarakat sekitar tetap menjadi perhatian utama. Selain itu,
penggunaan material lokal seperti batu kali juga mendukung efisiensi anggaran dan
pemberdayaan ekonomi setempat.
Dengan selesainya pembangunan drainase ini, diharapkan Kota Ambon dapat
memiliki sistem pengelolaan air yang lebih baik, mengurangi risiko banjir musiman, serta
meningkatkan kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan lingkungan bagi masyarakat.
B. PEKERJAAN LAIN – LAIN
Pekerjaan lain – lain hanya meliputi uji petik lapangan, dimana lokasi pekerjaan
harus bersih dan melakukan Asbuilt Drawing.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
S. MARLISSA, S.T.
NIP. 19910910 202203 1 006| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 20 June 2022 | Rehabilitasi Dan Renovasi Prasarana Sekolah Pasca Bencana Maluku | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 8,625,082,000 |
| 5 August 2023 | Pembangunan Jembatan Wae Batu Gong Ruas Kawalale-Waenalut | Kab. Buru Selatan | Rp 3,925,190,000 |
| 10 May 2019 | Peningkatan Jalan Keliling Pulau Ambalau | Kab. Buru Selatan | Rp 2,500,000,000 |
| 13 July 2016 | Peningkatan Jalan Desa Waekatin (Dak UD) | Kab. Buru Selatan | Rp 2,500,000,000 |
| 23 January 2018 | Pemb. Spam Kap. 5 L/Dt, Untuk Kws. P. Terluar Kws. Eliasa Kec. P. Selaru Kab. Maluku Tenggara Barat | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,500,000,000 |
| 18 May 2018 | Pembangunan Jaringan Air Bersih Di Desa Watmasa (Lanjutan) (Dau) | Kab. Kepulauan Tanimbar | Rp 2,500,000,000 |
| 17 April 2018 | Pembangunan Jalan Lingkar Ambalau (Lapis Penetrasi Macadam) | Kab. Buru Selatan | Rp 2,500,000,000 |
| 24 December 2015 | Pembangunan Spam Di Kawasan Rawan Air Kws. Meyanobab Kab. Maluku Tenggara Barat | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,000,000,000 |
| 28 May 2016 | Pembangunan Jembatan Wayame | Pemerintah Kota Ambon | Rp 1,997,462,075 |
| 9 April 2021 | Pembangunan Stasiun Konservasi Satwa Di Kab. Halmahera Utara | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan | Rp 1,990,000,000 |