Penyusunan Dokumen Arahan Pengembangan Kawasan Lok Batu Sebagai Jalur Alternatif Selatan - Utara

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10441763000
Date: 2 October 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Balangan
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 100,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 99,955,500
Winner (Pemenang): CV Kalimantan Nusantara Konsultan
NPWP: 00*5**0****32**0
RUP Code: 60878550
Work Location: Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman - Balangan (Kab.)
Participants: 1
Attachment
Lingkup Pekerjaan                                                      
                                                                       
Ruang lingkup pelaksanaan pekerjaan ini meliputi:                      
1. Inventarisasi dan Penelaahan Data                                   
                                                                       
  •  Mengumpulkan data dasar kawasan Lok Batu dan sekitarnya, meliputi data spasial
     (peta penggunaan lahan, topografi, jaringan jalan, kawasan budidaya dan lindung), data
                                                                       
     kependudukan, potensi ekonomi lokal, dan kondisi infrastruktur.   
  •  Menelaah dokumen perencanaan terkait, seperti RTRW Kabupaten Balangan, RTRW
                                                                       
     Provinsi Kalimantan Selatan, RPJMD Kabupaten, serta kebijakan pembangunan
     nasional dan provinsi yang relevan.                               
                                                                       
  •  Mengidentifikasi kebijakan sektoral terkait transportasi, perdagangan, pertanian,
     industri kecil, dan pariwisata yang dapat mendukung pengembangan kawasan Lok
                                                                       
     Batu.                                                             
2. Analisis Konektivitas dan Potensi Jalur Alternatif                  
                                                                       
  •  Menganalisis fungsi strategis koridor Lok Batu sebagai jalur alternatif selatan–utara
     yang menghubungkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong.
                                                                       
  •  Mengkaji peran kawasan Lok Batu pada jalur alternatif selatan-utara dalam mendukung
     mobilitas barang serta orang.                                     
3. Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Ekonomi Baru                  
                                                                       
  •  Mengidentifikasi lokasi-lokasi potensial untuk pengembangan pusat perdagangan, jasa,
     industri kecil, serta sentra pertanian dan perkebunan di sepanjang koridor Lok Batu.
                                                                       
  •  Menganalisis peluang ekonomi lokal yang dapat tumbuh dari keberadaan jalur
     alternatif, termasuk potensi investasi dan UMKM.                  
                                                                       
4. Sinkronisasi dengan sektor lain.                                    
  •  Mengkaji keterpaduan rencana pengembangan kawasan Lok Batu dengan kebijakan
                                                                       
     pembangunan sektor lain, baik di tingkat pusat (transportasi, pertanian, perdagangan,
     pariwisata, infrastruktur), provinsi, maupun daerah.              
                                                                       
5. Perumusan Arahan Pengembangan Kawasan                               
  •  Menyusun peta arahan pengembangan kawasan Lok Batu yang menampilkan koridor
     utama jalur alternatif, pusat kegiatan ekonomi baru dan kawasan pendukung logistik.
                                                                       
  •  Merumuskan konsep zonasi, arahan pemanfaatan ruang serta arahan investasi.
  •  Menyusun strategi pengembangan infrastruktur pendukung (jalan penghubung,
                                                                       
     terminal logistik, fasilitas perdagangan, dan layanan publik).