D O K U M E N U R A I A N P E K E R J A A N
OPD : DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN
PROVINSI KEP. BANGKA BELITUNG
KEGIATAN : PENATAAN PRASARANA PERTANIAN
SUBKEGIATAN : PENETAPAN KAWASAN, LAHAN DAN LAHAN
CADANGAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN
SECARA NUMERIK DAN SPASIAL DI TINGKAT PROVINSI
PEKERJAAN : JASA KONSULTANSI SPASIAL LAHAN PERTANIAN
KABUPATEN BANGKA SELATAN (750 HA) Paket 2
LOKASI : KABUPATEN BANGKA SELATAN
T A H U N A N G G A R A N 2 0 2 5
LINGKUP PEKERJAAN
1. Ketentuan Umum
Penyusunan Spasial Lahan Pertanian merupakan kegiatan yang difokuskan pada
kegiatan identifikasi calon petani dan lokasi kegiatan, pengumpulan data, analisa
data, dan pembuatan desain peta.
2. Kriteria Lokasi
a. Lokasi Kegiatan merupakan lahan eksisting pertanian.
b. Diutamakan lahan sawah yang mendapatkan pupuk bersubsidi dan memiliki
indeks Pertanaman.
c. Status lahan Clear dan Clean, tidak masuk kawasan hutan, moratorium
pengembangan lahan gambut, dan tidak dalam sengketa.
d. Lokasi dilengkapi dengan koordinat (LU/LS-BB/BT) sesuai dengan lahan yang
akan dilaksanakan kegiatan.
3. Kriteria Petani
a. Petani yang aktif berusaha tani dan tergabung dalam Kelompok
Tani/Gabungan Kelompok Tani dan /atau P3A/GP3A.
b. Kelompok Tani yang telah disahkan oleh Kepala Dinas Pertanian
Kabupaten/Kota atau pemerintah desa.
4. Kriteria Penyedia Pekerjaan SI
a. Penyedia pekerjaan SI merupakan pelaksana yang dapat melakukan
perencanaan pekerjaan kriteria/ketentuan yang ditentukan.
b. Memahami aspek kegiatan pertanian.
c. Menguasai aspek pemetaan dan analisa spasial.
d. Menguasai perencanaan pekerjaan Pengukuran dan pemetaan penataan lahan
pada lahan pertanian.
5. Lingkup Pekerjaan
Penyusunan Spasial dilakukan pada Lahan Pertanian sesuai dengan arahan
Pemerintah Kabupaten, PPL dan poktan/gapoktan melalui peningkatan lahan
pertanian. Jenis kegiatan yang bisa dilaksanakan meliputi :
Persiapan Pemetaan Geospasial.
Pelaksanaan Pemetaan Geospasial.
Penyusunan Laporan Pelaksanaan Pemetaan Geospasial
VII. LOKASI KEGIATAN
Lokasi pekerjaan ini adalah:
Lahan Petani yang terdaftar dalam SIMLUHTAN yaitu D.I. Kabupaten Bangka Selatan (750
Ha) Paket 2, Kabupaten Bangka Selatan
NO KABUPATEN KECAMATAN DESA GAPOKTAN/POKTAN LUAS (Ha)
1 Bangka Selatan Air Gegas Sidoharjo Bersatu 113,50
2 Bangka Selatan Air Gegas Pergam Wisata Tanjung Timpek 126,33
3 Bangka Selatan Pulau Besar Batu Betumpang Dungun Raya 139,82
4 Bangka Selatan Pulau Besar FajarIndah Fajar Tani 200,00
6 Bangka Selatan Toboali Serdang Serdang Bersatu 187,35
767,00
VIII. METODOLOGI
A. Pelaksanaan Survei dan Investigasi Persiapan
Melaksanakan sosialisasi dan koordinasi dengan Dinas Pertanian kabupaten
dan instansi lain yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan Pemetaan
Geospasial Lahan Pertanian guna memperoleh informasi mengenai koordinat
lokasi, fisik dan keterangan informasi tiap hamparan meliputi, nama kelompok 1
tani, wilayah administrasi (desa, kecamatan dan kabupaten) dan Luasan.
Hasil sosialisasi dan koordinasi dituangkan dalam sebuah notulensi yang
digunakan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan Pemetaan Geospasial.
B. Survei
Kegiatan Survei melakukan pendataan terhadap:
1. Karakteristik Petani,
2. Verifikasi data Petani.
3. Luas lahan riil calon lokasi kegiatan spasial lahan pertanian.
4. Profil petani dan kelembagaan usaha tani pada calon lokasi kegiatan.
C. Investigasi
Melakukan penelaah dan analisa informasi/data hasil survei untuk menjadi data
yang dapat digunakan untuk proses Peta Spasial, antara lain:
1. kondisi lahan pada calon lokasi kegiatan (jenis tanah, tipologi lahan).
2. Analisa peta lokasi dengan peta kawasan hutan, penggunaan lahan lainnya
(sapras/infrastruktur), komoditas, HGU, kepemilikan lahan, dll.
3. Analisa pertanaman (pola dan waktu tanam, jenis komoditas tanaman).
D. Penyusunan Laporan Spasial
Melakukan penyusunan desain berupa:
1. Penentuan kebutuhan komponen kegiatan.
IX. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini selama 105 hari kalender.
X. TENAGA AHLI
Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini adalah :
A. Tenaga Ahli
1) TENAGA AHLI GEODESI
Persyaratan minimal berpendidikan Sarjana Teknik (S-1) jurusan Geodesi atau Geografi
(Ahli Geodesi) lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta
yang telah diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara atau perguruan tinggi luar
negeri yang telah diakreditasi yang berpengalaman profesional dalam pelaksanaan
pekerjaan di bidang perencanaan yang berhubungan dengan Survei dan Pemetaan serta
Pembuatan Peta sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun dan bersertifikasi Keahlian (SKK) Ahli
Muda Survei Terestris (Ahli Muda) atau Ahli Sistem Informasi Geografis (Ahli Muda),
tugas utamanya adalah mengoordinir seluruh kegiatan anggota tim kerja selama
pekerjaan sampai dengan pekerjaan dinyatakan selesai dan bertanggung jawab atas
semua produk serta melakukan tugas sebagai perencana.
B. Tenaga Pendukung
1) TENAGA SURVEYOR
Persyaratan minimal berpendidikan S1 atau Diploma 3 (D3) jurusan Teknik
Geodesi/teknik sipil/ilmu tanah/teknik pertanian lulusan universitas/ perguruan
tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah diakreditasi atau SMK
Bangunan yang berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan di bidang pengukuran
(pemetaan) sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun.
2) TENAGA PERTANIAN
Persyaratan minimal berpendidikan Sarjana Teknik (S-1)/ D3 jurusan Pertanian
lulusan universitas/ perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta yang telah
diakreditasi atau yang telah lulus ujian negara yang telah diakreditasi.
Berpengalaman profesional dalam pelaksanaan pekerjaan di bidang pertanian.
Membantu menyiapkan calon petani dan calon lokasi serta kelembagan petani,
membantu menganalisa pertanaman serta infrastruktur pertanian, sekurang-
kurangnya 2 (dua) tahun membantu tenaga ahli dalam melakukan perencanaan
2
wilayah pertanian.
XI. LAPORAN
Jenis laporan yang harus diserahkan kepada pengguna jasa adalah :
1. LAPORAN PENDAHULUAN, BERISI :
a) Rencana kerja penyedia jasa secara menyeluruh;
b) Mobilisasi tenaga ahli dan tenaga pendukung lainnya;
c) Jadwal kegiatan penyedia jasa; dan
d) Metodologi dan desain kriteria yang akan dilakukan.
e) Berita acara asistensi dengan Dinas Pertanian Kabupaten.
2. LAPORAN ANTARA, BERISI :
a) Data dan informasi hasil Survei dan investigasi di lapangan;
b) Konsep-konsep layout Peta yang digunakan untuk pelaksanaan Pemetaan;
3. LAPORAN AKHIR, BERISI:
Menyajikan seluruh hasil pelaksanaan pekerjaan yang telah dilakukan dari awal
hingga akhir pekerjaan serta rangkuman data hasil survey dan data teknis dari
desain akhir yang telah dilaksanakan.
a. Pembahasan dari data Hasil Laporan Antara
b. Pembahasan layout peta data Hasil Laporan Antara
c. Beberapa hal yang akan dimasukkan dalam Laporan Akhir, meluputi :
Luas lahan riil calon lokasi kegiatan lahan pertanian.
Kondisi eksisting indeks pertanaman, produktivitas serta pola tanam
komoditas pertanian pada lahan pertanian.
Profil petani dan kelembagaan usaha tani pada calon lokasi kegiatan.
4. ALBUM PETA
Meliputi :
Overlay Peta wilayah/denah Administrasi
Overlay Peta kontur/topografi
Overlay Peta aliran sungai dan sumber air
Overlay Peta Kawasan hutan
Overlay Peta tanah/kondisi gambut
Overlay Peta situasi (aliran sungai, embung, saluran, jalan, lembatan dan
bangunan lainnya yang sudah ada)
Overlay Peta Layout lahan terdampak pekerjaan disetujui poktan/gapoktan
penerima manfaat
Dengan kriteria:
a) Peta harus berskala 1:10.000, dimensi dalam meter, sentimeter atau milimeter
tergantung pada apa yang akan ditunjukkan dalam gambar serta lembar
standar yang dipakai kertas ukuran A3. Adapun skala penggambaran
disesuaikan dengan ukuran kertas dan kejelasan gambar;
b) Album peta dibuat menggunakan komputer (software Arcgis/*.shp.file) dan
dicetak dengan ukuran kertas A3.
5. Semua laporan dimasukkan dalam CD/DVD dalam bentuk format dasar :
a. Laporan Pendahuluan/Laporan Antara/Laporan Akhir (word/ excel/ shp/ dwg/
dll) dan dalam bentuk PDF;
b. Album peta dalam bentuk Arcgis/*.shp.file dan dalam bentuk PDF.
Produk akhir Produk akhir dipisah sesuai lokasi kegiatan/per lokasi. Produk akhir
meliputi:
1. Laporan Pendahuluan;
2. Laporan Antara;
3. LaporanAkhir;
4. Album gambar peta;
5. Dokumentasi kegiatan dan
6. Flash Disk.
XII. PEMBAHASAN/ DISKUSI/ ASISTENSI
Konsultan diharuskan melakukan kegiatan pembahasan (presentasi) / diskusi/ asistensi,
supaya arah, lokasi, bentuk pekerjaan dan tujuan dari pekerjaan ini tercapai secara
optimal. Beberapa hal yang berkaitan dengan hal tersebut adalah:
1) Secara berkala Konsultan harus koordinasi dan asistensi pekerjaan dengan
poktan/gapoktan penerima manfaat. Ini diperlukan agar seluruh pekerjaan sesuai
dengan kebutuhan lapangan;
2) Secara berkala Konsultan harus asistensi pekerjaan dengan Dinas Pertanian
Kabupaten dan Dinas Pertanian Provinsi. Ini diperlukan agar seluruh pekerjaan
dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan
3) Konsultan harus segera memperbaiki serta menyempurnakan hasil-hasil
pelaksanaan pekerjaan yang telah mendapat koreksi serta persetujuan dari Direksi
Pekerjaan serta kesanggupan dari Konsultan untuk melaksanakannya harus dicatat,
dan ditanda tangani oleh kedua belah pihak, baik oleh Direksi Pekerjaan maupun
Konsultan; dan
4) Diskusi Laporan Akhir dilakukan setelah draft album Peta selesai dibuat. Draft
album gambar harus diperbaiki berdasarkan hasil diskusi.
Pangkalpinang, Agustus 2025
Ditetapkan oleh,
Pejabat Pembuat Komitmen,
ERWIN KRISNAWINATA, STP., M.Si.
NIP. 19760130 200212 1 008| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 July 2019 | Pengembangan Wilayah Strategis Dan Cepat Tumbuh (Penyusunan Ded Kawasan Pedestarian Perkotaan Karangnunggal) | Kab. Tasikmalaya | Rp 481,500,000 |
| 1 August 2017 | Ded Jalan Wargasetra - Mekarbuana - Kebon Jambe | Kab. Karawang | Rp 418,500,000 |
| 16 July 2019 | Ded Selacau - Cililin Dan Cililin - Sindangkerta | Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat | Rp 400,000,000 |
| 19 June 2020 | Ded Nanggeleng - Sirnaraja | Kab. Bandung Barat | Rp 345,000,000 |
| 18 August 2021 | Belanja Jasa Konsultansi Berorientasi Layanan-Jasa Survei (Ded Di. Cikanyere) | Kab. Tasikmalaya | Rp 205,553,450 |
| 16 July 2018 | Masterplan Kawasan Wisata Pangkalan - Tegalwaru | Kab. Karawang | Rp 200,000,000 |
| 25 August 2017 | Ded Saluran Sub Sekunder Kalen Bawah | Kab. Karawang | Rp 200,000,000 |
| 22 July 2021 | Belanja Modal Jalan Kabupaten (Pemutakhiran Data Base Jembatan (Dak Reguler Bidang Jalan)) | Kab. Majalengka | Rp 200,000,000 |
| 23 August 2017 | Fs Jembatan Curug | Kab. Karawang | Rp 185,000,000 |
| 23 August 2017 | Ded Jalan Lingkar Jayanti - Curug Bandung | Kab. Karawang | Rp 175,000,000 |