Data Geospasial Dasar Wilayah Pantai Skala 1:5.000 Dengan Metode Survei Batimetri Singlebeam Echosounder Untuk Pengolahan Satellite Derived Bathymetry (Sdb) Di Wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Dan Sulawesi Selatan

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 2065399
Date: 18 March 2024
Year: 2024
KLPD: Badan Informasi Geospasial
Work Unit: Sekretariat Utama Badan Informasi Geospasial
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Dua File - Sistem Nilai
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,264,923,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,264,618,685
Winner (Pemenang): PT Tortuga Xcel Dynamics
NPWP: 3*4**0****21**0
RUP Code: 50440396
Work Location: Pangkajene Kepulauan, Kepulauan Selayar, Takalar, Kota Makasar, Burru, Mamuju, Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe - Manado (Kota)|Pangkajene Kepulauan, Kepulauan Selayar, Takalar, Kota Makasar, Burru, Mamuju, Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe - Mamuju (Kab.)|Pangkajene Kepulauan, Kepulauan Selayar, Takalar, Kota Makasar, Burru, Mamuju, Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe - Makassar (Kota)
Participants: 38
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
PT Tortuga Xcel Dynamics
03*4**0****21**0Rp 1,011,694,94892.594.75-
0011050952441000-91.5-Tidak memenuhi skor ambang batas unsur peralatan karena tidak melampirkan dokumen kalibrasi alat untuk peralatan Singlebeam Echosounder
0866774177013000---Tidak lulus evaluasi kualifikasi karena Tidak memiliki pengalaman penyediaan jasa pada divisi 83: Jasa ahli, teknis dan jasa bisnis lainnya paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak
0021926001404000-82.75-Tidak memenuhi skor ambang batas teknis karena: 1. Tidak memenuhi skor ambang batas unsur personil karena personil atas nama Pebrian Setiyobudi tidak melampirkan sertifikat Teknisi Hidrografi jenjang 5 atau surat pernyataan akan mengikuti proses sertifikasi hingga selesai yang telah ditandatangani; 2. Tidak memenuhi skor ambang batas unsur peralatan karena tidak melampirkan dokumen kalibrasi alat untuk peralatan Singlebeam Echosounder
Nusaprima Melona Krayan
06*5**3****21**0-83.75-Tidak memenuhi skor ambang batas teknis karena tidak memenuhi skor ambang batas unsur personil karena personil atas nama Muhammad Zidan tidak melampirkan sertifikat Operator Utama Survei Terestris jenjang 4 atau surat pernyataan akan mengikuti proses sertifikasi hingga selesai yang telah ditandatangani
0936031095542000-56.75-Tidak memenuhi skor ambang batas teknis karena: 1. Tidak memenuhi skor ambang batas unsur pendekatan dan metodologi karena spesifikasi teknis pekerjaan tidak sesuai dengan KAK; 2. Tidak memenuhi skor ambang batas unsur personil karena kualifikasi personil atas nama DANANG MAULANA ARIF, S.Geo, M.Sc, DIAN PRABANTORO, S.S dan MUHAMMAD ARIF TRISNANTO, S.S tidak sesuai dengan KAK; 3. Tidak memenuhi skor ambang batas unsur peralatan karena tidak melampirkan dokumen kalibrasi alat untuk peralatan Singlebeam Echosounder
0734371412013000----
0757162631043000----
0011051976424000----
Indosol Integriti Sistem
07*2**5****11**0----
Firma Kjsb Subkhi Abdul Hakim At Tigholy Dan Rekan
0531623874501000----
0017089699429000----
0019772557429000----
0013009923093000----
0712545136422000----
0849077599605000----
Kjsb Gumilar Dan Rekan
04*5**4****29**0----
0020810248422000----
PT Aerial Photography Indonesia
03*6**1****03**0----
0013676028013000----
0011310299441000----
0866775505013000----
0016468944019000----
0838200632017000----
0030433981404000----
0312890650429000----
0938544913801000----
CV Menara Design Consultant
06*2**0****05**0----
0014460661509000----
0026053652002000----
0211181755429000----
0932560790429000----
PT Oseanland Survei Indonesia
09*0**0****35**0----
0714250479008000----
0668959372606000----
0865759963542000----
0311924856421000----
Arkhon Engineering Solution
06*6**2****31**0----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
          PUSAT PEMETAAN KELAUTAN DAN LINGKUNGAN PANTAI                 
                   BADAN INFORMASI GEOSPASIAL                           
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 SATUAN KERJA SEKRETARIAT UTAMA                         
        PPK DEPUTI BIDANG INFORMASI GEOSPASIAL DASAR 1 (SATU)           
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
   DATA GEOSPASIAL DASAR WILAYAH PANTAI SKALA 1:5.000 DENGAN METODE     
SURVEI BATIMETRI SINGLEBEAM ECHOSOUNDER UNTUK PENGOLAHAN SATELLITE      
DERIVED BATHYMETRY (SDB) DI WILAYAH SULAWESI UTARA, SULAWESI BARAT DAN  
                        SULAWESI SELATAN                                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                      TAHUN ANGGARAN 2024                               
                    URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                        
  DATA GEOSPASIAL DASAR WILAYAH PANTAI SKALA 1:5.000 DENGAN METODE      
    SURVEI BATIMETRI SINGLEBEAM ECHOSOUNDER UNTUK PENGOLAHAN            
 SATELLITE DERIVED BATHYMETRY (SDB) DI SULAWESI UTARA, SULAWESI BARAT   
                      DAN SULAWESI SELATAN                              
Latar Belakang                                                          
                                                                        
   Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi  
Undang-Undang tertuang pada Pasal 20 terkait perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun
2011 tentang Informasi Geospasial, perubahan Pasal 7 ayat (3) menjelaskan Peta
Rupabumi Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup wilayah darat dan
wilayah laut, termasuk wilayah pantai. Salah satu unsur Peta Rupabumi Indonesia di wilayah
pantai adalah Garis Pantai. Sehingga untuk pemenuhan informasi geospasial di wilayah
pantai diperlukan pemetaan garis pantai.                                
                                                                        
   Selanjutnya pada Pasal 13 ayat (1) menyebutkan bahwa garis pantai merupakan garis
pertemuan antara daratan dengan lautan yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
Kemudian pada ayat (2), dinyatakan bahwa garis pantai terdiri atas: garis pantai surut
terendah, garis pantai pasang tertinggi dan garis pantai muka air laut rata-rata.
                                                                        
   Garis pantai memiliki peranan penting dalam perencanaan pembangunan di wilayah
pesisir, dalam penentuan batas administrasi suatu wilayah, penentuan kewenangan
pengelolaan sumber daya laut provinsi, rencana tata ruang laut termasuk zonasi, pemetaan
potensi bencana, dan sebagainya.                                        
                                                                        
   Pemenuhan data garis pantai menjadi salah satu tugas dan fungsi dari Pusat Pemetaan
Kelautan dan Lingkungan Pantai. Selaras dengan Perpres No. 18 tahun 2020 tentang
RPJMN 2020-2024 terkait penyediaan peta skala besar, Pusat Pemetaan Kelautan dan
Lingkungan Pantai telah menyusun program percepatan Pemetaan Garis Pantai Prioritas
Skala Besar.                                                            
                                                                        
   Urgensi percepatan pemenuhan data garis pantai skala besar dilakukan melalui
kegiatan pembentukan garis pantai menggunakan metode Satellite Derived Bathymetry
(SDB) pada wilayah perairan jernih yang sulit diakses.                  
                                                                        
   Dengan metode tersebut akan dihasilkan DG dasar berupa data pengamatan GNSS
dan data kedalaman sebagai data masukan (data training dan data testing) yang digunakan
untuk melakukan pengolahan Satellite Derived Bathymetry (SDB) hingga menghasilkan
Digital Elevation Model (DEM) pantai yang akan digunakan untuk ekstraksi garis pantai
muka laut rata-rata dan surut terendah.                                 
                                                                        
Maksud dan Tujuan                                                       
                                                                        
   Pekerjaan ini dimaksudkan untuk memperoleh data pengamatan GNSS dan data
kedalaman sebagai data masukan (data training dan data testing) yang digunakan untuk
melakukan pengolahan Satellite Derived Bathymetry (SDB). Adapun tujuannya adalah
tersedianya DG dasar berupa data pengamatan GNSS dan Data kedalaman untuk
membentuk Digital Elevation Model (DEM) pantai yang akan digunakan untuk ekstraksi garis
pantai muka laut rata-rata dan surut terendah.                          
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Target dan Sasaran                                                      
                                                                        
   Target/sasaran dari kegiatan ini adalah tersedianya data Geospasial Dasar berupa Data
Pengamatan GNSS dan Data kedalaman pada 40 titik lokasi survei di wilayah Sulawesi
Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Adapun Lokasi Data Geospasial Dasar
Wilayah Pantai Skala 1:5.000 dengan Metode Survei Batimetri Singlebeam Echosounder
untuk Pengolahan Satellite Derived Bathymetry (SDB) di Sulawesi Utara, Sulawesi Barat
dan Sulawesi Selatan sebagai berikut.                                   
                    Tabel 1. Sebaran Titik Lokasi Pekerjaan             
                                                                        
      Provinsi                  Jumlah titik lokasi survei              
                                                                        
      Sulawesi Utara                  12                                
                                                                        
      Sulawesi Barat                   4                                
                                                                        
      Sulawesi Selatan                24                                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
 Gambar 1. Lokasi Kegiatan Data Geospasial Dasar Wilayah Pantai Skala 1:5.000 dengan
  Metode Survei Batimetri Singlebeam Echosounder untuk Pengolahan Satellite Derived
      Bathymetry (SDB) di Sulawesi Utara, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan
                                                                        
   Waktu pelaksanaan yang diperlukan dalam pelaksanaan Kegiatan Data Geospasial
Dasar Wilayah Pantai Skala 1:5.000 dengan Metode Survei Batimetri Singlebeam
                                                                        
                                                                        
Echosounder untuk Pengolahan Satellite Derived Bathymetry (SDB) di Sulawesi Utara,
Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan adalah sebagai berikut:             
                                                                        
               Tabel 2. Tahapan dan Waktu Pelaksanaan Pekerjaan         
                                                                        
 No                  Tahapan Kegiatan                Jumlah Hari        
                                                                        
                                                                        
 1 Penandatangan Kontrak                                                
   Persiapan                                                            
     ● Pembuatan Rencana Detail Pelaksanaan Pekerjaan   15              
 2                                                                      
     ● Pengurusan Administrasi Survei                                   
     ● Survei Pendahuluan dan pengiriman peralatan                      
   Akuisisi dan pengolahan untuk menghasilkan DG Dasar dari Survei      
   Batimetri                                                            
      ● Mobilisasi                                                      
      ● Pembuatan Base Station                                          
 3    ● Pengukuran Base Station                         80              
      ● Pemeruman Menggunakan SBES                                      
      ● Pengolahan Data Hasil Pengukuran Base Station                   
      ● Pengolahan Data SBES                                            
                                                                        
      ● Demobilisasi                                                    
   Kompilasi laporan (laporan persiapan, laporan harian, laporan        
 3                                                      5               
   bulanan, laporan termin, laporan akhir)