| Reason | |||
|---|---|---|---|
Sinar Bintang Surya | 09*8**5****86**0 | Rp 4,658,936,055 | Uraian pekerjaan dan identifikasi bahaya pada Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) tabel B1 dan B2 tidak sesuai yang disyaratkan dalam dokumen Pemilihan |
PT Samuel Hartanta Jaya | 09*1**6****08**0 | Rp 4,431,570,749 | Identifikasi bahaya pada Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) tabel B1 tidak sesuai yang disyaratkan dalam dokumen Pemilihan |
| 0021084900405000 | Rp 3,897,522,987 | - Tidak melampirkan bukti kepemilikan Asphalt Sprayer - Tidak melampirkan laporan hasil pemeriksaan dan pengujian Cold Milling Machine dan Pneumatic Tire Roller dari Instansi Berwenang / Perusahaan Jasa Pemeriksaan dan Pengujian Teknik K3 | |
PT Nobel Kontruksi System | 06*3**2****07**0 | Rp 3,947,698,748 | Penilaian kinerja mendahului tanggal masa pemiliharaan (FHO) |
| 0914537014444000 | Rp 4,514,176,230 | pengalaman personil an. Dadang Munandar pada Kelurahan Pasir Jati Kecamatan Ujung Berung pekerjaan Pemasangan Hotmix Jalan RW. 02, RW. 09 dan RW. 13 tidak sesuai. | |
PT Karya Kontruksi Nusantara | 09*3**7****07**0 | Rp 3,898,719,855 | Tidak melampirkan bukti kepemilikan peralatan utama Asphalt Sprayer sesuai yang tertera pada Surat Perjanjian Sewa |
CV Trimurti Kencana | 09*9**2****35**0 | Rp 4,287,274,602 | Tidak melampirkan atau menawarkan alat Cold Milling Machine, Asphalt Finisher, Air Compressor, Pneumatic Tire Roller - Uraian pekerjaan dan identifikasi bahaya pada Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) tabel B1 dan B2 tidak sesuai yang disyaratkan dalam dokumen Pemilihan |
| 0630537256027000 | Rp 4,338,086,075 | Penilaian kinerja yang dilampirkan bukan pekerjaan konstruksi | |
Roy Abadi Sejahtera | 05*8**1****25**0 | - | - |
PT Napauli Dionma Sukses | 09*1**0****01**0 | - | - |
| 0940117245443000 | - | - | |
| 0030147128008000 | - | - | |
CV Masa Agung Jaya | 09*9**9****01**0 | - | - |
| 0019399773432000 | - | - | |
| 0019206986008000 | - | - | |
| 0956481832427000 | - | - | |
| 0030967608008000 | - | - | |
Said Budairy | 36*1**2****60**4 | - | - |
Media Indonesia Bersinar | 04*3**5****07**0 | - | - |
| 0705288926407000 | - | - | |
| 0025226978405000 | - | - | |
| 0839589280027000 | - | - | |
| 0026656017407000 | - | - | |
| 0011320280443000 | - | - | |
| 0916336340117000 | - | - | |
| 0314592635002000 | - | - | |
PT Erista Jaya | 03*3**8****07**0 | - | - |
PT Daniel Sumber Rezeki | 09*9**3****32**0 | - | - |
CV Rileq Konstruksi | 00*4**4****05**0 | - | - |
| 0016509168407000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Metode Kerja Pekerjaan Konstruksi
Metode kerja yang dapat digunakan pada Pemeliharaan Jalan Kota Bekasi
(Jalan Chairil Anwar Bekasi Timur) Kec. Bekasi Timur, antara lain:
Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal
1. Pekerjaan Galian Perkerasan aspal dengan Cold Milling Machine
Pekerjaan galian perkerasan beraspal dengan cold milling machine ini
meliputi semua pekerjaan galian (pengerukan) pada badan jalan dan hasil
galian diangkut keluar lokasi yang telah ditentukan. Kegunaan dari cold
milling machine ini adalah untuk menggiling atau mengikis lapisan aspal
lama tanpa menggunakan panas, mesin ini dilengkapi dengan drum
berputar yang berisi mata pahat atau gigi pemotong. Ketika mesin
beropersi drum berputar dan mata pahatnya menggiling atau mengikis
lapisan aspal, menghasilkan serpihan aspal yang kemudian diangkut oleh
konveyor mesin mesin ke truk pengumpul. Berikut tahapan pekerjaan
galian perkerasan aspal denga cold milling machine:
• Persiapan area kerja meliputi pengalihan lalu lintas, pemasangan
rambu-rambu, dan penentuan titik serta luasan area yang akan digali;
• Penetapan titik dan luasan area yang akan digali ditentukan dan
ditandai (demarkasi);
• Mesin cold milling akan mengupas lapisan permukaan jalan sesuai
dengan kedalaman yang telah ditentukan;
• Material hasil pengupasan (aspal) diangkut menggunakan dump truck
ke lokasi pembuangan yang telah ditentukan;
• Area bekas pengupasan dibersihkan dari sisa-sisa material dan
dirapikan.
Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)
Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi
perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
lain:
• Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu
dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan
kompresor angin (air compressor);
• Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat
mulai dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer
tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang
baru;
• Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi
campuran aspal cair;
• Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
lokasi pekerjaan.
Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat
Pekerjaan Aspal Beton
Berikut tahapan pekerjaan Lapis Aspal Beton:
• Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar
(finisher) dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana
Lapangan wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang
disaksikan oleh Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta
didokumentasikan;
• Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi
perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
penghampar mendorong dump truck ke depan;
• Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan
mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran
beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan
screed;
• Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran
beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan
pemadatan awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja
(tandem roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian,
petugas memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila
perlu merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes).
Selanjutnya campuran beraspal digilas dengan tandem roller
sebanyak 1 - 2 lintasan;
• Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan
antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C
yang artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak
boleh kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan
antara (intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai
medekati kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya
pemadatan akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar
pada temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan
merapikan alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre
roller;
• Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat
dan mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada
tikungan;
• Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur
ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling
menutup dengan lebar yang cukup;
• Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
sebelah luar yang telah digilas;
• Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering
dibasahi dengan air;
• Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
yang disyaratkan;
• Perawatan dan perlindungan aspal:
- Perlindungan perkerasan yang sudah selesai
- Perlindungan terhadap hujan
- Toleransi tebal
- Pembukaan dan pembatasan lalu lintas