| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0740619853331000 | Rp 398,490,000 | 81.85 | - | |
PT Dgi Levner Consulting | 04*3**7****19**0 | - | - | Peserta tidak mengirim syarat kualifikasi |
| 0026526970331000 | - | - | - | |
| 0653518092331000 | - | - | - | |
| 0025374497331000 | - | - | - | |
| 0015148877331000 | - | - | - | |
| 0015148091331000 | - | - | - | |
| 0765857891331000 | - | - | - | |
| 0950279976331000 | - | - | - | |
| 0761032630543000 | - | - | Peserta tidak mengirimkan Persyaratan Kualifikasi Tambahan | |
| 0016551004331000 | - | - | - | |
| 0026033704331000 | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN BATANG HARI
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG
Jalan Sultan Thaha Muara Bulian,Batang Hari,Jambi 36613
Telpon (0743) 21041 Faks.(0743) 21065
Laman website : putr.batangharikab.go.id Pos-el:pekerjaanumumtataruang@gmail.com
Uraian Singkat Kegiatan
PENYUSUNAN DOKUMEN STRATEGI SANITASI KABUPATEN
(SSK)KABUPATEN BATANG HARI
1. LATAR BELAKANG Sanitasi merupakan salah satu pelayanan dasar yang penting namun dirasa
kurang mendapatkan perhatian dan seringkali belum dapat menjadi prioritas
pembangunan. Hal ini terindikasi dari kondisi sanitasi di Indonesia yang
masih relatif buruk dan jauh tertinggal dari sektor-sektor pembangunan
lainnya. Sampai dengan akhir tahun 2018 akses sanitasi layak baru mencapai
74,58%, sementara akses dasar 3,34%, dan tidak ada akses 12,78%. Artinya
masih terdapat sekitar 30 juta penduduk Indonesia yang belum mendapatkan
akses terhadap sanitasi. Buruknya kondisi sanitasi ini berdampak negatif di
banyak aspek kehidupan, mulai dari turunnya kualitas lingkungan hidup
masyarakat, tercemarnya sumber air minum bagi masyarakat, meningkatnya
jumlah kejadian diare dan munculnya penyakit pada balita, turunnya daya
saing maupun citra kabupaten/kota, hingga menurunnya perekonomian
kabupaten/kota.
Sebagai upaya mewujudkan pembangunan sanitasi yang tepat sasaran,
Pemerintah Kabupaten/Kota membutuhkan perencanaan yang berkualitas
sebagai acuan pelaksanaan pembangunan sanitasi di daerah. Dokumen
Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) sudah disepakati secara nasional
sebagai dokumen perencanaan strategis bidang sanitasi yang akan menjadi
acuan pelaksanaan pembangunan sanitasi. Dokumen SSK berisi pemetaan
kondisi terkini capaian pembangunan sanitasi tingkat kabupaten/kota, area
prioritas penanganan, strategi pengembangan sanitasi serta indikasi
kebutuhan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan sanitasi untuk
jangka waktu 5 (lima) tahun. Dokumen SSK bertujuan memberikan arah bagi
pengembangan sanitasi jangka menengah sekaligus menjadi wujud perhatian
yang lebih dari Pemerintah Daerah terhadap pengelolaan sanitasi bagi
masyarakat di daerahnya dalam rangka pencapaian target Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari sektor sanitasi.
Mengingat SSK merupakan dokumen perencanaan strategis jangka
menengah,maka SSK memiliki masa berlaku selama 5 (lima) tahun terhitung
dari tahun n+1 sampai tahun n+5, dengan tahun ke-n adalah tahun
penyusunan SSK.
Terdapat 2 (dua) kategori Kabupaten/Kota yang menyusun SSK, pertama
adalah Kabupaten/Kota yang baru bergabung dalam Program Percepatan
Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP), dan kedua adalah
Kabupaten/Kota yang sebelumnya telah memiliki SSK yang akan
dimutakhirkan, mengingat beberapa kondisi sebagai berikut :
1. Periode pelaksanaan yang tercantum dalam dokumen SSK telah
melampaui masa berlaku atau telah kadaluarsa, yaitu lebih dari 5 tahun.
2. Penyesuaian terhadap target akses universal tahun 2019 di bidang
sanitasi
3. Peningkatan kualitas dari SSK sebelumnya yang disebabkan oleh tidak
lengkapnya datamaupun akibat adanya keraguan atas validitas data yang
digunakan.
4. Adanya penyesuaian/perubahan RPJMD yang menjadi acuan dari SSK.
Perubahan RPJMD terjadi akibat adanya perubahan Kepala Daerah.
Kabupaten Batang Hari merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi
Jambi yang telah 2 (dua) kali menyusun Dokumen SSK dimana pada
tahun 2016 adalah tahun terakhir penyusunannya. Dikarenakan
Dokumen SSK tersebut telah melampaui masa berlaku atau telah
kadarluarsa yaitu lebih dari 5 (lima) tahun, maka diharuskan untuk
memperbaharui Dokumen. Dengan demikian, diperlukan Penyusunan
Dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Kabupaten Batang
Hari TA 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata
Ruang Kabupaten Batang Hari.
2. PENDAHULUAN Pemegang mata anggaran adalah Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum
dan Tata Ruang Kabupaten Batang Hari.
Untuk penyelenggaraan satuan kerja termaksud, dibentuk organisasi pengelola
satuan kerja berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas.
3. MAKSUD DAN Maksud dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyusunan dokumen
TUJUAN Dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Kabupaten Batang Hari
sebagai instrumen perencanaan dan penyiapan pelaksanaan program dan
kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman bidang sanitasi yang
diprioritaskan penanganannya di Kabupaten Batang Hari.
Tujuan dari kegiatan ini adalah menyediakan instrumen perencanaan bidang
sanitasi yang siap diimplementasikan sesuai kebutuhan dan urgensi/prioritas
sehingga pembangunan sanitasi dapat dilakukan dengan efektif, efisien,
terpadu dan terukur.
4. SASARAN Sasaran kegiatan Penyusunan Strategi Sanitasi Kota (SSK) Kabupaten Batang
Hari Tahun Anggaran 2025 adalah tersusunnya:
1. Profil Sanitasi Kabupaten Batang Hari;
2. Kerangka Pengembangan Sanitasi Kabupaten Batang Hari;
3. Strategi Pengembangan Sanitasi Kabupaten Batang Hari;
4. Kerangka Kerja Logis Pengelolaan Sanitasi Kabupaten Batang Hari;
5. Program, Kegiatan dan Indikasi Pendanaan Sanitasi Kabupaten Batang
Hari;
6. Monitoring dan Evaluasi Capaian SSK Kabupaten Batang Hari;