Jasa Konsultansi Perencanaan Wilayah II Rehabilitasi Dan Pemeliharaan Rumah Dinas Tenaga Kesehatan

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10251696000
Date: 10 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Banggai
Work Unit: Dinas Kesehatan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Perorangan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 23,420,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 23,418,000
Winner (Pemenang): Sudarmono P
NPWP: 72*1**0****80**1
RUP Code: 59989740
Work Location: Kec. Luwuk - Banggai (Kab.)
Participants: 1
Attachment
PEMERINTAH    KABUPATEN    BANGGAI                         
                                                                       
                 DINAS   KESEHATAN                                     
            Jln. Jend. Ahmad Yani No. 2d Telp. (0461) – 211906         
                     Luwuk – Sulawesi Tengah                           
                                                                       
  Sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2025 adalah mewujudkan masyarakat
Indonesia yang sehat, maju, adil, dan                                  
                                                                       
makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang Kesehatan khususnya kesehatan
dengan menekankan terbangunnya struktur kesehatan yang kokoh berlandaskan keunggulan
                                                                       
kompetitif di berbagai wilayah yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan
berdaya saing. RPJMN 2020-2025 telah mengarusutamakan Sustainable Development Goals
(SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dimana Target-target dari 17 SDGs beserta
indikatornya telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam 7 agenda pembangunan
                                                                       
Indonesia ke depan. Kegiatan Program Kesehatan Masyarakat pada RPJMN Tahun 2020-2025
berfokus pada penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, penurunan prevalensi
stunting dan wasting pada balita yang kemudian diikuti dengan indikator-indikator
pendukung.