Visualisasi perencanaan dan informasi SDA wilayah sungai merupakan penyajian data,
kondisi eksisting, serta rencana pengelolaan sumber daya air dalam bentuk peta, grafik,
diagram, maupun model digital. Tujuannya adalah untuk memudahkan pemahaman
berbagai aspek pengelolaan air di suatu wilayah sungai secara komprehensif.
Visualisasi ini biasanya meliputi:
1. Peta tematik – menampilkan batas wilayah sungai, sub-DAS, jaringan sungai, waduk,
bendung, serta infrastruktur air.
2. Data hidrologi dan klimatologi – curah hujan, debit aliran, potensi banjir, dan
kekeringan yang ditampilkan dalam grafik atau model simulasi.
3. Kualitas dan kuantitas air – informasi mengenai kondisi kualitas air, pencemaran,
serta potensi pemanfaatan air baku.
4. Rencana pengelolaan – proyeksi kebutuhan air untuk irigasi, air minum, energi,
industri, dan lingkungan yang divisualkan dalam skema atau peta rencana.
5. Model spasial dan digital – penggunaan teknologi GIS, remote sensing, dan model
hidrologi untuk memprediksi ketersediaan dan risiko.
Dengan adanya visualisasi, pengelolaan SDA di wilayah sungai lebih mudah dipahami oleh
pengambil kebijakan, masyarakat, maupun stakeholder karena informasi teknis dapat
diterjemahkan dalam bentuk gambar, grafik, dan peta interaktif yang jelas.