| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0017887233821000 | - | - | |
| 0018893180821000 | - | - | |
| 0025734435831000 | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
PT Geoinfotech Indonesia | 01*5**5****05**0 | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi |
| 0856741509822000 | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
Pelita Babbul Rizki | 04*5**0****24**0 | - | - |
CV Yasnaya Twins | 09*9**2****22**0 | - | - |
PT Mimpi Langit Gorontalo | 10*0**0****68**8 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
SURVEY KONDISI JALAN DAN JEMBATAN (PKRMS)
SUMBER DANA : DANA ALOKASI UMUM (DBH)
KAB. BOLAANG MONGONDOW UTARA
TAHUN 2025
RUANG LINGKUP KEGIATAN
. LINGKUP PEKERJAAN
a. SURVEY KONDISI JALAN
a. Persiapan
1) Penyusunan jadwal pelaksanaan.
2) Koordinasi dengan pihak terkait di lingkungan Dinas PUTR Kabupaten
Bolaang Mongondow Utara dan instansi dinas terkait.
3) Menyiapkan referensi dalam bentuk studi literatur dan mengumpulkan data
sekunder yang dibutuhkan untuk kegiatan survey;
b. Lingkup pelaksanaan kegiatan meliputi yaitu:
1) Melakukan kegiatan survey lapangan pada obyek survey jalan sesuai
Lampiran.
2) Survey kondisi jalan / Road Condition Survey (RCS) pada ruas jalan
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (terlampir) dilakukan dengan
interval per 100 meter dilengkapi dengan Foto dokumentasi dengan
menampilkan keterangan koordinat, lokasi, tanggal dan keterangan lain
(Geotagging).
3) Pengumpulan data dengan form survey PKRMS untuk kebutuhan running
aplikasi PKRMS.
4) Survey updating data inventarisasi jaringan jalan / Road Networt Inventory
(RNI) pada ruas jalan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
5) Survey LHR (Lalu Lintas Harian Rata-Rata) untuk ruas terpilih.
6) Melaksanakan perekaman video sebagai data pendukung sesuai dengan
kebutuhan.
7) Pemutakhiran dan updating peta digital jaringan jalan berbasis GIS
dengan menampilkan atribut data.
c. Proses dan Hasil Analisa Data
Seluruh data lapangan yang masuk dilakukan analisa teknis yang
disusun dalam tabel-tabel informatif. Dalam analisa harus dilakukan
penilaian kondisi.
Hasil analisa selanjutnya disusun dalam bentuk kesimpulan, saran dan
bentuk penanganan (apabila dibutuhkan).
d. Data Pendukung
1) Kegiatan Operasional Kantor dan lapangan sesuai dengan Lampiran
2) Dokumentasi foto kegiatan di lapangan dan kegiatan dikantor;
3) Pembuatan laporan-laporan sesuai ketentuan KAK
b. SURVEY KONDISI JEMBATAN
a. Tahap Persiapan
I. Tahap persiapan meliputi :
- Persiapan administrasi
- Mobilisasi personil
- Pengumpulan data literatur terkait
- Pengumpulan data
- Perumusan pendekatan dan metodologi
- Penjadwalan rencana kerja dan penugasan personil
- Persiapan survei
- Penyusunan Laporan Pendahuluan
II. Pemeriksaaan Inventarisasi Pendahuluan
Setiap jembatan yang diperiksa terlebih dahulu harus dilakukan
perekaman inventarisasi mutakhir dilengkapi dengan foto lapangan.
Perekaman inventarisasi ini untuk melengkapai / mendukung pelaporan
pemeriksaaan kondisi jembatan sehingga isi pelaporan lebih
komunikatif dan mudah dipahami. Inventarisasi pendahuluan cukup
mencatat / memeriksa :
1. Peta lokasi, Peta situasi dilengkapi arah aliran air disekitar jembatan.
2. Kondisi bentang jembatan antara lain : panjang bentang, lebar
jembatan, jarak antar kerb trotoar, tinggi sandaran, lebar trotoar,
ruang bebas vertikal, penampang bawah jembatan, muka air banjir
tertinggi dll.
3. Foto kondisi jembatan diambil dari arah samping dan dari arah sejajar
jembatan.
b. Tahap Survei Lapangan
Tahap survei lapangan meliputi :
- Survey Kondisi Jembatan
- Survey Inventarisasi Jembatan
- Survey Koordinat Geografis / Survey GPS
- Dokumentasi Pelaksanaan
Survei detail kondisi jembatan meliputi pemeriksaan kondisi jembatan
antara lain pada bagian sebagai berikut :
a. Kerusakan Pada Elemen – Elemen Jembatan ;
1. Kerusakan Pada Aliran Sungai
2. Kerusakan Pada Bangunan Pengaman
3. Kerusakan Pada Timbunan
4. Kerusakan Pada Tanah Bertulang
5. Kerusakan Pada Angker – Jembatan Gantung dan Jembatan Kabel
6. Kerusakan Pada Kepala Jembatan dan Pilar
7. Kerusakan Pada Landasan Penahan Gempa
8. Kerusakan Pada Landasan / Perletakan
9. Kerusakan Pada Pelat dan Lantai
10. Kerusakan Pada Balok / Gelagar Jembatan Beton
11. Kerusakan Pada Gelagar Baja / Rangka Baja
12. Kerusakan Pada Konstruksi / Struktur Jembatan Kayu
13. Kerusakan Pada Konstruksi Jembatan Pelengkung Pasangan Batu /
Pasangan Bata
14. Kerusakan Pada Jembatan Gantung
15. Kerusakan Pada Jembatan Pelat Beton
16. Kerusakan Pada Lantai Jembatan
17. Kerusakan Pada Pipa Drainase Dinding, Pipa Cucuran dan Drainase
Lantai
18. Kerusakan Pada Lapisan Permukaan
19. Kerusakan Pada Sandaran Jembatan
20. Kerusakan Pada Trotoar / Kerb
21. Kerusakan Pada Sambungan Lantai / Ekspansion Joint
22. Kerusakan Pada Rambu – rambu lalu lintas dan Marka Jalan
23. Kerusakan Pada Lampu, Tiang lampu dan Kabel Listrik
24. Kerusakan Pada Bangunan Utilitas
b. Kerusakan Pada Material / Bahan Pembentuk Jembatan
1. Kerusakan Pada Bahan BATU BATA
o Penurunan Mutu Bata atau Batu
o Keretakan
o Permukaan Pasangan yang menggembung
o Bagian yang Pecah atau Hilang.
2. Kerusakan Pada Bahan BETON
o Kerontokan Beton
o Beton Keropos
o Beton yang Berongga / Berbunyi
o Mutu Beton yang jelek
o Rembesan atau Bocoran kedalam Beton
o Retak
o Karat pada besi tulangan
o Kerusakan Komponen karena aus dan pelapukan
o Pecah atau Hilangnya sebagian dari Beton
o Lendutan
3. Kerusakan Pada Bahan BAJA
o Penurunan Mutu dari Cat dan / atau Galvanis
o Karat
o Perubahan Bentuk pada Komponen
o Retak
o Komponen yang rusak atau hilang
o Elemen yang salah
o Kabel Jembatan yang Aus
o Sambungan yang longgar
4. Kerusakan Pada Bahan KAYU
o Pembusukan dan Pelapukan
o Serangan Serangga
o Pecahnya / retaknya Kayu
o Menyerpihnya Papan Lantai
o Cacat pada kayu
o Hancur atau Hilangnya Material
o Menyusutnya Kayu
o Penurunan Mutu Lapisan Pengaman
o Sambungan yang Longgar
Untuk setiap kerusakan yang ditemukan harus dilengkapi dengan rekaman foto.
c. Pemeriksaan Kondisi Pemanfaatan Jembatan
Pada tahap ini dilakukan survei terhadap perilaku lalulintas yang lewat,
apakah beban lalulintas sesuai dengan daya dukung jembatan yang
ada. Lakukan wawancara dengan penduduk setempat untuk
mengetahui lalulintas berat yang kemungkinan lewat dalam waktu
tertentu.
d. Tahap Pengolahan Data Lapangan
Tahap pengolahan data lapangan dan pelaporan meliputi :
- Pengisian Data Lapangan
- Inputing data jembatan ke dalam Sistem Informasi Manajemen
- Rekomendasi program penanganan dari jembatan
Seluruh data lapangan yang masuk dilakukan analisa teknis yang
disusun dalam tabel – tabel informatif. Dalam analisa harus dilakukan
penilaian kondisi pada bagian yang rusak dengan nilai kondisi antara
lain diperinci sebagai berikut :
o Kondisi baru tanpa kerusakan
o Kerusakan kecil
o Kerusakan yang memerlukan pemantauan atau pemeliharaan diwaktu
mendatang
o Kerusakan yang memerlukan tindakan secepatnya
o Kondisi kritis
o Elemen jembatan tidak berfungsi lagi
o dsb.
Hasil analisa selanjutnya disusun kesimpulan, saran dan tindakan
penanganan yang diperlukan sebagai berikut :
o Pemeliharaan rutin jembatan
o Rehabilitasi jembatan
o Penggantian jembatan
o Relokasi jembatan
e. Tahap Pembuatan Laporan
Penyusunan laporan-laporan kegiatan pelaksanaan pekerjaan yaitu laporan
pendahuluan laporan antara, draft laporan akhir, laporan akhir, Laporan data
survey serta data teknis jembatan dan gambar serta foto dokumentasi hasil
survey.
11. Keluaran
a. Laporan Pendahuluan
b. Laporan Teknis;
1) Form survey RNI, SDI (RCS)
2) Form survey PKRMS
3) Laporan Inventarisasi Data Jalan dan Jembatan
4) Laporan LHR
5) Laporan Summary Report PKRMS yang mencakup :
▪ DRP
▪ Inventarisasi Data Jalan;
▪ Kondisi Jalan
▪ LHR
6) Dokumentasi
▪ Foto kondisi jalan per 100 m pada setiap ruas jalan
▪ Foto inventaris pada setiap ruas jalan
▪ Foto pelaksanaan kegiatan (survey, seminar dan rapat)
c. Video rekaman kondisi jalan (digunakan sebagai data pendukung)
d. Updating Data Dasar Jalan (DD1) dan Data Dasar Jembatan DD2) yang
dilengkapi dengan form isian PKRMS yang sesuai dengan format SiPDJD.
e. Updating peta jaringan jalan berbasis GIS dengan bentuk softcopy (Digital)
f. Print-out peta kondisi jalan
g. HDD untuk penyimpanan softcopy hasil survey dan laporan
h. Laptop sebagai media pengolah data survey yang sudah dilengkapi dengan
aplikasi PKRMS beserta seluruh aplikasi pendukungnya.
i. Laporan Akhir
Laporan dan format disajikan dalam hardcopy (cetak) dan softcopy (file
words/excel/pdf/JPG).
12. Peralatan, Material, Personel dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen
a. Peralatan : Tidak ada.
b. Material : Tidak ada.
c. Personel : Terdapat penugasan Staf Teknik (ST) yang akan melakukan
pendampingan pelaksanaan kontrak jasa konsultansi.
d. Fasilitas : Ruang rapat, data dasar jalan
13. PERALATAN DAN MATERIAL DARI PENYEDIA JASA
Selain peralatan dan perlengkapan yang tertera dalam daftar kuantitas
dan harga, Penyedia mengusahakan peralatan dan perlengkapan
penunjang yang sesuai untuk digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
ini yang pengadaannya tanpa ada pembayaran tersendiri
14. LINGKUP KEWENANGAN PENYEDIA JASA
Melaksanakan Survey Kondisi Jalan dan Jembatan sesuai ketentuan
KAK dan berdasarkan NSPM yang berlaku di lingkungan Kementerian
PUPR
15. JANGKA WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN
Diperkirakan selama 60 (enam puluh) hari kalender atau selama 2 (dua) bulan
Boroko, September 2025
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Mahriany Patadjenu, S.Ars
NIP. 19831008 200902 2 001