| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0751687377034000 | Rp 3,512,866,506 | - | |
| 0956481832427000 | Rp 3,375,136,018 | Tipe dan tahun pembuatan excavator Komatsu pada surat perjanjian sewa tidak sesuai dengan surat keterangan dan laporan hasil pemeriksaan pengujian | |
| 0702581570442000 | - | - | |
CV Raja Multi Bintang | 06*3**0****47**0 | - | - |
| 0011320280443000 | - | - | |
| 0414364059404000 | - | - | |
| 0416109858447000 | - | - | |
| 0947484275414000 | - | - | |
| 0916336340117000 | - | - | |
PT Erista Jaya | 03*3**8****07**0 | - | - |
CV Fauzi Jaya Mandiri | 09*0**2****42**0 | - | - |
PT Daniel Sumber Rezeki | 09*9**3****32**0 | - | - |
PT Linita Kreasi Persada | 09*7**3****32**0 | - | - |
CV Rileq Konstruksi | 00*4**4****05**0 | - | - |
Roy Abadi Sejahtera | 05*8**1****25**0 | - | - |
PT Napauli Dionma Sukses | 09*1**0****01**0 | - | - |
| 0865431241425000 | - | - | |
CV Zafina Kontruksi | 10*0**0****92**7 | - | - |
| 0030147128008000 | - | - | |
CV Masa Agung Jaya | 09*9**9****01**0 | - | - |
| 0940117245443000 | - | - | |
Media Indonesia Bersinar | 04*3**5****07**0 | - | - |
PT Karya Kontruksi Nusantara | 09*3**7****07**0 | - | - |
| 0839589280027000 | - | - | |
PT Nobel Kontruksi System | 06*3**2****07**0 | - | - |
| 0026656017407000 | - | - | |
| 0317119253442000 | - | - |
Uraian Pekerjaan Konstruksi
Uraian pekerjaan yang dapat digunakan pada Pemeliharaan Pedestrian Kota
Bekasi (Pedestrian Jalan Djuanda - Perjuangan) Kec. Bekasi Utara, antara
lain:
Pekerjaan Pedestrian
a) Sebelum melaksanakan kegiatan, penyedia wajib memastikan aspek K3
Konstruksi (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terpenuhi dengan baik,
mulai dari APD, Rambu-rambu, Prosedur Kerja, Pengaman Area,
Kelayakan Peralatan, maupun Pengawas K3;
b) Spesifikasi teknis perkerasan pedestrian menggunakan Beton Ready Mix
fc' 20 mpa;
c) Terlebih dahulu penyedia wajib melakukan pengukuran level pedestrian
dan kondisi existing. Setelah itu, dilakukan pengukuran dimensi existing
dan rencana pedestrian;
d) Kondisi existing. Jika lokasi rencana pedestrian berada diatas saluran
maka penyedia wajib melakukan investigasi kondisi saluran yang ada di
bawahnya terkait dimensi, struktur maupun fungsinya. Kemudian jika
rencana pedestrian berada langsung diatas tanah maka penyedia wajib
mengukur topografi dan elevasi serta rencana drainasi sesuai dengan
gambar rencana;
e) Selanjutnya Penyedia melakukan identifikasi utilitas yang ada seperti
jaringan listrik, komunikasi, air bersih maupun gas;
f) Penyedia melakukan pembongkaran bangunan pedestrian existing
(paving, keramik, beton, dsb), kemudian pembongkaran struktur bawah
pedestrian atau saluran existing yang sudah tidak layak untuk di
rekonstruksi ulang (jika ada);
g) Selanjutnya Penyedia melaksanakan pekerjaan pondasi dasar, mulai
dari galian tanah, urugan, lapis agregat, instalasi tali air untuk drainasi,
dsb;
h) Setelah struktur bawah sudah diperbaiki dan layak maka selanjutnya
adalah konstruksi struktur atas pedestrian. Pertama-tama dilakukan
pemasangan bekisting pelat maupun balok untuk struktur pedestrian
beton, dilakukan secara seksama untuk memastikan kekuatan dan
dimensinya. Selanjutnya instalasi baja tulangan maupun wiremesh
untuk struktur pedestrian;
i) Sebelum dilakukan pengecoran, Penyedia wajib melakukan pengecekan
ulang terhadap kekuatan bekisting, kesesuaian penulangan beton (atau
bisa menggunakan wiremesh sesuai kontrak), dimensi, tata letak
rencana manhole, maupun keamanan, kebersihan dan kerapihan area
kerja;
j) Pelaksanaan pengecoran, Beton Ready Mix fc' 20 mpa tiba di lokasi
pekerjaan sebelum initial setting time (waktu ikat awal) dan dilakukan
secara berkesinambungan tanpa berhenti sesuai dengan volume beton
yang telah disetujui dalam kontrak. Pekerja di lapangan minimal 15
orang yang telah menggunakan peralatan K3;
k) Pada saat pengecoran jalan wajib terlebih dahulu dilakukan slump test
yang disaksikan oleh Tim Teknis dari dinas, Konsultan Supervisi dan
Pelaksana Lapangan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis.
Pelaksana Lapangan wajib mengambil minimal 3 sampel beton untuk di
uji di laboratorium;
l) Sebelum beton dituang ke pedestrian, Pelaksana Lapangan
menginstruksikan lebih dahulu dipasang plastic sheet. Jika hal itu tidak
dilakukan maka Tim Teknis dari dinas atau Konsultan Supervisi berhak
memberhentikan pekerjaan sampai hal tersebut dilakukan;
m) Setelah beton tergelar di lokasi, Pelaksana Lapangan wajib
menginstruksikan pemadatan beton dengan menggunakan concrete
vibrator dan meratakan bagian permukaan dengan jidar sesuai dengan
ketebalan dan elevasi rencana;
n) Setelah beton mulai mengikat (pengikatan awal), permukaan beton
diberikan curing compound atau pembungkusan dengan bahan penyerap
air seperti penutupan dengan geotextile/karung goni yang basah paling
sedikit 3 hari sejak dari pengecoran. Jika menggunakan acuan/mal yang
terbuat dari kayu maka harus dipertahankan basah setiap saat untuk
mencegah terbukanya sambungan-sambungan dan pengeringan beton;
o) Dalam kondisi beton sudah mulai mengeras, Pelaksana Lapangan
menginstruksikan kepada pekerja untuk melakukan tahapan konstruksi
selanjutnya yaitu pekerjaan finishing atau penutup pedestrian;
p) Pekerjaan finishing atau penutup pedestrian dapat dilakukan secara
paralel dengan pekerjaan pelengkap maupun landscape sesuai dengan
kontrak yang telah disepakati;
q) Di akhir pekerjaan fisik kegiatan, penyedia wajib menyiapkan rambu
penutupan area sampai pembukaan lalu lintas setelah mendapat ijin
dari Tim Teknis atau Konsultan Supervisi; dan
r) Sebelum dilakukan serah terima pekerjaan, penyedia wajib
membersikan lokasi kegiatan seperti melepas acuan/mal, membuang
bongkaran beton dan lainnya.