Pemeliharaan Jalan Kota Bekasi (Jalan Pu Kel. Cimuning)

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10064206000
Status: Tender Gagal
Date: 25 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,027,270,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,018,521,433
RUP Code: 60099452
Work Location: Mustikajaya - Bekasi (Kota)
Participants: 14
Applicants
Reason
0023466006042000Rp 864,004,912Tidak memiliki/melampirkan breaker excavator
PT Edtri Gracia Abadi
06*3**2****43**0Rp 986,907,015Tidak melampirkan penilaian kinerja sesuai dengan yang dipersyaratkan
0022386205042000Rp 812,937,840Tidak memiliki/melampirkan breaker excavator
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
0916336340117000--
CV Graha Aktiva Persada
05*3**2****07**0--
0016698888009000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
CV Sartika Dewi Laras
06*8**5****32**0--
0756359980432000--
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0--
0022386197042000--
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0--
Attachment
URAIAN   SINGKAT   PEKERJAAN                           
                                                                    
Metode Kerja Pekerjaan Konstruksi                                   
Metode kerja yang dapat digunakan pada Pemeliharaan Jalan Kota Bekasi
                                                                    
(Jalan PU Kel. Cimuning) Kec. Mustika Jaya, antara lain:            
Pekerjaan Perkerasan Jalan Beton                                    
                                                                    
a)  Pekerjaan Pembongkaran Jalan Beton                              
    Pembongkaran beton menggunakan breaker (hydraulic hammer) pada  
                                                                    
    excavator melibatkan penggunaan alat berat yang dilengkapi dengan
    breaker untuk menghancurkan struktur beton. Operator mengendalikan
                                                                    
    excavator dari kabin untuk mengarahkan breaker ke area beton yang
    akan dihancurkan, kemudian breaker akan memecah beton dengan    
    pukulan berulang-ulang hingga hancur. Tahapan pelaksanaan       
                                                                    
    pembongkaran beton adalah sebagai berikut:                      
    1.  Pahami struktur beton yang akan dibongkar untuk menentukan  
                                                                    
        titik lemah dan cara terbaik untuk menghancurkannya;        
    2.  Penyediaan area kerja yang aman dari pejalan kaki dan kendaraan
                                                                    
        lain di sekitar lokasi pembongkaran jalan beton;            
    3.  Puing-puing beton yang telah hancur dikumpulkan dan         
                                                                    
        dipindahkan menggunakan alat lain, seperti excavator atau dump
        truck ke area yang telah ditentukan.                        
                                                                    
b)  Spesifikasi teknis perkerasan jalan menggunakan Beton Ready Mix fc' 30
    mpa (Fast Track) ≤ 24 jam;                                      
                                                                    
c)  Sebelum dilaksanakan pengecoran jalan, terlebih dahulu penyedia wajib
    melakukan pengukuran level jalan agar ketahuan bagian yang perlu
                                                                    
    dilakukan penghamparan material Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA).
    Setelah itu, dilakukan pemadatan dengan alat Vibro Roller serta 
                                                                    
    memasang acuan/mal;                                             
d)  Jika lokasi dirasa sudah siap maka penyedia mengundang Tim Teknis
                                                                    
    dari dinas untuk mendapat persetujuan melakukan pengecoran jalan;
e)  Selanjutnya Penyedia melakukan pemesanan Beton Ready Mix fc' 30 
                                                                    
    mpa (Fast Track) ≤ 24 jam dari Batching Plant;                  
f)  Beton Ready Mix fc' 30 mpa (Fast Track) ≤ 24 jam tiba di lokasi pekerjaan
                                                                    
    sebelum initial setting time (waktu ikat awal) dan dilakukan secara
    berkesinambungan tanpa berhenti sesuai dengan volume beton yang 
                                                                    
    telah disetujui dalam kontrak. Pekerja di lapangan minimal 15 orang
    yang telah menggunakan peralatan K3;                            
g)  Pada saat pengecoran jalan wajib terlebih dahulu dilakukan slump test
    yang disaksikan oleh Tim Teknis dari dinas, Konsultan Supervisi dan
                                                                    
    Pelaksana Lapangan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis.
    Pelaksana Lapangan wajib mengambil minimal 3 sampel beton untuk di
                                                                    
    uji di laboratorium;                                            
h)  Sebelum beton dituang ke jalan, Pelaksana Lapangan menginstruksikan
                                                                    
    lebih dahulu dipasang plastic sheet. Jika hal itu tidak dilakukan maka
    Tim Teknis dari dinas atau Konsultan Supervisi berhak memberhentikan
                                                                    
    pekerjaan sampai hal tersebut dilakukan;                        
i)  Setelah beton tergelar di lokasi, Pelaksana Lapangan wajib memastikan
                                                                    
    sudutan jalan (posisi acuan/mal) tidak ada yang kopong sehingga harus
    dipadatkan dengan menggunakan concrete vibrator dan meratakan   
                                                                    
    bagian permukaan dengan jidar sesuai dengan ketebalan dan elevasi
    rencana;                                                        
                                                                    
j)  Beton tergelar sebelum kering dibuat menjadi kasar dengan membuat
    alur (grooving) pada arah melintang jalan;                      
                                                                    
k)  Setelah dilakukan grooving dan beton mulai mengikat (pengikatan awal),
    permukaan beton diberikan curing compound atau pembungkusan     
                                                                    
    dengan bahan penyerap air seperti penutupan dengan geotextile/karung
    goni yang basah paling sedikit 3 hari sejak dari pengecoran. Jika
    menggunakan acuan/mal yang terbuat dari kayu maka harus         
                                                                    
    dipertahankan basah setiap saat untuk mencegah terbukanya       
    sambungan-sambungan dan pengeringan beton;                      
                                                                    
l)  Dalam kondisi beton sudah mulai mengeras, Pelaksana Lapangan    
    menginstruksikan kepada pekerja untuk membuat joint sealant     
                                                                    
    menggunakan alat concrete cutting dengan jarak dan ketebalan yang
    telah ditentukan yang dilakukan secara melintang;               
                                                                    
m)  Bekas joint sealant diisi dengan material yang fleksibel (tidak kaku)
    sesuai dengan spesifikasi;                                      
                                                                    
n)  Di akhir pekerjaan fisik kegiatan, penyedia wajib menyiapkan rambu
    penutupan jalan sampai pembukaan lalu lintas setelah mendapat ijin
                                                                    
    dari Tim Teknis atau Konsultan Supervisi; dan                   
o)  Sebelum dilakukan serah terima pekerjaan, penyedia wajib        
                                                                    
    membersikan lokasi kegiatan seperti melepas acuan/mal, membuang 
    bongkaran beton dan lainnya.