Peningkatan Jalan Lingkar Utara Kec. Bekasi Utara

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10073279000
Date: 19 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 4,750,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 4,645,740,971
Winner (Pemenang): CV Surya Adhitama
NPWP: 03*7**2****32**0
RUP Code: 59575816
Work Location: Bekasi Utara - Bekasi (Kota)
Participants: 65
Applicants
Reason
CV Surya Adhitama
03*7**2****32**0Rp 4,495,683,937-
0313158792005000--
0946821964432000--
0315562009435000--
0705288926407000--
0926674441419000--
0710755067407000Rp 4,189,981,9921. Kolom 2 dan 3 tabel IBPRP dokumen RKK tidak sesuai LDP 2. Pengalaman Pelaksana jalan kurang dari 2 tahun 3. Tidak melampirkan bukti kepemilikan excavator dari pemberi sewa 4. Tidak melampirkan bukti kepemilikan breaker excavator
CV Masa Agung Jaya
09*9**9****01**0Rp 4,233,909,1891. Kolom 2 dan 3 tabel IBPRP dokumen RKK tidak sesuai LDP 2. Masa berlaku Hasil Pemeriksaan dan Pengujian alat Uji tandem roller habis per maret 2025 3. Setelah dilakukan Klarifikasi Hasil Pemeriksaan Peralatan Asphalt finisher, Pnematic Tyre Roller dan Asphalt sprayer Tidak sesuai dengan yang Dipersyaratkan
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0Rp 3,719,730,730Tanggal Penilaian Kinerja Terbit sebelum Tanggal FHO
0844132886028000Rp 3,752,861,7961. Terdapat ketidak sesuaian nomor seri alat pneumatic tyre roller antara kwitansi dengan Hasil Pemeriksaan dan Pengujian 2. Dump Truck B 9796 SYU (tidak melampirkan Hasil Uji Berkala), Dump Truck T 9691 TI (Hasil Uji Berkala habis per 24 Juni 2025), Dump Truck T 9374 DI (kapasitas lebih dari yang dipersyaratkan)
0438850315451000Rp 3,855,965,0061. Tidak melampirkan Hasil Pemeriksan dan Pengujian alat asphalt sprayer 2. Tidak melampirkan bukti kepemilikan breaker untuk alat excavator
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0Rp 3,911,621,6011. Terdapat ketidak sesuaian antara invoice (Rutra) dengan Hasil Pemeriksaan dan Pengujian (Sakai) alat asphalt sprayer 2. Setelah dilakukan klarifikasi, Perjanjian sewa peralatan excavator tidak diterbitkan oleh pemberi sewa
0719665150432000--
CV Putra Gilbar Permata
09*3**2****07**0--
0752554121407000--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
0314592635002000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
0713003648419000--
0016287393003000--
CV Rileq Konstruksi
00*4**4****05**0--
0763494457435000--
0311592992417000--
0849107420412000--
0914537014444000--
0030147128008000--
0940117245443000--
0413457664001000--
0838242774412000--
0021456678008000--
0018171546001000--
0210931598425000--
CV Bangun Jaya Baru
03*5**8****07**0--
0623474061418000--
0862207206426000--
PT Assa Putra Properti
08*7**9****07**0--
0315562736435000--
0033353632429000--
0313855454412000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
0956481832427000--
Said Budairy
36*1**2****60**4--
0838554707021000--
Artha Unggul Jaya
06*4**1****08**0--
0021084900405000--
Drie Karya Cemerlang
05*8**1****68**0--
0013396254001000--
0839589280027000--
0923682603439000--
Mega Galaksi
10*0**0****63**3--
0026656017407000--
CV Hri Portibi
07*8**5****11**0--
0536390339005000--
0031503170042000--
0916336340117000--
0723660890412000--
0015715287001000--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
CV Lirita Anugerah Sejati
00*9**3****27**0--
0722968047442000--
0011320280443000--
0832454904435000--
Cahaya Surya Imani
08*8**7****35**0--
0702581570442000--
PT Alhadi Karya Bersaudara
03*5**7****35**0--
Attachment
Uraian Pekerjaan Konstruksi                        
Metode kerja yang dapat digunakan pada Peningkatan Jalan Lingkar Utara
                                                                    
Kec. Bekasi Utara, antara lain:                                     
Metode Kerja Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal                       
                                                                    
a)  Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                     
    Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat
                                                                    
    seperti Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi
    daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
                                                                    
    mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati
    kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran beraspal. Selain itu dapat
                                                                    
    menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan.
    Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi
                                                                    
    dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan pekerjaan 
    Prime Coat antara lain:                                         
                                                                    
        1.  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus     
            dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor
                                                                    
            angin (air compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau
            debu yang ada sehingga tekstur perkerasan lama terlihat 
                                                                    
            jelas;                                                  
        2.  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat  
            hanya pada permukaan lapisan pondasi agregat;           
                                                                    
        3.  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut
            nosel, ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian   
                                                                    
            batang penyemprot diatur sedemikian rupa disesuaikan    
            dengan jarak nosel agar diperoleh penyemprotan yang     
                                                                    
            tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;                     
        4.  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar
                                                                    
            tidak mengganggu pekerjaan;                             
        5.  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin
                                                                    
            dengan perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai 
            dengan spesifikasi dan petunjuk Direksi Pekerjaan;      
                                                                    
        6.  Hasil pencampuran dimasukkan ke  dalam  asphalt         
            distributor/asphalt sprayer.                            
                                                                    
b)  Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                             
    Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
                                                                    
    lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
    semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
    akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
                                                                    
    baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
    terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi 
                                                                    
    perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
    lain:                                                           
                                                                    
        1.  Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih  
            dahulu dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan 
                                                                    
            menggunakan kompresor angin (air compressor);           
        2.  Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack
                                                                    
            coat mulai dihampar secara merata dengan menggunakan    
            asphalt spayer tujuannya untuk merekatkan antara        
                                                                    
            permukaan lama dengan yang baru (AC-WC - Levelling);    
        3.  Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan    
                                                                    
            komposisi sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan    
            sehingga menjadi campuran aspal cair;                   
                                                                    
        4.  Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper
            test di lokasi pekerjaan.                               
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
             Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat        
                                                                    
                                                                    
c)  Pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston / AC-WC)                    
    Berikut tahapan pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston /AC-WC) :   
                                                                    
        1.  Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck
            tiba di lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin    
                                                                    
            penghampar (finisher) dengan temperatur suhu antara 130 0C
            - 150 0C. Pelaksana Lapangan wajib melakukan pengecekan 
                                                                    
            temperatur aspal yang disaksikan oleh Pelaksana Teknis atau
            pengawas Lapangan serta didokumentasikan;               
                                                                    
        2.  Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada
            mesin penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan  
                                                                    
            dan gigi perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas,
            sementara mesin penghampar mendorong dump truk ke       
            depan;                                                  
                                                                    
        3.  Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran     
            dibiarkan mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi.     
                                                                    
            Kemudian campuran beraspal mengalir dari hopper sepanjang
            batang ulir (auger) dan membagi rata keluar mesin       
                                                                    
            penghampar yang diratakan dengan screed;                
        4.  Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan   
                                                                    
            campuran beraspal panas serta menghaluskan permukaan    
            hamparan campuran beraspal dengan pelat pemadat (tamper)
                                                                    
            sebelum dilakukan pemadatan awal (break down rolling)   
            dengan mesin pemadat roda baja (tandem roller) pada     
                                                                    
            temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian, petugas      
            memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila  
                                                                    
            perlu merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu    
            (rakes). Selanjutnya campuran beraspal digilas dengan   
                                                                    
            tandem roller sebanyak 1 - 2 lintasan;                  
        5.  Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan     
                                                                    
            pemadatan antara (intermediate rolling) menggunakan     
            pneumatic tyre roller (PTR). Kondisi aspal berada pada  
            temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C yang artinya selama
                                                                    
            pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak boleh kurang
            dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan   
                                                                    
            antara intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan
            sampai medekati kepadatan standar kerja (Job Standar    
                                                                    
            Density). Selanjutnya pemadatan akhir (finish rolling)  
            menggunakan tandem roller dihampar pada temperatur suhu 
                                                                    
            > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan merapikan alur
            yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre roller;  
                                                                    
        6.  Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan   
            dibuat dan mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus
                                                                    
            maupun pada tikungan;                                   
        7.  Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur
                                                                    
            ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus
            saling menutup dengan lebar yang cukup;                 
        8.  Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan
            15 cm di sebelah luar yang telah digilas;               
                                                                    
        9.  Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda      
            sering dibasahi dengan air;                             
                                                                    
        10. Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix
            Design) yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai  
                                                                    
            spesifikasi teknik yang disyaratkan;                    
        11. Perawatan dan perlindungan aspal :                      
                                                                    
            -  Perlindungan perkerasan yang sudah selesai           
            -  Perlindungan terhadap hujan                          
                                                                    
            -  Toleransi tebal                                      
Pembukaan dan pembatasan lalu lintas