Rekonstruksi Jalan - Paket 28

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10068150000
Status: Tender Gagal
Date: 5 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 658,200,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 658,141,014
RUP Code: 60109319
Work Location: Kota Bekasi - Bekasi (Kab.)
Participants: 14
Applicants
Reason
0666779160009000Rp 631,473,381Alat Asphalt Sprayer tidak sesuai antara surat perjanjian sewa alat dengan bukti kepemilikan
PT Raka Perkasa Sejahtera
09*4**1****14**0Rp 592,193,963Tidak melampirkan KIR salah satu Mobil Pick Up yang masih berlaku
0702581570442000--
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0--
0016698888009000--
0916336340117000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0947091831008000--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0--
0722968047442000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
0316658343435000--
Attachment
Uraian Singkat Pekerjaan                         
Pekerjaan Perkerasan Jalan Beton                                    
                                                                    
a)  Spesifikasi teknis perkerasan jalan menggunakan Beton Ready Mix fc' 30
    mpa;                                                            
                                                                    
b)  Sebelum dilaksanakan pengecoran jalan, terlebih dahulu penyedia wajib
    melakukan pengukuran level jalan agar ketahuan bagian yang perlu
                                                                    
    dilakukan penghamparan material Lapis Pondasi Agregat Kelas A (LPA).
    Setelah itu, dilakukan pemadatan dengan alat Vibro Roller serta 
                                                                    
    memasang acuan/mal;                                             
c)  Jika lokasi dirasa sudah siap maka penyedia mengundang Tim Teknis
                                                                    
    dari dinas untuk mendapat persetujuan melakukan pengecoran jalan;
d)  Selanjutnya Penyedia melakukan pemesanan Beton Ready Mix fc' 30 
                                                                    
    mpa dari Batching Plant;                                        
e)  Beton Ready Mix fc' 30 mpa tiba di lokasi pekerjaan sebelum initial
                                                                    
    setting time (waktu ikat awal) dan dilakukan secara berkesinambungan
    tanpa berhenti sesuai dengan volume beton yang telah disetujui dalam
                                                                    
    kontrak. Pekerja di lapangan minimal 15 orang yang telah menggunakan
    peralatan K3;                                                   
                                                                    
f)  Pada saat pengecoran jalan wajib terlebih dahulu dilakukan slump test
    yang disaksikan oleh Tim Teknis dari dinas, Konsultan Supervisi dan
    Pelaksana Lapangan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis.
                                                                    
    Pelaksana Lapangan wajib mengambil minimal 3 sampel beton untuk di
    uji di laboratorium;                                            
                                                                    
g)  Sebelum beton dituang ke jalan, Pelaksana Lapangan menginstruksikan
    lebih dahulu dipasang plastic sheet. Jika hal itu tidak dilakukan maka
                                                                    
    Tim Teknis dari dinas atau Konsultan Supervisi berhak memberhentikan
    pekerjaan sampai hal tersebut dilakukan;                        
                                                                    
h)  Setelah beton tergelar di lokasi, Pelaksana Lapangan wajib memastikan
    sudutan jalan (posisi acuan/mal) tidak ada yang kopong sehingga harus
                                                                    
    dipadatkan dengan menggunakan concrete vibrator dan meratakan   
    bagian permukaan dengan jidar sesuai dengan ketebalan dan elevasi
                                                                    
    rencana;                                                        
i)  Beton tergelar sebelum kering dibuat menjadi kasar dengan membuat
                                                                    
    alur (grooving) pada arah melintang jalan;                      
j)  Setelah dilakukan grooving dan beton mulai mengikat (pengikatan awal),
                                                                    
    permukaan beton diberikan curing compound atau pembungkusan     
    dengan bahan penyerap air seperti penutupan dengan geotextile/karung
    goni yang basah paling sedikit 3 hari sejak dari pengecoran. Jika
                                                                    
    menggunakan acuan/mal yang terbuat dari kayu maka harus         
    dipertahankan basah setiap saat untuk mencegah terbukanya       
                                                                    
    sambungan-sambungan dan pengeringan beton;                      
k)  Dalam kondisi beton sudah mulai mengeras, Pelaksana Lapangan    
                                                                    
    menginstruksikan kepada pekerja untuk membuat joint sealant     
    menggunakan alat concrete cutting dengan jarak dan ketebalan yang
                                                                    
    telah ditentukan yang dilakukan secara melintang;               
l)  Bekas joint sealant diisi dengan material yang fleksibel (tidak kaku)
                                                                    
    sesuai dengan spesifikasi;                                      
m)  Di akhir pekerjaan fisik kegiatan, penyedia wajib menyiapkan rambu
                                                                    
    penutupan jalan sampai pembukaan lalu lintas setelah mendapat ijin
    dari Tim Teknis atau Konsultan Supervisi; dan                   
                                                                    
n)  Sebelum dilakukan serah terima pekerjaan, penyedia wajib        
    membersikan lokasi kegiatan seperti melepas acuan/mal, membuang 
                                                                    
    bongkaran beton dan lainnya.                                    
                                                                    
                                                                    
Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal                                    
1. Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                      
   Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat
                                                                    
   seperti Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi
   daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
                                                                    
   mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati
   kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran beraspal. Selain itu dapat
                                                                    
   menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan.
   Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi
                                                                    
   dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan pekerjaan  
   Prime Coat antara lain:                                          
                                                                    
   •  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
      terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air       
                                                                    
      compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada  
      sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;              
                                                                    
   •  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya  
      pada permukaan lapisan pondasi agregat;                       
   •  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
      ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
                                                                    
      diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
      penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;         
                                                                    
   •  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
      mengganggu pekerjaan;                                         
                                                                    
   •  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
      perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
                                                                    
      dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                               
   •  Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
                                                                    
      sprayer.                                                      
2. Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                              
                                                                    
   Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
   lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
                                                                    
   semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
   akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
                                                                    
   baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
   terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi  
                                                                    
   perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
   lain: