Pemeliharaan Rutin Jalan - Paket 08

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10048284000
Date: 19 June 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 973,750,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 950,236,818
Winner (Pemenang): CV Tri Baskara Sakti
NPWP: 05*2**3****01**0
RUP Code: 59896475
Work Location: Rawalumbu - Bekasi (Kota)
Participants: 66
Applicants
Reason
CV Tri Baskara Sakti
05*2**3****01**0Rp 883,720,241-
0622109932438000Rp 905,058,272-
0019175645407000--
CV Bumindo Jaya Utama
07*6**5****14**0Rp 864,547,190Tidak Melampirkan penilaian kinerja sampai masa pemeliharaan FHO dengan predikat minimal baik
Nael Raja Trivima
01*7**2****47**0--
CV Satria Mukti Jaya
04*7**5****35**0Rp 807,670,538Tidak melampirkan Bukti Kepemilikan Asphal Spryer
0021084900405000Rp 802,965,000Tabel B.1 IBPRP tidak sesuai dengan contoh dokumen pemilihan
PT Intan Dwi Putra
01*9**2****47**0Rp 807,000,000Nama Paker Pekerjaan pada dokumen Taknis tidak sesuai (Pemeliharaan Rutin Jalan paket 11)
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0Rp 809,191,152Peralatan Utama Jack Hammer hanya melampirkan Surat Jalan Bukan Bukti Kepemilikan
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0--
CV Kiara Sentosa Kuningan
00*6**8****38**0Rp 884,236,488Spresifikasi Jack Hammer tidak sesuai dengan yang disyaratkan
CV Masa Agung Jaya
09*9**9****01**0--
0026656017407000Rp 846,389,120Spresifikasi Jack Hammer tidak sesuai dengan yang disyaratkan
0316658343435000--
0844132886028000--
0015715279002000--
0315846535432000--
0756116026432000--
PT Samuel Hartanta Jaya
09*1**6****08**0--
0015715287001000--
Hasea Benedict
06*9**5****47**0--
CV Bangun Jaya Baru
03*5**8****07**0--
CV Makalangan Mulya Bersama
06*1**4****38**0--
0720614601412000--
0016698888009000--
CV Mega Jaya Utama
03*4**7****35**0--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
Formula Pembangunan Indonesia
10*0**0****83**6--
CV Nur Abadi Perkasa
09*2**6****32**0--
0916336340117000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
CV Sada Putra Jaya
04*8**8****32**0--
PT Multi Putra Kreasindo
05*0**1****07**0--
Koelu Eplacement Project
06*5**5****42**0--
CV Hri Portibi
07*8**5****11**0--
0414462960448000--
0211276571432000--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0313516619404000--
PT Sumber Mitra Aditama
07*4**2****16**0--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
CV Putra Gilbar Permata
09*3**2****07**0--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
0025530114438000--
CV Iwan Jaya Makmur
0314837824438000--
0766604052438000--
0956481832427000--
PT Napauli Dionma Sukses
09*1**0****01**0--
0317476695403000--
PT Saroha Nauli Cemerlang
02*2**2****08**0--
CV Rizwan Jaya
0664339439407000--
0025109257435000--
0705288926407000--
CV Mita Bangun Sarana
09*8**1****27**0--
Mega Galaksi
10*0**0****63**3--
0030967608008000--
0903478709413000--
0314592635002000--
0635065840412000--
CV Keifel Anugerah Abadi
04*3**4****35**0--
0723660890412000--
0013935200004000--
0664869179432000--
0624196002401000--
0026652958432000--
CV Palma Rius
01*7**0****47**0--
Attachment
PEMERINTAH   KOTA BEKASI                              
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
               Uraian          Singkat                                   
                                                                         
                                                                         
                    Pekerjaan                                            
Metode kerja yang dapat digunakan pada Pemeliharaan Rutin Jalan – Paket 12, antara
                                                                         
lain:                                                                    
a)  Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                          
                                                                         
    Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat seperti
    Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi daya ikat antara
                                                                         
    lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan mencegah lepasnya butiran
    lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati kendaraan (sebelum dilapis dengan
                                                                         
    campuran beraspal. Selain itu dapat menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh
    cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat
                                                                         
    yang jika terjadi dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan
    pekerjaan Prime Coat antara lain:                                    
                                                                         
        1.  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
            terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air compressor)
                                                                         
            untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada sehingga tekstur
            perkerasan lama terlihat jelas;                              
                                                                         
        2.  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya pada
            permukaan lapisan pondasi agregat;                           
                                                                         
        3.  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
            ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
                                                                         
            diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
            penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;        
                                                                         
        4.  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
            mengganggu pekerjaan;                                        
                                                                         
        5.  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
            perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
                                                                         
            dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                              
        6.  Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
                                                                         
            sprayer.                                                     
b)  Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                                  
                                                                         
    Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis lama
    dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton semen yang
                                                                         
    kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik, akan menyebabkan
    terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang baru akan menjadi sungkur
                                                                         
    (shoved) searah pergerakan lalu-lintas, terutama pada daerah-daerah  
    tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi perlambatan/percepatan. Berikut tahapan
                                                                         
    pekerjaan tack coat antara lain:                                     
        1.  Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu
                                                                         
            dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan 
            kompresor angin (air compressor);                            
                                                                         
        2.  Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat mulai
            dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer     
            tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang 
            baru (AC-WC - Levelling);                                    
                                                                         
        3.  Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
            sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi  
                                                                         
            campuran aspal cair;                                         
        4.  Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
                                                                         
            lokasi pekerjaan.                                            
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                 Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat         
                                                                         
                                                                         
c)  Pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton ( Lataston / HRS )                 
                                                                         
    Berikut tahapan pekerjaan Lapis Tipis Aspal Beton ( Lataston / HRS ) :
        1.  Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
                                                                         
            lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar (finisher)
            dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana Lapangan
                                                                         
            wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang disaksikan oleh
            Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta didokumentasikan;
                                                                         
        2.  Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
            penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi    
                                                                         
            perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
            penghampar mendorong dump truk ke depan;                     
                                                                         
        3.  Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan
            mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran  
                                                                         
            beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
            membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan screed;
                                                                         
        4.  Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
            beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran
                                                                         
            beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan pemadatan
            awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja (tandem
                                                                         
            roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian, petugas
            memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila perlu 
                                                                         
            merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes). Selanjutnya
            campuran beraspal digilas dengan tandem roller sebanyak 1 - 2 lintasan;
                                                                         
        5.  Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan
            antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
                                                                         
            Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C yang
            artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak boleh
                                                                         
            kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan antara
            intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai medekati
                                                                         
            kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya pemadatan
            akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar pada
            temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan merapikan
                                                                         
            alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre roller;  
        6.  Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat dan
                                                                         
            mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada tikungan;
        7.  Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur ketengah,
                                                                         
            dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling menutup
            dengan lebar yang cukup;                                     
                                                                         
        8.  Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
            sebelah luar yang telah digilas;                             
                                                                         
        9.  Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering dibasahi
            dengan air;                                                  
                                                                         
        10. Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
            yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
                                                                         
            yang disyaratkan;                                            
        11. Perawatan dan perlindungan aspal :                           
                                                                         
            -   Perlindungan perkerasan yang sudah selesai               
            -   Perlindungan terhadap hujan                              
                                                                         
            -   Toleransi tebal                                          
            -   Pembukaan dan pembatasan lalu lintas