Jasa Konsultansi Penyusunan Fs Potensi Aneka Ebt Pemanfaatan Limbah Jerami (Kab. Pandeglang Dan Kab. Lebak)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10314155000
Date: 8 August 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi Banten
Work Unit: Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 100,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 100,000,000
Winner (Pemenang): PT Nadiya Karya Persada
NPWP: 10*1**1****30**6
RUP Code: 59237974
Work Location: Kota Serang - Serang (Kota)
Participants: 1
Attachment
Uraian Singkat Pekerjaan:                          
                                                                       
Jasa Konsultan Penyusunan FS Potensi Aneka EBT Pemanfaatan Limbah Jerami
                 (Kab. Pandeglang dan Kab. Lebak)                      
                                                                       
                                                                       
                                                                       
1. Pekerjaan        Jasa Konsultan Penyusunan FS Potensi Aneka EBT     
                    Pemanfaatan Limbah Jerami (Kab. Pandeglang dan Kab.
                    Lebak)                                             
2. Lokasi Pekerjaan Lokasi pelaksanaan kegiatan ini adalah di Kabupaten
                    Pandeglang dan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.   
3. Jangka     Waktu 60 (Enam Puluh) hari kalender                      
   Pelaksanaan                                                         
                                                                       
4. Kegiatan         Pengelolaan Aneka Energi Baru Terbarukan Berupa Sinar
                    Matahari, Angin, Aliran dan Terjunan Air, Gerakan dan
                    Perbedaan Suhulapisan Laut dalam Wilayah Provinsi  
                                                                       
5. Bidang           Pengembangan Infrastruktur Energi dan Ketenagalistrikan
                                                                       
6. Organisasi Perangkat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten
   Daerah                                                              
                                                                       
7. Maksud dan Tujuan Maksud: Penyusunan dokumen kajian ini dimaksudkan untuk
                    melakukan studi kelayakan pemanfaatan limbah jerami
                    sebagai bahan bakar jumputan padat di Kab. Pandeglang dan
                    Kab. Lebak. Diharapkan dari studi tersedia informasi yang
                    akurat dan komprehensif mengenai potensi serta     
                    kemungkinan pemanfaatan limbah jerami menjadi BBJP di
                    wilayah-wilayah tersebut. Informasi ini akan menjadi landasan
                    bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan    
                    kebijakan dan strategi pengelolaan limbah pertanian yang
                    lebih efektif dan berkelanjutan                    
                                                                       
                    Tujuan:                                            
                    Adapun tujuan spesifik dari studi ini adalah sebagai berikut:
                     - Mengidentifikasi potensi limbah jerami sebagai bahan
                       bakar jumputan padat di Kab. Pandeglang dan Kab.
                       Lebak. Identifikasi ini mencakup kuantifikasi volume
                       limbah yang tersedia dan karakteristiknya.      
                     - Menganalisis teknologi pengolahan jerami menjadi bahan
                       bakar jumputan padat yang optimal. Analisis ini akan
                       membandingkan berbagai metode konversi dan menilai
                       kesesuaiannya dengan kondisi lokal.             
                     - Melakukan analisis keekonomian dan finansial    
                       pemanfaatan bahan bakar jumputan padat berbasis 
                                                                       
                       limbah jerami. Ini mencakup estimasi biaya investasi,
                       biaya operasional, dan proyeksi keuntungan.     
                     - Menganalisis dampak lingkungan dan sosial dari  
                       pemanfaatan teknologi ini. Penilaian ini akan mencakup
                       aspek positif dan negatif terhadap lingkungan dan
                       masyarakat sekitar.                             
                     - Menyusun rekomendasi implementasi dan strategi  
                       pemanfaatan bahan bakar jumputan padat dari limbah
                       jerami. Rekomendasi ini harus bersifat praktis dan dapat
                       ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Banten dan
                       pemangku kepentingan terkait.                   
                                                                       
8. Lingkup Kegiatan                                                    
                    Ruang lingkup pekerjaan jasa konsultansi ini meliputi
                    serangkaian tahapan dan aktivitas yang terstruktur untuk
                    memastikan kelengkapan dan kedalaman studi kelayakan di
                    kedua wilayah studi: Kab. Pandeglang dan Kab. Lebak.
                                                                       
                    1. Pengumpulan Data & Studi Awal                   
                      Tahap ini mencakup identifikasi awal dan pengumpulan
                      informasi dasar yang relevan. Ini meliputi identifikasi
                      jumlah produksi limbah jerami di Kab. Pandeglang dan Kab.
                                                                       
                      Lebak. Pengumpulan data ini memerlukan pendekatan
                      komprehensif, memanfaatkan data dari lembaga pertanian,
                      statistik daerah, dan potensi analisis citra satelit untuk
                      mendapatkan estimasi yang akurat. Selain itu, akan
                      dilakukan kajian regulasi dan kebijakan yang berkaitan
                      dengan pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar  
                                                                       
                      alternatif, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun lokal.1
                      Ini mencakup peraturan terkait energi, pengelolaan limbah,
                      dan lingkungan hidup.                            
                                                                       
                                                                       
                    2. Survei Lapangan & Identifikasi Potensi          
                                                                       
                      Tahap ini melibatkan pengumpulan data primer langsung
                      di lapangan. Aktivitas utama adalah observasi dan
                      wawancara dengan petani serta pemangku kepentingan
                      terkait di seluruh wilayah studi. Interaksi langsung ini
                      krusial untuk memahami praktik lokal, tantangan yang
                                                                       
                      dihadapi petani dalam pengelolaan jerami, serta tingkat
                      penerimaan terhadap inisiatif pemanfaatan limbah.
                      Selanjutnya, akan dilakukan penentuan titik-titik potensial
                      pengumpulan jerami sebagai bahan baku utama.     
                      Penentuan ini mencakup analisis logistik untuk membangun
                      rantai pasok yang efisien, mempertimbangkan jarak,
                                                                       
                      aksesibilitas, dan volume jerami yang dapat dikumpulkan.
                                                                       
                    3. Kajian Teknologi Pengolahan                     
                      Studi ini akan melakukan kajian mendalam terhadap
                      berbagai metode konversi limbah jerami menjadi bahan
                      bakar jumputan padat. Ini mencakup analisis komparatif
                      teknologi densifikasi, pirolisis, atau metode lain yang
                      relevan. Analisis efisiensi teknologi yang sudah digunakan
                      di berbagai tempat juga akan dilakukan, melibatkan studi
                                                                       
                      perbandingan dan pembelajaran dari studi kasus yang ada.
                      Berdasarkan analisis tersebut, akan dirumuskan   
                      rekomendasi teknologi yang paling sesuai untuk diterapkan
                      di lokasi studi, dengan mempertimbangkan kondisi lokal,
                      skala operasi yang diinginkan, ketersediaan infrastruktur,
                      dan sumber daya yang ada.                        
                                                                       
                                                                       
                    4. Analisis Keekonomian & Finansial                
                      Tahap ini fokus pada aspek finansial proyek. Akan
                      dilakukan estimasi biaya produksi bahan bakar jumputan
                      padat dari jerami, meliputi biaya bahan baku, biaya
                      pengolahan, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead.
                                                                       
                      Selanjutnya, akan dilakukan proyeksi harga jual dan
                      keuntungan dari proyek ini, yang memerlukan analisis
                      pasar untuk BBJP dan bahan bakar kompetitor. Identifikasi
                      potensi pasar dan model bisnis yang dapat dikembangkan
                      juga menjadi bagian penting, termasuk penjualan langsung
                                                                       
                      ke industri, pembangkit listrik, atau komunitas lokal.
                    5. Analisis Lingkungan & Sosial                    
                      Studi ini akan mengidentifikasi dampak lingkungan dari
                      pemanfaatan jerami sebagai bahan bakar, termasuk 
                      kualitas udara, pembuangan abu, penggunaan lahan, dan
                      emisi gas rumah kaca. Selain itu, akan dilakukan evaluasi
                                                                       
                      penerimaan masyarakat terhadap implementasi teknologi
                      ini, yang melibatkan penilaian dampak sosial, keterlibatan
                      pemangku kepentingan, dan penanganan potensi     
                      kekhawatiran. Persetujuan dan partisipasi masyarakat
                      sangat penting untuk keberlanjutan pasokan bahan baku
                      dan keberhasilan proyek. Studi kelayakan harus   
                                                                       
                      mengidentifikasi manfaat sosial potensial (misalnya,
                      peningkatan pendapatan petani, penciptaan lapangan kerja
                      lokal) dan mengatasi kekhawatiran yang mungkin timbul
                      (misalnya, persaingan penggunaan jerami, persepsi
                      lingkungan).                                     
                                                                       
                                                                       
                    6. Penyusunan Laporan & Rekomendasi                
                       Tahap akhir adalah penyusunan dokumen Feasibility
                       Study (FS) yang komprehensif.1 Dokumen ini akan 
                       memuat seluruh temuan, analisis, dan rekomendasi dari
                       tahapan sebelumnya. Selanjutnya, akan dirumuskan
                       rekomendasi implementasi dan kebijakan untuk    
                       mendukung pengembangan bahan bakar jumputan padat
                       dari limbah jerami.1 Rekomendasi ini harus memberikan
                       panduan yang jelas untuk langkah-langkah selanjutnya.
                       Hasil studi juga akan dipresentasikan kepada pemangku
                       kepentingan terkait untuk mendapatkan masukan dan
                       persetujuan                                     
                                                                       
9. Keluaran/Output yang Keluaran dari pekerjaan ini adalah Penyusunan Dokumen
   Dihasilkan       Potensi Aneka EBT Pemanfaatan Limbah Jerami (Bahan Bakar
                    Jumputan Padat - BBJP) untuk wilayah Kab. Pandeglang dan
                    Kab. Lebak.                                        
                                                                       
                    Dokumen ini harus bersifat komprehensif, terstruktur dengan
                    baik, dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
                    Laporan ini ditujukan untuk berbagai pemangku kepentingan,
                    termasuk pembuat kebijakan, calon investor, dan pihak teknis.
                    Oleh karena itu, laporan harus menghindari penggunaan
                    jargon yang berlebihan dan menyajikan informasi secara
                    lugas, didukung oleh ringkasan eksekutif yang jelas dan bab-
                    bab yang terorganisir dengan baik.