| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0016338378311000 | Rp 447,631,920 | 90.7 | - | |
| 0016706616311000 | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian Kulifikasi | |
| 0016339103311000 | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian Kulifikasi | |
| 0015215668201000 | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian Kulifikasi | |
| 0802823336542000 | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian Kulifikasi | |
| 0027458025311000 | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian Kulifikasi | |
| 0032007452311000 | - | 44.77 | Tidak Lulus Ambang Batas unsur Pengalaman Kerja Profesional | |
| 0416637270311000 | - | 79.34 | Tidak Lulus Ambang Batas unsur Pengalaman Kerja Profesional | |
| 0016335440311000 | - | - | - | |
| 0015273832311000 | - | - | - | |
| 0015911134311000 | - | - | - | |
| 0942467846504000 | - | - | - | |
PT Pribia Jaya Persada | 06*8**5****28**0 | - | - | - |
PT Archdecons Gubah Gemilang | 02*2**7****11**0 | - | - | - |
| 0744918731311000 | - | - | - | |
| 0750212045311000 | - | - | - | |
| 0016705998311000 | - | - | - | |
CV Prama Karya Nusantara | 04*2**9****28**0 | - | - | - |
| 0016336299311000 | - | - | - | |
| 0030657852311000 | - | - | - | |
PT Pandu Satya Perkasa | 00*3**1****11**0 | - | - | - |
6. LINGKUP a. Lingkup Kegiatan Belanja Jasa Konsultasi Perencanaan Teknis
KEGIATAN,
Jalan Kewenangan Provinsi Bengkulu :
LOKASI
KEGIATAN, DATA
1. Jasa Survey :
DAN FASILTAS
PENUNJANG a. Survey Pendahuluan
SERTA ALIH
b. Survey Hidrologi
PENGETAHUAN
c. Survey Lalu lintas Harian (LHR)
d. Survey Topografi
2. Jasa Desain Engineering :
a. Desain Teknik
b. Mekanika Tanah
c. Perhitungan Kuantitas dan Harga
d. Penyiapan Dokumen persiapan tender (EE, KAK, Spesifikasi,
dll)
Lingkup pekerjaan jasa konsultan :
Lingkup pekerjaan Konsultan untuk pekerjaan ini mencakup
beberapa bidang study, study detail, jasa desain dan Engineering.
Secara detail akan diuraikan sebagai berikut :
a. Bidang Studi
Bidang study dalam pekerjaan ini mencakup beberapa
pekerjaan yaitu Rencana Pendahuluan (survey Pendahuluan),
Topografi dan Penyelidikan tanah serta perhitungan
konstruksi.
1. Survey Pendahuluan
Pada pekerjaan survey ini konsultan diwajibkan mengecek
semua data-data dilapangan, memberi saran-saran
seperlunya serta mengambil keputusan apa yang harus
dilakukan pada saat desain.
Tugas Tim Survey pendahuluan :
a. Mencatat kerusakan jalan dan drainase/pengaman badan
jalan lama dan penyebabnya.
b. Menentukan type pondasi perkerasan yang baik untuk
lokasi tersebut sehubungan material dan kondisi tanah.
c. Menentukan letak, jumlah serta panjang jalan dan
drainase/pengaman badan jalan.
d. Mencatat material yang tersedia disekitar lokasi,
menyarankan jenis konstruksi yang paling efisien sesuai
dengan meterial yang tersedia.
e. Membuat sketsa situasi jalan dan drainase/pengaman
badan jalan baru terhadap jalan lama serta profil jalan
yang ada.
f. Mencatat harga-harga satuan yang ada pada daerah
tersebut.
g. Data lain yang diperlukan.
2. Survey Hidrologi/Saluran samping jalan
Konsultan harus memberikan perhatian khusus dalam
pengumpulan data dan pengujian data yang didapat untuk
digunakan pada analisa drainase jalan (Gejala arah dan
kecepatan aliran, jenis/sifat erosi maupun pengendapan,
daerah banjir, tinggi air banjir/air normal dan lain-lainnya)
a. Daerah aliran (cathment area) dari setiap gejala aliran air
harus mempelajari dengan cermat dari peta
topografi/geologis maupun pemeriksaan langsung
ditempat.
b. Analisa hidrologi saluran samping dengan berpedoman
pada dimensi saluran yang sudah ada.
3. Topografi dan trace Jalan
Dalam bidang topografi dan trace jalan ini dipelajari lokasi
As jalan baru. Lokasi jalan baru ini dapat tetap dilokasi
yang sama atau dapat juga pindah pada lokasi yang lain
sesuai dengan saran yang diberikan pada rencana
pendahuluan.
4. Survey Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR)
Konsultan wajib melakukan Survey Lalu lintas Harian
Rata-rata (LHR) untuk menentukan struktur jalan yang
akan direncanakan.
5. Klasifikasi Tanah
Bidang study dapat mengklasifikasikan jenis tanah,
diperlukan suatu penyelidikan geoteknik dengan
persyaratan yang sesuai dengan kondisi dan situasi jalan
baru.
b. Perencanaan Mendetail
Pada perencanaan ini dilaksanakan beberapa jenis pekerjaan
yaitu :
1. Survey topografi dan trace Jalan
2. Penyelidikan geoteknik
3. Kriteria Perencanaan
4. Rencana kerekayasaan yang terperinci dan gambar
5. Spesifikasai Teknik
6. Perkiraan Biaya
7. Dokumen persiapan tender (KAK, dll)
Pembuatan Rencana Teknis Jalan dibagi dalam beberapa proses :
a. Survey Pendahuluan
Untuk pelaksanaan survey ini konsultan diwajibkan untuk
membentuk tim yang terdiri dari personil yang mempunyai
pengalaman yang cukup dalam bidangnya. Bersama dengan
pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi untuk
mendiskusikan segala hal yang bersangkutan dengan jalan yang
ditangani. Konsultan diwajibkan mengumpulkan sebanyak
mungkin data-data yang diperlukan :
1. Data mengenai kondisi jalan dan bagian-bagian yang rusak
2. Data banjir dan erosi
3. Bahan-bahan yang tersedia yang dapat menentukan macam
konstruksi
4. Data lain yang dianggap penting
5. Usulan lainnya.
Selama survey pendahuluan, konsultan diwajibkan mengecek
semua data tersebut dilapangan, memberi koreksi seperlunya
serta mengambil keputusan apa yang harus dilakukan pada saat
desain.
Semua hasil survey pendahuluan harus dilaporkan dalam bentuk
laporan survey pendahuluan lengkap photo (asli)
b. Pengukuran Topografi
Pengukuran ini dilakukan sepajang lokasi as jalan dan baru,
dengan tambahan pengukuran detail pada tempat yang
memerlukannya atau pemindahan lokasi jalan, sehingga didapat
realigment as jalan dengan standart yang dikendaki. Jenis
pengukuran ini adalah :
a. Pengukuran titik kontrol Horizontal dan vertical.
b. Pengukuran titik situasi.
c. Pengukuran Penampang memanjang dan melintang.
d. Pengukuran ditempat realigment
c. Perhitungan dan Penggambaran
Titik pengukuran harus dihitung koordinatnya berdasarkan titik
ikat yang mempergunakan perhitungan berdasarkan pada
metode tertentu. Penggambaran titik pengukuran harus
berdasarkan pada perhitungan titik koordinat. Pengukuran titik
pengukuran sama sekali tidak diperkenankan secara grafis.
Gambar ukur yang berupa gambar situasi harus digambar pada
kertas standar dengan skala tertentu dan garis tinggi interval
tertentu. Ketinggian titik detail harus tercantum dalam gambar
ukur, begitu pula semua keterangan yang penting. Titik ikat
serta titik ikat baru harus dimasukkan dalam gambar dengan
diberi tanda khusus. Ketinggian titik perlu juga dicantumkan.
Daftar koordinat beserta ketinggian titik poligon utama harus
dilampirkan.
d. Penyelidikan Tanah dan Material
Kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Mengadakan peninjauan kembali terhadap semua data dan
material yang ada serta selanjutnya mengadakan
penyelidikan tanah dan material sepanjang proyek jalan
tersebut, yang akan dilakukan berdasarkan survey langsung
dilapangan.
b. Pada lokasi rencana konstruksi jalan dan bangunan lain yang
besar harus diadakan penyelidikan kondisi sub surfacenya.
c. Menyelidiki lokasi sumber material yang ada di sekitar lokasi
proyek beserta perkiraan jumlahnya untuk pekerjaan struktur
jalan dan bangunan pelengkap lainnya, termasuk pembuatan
jalan pendekat, semua ini harus dibuat perhitungannya.
Selama berlangsungnya pekerjaan, setiap kemajuan sesuai
dengan lingkup tugasnya harus dilaporkan kepada pemberi
kerja. Setiap hasil perencanaan teknis harus diketahui dan
disetujui oleh PA (Pengguna Anggaran), sebelum hasil tersebut
dituangkan dalam dokumen lelang. Hasil akhir dalam laporan
perencanaan teknis harus mencakup seluruh bagian jalan yang
tercantum dalam TOR lengkap dengan gambarnya.