Rekonstruksi Jalan - Paket 14

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10067858000
Date: 4 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,296,500,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,272,085,397
Winner (Pemenang): PT Tri Samira Jaya
NPWP: 06*2**6****85**0
RUP Code: 60108789
Work Location: Kota Bekasi - Bekasi (Kota)
Participants: 24
Applicants
Reason
PT Tri Samira Jaya
06*2**6****85**0Rp 1,160,514,235-
0834173486427000--
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0Rp 1,037,568,839Penilaian kinerja mendahului tanggal masa pemiliharaan (FHO)
0026656017407000Rp 1,124,635,705Berdasarkan klarifikasi ke instansi pemberi kerja bahwa Surat Keterangan pengalaman kerja Pelaksana Lapangan tidak sesuai
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0Rp 1,037,568,839Tidak melampirkan bukti kepemilikan peralatan utama Asphalt Sprayer sesuai yang tertera pada Surat Perjanjian Sewa
0916336340117000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
0016698888009000--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0925548919085000--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
0413457664001000--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
CV Mike Jordan Perkasa
06*8**6****47**0--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
0705288926407000--
0844132886028000--
0032768186001000--
0013396254001000--
PT Saroha Nauli Cemerlang
02*2**2****08**0--
0756359980432000--
0722968047442000--
0019406867435000--
0702581570442000--
Attachment
Uraian Singkat Pekerjaan                         
Pekerjaan Perkerasan Jalan Beton                                    
                                                                    
a)  Spesifikasi teknis perkerasan jalan menggunakan Beton Ready Mix fc' 30
    mpa;                                                            
                                                                    
b)  Sebelum dilaksanakan pengecoran jalan, terlebih dahulu penyedia wajib
    melakukan pengukuran level jalan agar ketahuan bagian yang perlu
                                                                    
    dilakukan penghamparan material Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA).
    Setelah itu, dilakukan pemadatan dengan alat Vibro Roller serta 
                                                                    
    memasang acuan/mal;                                             
c)  Jika lokasi dirasa sudah siap maka penyedia mengundang Tim Teknis
                                                                    
    dari dinas untuk mendapat persetujuan melakukan pengecoran jalan;
d)  Selanjutnya Penyedia melakukan pemesanan Beton Ready Mix fc' 30 
                                                                    
    mpa dari Batching Plant;                                        
e)  Beton Ready Mix fc' 30 mpa tiba di lokasi pekerjaan sebelum initial
                                                                    
    setting time (waktu ikat awal) dan dilakukan secara berkesinambungan
    tanpa berhenti sesuai dengan volume beton yang telah disetujui dalam
                                                                    
    kontrak. Pekerja di lapangan minimal 15 orang yang telah menggunakan
    peralatan K3;                                                   
                                                                    
f)  Pada saat pengecoran jalan wajib terlebih dahulu dilakukan slump test
    yang disaksikan oleh Tim Teknis dari dinas, Konsultan Supervisi dan
    Pelaksana Lapangan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis.
                                                                    
    Pelaksana Lapangan wajib mengambil minimal 3 sampel beton untuk di
    uji di laboratorium;                                            
                                                                    
g)  Sebelum beton dituang ke jalan, Pelaksana Lapangan menginstruksikan
    lebih dahulu dipasang plastic sheet. Jika hal itu tidak dilakukan maka
                                                                    
    Tim Teknis dari dinas atau Konsultan Supervisi berhak memberhentikan
    pekerjaan sampai hal tersebut dilakukan;                        
                                                                    
h)  Setelah beton tergelar di lokasi, Pelaksana Lapangan wajib memastikan
    sudutan jalan (posisi acuan/mal) tidak ada yang kopong sehingga harus
                                                                    
    dipadatkan dengan menggunakan concrete vibrator dan meratakan   
    bagian permukaan dengan jidar sesuai dengan ketebalan dan elevasi
                                                                    
    rencana;                                                        
i)  Beton tergelar sebelum kering dibuat menjadi kasar dengan membuat
                                                                    
    alur (grooving) pada arah melintang jalan;                      
j)  Setelah dilakukan grooving dan beton mulai mengikat (pengikatan awal),
                                                                    
    permukaan beton diberikan curing compound atau pembungkusan     
    dengan bahan penyerap air seperti penutupan dengan geotextile/karung
    goni yang basah paling sedikit 3 hari sejak dari pengecoran. Jika
                                                                    
    menggunakan acuan/mal yang terbuat dari kayu maka harus         
    dipertahankan basah setiap saat untuk mencegah terbukanya       
                                                                    
    sambungan-sambungan dan pengeringan beton;                      
k)  Dalam kondisi beton sudah mulai mengeras, Pelaksana Lapangan    
                                                                    
    menginstruksikan kepada pekerja untuk membuat joint sealant     
    menggunakan alat concrete cutting dengan jarak dan ketebalan yang
                                                                    
    telah ditentukan yang dilakukan secara melintang;               
l)  Bekas joint sealant diisi dengan material yang fleksibel (tidak kaku)
                                                                    
    sesuai dengan spesifikasi;                                      
m)  Di akhir pekerjaan fisik kegiatan, penyedia wajib menyiapkan rambu
                                                                    
    penutupan jalan sampai pembukaan lalu lintas setelah mendapat ijin
    dari Tim Teknis atau Konsultan Supervisi; dan                   
                                                                    
n)  Sebelum dilakukan serah terima pekerjaan, penyedia wajib        
    membersikan lokasi kegiatan seperti melepas acuan/mal, membuang 
                                                                    
    bongkaran beton dan lainnya.                                    
                                                                    
                                                                    
Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal                                    
1. Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                      
   Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat
                                                                    
   seperti Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi
   daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
                                                                    
   mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati
   kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran beraspal. Selain itu dapat
                                                                    
   menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan.
   Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi
                                                                    
   dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan pekerjaan  
   Prime Coat antara lain:                                          
                                                                    
   •  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
      terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air       
                                                                    
      compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada  
      sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;              
                                                                    
   •  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya  
      pada permukaan lapisan pondasi agregat;                       
   •  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
      ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
                                                                    
      diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
      penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;         
                                                                    
   •  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
      mengganggu pekerjaan;                                         
                                                                    
   •  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
      perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
                                                                    
      dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                               
   •  Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
                                                                    
      sprayer.                                                      
2. Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                              
                                                                    
   Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
   lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
                                                                    
   semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
   akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
                                                                    
   baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
   terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi  
                                                                    
   perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
   lain: