Pemeliharaan Rutin Jalan - Paket 17

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10053430000
Date: 1 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,710,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,666,556,969
Winner (Pemenang): PT Tri Samira Jaya
NPWP: 06*2**6****85**0
RUP Code: 59896054
Work Location: Jatiasih - Bekasi (Kota)
Participants: 36
Applicants
Reason
0416109858447000Rp 1,419,948,408-
PT Tri Samira Jaya
06*2**6****85**0Rp 1,500,221,720-
CV Karya Putra Muda
05*8**5****35**0Rp 1,399,880,448Tidak melampirkan penilaian kinerja sesuai dengan yang dipersyaratkan
0923682603439000--
0021084900405000Rp 1,391,827,309Tabel B.1 IBPRP tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pemilihan
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0Rp 1,416,900,244berdasarkan hasil klarifikasi, SBU Konstruksi Bangunan Sipil Jalan BS001 telah dicabut
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0Rp 1,366,961,485Tidak melampirkan/menunjukkan bukti kepemilikan peralatan Jackhammer sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pemilihan
0033353632429000Rp 1,438,750,159Tidak melampirkan penilaian kinerja sesuai dengan yang dipersyaratkan
Nael Raja Trivima
01*7**2****47**0--
0314592635002000--
0624196002401000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
Bangun Inspirasi Indonesia
00*6**1****27**0--
0843521246029000--
CV Mita Bangun Sarana
09*8**1****27**0--
0904531415439000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
PT Toba Maju Perkasa
06*8**3****47**0--
CV Raja Multi Bintang
06*3**0****47**0--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0023186216001000--
0026029710407000--
0316754530435000--
CV Rileq Konstruksi
00*4**4****05**0--
PT Yubas Mega Perkasa
10*0**0****07**4--
0013339395034000--
0956481832427000--
0020663191034000--
0910913540402000--
0030967608008000--
0815134705412000--
0916336340117000--
0026552596008000--
0013396254001000--
Attachment
PEMERINTAH KOTA BEKASI                              
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
              Uraian          Singkat                                   
                                                                        
                                                                        
                   Pekerjaan                                            
METODE PELAKSANAAN A. PERKERASAN ASPAL                                  
PEKERJAAN        Metode pekerjaan aspal yaitu :                         
                                                                        
                 - Lapis Resap Pengikat ( Prime Coat ) dihampar di atas 
                                                                        
                   permukaan pondasi tanpa bahan pengikat seperti lapis pondasi
                   agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi daya ikat
                                                                        
                   antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
                                                                        
                   mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika
                                                                        
                   dilewati kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran  
                   beraspal. Selain itu dapat menjaga lapis pondasi agregat dari
                                                                        
                   pengaruh cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke
                                                                        
                   dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi dapat  
                   menyebabkan kerusakan struktur.                      
                                                                        
                 Alur Pekerjaan Aspal :                                 
                                                                        
                 - Langkah pekerjaannya Prime Coat antara lain:         
                    1. Pemasangan lapis resap pengikat dilaksanakan setelah
                                                                        
                      permukaaan lama dibersihkan dengan compressor udara
                                                                        
                      atau sikat mekanis sehingga tekstur perkerasan lama
                      terlihat jelas.                                   
                                                                        
                    2. Aspal distributor dikalibrasikan terlebih dahulu, seperti
                                                                        
                      sudut nosel, ketinggian dan kecepatan kendaraan.  
                      Ketinggian batang penyemprot diatur sedemikian rupa
                                                                        
                      disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh     
                                                                        
                      penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2-3kali.
                                                                        
                    3. Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan.
                      Agar tidak mengganggu pekerjaan                   
                                                                        
                    4. Di tempat pencampuran Asphalt & kerosine dicampur
                                                                        
                      dengan perbandingan (Asphal 80 % : Kerosine 20 % ) atau
                      sesuai dengan spesifikasi dan petunjuk Direksi Pekerjaan
                                                                        
                    5. Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam Asphalt    
                                                                        
                      distributor / Asphalt Sprayer                     
                    6. Pada permukaan Perkerasan aspal lama disemprotkan
                                                                        
                      Lapis perekat aspal cair dengan ketebalan/berat sesuai
                                                                        
                      dengan petunjuk Spesifikasi / Direksi Pekerjaan   
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                   Ilustrasi Penyemprotan Lapis Pengikat dan Resap Pengikat
                                                                        
                                                                        
                 - Pekerjaan Lapis Perekat ( Tack Coat ) akan memberi daya ikat
                                                                        
                   antara lapis lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan
                   beraspal atau beton semen yang kering dan bersih. Jika daya
                   ikat yang dihasilkan tidak baik, akan menyebabkan terjadinya
                                                                        
                   pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang baru akan menjadi
                                                                        
                   sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas, terutama pada
                   daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi    
                                                                        
                   perlambatan/ percepatan.                             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    1. Sebelum Lapis Aspal Beton (Laston/AC) dihampar pada
                                                                        
                      existing jalan, untuk merekatkan antara permukaan lama
                                                                        
                      dengan yang baru (AC-WC-Levelling) digunakan bahan
                      lapis perekat yang disemprotkan dengan menggunakan
                                                                        
                      aspal spayer                                      
                                                                        
                    2. Permukaan yang akan dilapis dibersihkan dari debu dan
                      kotoran lainnya dengan air compressor.            
                                                                        
                    3. Bahan dasar berupa aspal dan karosene dicampur denagn
                                                                        
                      komposisi sesuai spesifikasi dan dipanaskan sehingga
                      menjadi campuran aspal cair.                      
                                                                        
                    4. Campuran aspal cair disemprotkan dengan Asphalt  
                                                                        
                      Sprayer ke atas permukaan yang akan dilapisi.     
                    5. Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan
                                                                        
                      paper test dilokasi pekerjaan.                    
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 - Pekerjaan Asphalt Treade Base (ATB)                  
                    1. Pada area yang masih belum rata, dikerjakan dahulu
                                                                        
                      levelling menggunakan ATB                         
                                                                        
                    2. Menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix design)
                      material Hot Mix ATB – Lapis Pondasi yang akan digunakan
                                                                        
                      dan komposisi harus sesuai Spesifikasi teknik yang
                                                                        
                      disyaratkan                                       
                    3. Material ATB dihampar dengan alat asphalt finisher dan
                                                                        
                      dipadatkan dengan alat tandem roller dengan lintasan
                                                                        
                      minimum sesuai spesifikasi teknik, kemudian dipadatkan
                      kembali dengan menggunakan alat Pneumatic Tire Roller
                                                                        
                      dengan lintasan sesuai hasil trial dan dipadatkan finishing
                                                                        
                      dengan alat Tandem Roller                         
                                                                        
                    4. Selama pemadatan, sekelompok pekerja akan merapihkan
                      tepi hamparan dengan menggunakan alat bantu       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 - Pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston/AC):             
                    1. Mempersiapkan material pekerjaan aspal dalam Dump
                      Truck dengan keadaan panas ke lokasi pekerjaan dan
                                                                        
                      ditumpahkan dalam mesin penghampar (finisher).    
                                                                        
                    2. Truk dirapatkan pada mesin penghampar, kemudian bak
                      truk dijungkitkan. Selanjutnya gigi perseneling dan rem
                                                                        
                      truk dibiarkan bebas, sementara mesin penghampar  
                                                                        
                      mendorong truk ke depan.                          
                                                                        
                    3. Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran
                      dibiarkan mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi.
                                                                        
                      Kemudian campuran beraspal mengalir dari hopper   
                                                                        
                      sepanjang batang ulir (auger) dan membagi rata keluar
                      mesin penghampar yang diratakan dengan screed.    
                                                                        
                    4. Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan
                                                                        
                      campuran beraspal panas serta menghaluskan permukaan
                      hamparan campuran beraspal dengan pelat pemadat   
                                                                        
                      (tamper) sebelum dilakukan pemadatan pertama (break
                                                                        
                      down rolling) dengan mesin pemadat roda besi (tandem
                      roller).                                          
                                                                        
                      Setelah itu, petugas memonitor temperatur campuran
                                                                        
                      beraspal panas, dan bila perlu merapikan tepi hamparan
                      menggunakan alat bantu (rakes). Selanjutnya, campuran
                                                                        
                      beraspal digilas dengan tandem (1 atau 2 lintasan)
                                                                        
                    5. Memulai penghamparan aspal dalam keadaan panas ke
                                                                        
                      lokasi pekerjaan dari Dump Truck dan ditumpahkan ke
                      dalam mesin penghampar yaitu asphalt finisher dengan
                                                                        
                      campuran aspal yang dihampar pada temperatur 1250 C –
                                                                        
                      1400 C.                                           
                    6. Setelah penghamparan, aspal kemudian dipadatkan ketika
                                                                        
                      suhu aspal masih panas dan harus selesai sebelum suhu
                                                                        
                      aspal kurang dari 650 C. Pemadatan/pengilasan aspal awal
                      (break down rolling) dengan suhu 135±100 C        
                                                                        
                      menggunakan mesin tandem roller dapat menghasilkan
                                                                        
                      kepadatan sekitar 95%. Setelah itu aspal (130±100 C)
                      dilakukan pemadatan kedua (intermediate rolling)  
                                                                        
                      menggunakan Pneumatic Tyredd Roller (PTR) beberapa
                                                                        
                      lintasan sampai medekati kepadatan standar kerja (Job
                                                                        
                      Standar Density, JSD. Pada pemadatan akhir aspal (finish
                      rolling) dihampar dengan suhu 120±100 C menggunakan
                                                                        
                      tandem roller sehingga meratakan bagian-bagian yang
                                                                        
                      mebekas akibat penggilasan dengan PTR.            
                    7. Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan      
                      permukaan dibuat dan mengikuti superelevasi jalan pada
                                                                        
                      bagian lurus maupun pada tikungan                 
                                                                        
                    8. Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-
                      angsur ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak
                                                                        
                      roda harus saling menutup dengan lebar yang cukup 
                                                                        
                    9. Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap  
                                                                        
                      penggilasan 15 cm disebelah luar yang telah digilas
                    10. Agar campuran tidak terbawa maka roda perlu dibasahi air
                                                                        
                 Perawatan dan perlindungan aspal :                     
                                                                        
                  - Perlindungan perkerasan yang sudah selesai          
                  - Perlindungan terhadap hujan                         
                                                                        
                  - Toleransi tebal                                     
                                                                        
                   Pembukaan dan pembatasan lalu lintas                 
                    PEMERINTAH KOTA BEKASI                              
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
         URAIAN      SINGKAT      PEKERJAAN                             
METODE PELAKSANAAN A. PEKKERASAN BETON                                  
PEKERJAAN                                                               
                                                                        
                   Perkerasan jalan dengan beton Ready Mix FC’ 30 MPA   
                                                                        
                   a. Pengadaan beton FC’ 30 MPA dari batching plant    
                   b. Sebelum dilaksanakan pengecoran beton dilakukan   
                                                                        
                    pembersihan lokasi pekerjaan dengan cara pengerukan/
                                                                        
                    penggarukan di sekeliling pekerjaan beton sehingga  
                    menjamin dicapainya seluruh sudut pekerjaan         
                                                                        
                   c. Menuangkan beton (FC’ 30 MPA) ke area lokasi      
                    pekerjaan sebelum waktu ikat awalnya (initial setting
                                                                        
                    time) dan harus dilakukan tanpa berhenti sampai dengan
                                                                        
                    sambungan konstruksi yang telah disetujui sebelumnya
                    atau sampai dengan pekerjaan selesai.               
                                                                        
                   d. Meratakan dan memadatkan beton FC’ 30 MPA         
                                                                        
                    menggunakan concrete vibrator dan alat bantu        
                    (jidar,dsb) sesuai dengan ketebalan dan elevasi rencana
                                                                        
                    sehingga tidak terjadi segregasi pada agregat dan semua
                    sudut diantara sekitar besi tulangan benar-benar diisi
                                                                        
                    tanpa pemindahan kerangka penulangan dan tidak ada  
                                                                        
                    rongga atau gelembung udara.                        
                   e. Melakukan perataan permukaan horizontal segera    
                                                                        
                    setelah pengecoran selesai dilaksanakan dengan alat 
                                                                        
                    yang sesuai (mal) untuk memberikan bentuk dan       
                    ketinggian yang diperlukan secara manual sampai halus
                                                                        
                    dan rata dengan menggerakkan perata kayu secara     
                    memanjang dan melintang sebelum beton mulai         
                                                                        
                    mengeras                                            
                                                                        
                   f. Membuat permukaan beton menjadi kasar dengan      
                    membuat alur (grooving) pada arah melintang atau    
                                                                        
                    memanjang jalan sebelum beton mulai mengeras        
                                                                        
                   g. Setelah dilakukan grooving dan beton mulai mengikat
                    (pengikatan awal), permukaan beton diberikan curing 
                                                                        
                    compound atau pembungkusan dengan bahan penyerap    
                    air seperti penutupan dengan geotextile/ karung goni
                                                                        
                    yang basah paling sedikit 3 hari. Apabila menggunakan
                                                                        
                    acuan kayu maka harus dipertahankan basah setiap saat
                    untuk mencegah terbukanya sambungan-sambungan       
                                                                        
                    dan pengeringan beton .                             
                   h. Setelah beton kering mengering, beton dipotong    
                    menggunakan concrete cutter pada tiap lokasi        
                                                                        
                    pemasangan tie bar dan dowel sesuai dengan jarak dan
                                                                        
                    kedalaman yang ditentukan                           
                   i. Melakukan pemasangan joint sealent di setiap lubang
                                                                        
                    bekas pemotongan sehingga tertutup rata permukaan   
                    beton                                               
                                                                        
                   Perawatan dan perlindungan beton :                   
                                                                        
                   - Perawatan dengan Lembar Goni atau Terpal           
                   - Perawatan celah gergajian                          
                                                                        
                   - Perlindungan perkerasan yang sudah selesai         
                                                                        
                   - Perlindungan terhadap hujan                        
                   - Toleransi tebal                                    
                                                                        
                   - Pembukaan dan pembatasan lali lintas