URAIAN SINGKAT
Operasi dan Pemeliharaan Sungai Se Kabupaten Bangka Barat
(Kelurahan Tanjung)
LATAR BELAKANG
Kolam retensi merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang berfungsi
menampung limpasan air hujan sementara waktu guna mengendalikan banjir, menjaga
keseimbangan tata air, serta mendukung ketersediaan air baku di musim kemarau. Agar
fungsi tersebut dapat berjalan optimal, diperlukan kegiatan pemeliharaan secara berkala
terhadap seluruh komponen kolam retensi, baik area tangkapan, tebing, saluran masuk
dan keluar, maupun bangunan pelengkap seperti pintu air.
Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik di sekitar kolam retensi sering mengalami
penurunan akibat pertumbuhan vegetasi liar seperti rumput, semak, dan pepohonan yang
tidak terkontrol. Pertumbuhan vegetasi tersebut dapat menghambat aliran air,
mempersempit kapasitas tampung kolam, serta mengganggu estetika dan akses
perawatan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pembabadan rumput dan tebas
tebang untuk menjaga kebersihan dan fungsi area kolam.
Selain itu, pintu air sebagai bangunan pengatur debit keluar–masuk air juga
memerlukan pemeliharaan, salah satunya melalui pekerjaan pengecatan. Pengecatan
dilakukan untuk melindungi permukaan logam dari korosi akibat paparan air dan udara
lembab, memperpanjang umur bangunan, serta memperbaiki tampilan fisik agar tetap
layak dan aman dioperasikan.
Dengan demikian, kegiatan pemeliharaan kolam retensi melalui pekerjaan
pembabadan rumput, tebas tebang, dan pengecatan pintu air merupakan upaya penting
dalam menjaga keberlanjutan fungsi kolam sebagai sarana pengendali banjir dan
pengelola sumber daya air, sekaligus meningkatkan kebersihan, keamanan, dan
keindahan lingkungan sekitar kolam retensi.
Sebagaimana yang telah diuraikan di atas, salah satu upaya agar tercapainya
program pemerintah provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan
Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Bidang Sumber Daya Air Provinsi Kepulauan
Bangka Belitung mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam Operasi dan
Pemerliharaan Sungai di Kolam Retensi Mentok yang sudah ada dengan ini diberikan
tugas untuk mendayagunakan normalisasi sungai secara maksimal yaitu dalam bentuk
Operasi dan Pemerliharaan Sungai se Kabupaten Bangka Barat.
Pihak penyedia jasa harus membuat uraian kegiatan secara terinci yang sesuai dengan
setiap bagian pekerjaan konstruksi yang dihadapi di lapangan, yang secara garis besar
adalah sebagai berikut :
Pekerjaan Persiapan
1. Menyusun program kerja, alokasi tenaga dan konsepsi pekerjaan pengawasan.
2. Memeriksa Time Schedule/Bar Chart, S-Curve, dan Net Work Planning yang
diajukan oleh kontraktor pelaksana untuk selanjutnya diteruskan kepada pengelola
proyek untuk mendapatkan persetujuan.
3. Melakukan mobilisasi demobilisasi terhadap peralatan, tenaga kerja dan bahan-
bahan yang ada dilapangan
4. Melakukan pengukuran awal/stake out dilapangan
Pekerjaan Pemeliharaan
1. Membersihkan rumput, gulma, dan tanaman liar di tanggul, talud, dan sekitar
kolam retensi. Pekerjaan dilakukan secara manual menggunakan sabit, parang,
atau mesin pemotong rumput. Rumput hasil babadan dikumpulkan dan dibuang
ke tempat pembuangan yang ditentukan agar tidak menyumbat saluran air.Area
yang dibersihkan meliputi sisi dalam dan luar tanggul, area sekitar pintu air, dan
jalur inspeksi
2. Menebas semak, perdu, atau pepohonan dengan diameter kecil hingga ±10
cm. Akar dan tunggul pohon yang berpotensi merusak konstruksi (misalnya
tanggul atau pasangan batu) dicabut atau dipotong mendekati permukaan
tanah. Sisa tebangan dikumpulkan dan diangkut keluar area kerja.
Dilakukan hati-hati agar tidak merusak bangunan pelengkap (talud, pintu
air, jalan inspeksi).
3. Pembersihan lokasi kerja dari debu, kotoran, minyak, dan lumut pada
dinding atau permukaan yang akan dicat. Pemeriksaan kondisi permukaan:
pastikan tidak ada retak, lembap, atau terkelupas. Perbaikan permukaan
dengan plamir semen atau dempul (untuk dinding dan kayu/besi).
Perlindungan area non-catat (seperti kaca, kusen, lantai) dengan plastik
pelindung atau masking tape.
4. Membersihkan permukaan pintu air (besi/baja) dari karat, cat lama, minyak,
dan kotoran dengan cara sikat kawat atau amplas. Memberikan lapisan
dasar (primer anti karat) sesuai spesifikasi (misalnya zinc chromate primer).
Setelah kering, dilakukan pengecatan lapisan akhir (finish coat)
menggunakan cat minyak atau cat epoxy khusus logam tahan air. Warna
cat biasanya biru muda atau abu-abu, sesuai standar bangunan air. Bagian
komponen logam seperti engsel, tuas, dan mur dilumasi agar tidak macet.
Hasil yang diharapkan: Pintu air tampak bersih, berfungsi baik, serta
terlindung dari karat dan pengaruh cuaca.
Konsultasi.
1. Melakukan konsultasi ke Pengguna Jasa untuk membahas segala masalah dan
persoalan yang timbul selama masa pembangunan.
2. Mengadakan rapat lapangan secara berkala, sedikitnya dua kali dalam sebulan,
dengan Pengguna Jasa, perencana dan pengawas pekerjaan dengan tujuan untuk
membicarakan masalah dan persoalan yang timbul dalam pelaksanaan, untuk
kemudian membuat risalah rapat dan mengirimkan kepada semua Pihak yang
bersangkutan, serta sudah diterima paling lambat 1 minggu kemudian.
3. Mengadakan rapat diluar jadwal rutin tersebut apabila dianggap mendesak.
Laporan.
1. Memberikan Laporan dan pendapat teknis administrasi dan teknis kepada
Pengguna Jasa, mengenai volume, prosentase dan nilai bobot bagian-bagian
pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh Kontraktor Pelaksana.
2. Melaporkan kemajuan pekerjaan yang nyata dilaksanakan dan dibandingkan
dengan jadwal yang telah disetujui.
3. Melaporkan bahan-bahan bangunan yang dipakai, jumlah tenaga kerja dan alat
yang digunakan.
4. Memeriksa gambar-gambar kerja tambahan yang dibuat oleh pemborong
terutama yang mengakibatkan tambah atau berkurangnya pekerjaan, yang dibuat
oleh Pemborong (Shop Drawing).
Dokumen.
1. Menerima dan menyiapkan berita Acara sehubungan dengan penyelesaian
pekerjaan di lapangan, serta untuk keperluan pembayaran angsuran.
2. Memeriksa dan menyiapkan daftar volume dan nilai pekerjaan, serta penambahan
atau pengurangan pekerjaan guna keperluan pembayaran.
3. Mempersiapkan formulir, laporan harian, mingguan dan bulanan, Berita Acara
kemajuan Pekerjaan, Penyerahan Pertama dan Kedua serta formulir-formulir
lainnya yang diperlukan untuk kebutuhan dokumen pembangunan.
Pangkalpinang, 03 November 2025
Ditetapkan oleh,
Pejabat Pembuat Komitmen
Kasta Agung Pertala, S.T., M.T.
NIP. 19770218 200701 1 010