| Reason | |||
|---|---|---|---|
PT Tri Samira Jaya | 06*2**6****85**0 | Rp 1,160,514,235 | - |
| 0834173486427000 | - | - | |
PT Nobel Kontruksi System | 06*3**2****07**0 | Rp 1,037,568,839 | Penilaian kinerja mendahului tanggal masa pemiliharaan (FHO) |
| 0026656017407000 | Rp 1,124,635,705 | Berdasarkan klarifikasi ke instansi pemberi kerja bahwa Surat Keterangan pengalaman kerja Pelaksana Lapangan tidak sesuai | |
PT Karya Kontruksi Nusantara | 09*3**7****07**0 | Rp 1,037,568,839 | Tidak melampirkan bukti kepemilikan peralatan utama Asphalt Sprayer sesuai yang tertera pada Surat Perjanjian Sewa |
| 0916336340117000 | - | - | |
Roy Abadi Sejahtera | 05*8**1****25**0 | - | - |
| 0016698888009000 | - | - | |
PT Daniel Sumber Rezeki | 09*9**3****32**0 | - | - |
| 0925548919085000 | - | - | |
PT Erista Jaya | 03*3**8****07**0 | - | - |
| 0413457664001000 | - | - | |
Cahaya Surya Imani | 08*8**7****35**0 | - | - |
CV Mike Jordan Perkasa | 06*8**6****47**0 | - | - |
Media Indonesia Bersinar | 04*3**5****07**0 | - | - |
| 0705288926407000 | - | - | |
| 0844132886028000 | - | - | |
| 0032768186001000 | - | - | |
| 0013396254001000 | - | - | |
PT Saroha Nauli Cemerlang | 02*2**2****08**0 | - | - |
| 0756359980432000 | - | - | |
| 0722968047442000 | - | - | |
| 0019406867435000 | - | - | |
| 0702581570442000 | - | - |
Uraian Singkat Pekerjaan
Pekerjaan Perkerasan Jalan Beton
a) Spesifikasi teknis perkerasan jalan menggunakan Beton Ready Mix fc' 30
mpa;
b) Sebelum dilaksanakan pengecoran jalan, terlebih dahulu penyedia wajib
melakukan pengukuran level jalan agar ketahuan bagian yang perlu
dilakukan penghamparan material Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA).
Setelah itu, dilakukan pemadatan dengan alat Vibro Roller serta
memasang acuan/mal;
c) Jika lokasi dirasa sudah siap maka penyedia mengundang Tim Teknis
dari dinas untuk mendapat persetujuan melakukan pengecoran jalan;
d) Selanjutnya Penyedia melakukan pemesanan Beton Ready Mix fc' 30
mpa dari Batching Plant;
e) Beton Ready Mix fc' 30 mpa tiba di lokasi pekerjaan sebelum initial
setting time (waktu ikat awal) dan dilakukan secara berkesinambungan
tanpa berhenti sesuai dengan volume beton yang telah disetujui dalam
kontrak. Pekerja di lapangan minimal 15 orang yang telah menggunakan
peralatan K3;
f) Pada saat pengecoran jalan wajib terlebih dahulu dilakukan slump test
yang disaksikan oleh Tim Teknis dari dinas, Konsultan Supervisi dan
Pelaksana Lapangan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis.
Pelaksana Lapangan wajib mengambil minimal 3 sampel beton untuk di
uji di laboratorium;
g) Sebelum beton dituang ke jalan, Pelaksana Lapangan menginstruksikan
lebih dahulu dipasang plastic sheet. Jika hal itu tidak dilakukan maka
Tim Teknis dari dinas atau Konsultan Supervisi berhak memberhentikan
pekerjaan sampai hal tersebut dilakukan;
h) Setelah beton tergelar di lokasi, Pelaksana Lapangan wajib memastikan
sudutan jalan (posisi acuan/mal) tidak ada yang kopong sehingga harus
dipadatkan dengan menggunakan concrete vibrator dan meratakan
bagian permukaan dengan jidar sesuai dengan ketebalan dan elevasi
rencana;
i) Beton tergelar sebelum kering dibuat menjadi kasar dengan membuat
alur (grooving) pada arah melintang jalan;
j) Setelah dilakukan grooving dan beton mulai mengikat (pengikatan awal),
permukaan beton diberikan curing compound atau pembungkusan
dengan bahan penyerap air seperti penutupan dengan geotextile/karung
goni yang basah paling sedikit 3 hari sejak dari pengecoran. Jika
menggunakan acuan/mal yang terbuat dari kayu maka harus
dipertahankan basah setiap saat untuk mencegah terbukanya
sambungan-sambungan dan pengeringan beton;
k) Dalam kondisi beton sudah mulai mengeras, Pelaksana Lapangan
menginstruksikan kepada pekerja untuk membuat joint sealant
menggunakan alat concrete cutting dengan jarak dan ketebalan yang
telah ditentukan yang dilakukan secara melintang;
l) Bekas joint sealant diisi dengan material yang fleksibel (tidak kaku)
sesuai dengan spesifikasi;
m) Di akhir pekerjaan fisik kegiatan, penyedia wajib menyiapkan rambu
penutupan jalan sampai pembukaan lalu lintas setelah mendapat ijin
dari Tim Teknis atau Konsultan Supervisi; dan
n) Sebelum dilakukan serah terima pekerjaan, penyedia wajib
membersikan lokasi kegiatan seperti melepas acuan/mal, membuang
bongkaran beton dan lainnya.
Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal
1. Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)
Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat
seperti Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi
daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati
kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran beraspal. Selain itu dapat
menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan.
Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi
dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan pekerjaan
Prime Coat antara lain:
• Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air
compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada
sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;
• Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya
pada permukaan lapisan pondasi agregat;
• Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;
• Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
mengganggu pekerjaan;
• Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
dan petunjuk Direksi Pekerjaan;
• Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
sprayer.
2. Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)
Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi
perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
lain: