Perbaikan Jalan Mustikajaya

Tender Batal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10064153000
Status: Tender Batal
Date: 25 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 4,750,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 4,643,173,569
RUP Code: 59635247
Work Location: Mustikajaya - Bekasi (Kota)
Participants: 35
Applicants
Reason
0015536113009000--
0536390339005000Rp 4,062,476,372Berdasarkan hasil klarifikasi dari pemberi sewa Dumptruck nomor polisi F 8893 HI perjanjian sewa yang disampaikan tidak sesuai
0838554707021000Rp 4,319,472,158- Hasil Pemeriksaan dan Pengujian Berkala Alat (Silo) Asphalt Finisher Tidak ada Nomor Surat nya - Nomor Laporan Hasil Pemeriksaan dan Pengujian dari perusahaan PJK3 berbeda dengan Nomor yang tertuang/tercantum pada Keterangan Hasil untuk peralatan utama Excavator - tidak menyampaikan breaker
0314592635002000Rp 4,222,306,251tidak melampirkan bukti kepemilikan breaker
0030147128008000Rp 3,793,472,806Tidak melampirkan bukti kepemilikan breaker
PT Sudewa Putra Arthomoro
06*2**9****34**0--
0211080163434000Rp 4,313,280,090- Tidak menyampaikan bukti kepemilikan Tandem Roller dan Asphalt Finisher dari pemberi sewa - Kapasitas Pneumatic Tire Roller kurang dari yang disyaratkan"
0940117245443000Rp 4,360,932,706Laporan Hasil Pemeriksaan dan Pengujian dari perusahaan PJK3 untuk peralatan utama Tandem Roller, Asphlat finisher & Pneumatic roller dari PJK3 tidak lengkap hanya menyampaikan data umum, tidak ada hasil pemeriksaan dan pengujian yang di tandatangani oleh Perusahaan PJK3
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
CV Rileq Konstruksi
00*4**4****05**0--
PT Alhadi Karya Bersaudara
03*5**7****35**0--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
PT Napauli Dionma Sukses
09*1**0****01**0--
CV Masa Agung Jaya
09*9**9****01**0--
0210931598425000--
PT Lestari Gigih Jagadraya
10*1**1****30**4--
0019206986008000--
0663234433008000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
0030967608008000--
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0--
0024483620002000--
0705288926407000--
0839589280027000--
Mega Galaksi
10*0**0****63**3--
0914537014444000--
0026656017407000--
0011320280443000--
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0--
0723660890412000--
PT Tri Samira Jaya
06*2**6****85**0--
0019175645407000--
0916336340117000--
0752554121407000--
Attachment
Uraian Pekerjaan Konstruksi                       
                                                                      
                                                                      
Uraian pekerjaan yang digunakan pada Perbaikan Jalan Mustikajaya, antara lain:
a)  Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                       
                                                                      
    Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat seperti
    Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi daya ikat antara
                                                                      
    lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan mencegah lepasnya
    butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati kendaraan (sebelum dilapis
                                                                      
    dengan campuran beraspal. Selain itu dapat menjaga lapis pondasi agregat dari
    pengaruh cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis
    fondasi agregat yang jika terjadi dapat menyebabkan kerusakan struktur.
                                                                      
    Berikut tahapan pekerjaan Prime Coat antara lain:                 
        1. Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
                                                                      
           terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air    
           compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada
                                                                      
           sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;           
        2. Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya
                                                                      
           pada permukaan lapisan pondasi agregat;                    
        3. Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
                                                                      
           ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
           diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
                                                                      
           penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;      
        4. Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
                                                                      
           mengganggu pekerjaan;                                      
        5. Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
                                                                      
           perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
           dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                            
                                                                      
        6. Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
           sprayer.                                                   
                                                                      
b)  Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                               
    Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis lama
                                                                      
    dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton semen yang
    kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik, akan menyebabkan
                                                                      
    terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang baru akan menjadi sungkur
    (shoved) searah pergerakan lalu-lintas, terutama pada daerah-daerah
    tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi perlambatan/percepatan. Berikut tahapan
    pekerjaan tack coat antara lain:                                  
                                                                      
        1. Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu
           dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan
                                                                      
           kompresor angin (air compressor);                          
        2. Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat
                                                                      
           mulai dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer
           tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang
                                                                      
           baru (AC-WC - Levelling);                                  
        3. Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
           sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi
                                                                      
           campuran aspal cair;                                       
        4. Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
                                                                      
           lokasi pekerjaan.                                          
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
               Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat        
                                                                      
                                                                      
c)  Pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston / AC-WC)                      
    Berikut tahapan pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston /AC-WC) :     
                                                                      
        1. Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
           lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar    
                                                                      
           (finisher) dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana
           Lapangan wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang  
                                                                      
           disaksikan oleh Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta
           didokumentasikan;                                          
                                                                      
        2. Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
           penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi  
                                                                      
           perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
           penghampar mendorong dump truk ke depan;                   
                                                                      
        3. Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan
           mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran
           beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
           membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan 
                                                                      
           screed;                                                    
        4. Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
                                                                      
           beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran
           beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan   
                                                                      
           pemadatan awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja
           (tandem roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian,
                                                                      
           petugas memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila
           perlu merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes).
           Selanjutnya campuran beraspal digilas dengan tandem roller 
                                                                      
           sebanyak 1 - 2 lintasan;                                   
        5. Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan
                                                                      
           antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
           Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C
                                                                      
           yang artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak
           boleh kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan
                                                                      
           antara intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai
           medekati kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya
                                                                      
           pemadatan akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar
           pada temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan
                                                                      
           merapikan alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre
           roller;                                                    
                                                                      
        6. Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat
           dan mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada
                                                                      
           tikungan;                                                  
        7. Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur   
                                                                      
           ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling
           menutup dengan lebar yang cukup;                           
                                                                      
        8. Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
           sebelah luar yang telah digilas;                           
                                                                      
        9. Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering  
           dibasahi dengan air;                                       
        10. Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
           yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
                                                                      
           yang disyaratkan;                                          
        11. Perawatan dan perlindungan aspal :                        
                                                                      
           -   Perlindungan perkerasan yang sudah selesai             
           -   Perlindungan terhadap hujan                            
                                                                      
           -   Toleransi tebal                                        
           -   Pembukaan dan pembatasan lalu lintas