Survey Kondisi Jalan Dan Jembatan

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 1963344
Date: 19 June 2024
Year: 2024
KLPD: Kab. Bolaang Mongondow Utara
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 146,518,494
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 146,518,494
Winner (Pemenang): PT Cipta Ripta Persada Konsultan
NPWP: 018893180821000
RUP Code: 47457135
Work Location: Bolaang Mongondow Utara - Bolaang Mongondow Utara (Kab.)
Participants: 7
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0018893180821000Rp 131,313,00091.793.36-
0029855814822000----
0759211014832000----
0031393788821000---Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi
0016006967822000----
0030916290822000----
0017887233821000----
Attachment
URAIAN   SINGKAT   PEKERJAAN                             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                SURVEY KONDISI JALAN DAN JEMBATAN                       
                                                                        
                                                                        
                SUMBER DANA : DANA ALOKASI UMUM (DAU)                   
                  KAB. BOLAANG MONGONDOW UTARA                          
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                           TAHUN 2024                                   
                     RUANG LINGKUP KEGIATAN                             
                                                                        
    a. SURVEY KONDISI JALAN                                             
                                                                        
      1) Persiapan Pelaksanaan Survey                                   
         1)1 Mempersiapkan sumber daya manusia alat dan bahan yang dibutuhkan;
                                                                        
         1)2 Menyusun rencana kerja pelaksanaan Survei;                 
         1)3 Melaksanakan Survei kondisi jalan beserta sarana penunjangnya;
                                                                        
         1)4 Melaksanakan pengolahan data kondisi jalan;                
         1)5 Melaksanakan seluruh prosedur yang terdapat dalam manajemen mutu
                                                                        
             pengumpulan data;                                          
         1)6 Metode Survei yang dilaksanakan dalam Survei ini adalah;   
                                                                        
              Survei Titik Refensi disingkat STR data refence point survey (DRP) –
               Survey Tracking GPS                                      
                                                                        
              Survei inventarisasi jalan dengan metode Visual (RNI)    
              Survei kondisi jalan disingkat SKJ (road condition survey,RCS)
                                                                        
              Foto Tagging                                             
        1) Adapun metode Survei yang dilaksanakan dalam Survei ini yaitu
                                                                        
             a. Survei Titik Refensi disingkat STR data refence point survey (DRP) –
               Survey Tracking GPS                                      
                                                                        
             b. Survei inventarisasi jalan dengan metode Visual (RNI)   
             c. Survei kondisi jalan disingkat SKJ (road condition survey,RCS)
             d. Foto Tagging                                            
                                                                        
                                                                        
      2) Pelaksanaan Pekerjaan                                          
                                                                        
         2)1 Survei Data Titik Referensi (STR)                          
                                                                        
             Survei ini dilakukan untuk menyiapkan informasi/data tentang simpul-simpul ruas
             jalan yang ada. Penyedia harus mengambil, mendata, mengoreksi, dan
                                                                        
             mengkalkulasi setiap ruas jalan yang ada seperti :         
               Nomer Ruas                                              
                                                                        
               Panjang Ruas dengan titik koordinat secara interval     
               Koordinat Awal Ruas                                     
                                                                        
               Koordinat Akhir Ruas                                    
               Status Ruas Jalan                                       
             Penyedia diwajibkan melakukan tracking dengan alat GPS pada setiap ruas jalan
                                                                        
             yang di survey, data hasil tracking disimpan didalam media penyimpanan
             (Harddisk/Flashdisk) yang telah ditentukan. Keseluruhan data yang diambil
                                                                        
             dimasukkan ke dalam formulir Survey yang sudah ditentukan oleh PA/PPK ke
             dalam Geo database.                                        
                                                                        
         2)2 Survei Inventarisasi Jaringan Jalan (SIJ) Road Network Inventory (RNI)
             Survei ini dilakukan dalam interval Setiap jarak 200 Meter, untuk mendapatkan
                                                                        
             informasi dasar tentang obyek, jenis, atribut dan lokasi asset. lnformasi ini sangat
             diperlukan untuk pengambilan keputusan dalam manajemen asset, dan pelaporan
                                                                        
             yang diperlukan. Berbagai elemen dan komponen inventori asset merupakan bagian
             penting untuk pelaporan asset, standar pelayanan pengukuran kinerja asset atau
                                                                        
             sebagai kegiatan manajement asset. dilakukan dengan Metode Non-Contact
             Analisis. Atribut data yang dikumpulkan pada survei inventarisasi jalan sebagai
                                                                        
             berikut :                                                  
                Tipe Jalan                                             
                                                                        
                Jenis Permukaan                                        
                Lebar perkerasan (m)                                   
                                                                        
                Lebar median (m)                                       
                Lebar bahu (rn)                                        
                                                                        
                Lebar saluran samping (rn)                             
                Jenis Terrain                                          
                                                                        
                Alignment Horozontal                                   
                Alignment Vertical                                     
                                                                        
                Tata guna lahan                                        
             Penyedia diwajibkan melakukan tracking dengan alat GPS pada setiap ruas jalan
                                                                        
             yang di survey, data hasil tracking disimpan didalam media penyimpanan
             (Harddisk/Flashdisk) yang telah ditentukan. Keseluruhan data yang diambil
                                                                        
             dimasukkan ke dalam formulir Survey atau ke dalam Geo database.
         2)3 Survey Kondisi Jalan (SKJ) Road Condition Survey (RCS)     
                                                                        
             Survei ini dilakukan untuk mendapatkan informasi kerusakan yang ada pada setiap
             Ruas jalan, baik dari jenis kerusakan dan tingkatan kerusakan
                                                                        
             yang ada, berikut point-point penting yang harus dilakukan untuk malakukan
             survey;                                                    
               a. Dilakukan dengan menggunakan Form RCS perhitungan Metode SDI per
                                                                        
                 200 meter (Jika ada kerusakan antara interval maka kerusakan
                 disegmentasikan per 25 M, 50 M, 100 M dst).            
                                                                        
               b. Foto Tagging per 200 meter dilengkapi dengan tracking GPS (Jika ada
                 kerusakan antara interval maka kerusakan disegmentasikan per 25 M, 50
                                                                        
                 M, 100 M dst).                                         
               c. Selain pengambilan data per interval dilakukan juga per kerusakan.
                                                                        
                                                                        
               Analisa Survey Kondisi Jalan (SKJ) terdiri dari:         
                                                                        
                Kondisi Jalan, Beraspal                                
                Kondisi Jalan, Tidak Beraspal                          
                                                                        
               A. Deskripsi Item Kondisi Jalan, Beraspal                
               1. Permukaan Perkerasan                                  
                                                                        
                  Textur susunan permukaan jalan                       
                  Kondisi permukaan jalan                              
                                                                        
                  Penurunan permukaan jalan.                           
                  Penambalan                                           
                                                                        
               2. Retak-Retak                                           
                  Jenis-jenis retakan                                  
                                                                        
                  Lebar retakan                                        
                  Area retakan                                         
                                                                        
               3. Kerusakan Lain                                        
                  Jumlah lubang                                        
                                                                        
                  Ukuran lubang                                        
                  Bekas roda                                           
                                                                        
                  Kerusakan tepi jalan                                 
               4. Kondisi Bahu, Saluran dan lainnya                     
                                                                        
                  Kondisi bahu jalan                                   
                  Ketinggian bahu jalan                                
                                                                        
                  Kondisi saluran samping                              
                  Kerusakan lereng                                     
               B. Deskripsi Item Kondisi Jalan, Tidak Beraspal          
                                                                        
                  Kemiringan Permukaan Perkerasan                      
                  Penurunan Permukaan Jalan                            
                                                                        
                  Erosi Permukaan Jalan                                
                  Ukuran Batu/Kerikil                                  
                                                                        
                  Kedalaman                                            
                  Distribusi                                           
                                                                        
                  Jumlah Lubang                                        
                  Ukuran Lubang                                        
                                                                        
                  Bekas Roda                                           
                  Korugasi (Gelombang)                                 
                                                                        
                  Kondisi Bahu Jalan                                   
                  Ketinggian Bahu Jalan                                
                                                                        
                  Kondisi Saluran Samping                              
                  Kerusakan Lereng                                     
                                                                        
                  Trotoar                                              
               Data-data tersebut dimasukan kedalam formulir Survei Kondisi Jalan
                                                                        
               Aspal/Tanah Kerikil.                                     
                                                                        
                                                                        
         2)4 Analisis Perhitungan Surface Distress Index (SDI)          
             Surface Distress Index (SDI) yang merupakan parameterukur kondisi fungsional
                                                                        
             permukaan jalan berdasarkan metode Bina Marga.             
             Nilai SDI dihitung dari beberapa data yang diperoleh dalam survei. Salah satu yang
                                                                        
             menjadi latar belakang dari penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap nilai
             SDI terkait sumber perolehan data, sistem                  
                                                                        
             pengolahan data serta hasil yang diperoleh.                
             Faktor-faktor yang menentukan penentuan besaran indeks SDI adalah kondisi
                                                                        
             retak pada permukaan jalan (total luas dan lebar retak rata-rata), kerusakan lainnya
             yang terjadi (jumlah lubang per 200 m panjang jalan), serta bekas roda/rutting.
                                                                        
             Perhitungan indeks SDI dilakukan secara akumulasi berdasarkan kerusakan pada
             jalanuntuk kemudian dapat ditentukan kondisi jalan yang ditetapkan seperti pada
                                                                        
             tabel di bawah ini :                                       
             Tabel 2.4. Kondisi Jalan berdasarkan Indeks SDI            
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
    b. Daftar ruas jalan yang harus disurvei (terlampir) dalam bagian lain dalam KAK ini.
                                                                        
    c. Pengawasan Pelaksanaan Survey Lapangan                           
                                                                        
      Pengawasan Survei lapangan dilakukan oleh Petugas yang ditunjuk oleh Pengguna
      Jasa, Petugas Pengawasan akan melakukan pengambilan data secara sampling. Segala biaya
                                                                        
      yang dikeluarkan oleh petugas harus sudah diperhitungkan dalam harga penawaran Jasa
      Konsultan.                                                        
                                                                        
    d. Pendekatan Dan Metodologi                                        
      1). Persyaratan Teknis Pelaksanaan Survei                         
                                                                        
         1)1 Survei Data Titik Referensi harus dilaksanakan sesuai Buku Panduan Survei
                                                                        
             Data Titik Referensi, Direktorat Jenderal Bina Marga 24 Agustus 1998.
             Mencatat/merekam lokasi setiap objek (sesuai dengan buku panduan) pada ruas
                                                                        
             jalan yang disurvei dan dilengkapi dengan pengambilan foto patok Km menggunakan
             kamera digital dan juga dimaksudkan menentukan titik-titik referensi pada satu ruas
                                                                        
             jalan yang akan digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan survey jalan
             lainnya.                                                   
                                                                        
         1)2 Survei Inventarisasi Jaringan Jalan (SIJ) harus dilaksanakan sesuai Petunjuk
             Pengisian Formulir Survei Inventarisasi Jalan, Direktorat Jenderal Bina Marga 12
                                                                        
             Agustus 1998.                                              
             Mencatat/merekam data inventarisasi jalan pada ruas dan lokasi yang telah
                                                                        
             ditentukan pada waktu Survei Data Titik Referensi. Pencatatan dilakukan setiap
             ada perubahan dari tipe jalan, tipe perkerasan, lebar perkerasan, lebar/tipe bahu,
                                                                        
             drainase, terain, grade dan patok km jalan.                
         1)3 Survei Kondisi Jalan (SKJ) harus dilaksanakan sesuai Buku Panduan Survei
             Kondisi Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga 28 Juli 1998. Mencatat/merekam
                                                                        
             data kondisi jalan pada ruas dan lokasi yang telah ditentukan. Pencatatan
             kondisi/kerusakan permukaan jalan, kondisi tepi jalan, bahu, drainase, lereng/tebing,
                                                                        
             trotoar dengan interval 200 meter.                         
         1)4 Pengambilan foto kondisi jalan pada interval rata-rata 200 Meter dan pada
                                                                        
             kondisi yang mewakili. Foto di ambil dengan menggunakan camera digital
             dan hasilnya diserahkan kepada PPK Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum
                                                                        
             dan Penataan Ruang Kab. Bolaang Mongondow Utara baik dalam bentuk hard
             copy maupun dalam bentuk soft copy.                        
                                                                        
         1)5 Adapun survei inventaris dan kondisi jalan dilakukan setiap ruas jalan dengan atribut
             data yang dikumpulkan pada survei ini antara lain :        
                                                                        
             Retak : Luas area, jenis dan lebar                        
             Lubang : jumlah, luas area, dan kedalaman                 
                                                                        
             Drainase : Eksisting (ada/tidak)                          
             Badan jalan : Tipe (Aspal/Rigid/Kerikil)                  
                                                                        
             Bahu : Kondisi (Baik, Sedang, Rusak), identifikasi beda tinggi (visual)
             Video visual full Ruas diedit dan disandingkan dengan tracking GPS (dapat
                                                                        
               menggunakan aplikasi android/ios atau aplikasi lainnya). 
             Photo Dokumentasi kerusakan dan disandingkan dengan titik GPS
                                                                        
             Peta tampak atas jalan (dapat menggunakan drone atau citra satelit)
         1)6 Adapun survei INVENTARISASI JARINGAN jalan dilakukan setiap ruas jalan
                                                                        
             dengan atribut data yang dikumpulkan pada survei ini antara lain :
            a. Inventaris Jalan                                         
                                                                        
               Tipe Jalan                                              
               Tipe Perkerasan                                         
                                                                        
               Lebar Perkerasan (m)                                    
               Lebar Bahu (m)                                          
                                                                        
               Lebar Saluran Samping (m)                               
               Tata guna lahan : Perkotaan/rural                       
                                                                        
               Aliyemen : Data RAW GPS yang ada                        
               Video visual full Ruas diedit dan disandingkan dengan tracking GPS
                                                                        
               Photo Dokumentasi object dan disandingkan dengan titik GPS
            b. Kondisi Jalan                                            
                                                                        
          Retak buaya (alligator cracking)      m2                      
                                                                        
          Retak tepi                            m1                      
          Retak melintang/memanjang             m1                      
                                                                        
          Retak lainnya                         m1                      
          Lubang                       Jumlah, luas area dan kedalaman  
                                                                        
          Tambalan                              m2                      
                                                                        
          Alur                                  m2                      
          Keriting                              m2                      
                                                                        
          Sungkur/Amblas                        m2                      
          Pelapukan/Pelepasan butir             m2                      
                                                                        
          Kegemukan (bleeding)/permukaan licin  m2                      
          Penurunan (settlement)                m1                      
                                                                        
          Bekas roda (rutting)                  m1                      
                                                                        
                                                                        
         1)7 Survei Perkerasan tanpa penutup :                          
            a) Kondisi baik/sedang/rusak ringan/rusak berat/ (sesuai MDP 2017)
                                                                        
            b) Kondisi Bahu : Ada/tidak ada/Baik/Sedang/Rusak/ identifikasi beda tinggi bahu
              dan perkerasan.                                           
                                                                        
            c) Saluran samping : Ada/tidak ada                          
            d) Form Hitungan SDI untuk jalan Beraspal Hasil Dari RCS    
                                                                        
         1)8 Data Kondisi Jalan sesuai dengan format data dalam SiPDJD  
                                                                        
                                                                        
  b. SURVEY KONDISI JEMBATAN                                            
a. Tahap Persiapan                                                      
   I. Tahap persiapan meliputi :                                        
                                                                        
     - Persiapan administrasi                                           
     - Mobilisasi personil                                              
                                                                        
     - Pengumpulan data literatur terkait                               
     - Pengumpulan data                                                 
                                                                        
     - Perumusan pendekatan dan metodologi                              
     - Penjadwalan rencana kerja dan penugasan personil                 
     - Persiapan survei                                                 
                                                                        
     - Penyusunan Laporan Pendahuluan                                   
  II. Pemeriksaaan Inventarisasi Pendahuluan                            
                                                                        
    Setiap jembatan yang diperiksa terlebih dahulu harus dilakukan perekaman inventarisasi mutakhir
    dilengkapi dengan foto lapangan. Perekaman inventarisasi ini untuk melengkapai / mendukung
                                                                        
    pelaporan pemeriksaaan kondisi jembatan sehingga isi pelaporan lebih komunikatif dan mudah
    dipahami. Inventarisasi pendahuluan cukup mencatat / memeriksa :    
                                                                        
    1. Peta lokasi, Peta situasi dilengkapi arah aliran air disekitar jembatan.
    2. Kondisi bentang jembatan antara lain : panjang bentang, lebar jembatan, jarak antar kerb
                                                                        
       trotoar, tinggi sandaran, lebar trotoar, ruang bebas vertikal, penampang bawah jembatan,
       muka air banjir tertinggi dll.                                   
                                                                        
    3. Foto kondisi jembatan diambil dari arah samping dan dari arah sejajar jembatan.
                                                                        
                                                                        
b. Tahap Survei Lapangan                                                
     Tahap survei lapangan meliputi :                                   
                                                                        
     - Survey Kondisi Jembatan                                          
     - Survey Inventarisasi Jembatan                                    
                                                                        
     - Survey Koordinat Geografis / Survey GPS                          
    -  Dokumentasi Pelaksanaan                                          
                                                                        
   Survei detail kondisi jembatan meliputi pemeriksaan kondisi jembatan antara lain pada bagian sebagai
                                                                        
   berikut :                                                            
   a. Kerusakan Pada Elemen – Elemen Jembatan ;                         
                                                                        
     1.  Kerusakan Pada Aliran Sungai                                   
     2.  Kerusakan Pada Bangunan Pengaman                               
                                                                        
     3.  Kerusakan Pada Timbunan                                        
     4.  Kerusakan Pada Tanah Bertulang                                 
                                                                        
     5.  Kerusakan Pada Angker – Jembatan Gantung dan Jembatan Kabel    
     6.  Kerusakan Pada Kepala Jembatan dan Pilar                       
                                                                        
     7.  Kerusakan Pada Landasan Penahan Gempa                          
     8.  Kerusakan Pada Landasan / Perletakan                           
                                                                        
     9.  Kerusakan Pada Pelat dan Lantai                                
     10. Kerusakan Pada Balok / Gelagar Jembatan Beton                  
                                                                        
     11. Kerusakan Pada Gelagar Baja / Rangka Baja                      
     12. Kerusakan Pada Konstruksi / Struktur Jembatan Kayu             
     13. Kerusakan Pada Konstruksi Jembatan Pelengkung Pasangan Batu / Pasangan Bata
                                                                        
     14. Kerusakan Pada Jembatan Gantung                                
     15. Kerusakan Pada Jembatan Pelat Beton                            
                                                                        
     16. Kerusakan Pada Lantai Jembatan                                 
     17. Kerusakan Pada Pipa Drainase Dinding, Pipa Cucuran dan Drainase Lantai
                                                                        
     18. Kerusakan Pada Lapisan Permukaan                               
     19. Kerusakan Pada Sandaran Jembatan                               
                                                                        
     20. Kerusakan Pada Trotoar / Kerb                                  
     21. Kerusakan Pada Sambungan Lantai / Ekspansion Joint             
                                                                        
     22. Kerusakan Pada Rambu – rambu lalu lintas dan Marka Jalan       
     23. Kerusakan Pada Lampu, Tiang lampu dan Kabel Listrik            
                                                                        
     24. Kerusakan Pada Bangunan Utilitas                               
                                                                        
                                                                        
   b. Kerusakan Pada Material / Bahan Pembentuk Jembatan                
    1. Kerusakan Pada Bahan BATU BATA                                   
                                                                        
       o Penurunan Mutu Bata atau Batu                                  
       o Keretakan                                                      
                                                                        
       o Permukaan Pasangan yang menggembung                            
       o Bagian yang Pecah atau Hilang.                                 
                                                                        
    2. Kerusakan Pada Bahan BETON                                       
       o Kerontokan Beton                                               
                                                                        
       o Beton Keropos                                                  
       o Beton yang Berongga / Berbunyi                                 
                                                                        
       o Mutu Beton yang jelek                                          
       o Rembesan atau Bocoran kedalam Beton                            
                                                                        
       o Retak                                                          
       o Karat pada besi tulangan                                       
                                                                        
       o Kerusakan Komponen karena aus dan pelapukan                    
       o Pecah atau Hilangnya sebagian dari Beton                       
                                                                        
       o Lendutan                                                       
    3. Kerusakan Pada Bahan BAJA                                        
                                                                        
       o Penurunan Mutu dari Cat dan / atau Galvanis                    
       o Karat                                                          
                                                                        
       o Perubahan Bentuk pada Komponen                                 
       o Retak                                                          
                                                                        
       o Komponen yang rusak atau hilang                                
       o Elemen yang salah                                              
                                                                        
       o Kabel Jembatan yang Aus                                        
       o Sambungan yang longgar                                         
                                                                        
    4. Kerusakan Pada Bahan KAYU                                        
       o Pembusukan dan Pelapukan                                       
                                                                        
       o Serangan Serangga                                              
       o Pecahnya / retaknya Kayu                                       
                                                                        
       o Menyerpihnya Papan Lantai                                      
       o Cacat pada kayu                                                
                                                                        
       o Hancur atau Hilangnya Material                                 
       o Menyusutnya Kayu                                               
                                                                        
       o Penurunan Mutu Lapisan Pengaman                                
       o Sambungan yang Longgar                                         
                                                                        
   Untuk setiap kerusakan yang ditemukan harus dilengkapi dengan rekaman foto.
c. Pemeriksaan Kondisi Pemanfaatan Jembatan                             
                                                                        
    Pada tahap ini dilakukan survei terhadap perilaku lalulintas yang lewat, apakah beban lalulintas
    sesuai dengan daya dukung jembatan yang ada. Lakukan wawancara dengan penduduk setempat
                                                                        
    untuk mengetahui lalulintas berat yang kemungkinan lewat dalam waktu tertentu.
d. Tahap Pengolahan Data Lapangan                                       
     Tahap pengolahan data lapangan dan pelaporan meliputi :            
                                                                        
     - Pengisian Data Lapangan                                          
     - Inputing data jembatan ke dalam Sistem Informasi Manajemen       
                                                                        
     - Rekomendasi program penanganan dari jembatan                     
     Seluruh data lapangan yang masuk dilakukan analisa teknis yang disusun dalam tabel – tabel
                                                                        
     informatif. Dalam analisa harus dilakukan penilaian kondisi pada bagian yang rusak dengan nilai
     kondisi antara lain diperinci sebagai berikut :                    
                                                                        
     o   Kondisi baru tanpa kerusakan                                   
     o   Kerusakan kecil                                                
     o   Kerusakan yang memerlukan pemantauan atau pemeliharaan diwaktu mendatang
     o   Kerusakan yang memerlukan tindakan secepatnya                  
     o   Kondisi kritis                                                 
     o   Elemen jembatan tidak berfungsi lagi                           
     o   dsb.                                                           
     Hasil analisa selanjutnya disusun kesimpulan, saran dan tindakan penanganan yang diperlukan
                                                                        
     sebagai berikut :                                                  
     o   Pemeliharaan rutin jembatan                                    
                                                                        
     o   Rehabilitasi jembatan                                          
     o   Penggantian jembatan                                           
                                                                        
     o   Relokasi jembatan                                              
                                                                        
                                                                        
e. Tahap Pembuatan Laporan                                              
  Penyusunan laporan-laporan kegiatan pelaksanaan pekerjaan yaitu laporan pendahuluan laporan antara, draft
  laporan akhir, laporan akhir, Laporan data survey serta data teknis jembatan dan gambar serta foto
                                                                        
  dokumentasi hasil survey.                                             
                                                                        
                                                                        
11.  Keluaran                                                           
    Keluaran yang diharapkan dapat dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah DD1 Jalan dan
                                                                        
    DD2 Jembatan yang merupakan System Informasi Data Base kondisi Jalan dan Jembatan.
12.  Peralatan, Material, Personel dan Fasilitas dari Pejabat Pembuat Komitmen
                                                                        
     Pejabat Pembuat Komitmen akan membentuk Tim yang akan mendampingi konsultan pada tahap survey
  dan saat pembahasan hasil kerja konsultan dalam setiap tahapan.       
                                                                        
                                                                        
  Peralatan, material dan fasilitas yang disiapkan tercantum dalam bagian rincian HPS, yaitu :
- Sewa Kendaraan Roda Dua dan O&M, 7 unit selama 60 hari.               
  Fasilitas yang dibutuhkan dapat dimasukkan dalam usulan biaya yang diajukan oleh Pengguna Jasa
                                                                        
  dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.                            
                                                                        
                                                                        
13.  Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa                                   
- Penyedia Jasa berkewajiban dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan pekerjaan
                                                                        
  dengan berdasarkan ketentuan perjanjian kerjasama yang ditetapkan.    
- Penyedia Jasa harus bertanggung jawab terhadap kebenaran hasil pekerjaan dan dapat selesai tepat
                                                                        
  pada waktunya serta dinyatakan berakhir sampai dengan telah dinyatakan selesai sampai
  keseluruhan.                                                          
                                                                        
- Penyedia Jasa wajib secara aktif melakukan koordinasi dengan Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum
  dan Penataan Ruang Kab. Bolaang Mongondow Utara dan dengan instansi pemerintah terkait lainnya.
                                                                        
- Penyedia Jasa harus memberikan seluruh hasil survey lapangan dan produk kerja;
- Dalam melaksanakan presentasi/diskusi, Penyedia Jasa wajib menyediakan waktu hadir untuk
                                                                        
  mempresentasikan hasil pekerjaannya.                                  
                                                                        
 11. KELUARAN                                                           
                                                                        
    Keluaran dari pekerjaan konsultansi ini adalah tersedianya dokumen Hasil Survey Kondisi Jalan
    dan Jembatan dengan metode pengambilan data sesuai ketentuan yang berlaku dan dilakukan
                                                                        
    secara professional.                                                
    Antara lain terdiri dari;                                           
                                                                        
     a. Laporan Pendahuluan 4 Buku                                      
     b. Laporan Antara 4 Buku                                           
                                                                        
     c. Draft Laporan Akhir 4 Buku                                      
     d. Laporan Akhir 4 Buku                                            
                                                                        
     e. Laporan Data Survey 4 Buku                                      
     f. Foto Dokumentasi 5 Buku                                         
                                                                        
    Laporan tersebut diatas akan dilakukan pengujian sebelum diterima sebagai laporan antara lain
    dengan cara;                                                        
                                                                        
     a. Asistensi                                                       
       Agar produk akhir dari pekerjaan ini sesuai dengan harapan, maka saran dan masukan dari
                                                                        
       pihak terkait sangat diperlukan demi sempurnanya hasil pekerjaan. Assistensi akan dilakukan
       paling lambat 1 (satu) Minggu setelah penyedia berkontrak atau memperoleh SPMK,
                                                                        
       Pertengahan masa Kontrak dan Asistensi Konsep Laporan Akhir pada 2 (dua) Minggu
       sebelum Kontrak berakhir.                                        
                                                                        
     b. Seminar/Pemaparan Hasil Pekerjaan                               
       Adalah diskusi atau pertemuan untuk memaparkan praktik dan hasil pekerjaan konsultansi
                                                                        
       survey kondisi jalan, membahas bersama-sama antara Penyedia, PPK dan audience yang
       berkepentingan serta para pihak terkait. saran dan masukan dari pihak terkait sangat
                                                                        
       diperlukan demi kesempurnanya hasil pekerjaan. Seminar akan dilakukan pada saat
       pembahasan laporan pendahuluan dan Laporan Akhir.                
                                                                        
                                                                        
 12. PERALATAN, MATERIAL, PERSONEL DAN FASILITAS DARI PPK               
                                                                        
     a. PPK tidak menyediakan Peralatan, Material untuk pelaksanaan pekerjaan konsultansi ini.
     b. PPK tidak memberikan fasilitas penunjang selain SK Penetapan Ruas-Ruas Jalan Menurut
                                                                        
       Statusnya.                                                       
 13. PERALATAN/MATERIAL YANG DIBUTUHKAN :                               
                                                                        
    -kendaraan roda dua 6 unit selama 60 hari;                          
                                                                        
 14. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN                                           
    Sesuai dengan lingkup kegiatan, maka untuk menyelesaikan kegiatan ini diperkirakan
                                                                        
    membutuhkan waktu pelaksanaan dalam 3 (tiga) bulan / 90 (Sembilan Puluh) Hari kalender
    terhitung sejak ditandatanganinya surat perjanjian (kontrak) dan/atau SPMK.
                                                                        
                                                                        
   Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan                                    
                                                                        
                                       Boroko, Juni 2024                
                                   Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                        YUNITA DAMA, ST                 
                                     NIP. 19820102 200803 2 003
Tenders also won by PT Cipta Ripta Persada Konsultan
Authority
4 January 2016Pendampingan Penuyusunan Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Permukiman Kumuh Perkotaan Kota KotamobaguKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 800,000,000
19 September 2017Amdal Jalan Ruas Bandara - Likupang (Dau)Provinsi Sulawesi UtaraRp 750,000,000
26 March 2019Revisi Rtrw Kab. GorontaloKab. GorontaloRp 750,000,000
13 June 2014Sid (Survey Investigasi Desain) Pembangunan Dermaga Kecil Dan JetyPemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan SangiheRp 600,000,000
5 June 2015Penyusunan Rdtrk Kawasan Kecamatan Paal DuaPemerintah Daerah Kota ManadoRp 553,000,000
10 August 2021Jasa Konsultansi Perencanaan Penataan Ruang - Jasa Perencanaan Wilayah (Penyusunan Dokumen Rp3kp)Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa TenggaraRp 504,000,000
13 May 2019Belanja Modal Tanah - Pengadaan Tanah Untuk Jalan Bandara - LikupangProvinsi Sulawesi UtaraRp 500,000,000
1 July 2019Monitoring Dan Evaluasi Tata Ruang Wilayah Pengembangan IV Kabupaten BekasiPemerintah Daerah Kabupaten BekasiRp 451,080,000
21 August 2014Penyusunan Rencana Tata Bangun Dan Lingkungan (Rtbl)Rp 450,000,000
9 January 2018Review Rtr Peta Kek BitungProvinsi Sulawesi UtaraRp 400,000,000