URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMELIHARAAN RUTIN JALAN RUAS JALAN UPUA BAGUALA
(DBH) SAWIT
TAHUN ANGGARAN
2025
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pemeliharaan Rutin Jalan Ruas Jalan Upua Baguala (DBH) Sawit
A. Pekerjaan pendahuluan
Uraian singkat pekerjaan pada kegiatan ini meliputi Pekerjaan pendahuluan yang terdiri dari :
1. Pekerjaan pengukuran
Pekerjaan pengukuran dilakukan setelah turunnya Surat Perintah Kerja (SPK)
yang telah ditandatangani olek PPK kegiatan tersebut. Pekerjaan pengukuran ini
dilakukan bersama dengan pihak pemberi pekerjaan yakni Dinas Pekerjaan Umum
dan Penataan Ruang Kota Ambon
Tujuan dari pengukuran ini adalah untuk menentukan titik tetap permulaan
dan akhir pekerjaan di lokasi pekerjaan.
2. Pembersihan lapangan
Sebelum pekerjaan dimulai, lokasi pekerjaan harus dilakukan pembersihan
untuk membuang benda-benda yang dapat menggangu proses pengerjaan dan agar
hasil pekerjaan tersebut dapat maksimal. Contohnya misalnya pembersihan sampah-
sampah plastik atau rumput liar yang ada di lokasi yang akan diaspal.
3. Pembuatan papan nama proyek.
Pembuatan papan nama proyek diperuntukkan untuk mengetahui lokasi
pekerjaan dan identitas pekerjaan.
B. Pekerjaan Perkerasan Aspal
Pekerjaan perkerasan Aspal meliputi pekerjaan Lapis Perekat dan Laston Lapis
Aus (HRS-WC). Pelaksanaan pekerjaan hanya boleh dilakukan pd saat cuaca cerah. Tahapan
untuk penghamparan Laston lapis Aus (HRS- WC)
Lapis perekat berfungsi untuk memberikan daya ikat antara lapis lama
dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton semen yang kering
dan bersih. Bahan lapis perekat adalah aspal emulsi yang cepat menyerap atau asapal
keras pen 80/100 atau pen 60/70 yang dicairkan dengan 25 sampai 30 bgian minyak
tanah per 100 bagian aspal. Pemakaiannya berkisar antar 0,15 liter/m2 samapai 0,50
liter /m2. Lebih tipis dibandingkan dengan pemakaian lapis resap pengikat.
Pemasangan lapis perekat digunakan alat asphalt distributor. Asphalt
Distributor adalah truk atau kendaraan lain yang dilengkapi dengan aspal, pompa,
dan batang penyemprot. Umumnya truk dilengkapi juga dengan pemanas untuk
menjaga temperatur aspal dan juga penyemprot tangan (hand sprayer). Hand sprayer
digunakan untuk daerah – daerah yang sulit dicapai dengan batang penyemprot.
Sebelum dilakukan pemasangan harus dipastikan bahwa daerah yang akan
disemprot bebas dari kotoran dan debu – debu. lalu asphalt distributor
harus dikalibrasikan terlebih dahulu, seperti sudut nosel, ketinggian dan kecepatan
kendaraan. Ketinggian batang penyemprot diatur sedemikian rupa disesuaikan
dengan jarak nosel agar diperoleh penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3
kali. penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan. Agar tidak menggangu
pekerjaan, pastikan pelaksana mengalihkan arus lalu lintas jika dirasa perlu.
Proses Penghamparan Laston lapis Aus (HRS- WC), dump truck membawa campuran
asphalt panas kelokasi pekerjaan. Campuran dihampar dengan menggunakan Asphalt
Finisher, kemudian pemadatan awal oleh Tandem Roller, pemadatan utama oleh Type Roller
dan pemadatan akhir kembali dengan Tandem Roller . lintasan pemadatan dilakukan sesuai
jumlah lintasan yang telah disetujui. Semua rentang suhu yang disyaratkan selama proses ini
harus tetap dijaga untuk mendapatkan kepadatan yang optimum. Selama penghamparan,
sekelompok pekerja akan merapihkan tepian sambungan hamparan secara manual, sebagian
lagi bertugas mengatur lalu lintas yang lewat.
C. Pekerjaan lain – lain
Pekerjaan lain – lain hanya meliputi uji petik lapangan, dimana lokasi pekerjaan
harus bersih dan melakukan Asbuilt Drawing.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
W. SAHUSILAWANE, ST., MT.
NIP. 19760331 200604 1 010