RINGKASAN LAPORAN SURVEY
Operasidan Pemeliharaan Sungai Baruh Ulin RT.13 Kelurahan Paringin Kota
1. Peserta Survey : Tim Konsultan dan Aparat Desa
2. Asal Usulan : Mandatory
3. Jalan Menuju Lokasi
Jalan Menuju Lokasi
Dari JalanA.Yani ,sampai ketemu gang ulin berjarak 1,80 km menuju lokasi pekerjaan
sungai.
KoordinatGang Ulin 2°19'19.23"S, 115°27'53.06"T
Gang Ulin
Paringin Tanjung
Jalan masuk melewati jalan permukiman warga dengan lebar jalan 3 meter dengan jarak
1,80km sampai lokasi sungai.
Lokasi Sungai BaruhUlin
4. Sungai Baruh Ulin
Sungai Baruh Ulin adalah sungai kecil yang terletak di Kalimantan Selatan, tepatnya di
wilayah Kelurahan Paringin Kota. Sungai ini mengalami masalah sedimentasi dan
pertumbuhan vegetasi yang cukup padat di sepanjang alirannya.
Beberapa ciri utama dari Sungai Baruh Ulin berdasarkan analisa lapangan:
1. Lingkungan Pertanian – Sungai ini mengalir di area persawahan dan perkebunan,
yang menunjukkan bahwa airnya dimanfaatkan untuk irigasi.
2. Vegetasi yang Padat – Sejumlah besar rumput dan tanaman liar tumbuh di sepanjang
dan bahkan di dalam aliran sungai, yang menghambat aliran air.
3. Pemeliharaan Sedang Dilakukan – Terdapat aktivitas operasi dan pemeliharaan sungai
yang dilakukan oleh pemerintah daerah (Balangan), seperti pengukuran dan
kemungkinan pengerukan untuk meningkatkan aliran sungai.
4. Potensi Banjir – Berdasarkan kondisi air yang meluap ke lahan sekitar, ada indikasi
bahwa sungai ini mungkin mengalami pendangkalan atau penyumbatan yang bisa
menyebabkan genangan.
Team Survey Lokasi
Pengambilan data existing pada lokasi sungai
5. Jalur Sungai yang dikelola
5. 1. Morfologi dan Bentuk Sungai
Sungai ini berukuran kecil dan mengalir di antara lahan pertanian serta perkebunan.
Alirannya relatif lurus dengan beberapa bagian yang menyempit akibat sedimentasi
dan pertumbuhan vegetasi liar.
Tidak ada indikasi arus yang deras, sehingga kemungkinan besar merupakan sungai
berarus lambat.
Lebar atas Rata-rata 7 meter dengan kedalaman kurang lebih 1 meter
5.2. Kondisi Fisik
Air sungai tampak agak keruh, kemungkinan karena lumpur atau vegetasi yang
membusuk.
Beberapa bagian mengalami pendangkalan, terlihat dari vegetasi yang tumbuh
langsung di dalam aliran sungai.
Terdapat genangan di beberapa area, menunjukkan aliran yang terhambat.
5.3. Vegetasi dan Ekosistem
Banyak rumput liar dan tanaman air yang tumbuh di sepanjang tepi dan dalam aliran
sungai.
Sekitar sungai terdapat sawah, kebun, serta beberapa pohon besar yang memberikan
keteduhan di beberapa area.
Bisa menjadi habitat bagi hewan air seperti ikan kecil, serangga, dan burung yang
mencari makan di sekitar perairan.
6. Manfaat dan Pemanfaatan
Berfungsi sebagai sumber air untuk irigasi sawah dan perkebunan di sekitarnya.
Bertindak sebagai jalur drainase alami bagi lahan pertanian untuk menghindari
genangan air berlebih.
Memiliki potensi sebagai sumber mata pencaharian bagi masyarakat, misalnya untuk
pertanian dan mungkin perikanan kecil.
7. Rencana pemeliharaan
Ukuran rencana :
1. Lebar atas 7 meter, lebar bawah 5,5 meter, dengan kedalaman 1,25 meter sehingga Luas
kotor sungai menjadi kurang lebih 8,25.
2. Luas galian rencana per 1 meter (8,25 - 7) = 1,25 meter persegi
8. Item Pekerjaan :
- Membersihkan lahan semak belukar
- Menggali dan mengembalikan penampang saluran sungai
9. Kendala Pekerjaan :
- Masyarakat setempat keberatan jika pekerjaan menggunakan alat berat.
Catatan Perencanaan :
- Dari hasil survey bahwa lokasi sungai cukup tepat untuk lokasi pekerjaan sehingga
dapat memperlancar aliran sungai agar terhindar dari banjir di daerah setempat.
- Membantu kelancaran suply air ke daerah persawahan sekitar
- Untuk lokasi sudah sesuai arahan dari kepala desa ,namun untuk pekerjaan
menggunakan alat berat sulit mendapat izin dari masyarakat yang melewati lahan
menuju lokasi sungai.