| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0714250479008000 | Rp 1,974,995,250 | - | |
| 0820593606404000 | Rp 2,332,346,430 | Tidak dievaluasi karena tidak termasuk dalam 3 penawaran terendah | |
| 0024056962404000 | Rp 2,253,738,567 | Tidak dievaluasi karena tidak termasuk dalam 3 penawaran terendah | |
| 0312341480435000 | Rp 1,997,556,000 | Tidak lulus evaluasi teknis karena : 1.Tidak melampirkan sertifikat Postel (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo; 2.Surat dukungan yang dilampirkan untuk Perangkat Sensor Meteorologi bukan dari distributor resmi dan/atau Principal; 3.Garansi resmi yang dilampirkan untuk peralatan Sensor Meteorologi bukan dari produsen/pabrikan atau agen/distributor resmi di Indonesia. | |
| 0666647680424000 | Rp 2,139,594,375 | Tidak memiliki pengalaman Penyediaan barang pada divisi yang sama paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman; | |
| 0721633741405000 | - | - | |
PT Detech Amenity Indonesia | 02*9**7****04**0 | - | - |
PT Oseanland Survei Indonesia | 09*0**0****35**0 | - | - |
| 0210798070411000 | - | - | |
| 0018282046013000 | - | - | |
| 0901924746015000 | - | - | |
| 0026053652002000 | - | - | |
CV Arata Sagara | 10*1**1****33**8 | - | - |
| 0314987546403000 | - | - | |
| 0935915421039000 | - | - | |
| 0720111772008000 | - | - | |
| 0027483502008000 | - | - | |
| 0020099412607000 | - | - | |
| 0415249572432000 | - | - | |
| 0026488718411000 | - | - | |
| 0032230138027000 | - | - | |
Permata Emas Berlian | 06*7**1****48**0 | - | - |
| 0024154528017000 | - | - | |
| 0401609649422000 | - | - | |
| 0020657193202000 | - | - | |
| 0022863377077000 | - | - | |
CV Nafara Karya Consultant | 05*4**7****23**0 | - | - |
Anis Prima Persada | 03*8**5****29**0 | - | - |
PT Hepta Kimpada Indonesia | 06*0**0****13**0 | - | - |
| 0024146391013000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENGADAAN PERALATAN, PEMBANGUNAN PILAR, DAN INSTALASI
STASIUN INA-CORS UNTUK MENDUKUNG SRGI DI PULAU KALIMANTAN
DIREKTORAT SISTEM REFERENSI GEOSPASIAL
TAHUN 2025
Pembangunan infrastruktur geospasial nasional berbasis referensi tunggal sangat penting
dalam mendukung penyediaan informasi geospasial dasar untuk berbagai kebutuhan, termasuk
perencanaan pembangunan, pemetaan skala besar, pengelolaan sumber daya alam, serta mitigasi
bencana. Salah satu wujud dari infrastruktur tersebut adalah Stasiun Ina-CORS (Indonesian
Continuously Operating Reference Station), yaitu stasiun referensi GNSS yang beroperasi secara
kontinu dan menjadi bagian dari Jaring Kontrol Geodesi dalam kerangka Sistem Referensi
Geospasial Indonesia (SRGI).
Kegiatan Pengadaan Peralatan, Pembangunan Pilar, dan Instalasi Stasiun Ina-CORS di Pulau
Kalimantan tahun 2025 merupakan bagian dari upaya memperluas cakupan layanan dan
meningkatkan ketelitian data geospasial di wilayah Kalimantan. Kegiatan ini dilaksanakan
mengacu pada beberapa dasar hukum di antaranya:
1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial yang telah diubah
dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Informasi
Geospasial;
3. Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Gempa Bumi dan
Peringatan Dini Tsunami;
4. Peraturan BIG Nomor 13 Tahun 2021 tentang Sistem Referensi Geospasial Indonesia.
Pada tahun 2025, akan dibangun 5 Stasiun Ina-CORS dengan rincian 2 stasiun di Kalimantan
Timur dan 3 stasiun di Kalimantan Tengah. Pembangunan ini mencakup kegiatan survei lokasi,
pengadaan peralatan, pembangunan pilar, instalasi perangkat sistem, hingga pelaporan kegiatan.
Setiap stasiun dilengkapi dengan peralatan utama seperti GNSS receiver dan antena, sensor
meteorologi, sistem daya berbasis AC PLN, sistem proteksi petir, modem LTE, serta panel dan
perangkat pendukung lainnya.
Sistem ini dapat menyediakan data koreksi posisi secara real-time dengan tingkat akurasi
tinggi yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Dengan lokasi stasiun yang tersebar dari Sabang
sampai Merauke, Ina-CORS berperan penting dalam mendukung berbagai kebutuhan survei dan
pemetaan skala besar, survei geospasial, penelitian geodinamika, serta sektor-sektor strategis
seperti pertanahan, konstruksi, pertanian presisi, dan mitigasi bencana. Sebagai infrastruktur
geospasial nasional, Ina-CORS menjadi pondasi penting dalam penyediaan data posisi yang andal
untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan tata kelola wilayah yang lebih baik di
Indonesia. Oleh karena itu, guna memperkuat jaringan referensi geospasial nasional dan
meningkatkan jangkauan layanan di wilayah Kalimantan, BIG akan membangun 5 Ina-CORS pada
tahun 2025 yang terletak di Pulau Kalimantan.
Tabel Spesifikasi Set Sistem Peralatan Ina-CORS
No Jenis Peralatan Satuan Jumlah
1 GNSS Receiver Unit 5
2 GNSS Antenna Unit 5
3 Sensor Meteorologi Unit 5
4 Automatic Charger (AC PLN) Unit 5
5 DC Distribution (AC PLN) Unit 5
No Jenis Peralatan Satuan Jumlah
6 RF Surge Protection Unit 5
7 Data Line Surge Protection Unit 5
8 Box Panel Stasiun CORS Unit 5
9 Baterai Kering 26 Ah (AC PLN) Unit 5
10 Mounting Unit 5
11 Penangkal Petir Unit 5
12 Modem GPRS LTE Unit 5