Pemeliharaan Rutin Jalan - Paket 10

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10048282000
Date: 19 June 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,282,500,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,262,218,327
Winner (Pemenang): PT Saroha Nauli Cemerlang
NPWP: 02*2**2****08**0
RUP Code: 59896504
Work Location: Rawalumbu - Bekasi (Kota)
Participants: 81
Applicants
Reason
PT Saroha Nauli Cemerlang
02*2**2****08**0Rp 1,050,957,968-
CV Mian Mandiri
10*0**0****92**1Rp 1,117,018,012-
0414462960448000Rp 1,160,980,396Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0914537014444000--
0717030670003000--
0316658343435000Rp 1,047,720,099Kapasitas peralatan utama Concrete Vibrator tidak sesuai
0411353998447000Rp 1,125,935,905Tidak menyampaikan bukti kepemilikan peralatan utama Baby Roller
CV Masa Agung Jaya
09*9**9****01**0Rp 1,115,310,731Kapasitas peralatan utama Waterpass Automatic Level tidak sesuai
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0Rp 1,066,131,235Sertifikasi Badan Usaha berdasarkan hasil pengecekan pada lpjk.pu.go.id Status SBU tercantum PENCABUTAN
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0Rp 1,040,452,113Tidak menyampaikan bukti kepemilikan Peralatan Utama Jack hammer merk nishihatsu sesuai dengan daftar peralatan
0026652958432000--
CV Palma Rius
01*7**0****47**0--
PT Mega Limontri Nabarat
00*7**2****07**0--
0844132886028000--
0015715279002000--
0756116026432000--
CV Abidzar Jaya Mandiri
04*9**3****32**0--
0025061441043000--
PT Samuel Hartanta Jaya
09*1**6****08**0--
0015715287001000--
0904531415439000--
CV Bangun Jaya Baru
03*5**8****07**0--
0017866484413000--
CV Makalangan Mulya Bersama
06*1**4****38**0--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
0016698888009000--
0021824479003000--
0705775112419000--
CV Mega Jaya Utama
03*4**7****35**0--
Formula Pembangunan Indonesia
10*0**0****83**6--
CV Nur Abadi Perkasa
09*2**6****32**0--
0916336340117000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
CV Sada Putra Jaya
04*8**8****32**0--
PT Multi Putra Kreasindo
05*0**1****07**0--
Koelu Eplacement Project
06*5**5****42**0--
CV Hri Portibi
07*8**5****11**0--
CV Mita Bangun Sarana
09*8**1****27**0--
0030986343027000--
PT Airu Cipta Konstruksi
07*8**9****53**0--
0020744652432000--
0013935200004000--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0313516619404000--
0710755067407000--
PT Sumber Mitra Aditama
07*4**2****16**0--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
0027480375008000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
0832454904435000--
0031902307027000--
0626372288412000--
0942619677435000--
0438850315451000--
0835159450414000--
0013396254001000--
CV Misael Yabes
09*2**6****47**0--
PT Napauli Dionma Sukses
09*1**0****01**0--
0317476695403000--
0391226545444000--
Chels Johands Konstruksi
05*2**0****07**0--
Nael Raja Trivima
01*7**2****47**0--
0937180420034000--
0942026618034000--
0818495210432000--
0705288926407000--
0021080056407000--
0754691954432000--
0749080032435000--
Jogi Putra Nusantara
09*0**3****36**0--
0946821964432000--
0419435862432000--
0030967608008000--
0314592635002000--
0635065840412000--
PT Bambu Wulung Wijaya
04*4**4****09**0--
0014554463419000--
0723660890412000--
0655007383434000--
0392834883412000--
0624196002401000--
Attachment
PEMERINTAH   KOTA BEKASI                              
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
               Uraian          Singkat                                   
                                                                         
                                                                         
                    Pekerjaan                                            
Metode kerja yang dapat digunakan pada Pemeliharaan Rutin Jalan – PAKET 10,
                                                                         
antara lain:                                                             
a)  Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                          
                                                                         
    Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat seperti
    Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi daya ikat antara
                                                                         
    lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan mencegah lepasnya butiran
    lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati kendaraan (sebelum dilapis dengan
                                                                         
    campuran beraspal. Selain itu dapat menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh
    cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat
                                                                         
    yang jika terjadi dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan
    pekerjaan Prime Coat antara lain:                                    
                                                                         
        1.  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
            terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air compressor)
                                                                         
            untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada sehingga tekstur
            perkerasan lama terlihat jelas;                              
                                                                         
        2.  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya pada
            permukaan lapisan pondasi agregat;                           
                                                                         
        3.  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
            ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
                                                                         
            diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
            penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;        
                                                                         
        4.  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
            mengganggu pekerjaan;                                        
                                                                         
        5.  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
            perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
                                                                         
            dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                              
        6.  Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
                                                                         
            sprayer.                                                     
b)  Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                                  
                                                                         
    Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis lama
    dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton semen yang
                                                                         
    kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik, akan menyebabkan
    terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang baru akan menjadi sungkur
                                                                         
    (shoved) searah pergerakan lalu-lintas, terutama pada daerah-daerah  
    tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi perlambatan/percepatan. Berikut tahapan
                                                                         
    pekerjaan tack coat antara lain:                                     
        1.  Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu
                                                                         
            dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan 
            kompresor angin (air compressor);                            
                                                                         
        2.  Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat mulai
            dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer     
            tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang 
            baru (AC-WC - Levelling);                                    
                                                                         
        3.  Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
            sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi  
                                                                         
            campuran aspal cair;                                         
        4.  Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
                                                                         
            lokasi pekerjaan.                                            
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                 Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat         
                                                                         
                                                                         
c)  Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton ( Lataston / HRS )                 
                                                                         
    Berikut tahapan pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton ( Lataston / HRS ) :
        1.  Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
                                                                         
            lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar (finisher)
            dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana Lapangan
                                                                         
            wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang disaksikan oleh
            Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta didokumentasikan;
                                                                         
        2.  Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
            penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi    
                                                                         
            perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
            penghampar mendorong dump truk ke depan;                     
                                                                         
        3.  Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan
            mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran  
                                                                         
            beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
            membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan screed;
                                                                         
        4.  Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
            beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran
                                                                         
            beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan pemadatan
            awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja (tandem
                                                                         
            roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian, petugas
            memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila perlu 
                                                                         
            merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes). Selanjutnya
            campuran beraspal digilas dengan tandem roller sebanyak 1 - 2 lintasan;
                                                                         
        5.  Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan
            antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
                                                                         
            Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C yang
            artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak boleh
                                                                         
            kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan antara
            intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai medekati
                                                                         
            kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya pemadatan
            akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar pada
            temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan merapikan
                                                                         
            alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre roller;  
        6.  Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat dan
                                                                         
            mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada tikungan;
        7.  Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur ketengah,
                                                                         
            dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling menutup
            dengan lebar yang cukup;                                     
                                                                         
        8.  Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
            sebelah luar yang telah digilas;                             
                                                                         
        9.  Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering dibasahi
            dengan air;                                                  
                                                                         
        10. Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
            yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
                                                                         
            yang disyaratkan;                                            
        11. Perawatan dan perlindungan aspal :                           
                                                                         
            -   Perlindungan perkerasan yang sudah selesai               
            -   Perlindungan terhadap hujan                              
                                                                         
            -   Toleransi tebal                                          
            -   Pembukaan dan pembatasan lalu lintas