Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan Rumah Potong Unggas)

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10044507000
Status: Tender Gagal
Date: 12 June 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bontang
Work Unit: Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan Dan Pertanian
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 2,323,946,250
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 2,323,822,142
RUP Code: 56725628
Work Location: Lahan RPU jalan KS Tubun Kota Bontang - Bontang (Kota)
Participants: 29
Applicants
Reason
0966720013741000--
Smirfan Jaya
00*6**2****22**0Rp 2,150,728,9761) Tidak menyampaikan daftar peralatan utama sesuai Dokumen Pemilihan Bab. IV. Lembar Data Pemilihan, yaitu Alat Pancang Hammer 2) Pengesahan Pemakaian Pesawat Angkat dan Angkut untuk Alat Excavator dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Kalimantan Timur , Hasil Klarifikasi : Surat Pengesahan Tidak Benar
0021192489724000Rp 2,317,918,5941) Tidak menyampaikan bukti alat Excavator PC75 dari pemberi sewa sesuai daftar alat pada Surat Perjanjian Sewa Peralatan 2) Peralatan Motor Grader Komatsu GD621R-1 kapasitas tidak sesuai dengan surat perjanjian sewa peralatan, di Surat Perjanjian Sewa Peralatan Kap. 100 HP, sedangkan Motor Grader Merk Komatsu GD621R-1 berdasarkan spesifikasi berkapasitas 155 HP
PT Teknik Nusantara Kaltim
10*0**0****16**5Rp 2,120,000,185Peralatan Motor Grader Komatsu GD621R-1 kapasitas tidak sesuai dengan surat perjanjian sewa peralatan, di Surat Perjanjian Sewa Peralatan Kap. 100 HP, sedangkan Motor Grader Merk Komatsu GD621R-1 berdasarkan spesifikasi berkapasitas 155 HP
Borneo Fadhilah Sejati
00*6**0****24**0Rp 1,858,335,3501) Tidak menyampaikan bukti alat Excavator PC75 dari pemberi sewa sesuai daftar alat pada Surat Perjanjian Sewa Peralatan 2) Peralatan Motor Grader Komatsu GD621R-1 kapasitas tidak sesuai dengan surat perjanjian sewa peralatan, di Surat Perjanjian Sewa Peralatan Kap. 100 HP, sedangkan Motor Grader Merk Komatsu GD621R-1 berdasarkan spesifikasi berkapasitas 155 HP
CV Hikma Karya Abadi
05*5**3****24**0Rp 1,859,057,714Peralatan Motor Grader Komatsu GD621R-1 kapasitas tidak sesuai dengan surat perjanjian sewa peralatan, di Surat Perjanjian Sewa Peralatan Kap. 100 HP, sedangkan Motor Grader Merk Komatsu GD621R-1 berdasarkan spesifikasi berkapasitas 155 HP
0030342026722000--
CV Nusa Borneo
02*0**6****24**0--
Naphas Bersaudara
06*5**8****24**0--
0020394961724000--
CV Melona Cipta Cemerlang
08*0**2****22**0--
0019686443724000--
PT Gariyan Alfath Saguna
09*8**2****41**0--
0747490449724000--
0031781750722000--
0932937659802000--
0906972336724000--
Multi Conblock Nusantara
03*0**4****41**0--
Dwi Karya Konstruksi
06*8**7****03**0--
0965923535724000--
CV Resolver
07*2**3****24**0--
0933519860724000--
CV Pammase Puang
01*8**2****24**0--
CV Alfath Berkah Sentosa
04*4**9****24**0--
0920256294724000--
0028180537724000--
0022515043724000--
0014092258728000--
CV Arang Hitam
01*6**8****24**0--
Attachment
P E M E R I N T A H K O T A B O N T A N G               
           D I N A S K E T A H A N A N P A N G A N ,                
                                                                    
           P E R I K A N A N D A N P E R T A N I A N                
                                                                    
                     K O T A B O N T A N G                          
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
             M   E T  O  D  O  L O  G  I                            
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                  K E G  I A T A N :                                
                                                                    
  P E M B A N G U N A N P R A S A R A N A P E R T A N I A N         
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                 P E K E R J A A N  :                               
                                                                    
      B E L A N J A MODAL BANGUNAN    TERBUKA                       
           ( P E M A T A N G A N L A H A N R P U )                  
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
                                                                      
                      METODE PELAKSANAAN                              
                       BAB 1. PENDAHULUAN                             
                                                                      
                                                                      
  A. LATAR BELAKANG                                                   
                                                                      
          Latar belakang Paket Pekerjaan Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan
     Lahan RPU) adalah untuk melakukan Pematangan Lahan RPU.          
                                                                      
          Ruang lingkup pekerjaan pada Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU) meliputi
          pekerjaan persiapan dan konstruksi sebagai berikut :        
         I.  SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI ( SMKK )         
         II. BAB 1. PENDAHULUAN                                       
         III. BAB 2. TURAP PENAHAN TANAH                              
         IV. BAB 3. PEKERJAAN TIMBUNAN                                
         V.  BAB 4. PEKERJAAN PEMBUATAN RUMAH POTONG NON PERMANEN     
          Semua item-item pekerjaan tersebut diatas akan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan
                                                                      
     menurut volume pekerjaan yang tersedia dalam Daftar Kuantitas dan Harga.
                                                                      
  B. MAKSUD DAN TUJUAN                                                
                                                                      
     Maksud dan tujuan dari uraian Metode Pelaksanaan ini adalah untuk menjelaskan secara garis besar
     uraian tahapan pelaksanaan dari pekerjaan umum, pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang,
                                                                      
     sehingga dapat dilihat keterkaitan dari masing - masing pekerjaan maupun antar pekerjaan terhadap
     spesifikasi yang telah disyaratkan. Dalam metode ini juga akan digambarkan pelaksanaan pekerjaan
                                                                      
     dengan memperkecil gangguan terhadap lingkungan dan lalu lintas pekerjaan.
                                                                      
                                                                      
  C. SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI ( SMKK )                 
                                                                      
     1. Manajemen Keselamatan Lalu Lintas                             
       Dalam melaksanakan pekerjaan Pembangunan Jembatan setiap tahapan pekerjaan yang akan
       dilaksanakan mulai dari awal sampai dengan akhir kegiatan di lapangan diusahakan tidak mengganggu
                                                                      
       arus lalu lintas. Aktivitas arus lalu lintas yang terhambat akibat adanya kegiatan proyek akan merugikan
       pengguna jalan raya. Agar dalam pelaksanaan pekerjaan tidak terjadi kerugian dipihak pengguna jalan,
                                                                      
       maka manajemen lalu lintas dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut :
       a) Menyiapkan Perlengkapan keselamatan jalan selama periode konstruksi sesuai ketentuan.
                                                                      
       b) Membuat rencana kerja manajemen lalu lintas sesuai schedule pekerjaan dan koordinasikan
          dengan seluruh personil yang terkait.                       
                                                                      
       c) Mengatur secara tepat jadwal pelaksanaan setiap jenis pekerjaan di lapangan.
       d) Memasang rambu-rambu di sekitar lokasi pekerjaan dan menempatkannya secara tepat
                                                                      
          dan benar.                                                  
       e) Menempatkan petugas pengatur lalu lintas untuk mengatur dan mengarahkan arus lalu lintas.
                                                                      
     Peralatan Keselamatan Lalu Lintas :                              
       a) Rambu penghalang lalu lintas jenis plastik                  
       b) Rambu Peringatan                                            
                                                                      
       c) Peralatan komunikasi dan lainnya                            
     Tenaga yang terdiri dari :                                       
                                                                      
       a) Pekerja                                                     
METODE PELAKSANAAN                                         2          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
       b) Koordinator                                                 
          Pada saat pekerjaan, rambu-rambu diletakkan sepanjang daerah galian, tujuannya agar kendaraan
                                                                      
          atau orang tidak masuk atau terperosok ke dalam daerah galian. Rambu-rambu yang dipasang
          haruslah mempunyai cat dengan pantulan cahanya, guna menghindari kecelakaan di malam hari.
                                                                      
                                                                      
  D. PEKERJAAN PERSIAPAN                                              
                                                                      
          Pekerjaan Persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan - kegiatan pendahuluan untuk
     mendukung permulaan proyek meliputi :                            
                                                                      
      1. Pembuatan Job Mix Design                                     
      Sebelum pekerjaan utama dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan pengambilan sampel bahan dari
                                                                      
      quarry yang berada di lokasi setempat atau yang berdekatan dengan lokasi tersebut, diantaranya : batu,
      pasir dan bahan timbunan pilihan selanjutnya dibawa ke laboratorium job mix formula/job mix designn
                                                                      
      yang akan dipakai sebagai acuan kerja dalam pelaksanaan proyek. 
      2. Kantor Lapangan dan Faslitasnya                              
                                                                      
      Tahap berikutnya penentuan lokasi basecamp, pembuatan kantor lapangan dan fasilitas dilokasi proyek
      dan kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi peralatan yang diperlukan sesuai dengan tahapan
      pelaksanaan pekerjaan.                                          
                                                                      
      3. Pengaturan Arus Transportasi dan Pemeliharaan Arus Lalu Lintas
      Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, pengaturan arus lalu lintas transportasi dilakukan dengan
                                                                      
      pembuatan tanda-tanda lalu lintas yang memadai disetiap kegiatan lapangan. Bila diperlukan dapat
      ditempatkan petugas pemberi isyarat yang bertugas mengatur arus lalu lintas pada saat pelaksanaan.
                                                                      
      4. Rekayasa Lapangan                                            
      Dengan petunjuk Direksi Teknis survey/rekayasa lapangan dilaksanakan untuk menentukan kondisi fisik
                                                                      
      dan struktural dari pekerjaan dan fasilitas yang ada dilokasi pekerjaan, seehingga dimungkinkan untuk
      mengadakan peninjauan ulang terhadap rancangan kerja yang telah diberikan sistem dan tatacara survey
      dikordinasikan dengan direksi teknis.                           
                                                                      
      5. Material dan Penyimpanan                                     
      Bahan yang akan digunakan di dalam pekerjaan harus menemui spesifikasi dan standar yang berlaku,
                                                                      
      baik ukuran, tipe maupun ketentuan lainnya sesuai petunjuk Direksi Teknis.
      6. Jadwal Konstruksi                                            
                                                                      
      Jadwal konstruksi dibuat pihak kontraktor, diajukan kedapa Direksi Teknis untuk dibahas dan
      mendapatkan persetujuan pada saat dilaksanakan rapat pendahuluan (Pre Construction Meeting/PCM).
      7. Pelaksanaan Mobilisasi Peralatan                             
                                                                      
      Dalam pelaksanaan proyek ini mobilisasi meliputi : Alat-alat yang digunakan adalah :
     a. Total Station ( Akurasi 1 )                                   
                                                                      
        Digunakan untuk survey topografi awal. Pelaksanaan pekerjaan, dan elevasi akhir pekerjaan. Alat ini
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         3          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
        hanya digunakan pada pekerjaan tanah dan elevasi urugan.      
                                                                      
     b. Mini Excavator Kapasitas Bucket 0,2 - 0,4 m3 dilengkapi ( Blade besi 2 m )
        Excavator kelas ringan dengan berat operasional sekitar 7 ton. Alat ini dirancang untuk bekerja di
                                                                      
        area terbatas namun tetap memiliki tenaga cukup besar untuk berbagai pekerjaan konstruksi dan
        infrastruktur skala kecil hingga menengah, Digunakan untuk menggali tanah dan alat ini juga
                                                                      
        dilengkapi Blade besi untuk mendorong tanah. Dan pada pekerjaan ini alat ini digunakan untuk
        meratakan urugan tanah yang di drop oleh Dump Truck.          
                                                                      
     c. Motor Grader 100 HP                                           
        Berfungsi untuk meratakan, membentuk, dan memotong permukaan tanah atau material dalam
        pekerjaan konstruksi, terutama pada pembuatan jalan, perataan lahan, dan pemeliharaan jalan.
                                                                      
        Dengan tenaga sekitar 100 Horsepower (HP), grader ini termasuk kelas ringan-menengah, cocok
        untuk pekerjaan skala sedang. Dan pada pekerjaan ini alat ini digunakan untuk melevelkan top
                                                                      
        urugan sesuai elevasi yang telah di tentukan.                 
     d. Vibro Roller 3 T                                              
                                                                      
        Berfungsi untuk memadatkan tanah, kerikil, pasir, atau aspal dalam pekerjaan konstruksi jalan dan
        pondasi. Alat ini menggunakan getaran (vibrasi) dan berat alat untuk meningkatkan tingkat
                                                                      
        kepadatan permukaan tanah atau material yang dipadatkan. Pada Pekerjaan ini alat ini
        digunakan untuk memadatkan urugan pasir yang telah ditimbun sebelumnya.
                                                                      
     e. Alat Pancang ( Kepala Babi ) Frame Balok, kap Hammer 1,5 – 2,5 TON
        Alat ini berfungsi untuk memancang tiang pondasi (kayu ulin) ke dalam tanah hingga mencapai
        kedalaman 4 m ( Sesuai Gambar Perencanaan ). Dimana Pancang ini akan menopang gaya tekan
                                                                      
        yang terjadi pada kontruksi pondasi.                          
     f. Concrete Mixer (molen) Kapasitas 0,3 – 0,6 m3.                
                                                                      
        Alat ini untuk mencampur bahan-bahan pembuat beton yaitu semen, pasir, kerikil (agregat), dan
        air, agar menghasilkan campuran beton yang homogen dan siap digunakan untuk pengecoran. Alat
                                                                      
        ini digunakan pada pekerjaan pembuatan adukan beton Sederhana dan Turap Pas. Batu Gunung
      8. Papan Nama Proyek                                            
                                                                      
      Papan nama ini digunakan sebagai identitas dan informasi mengenai proyek, dibuat dengan ukuran
      atas persetujuan Direksi Pekerjaan. Bahan yang dipakai adalah kayu kaso, baliho dan lain-lain. Papan
                                                                      
      nama proyek dipasang dipangkal dan ujung lokasi pekerjaan. Papan nama proyek dipelihara selama
      pelaksanaan proyek.                                             
      9. Waktu Pelaksanaan                                            
                                                                      
       Waktu Pelaksanaan Kegiatan pematangan lahan RPU dalam kegiatan ini adalah 150 hari
       kalender dengan mempertimbangkan jangka waktu pelaksanaan tahun anggaran 2025.
                                                                      
                                                                      
  E. PERSIAPAN BAHAN DAN MATERIAL                                     
     Bahan-bahan bangunan meupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam mendirikan atau membuat
                                                                      
     suatu bangunan. Pemilihan bahan-bahan tersebut harus benar-benar mendapat perhatian demi
     kelancaran pelaksanaan pekerjaan dan mendapatkan kualitas bangunan yang baik.
     Pengadaan material atau bahan-bahan disesuaikan dengan jadwal pekerjaan
     lapangan                                                         
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         4          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
    a. Material Utama/ Pokok                                          
                                                                      
    1. Semen, Agregat, Pasir, batu Belah, dll                         
       • Semua bahan / material yang akan digunakan harus memenuhi syarat yang ditentukan
                                                                      
         dalam spesifikasi berdasarkan uji test laboratorium dan mendapat persetujuan dari pengawas/
         Konsultan                                                    
                                                                      
       • Bahan / material yang tidak memenuhi syarat dan ditolak pemakaiannya akan dikeluarkan
         dari lokasi pekerjaan dalam waktu 2 x 24 jam terhitung dari jam penolakan.
                                                                      
    b. Material Finishing dan lainnya                                 
    Pengadaan material lainnya disesuaikan dengan kebutuhan lapangan  
                                                                      
                                                                      
  F. PEKERJAAN KONSTRUKSI TURAP PENAHAN TANAH                         
     Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini, Kontraktor akan menggunakan metode pelaksanaan
                                                                      
     dengan urutan sebagai berikut :                                  
    a. Pekerjaan Struktur Bawah/ Pondasi                              
                                                                      
    1. Pekerjaan Struktur dimulai dengan pekerjaan Pekerjaan Pondasi Batu gunung
       •  Penggalian pondasi sesusai dengan gambar rencana            
                                                                      
       •  Gali sisi-sisi miringnya, sehingga diperoleh sudut kemiringan yang tepat
       •  Cek posisi, lebar, kedalaman, dan kerapiannya sesuai dengan rencana
                                                                      
       •  Menggunakan Pancang Kayu Ulin Ukuran 10/10.                 
       •  Cara Pemasangan Pancang Menggunakan Alat Pancang Hammer.    
                                                                      
    b. Pekerjaan Struktur Beton                                       
      1. Pengukuran Ulang                                             
                                                                      
         •  Pengukuran dilakukan dengan bantuan alat ukur sederhana dan mekanis
         •  Pengukuran dilaksanakan agar elemen struktur bangunan tetap sesuai pada titik dan
                                                                      
            ukuran rencana                                            
      2. Pembuatan Bekesting Kolom & Sloof                            
         •  Bekesting terbuat dari material plywood tebal 9 mm kualitas eksport
                                                                      
         •  Pengunci bekesting terbuat dari kayu meranti ukuran 5/7   
         •  Sebelum dipasang dinding dalam bekesting diberikan lapisan minyak agar permukaan
                                                                      
            beton dapat lebih halus dan tidak menempel pada dinding bekesting
         •  Saat Pemasangan dilakukan pengecekan dan pengukuran sudut kemiringan Bekesting
                                                                      
            jika sudah tegak lurus baru akan diberi support dan dikunci agar tidak bergerak
      3. Pekerjaan Tulangan Kolom & Sloof                             
                                                                      
         •  Tulangan Kolom yang telah di fabrikasi dirakit dan dipasang pada bekesting yang sudah
         ada                                                          
         •  Panjang tulangan utama dipotong lebih Panjang dari ukuran bekesting
                                                                      
         •  Tulangan yang terpasang harus dipasang support agar ketebalan selimut beton dapat
            terjaga sesuai rencana                                    
                                                                      
         •  Pekerjaan ikatan dan kait tekukan mengikuti Standar yang ada pada gambar kerja
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         5          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
      4. Pekerjaan Beton Kolom & Sloof                                
                                                                      
         •  Persiapan pengecoran diantaranya membuat bak penampungan beton dari truck ready
            mix dan tangga akses pekerja untuk menuang adonan beton kedalam bekesting
                                                                      
         •  Saat pelaksanaan pengecoran mesin concrete vibrator akan disiapkan dan dipakai agar
         •  Pengecoran akan dikerjakan sampai selesai setiap titiknya dan tidak ada stop cor
                                                                      
         •  Setelah 2 hari bekesting akan dibongkar untuk mempermudah proses curing beton
  G. PEKERJAAN TIMBUNAN TANAH                                         
                                                                      
  1. Pembersihan Lokasi/ Land                                         
    Clearing a) Lingkup Pekerjaan                                     
                                                                      
      1) Underbrushing                                                
         Pelaksanaan pekerjaan penumbangan pepohon yang berdiameter maksimum 30 cm.
                                                                      
         Penumbangan pohon dan pencabutan akar pohom tanpa merusak soil, dan kayu pohon hasil
         tebangan ditumpuk diarea yang ditentukan bertujuan mempermudah pekerjaan lainnya.
                                                                      
      2) Disposal Area                                                
         Disposal area dibuat untuk tempat mebuang material semak belukar, puing bangunan, pohon dan
         ranting. Dalam pelaksanaan pekerjaan lokasi disposal telah mendapat perijinan dan di approve
                                                                      
         oleh Pengawas Lapanagan.                                     
      3) Pengupasan Top Soil (Stripping)                              
                                                                      
         Top soil (lapisan atas) pada pekerjaan konstruksi bangunan, jalan merupakan material yang harus
         dibuang karena berakibat kurang stabil pada pekrjaan berikutnya.
                                                                      
     b) Metode Pelaksanaan                                            
      1) Underbrushing                                                
                                                                      
         • Penebangan pohon menggunakan alat mesin gergasi (chain saw), pekerjaan penebangan
           phon kelapa, dan pohon lainnya yang berukuran maksimal 30 cm.
                                                                      
         • Batang pohon hasil tebangan ditumpuk dan disusun di area sekitar jalan kerja dibantu alat
           berat dalam penumpukannya. Batang pohon tidak langsung dibuang ke area disposal karena
                                                                      
           bermanfaat untuk pekerjaan lainnya yaitu jembatan dan mating-mating untuk landasan
           lintasan kendaraan alat berat di daerah tanah labil.       
                                                                      
         •    Pembersihan semak-semak belukar dan tanaman buah lainnya pembersihannya
         menggunakan Mini Excavator.                                  
      2) Disposal Area                                                
        •  Pembuangan akhir puing-puing hasil clearing dibuang di area yang sudah ditentukan
                                                                      
           dan disetujui perijinannya baik Pemberi Kerja dan Masyarakat.
        •  Penumpukan akhir puing di daerah disposal kembali diratakan menggunaka alat berat
                                                                      
           buldozer dan Mini Excavator untuk estetika lingkungan.     
      3) Pengupasan Top Soil (Stripping)                              
                                                                      
        •  Pelaksanaan pekerjaan ini dikerjakan setelah Pengawas Lapangan memberikan ijin
           dan perintah kerja.                                        
                                                                      
        •  Material-material dari pengupasan ditumpuk (Stock Pelling) dan kemudian dipindahkan
           menggunakan Mini Excavator dibuang ke area yang sudah ditentukan. Material dapat
                                                                      
           dimanfaatkan untuk tanah timbun di area lubang hasil pencabutan tunggul pohon.
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         6          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
     2. Pekerjaan Timbunan dan Pemadatan Tanah                        
                                                                      
     Timbunan yang diklasifikasikan sebagai timbunan pilihan harus terdiri dari bahan tanah atau bahan galian
     batu yang disetujui oleh Pengawas Pekerjaan sebagai bahan yang memenuhi syarat dalam pekerjaan
                                                                      
     permanen. Bahan yang dipilih sebaiknya harus memiliki nilai CBR tidak kurang dari karakteristik daya
     dukung tanah dasar yang diambil untuk rancangan dan ditunjukan dalam gambar atau tidak kurang
     dari 6% jika tidak disebutkan lain (CBR stelah perendaman 4 hari nilai dipadatkan 100% kepadatan kering
                                                                      
     maksimum (MDD) seperti yang ditentukan oleh SNI 1742:2008). Pekejaan Timbunan Pilihan dari
     Sumber Galian (Quarry) dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut:
                                                                      
     a) Pengangkutan Material                                         
                                                                      
       Pengangkutan material timbunan pilihan dari sumber galian ke lokasi pekerjaan menggunakan Mini
       Excavator. Pengecekan dan pencatatan volume material dilakukan pada saat penghamparan agar
                                                                      
       tidak terjadi kelebihan material disatu tempat dan kekurangan material ditempat lain.
     b) Penghamparan Material                                         
                                                                      
       Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor grader 100 HP. Ada beberapa hal
       yang perlu diperhatikan dalam penghamparan material, diantaranya :
                                                                      
       • Kondisi cuaca yang memungkinkan.                             
       • Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi lapangan.
         Lebar penghamparan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tebal penghamparan sesuai
                                                                      
         dengan spesifikasi, semua tahapan pekerjaan hamparan dan tebal hamparan berdasarkan
         petunjuk dan persetujuan dari Direksi Pekerjaan.             
                                                                      
       • Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi yang ditetapkan.
       c) Pemadatan Material                                          
                                                                      
       Pemadatan dilakukan dengan menggunakan vibro roller 3 Ton, dimulai dari bagian tepi ke bagian
       tengah. Pemadatan dilakukan berulang jika dimungkinkan untuk mendapat hasil yang maksimal
                                                                      
       dapat digunakan alat water tank untuk membasahi material timbunan biasa dari sumber galian dan
       diselingi dengan pemadatan dengan menggunakan vibro roller 3 Ton. Timbunan biasa dari sumber
                                                                      
       galian (quarry) dipadatkan mulai dari tepi luar dengan bergerak menuju ke arah sumbu jalan
       sedemikian rupa. Bila mana memungkinkan, lalu lintas alat-alat konstruksi harus terus menerus
                                                                      
       divariasi agar dapat menyebarkan pengaruh usaha pemadatan dari lalu lintas tersebut.
       Dasar perhitungan analisis adalah :                            
                                                                      
       1) Asumsi, Pekerjaan dilakukan secra mekanis dan lokasi pekerjaan.
       2) Urutan kerja/metode kerja :                                 
                                                                      
         • Material timbunan pilihan dihampar dengan menggunakan motor grader 100 HP.
         • Hamparan Material dsisiram air dengan menggunakan water tank truck
           (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan dipadatkan dengan menggunakan vibro roller 3
                                                                      
           Ton.                                                       
         • Selama pemadatan sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi hamparan dan
                                                                      
           level permukaan dengan menggunakan alat bantu.             
         • Setelah selesai melakukan pemadatan, maka dilakukan pengukuran elevasi
                                                                      
           ulang menggunakan total station.                           
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         7          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
  H. PEKERJAAN PEMBUATAN RUMAH POTONG NON PERMANEN                    
                                                                      
   a. Pekerjaan Struktur Kayu                                         
       Pekerjaan Pemasangan Tiang Kolom 10/10, Kayu Klas I Kolom merupakan suatu elemen struktur
                                                                      
       tekan yang memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan pada suatu
       kolom merupakan lokasi kritis yang dapat menyebabkan runtuhnya seluruh struktur bangunan. Oleh
                                                                      
       karena itu, dalam pembangunan rumah ini, kayu yang digunakan harus dipilih dengan seksama dan
       yang dipakan adalah kayu kelas I dengan ukuran 10/10.          
                                                                      
       Metode pemasangan tiang kolom:                                 
       • Bahan-bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini harus disediakan di lokasi pekerjaan
         terlebih dahulu                                              
                                                                      
       • Peralatan yang diperlukan pun harus dipersiapkan di lokasi kerja.
       • Sebeum melaksanakan pekerjaan, kontraktor diwajibkan untuk meneliti gambar-gambar yang
                                                                      
         ada dan kondisi dilapangan, termasuk mempelajari             
       • bentuk, pola lay-out/penempatan, cara pemasangan, mekanisme dan detail- detail sesuai
                                                                      
         gambar                                                       
       • Shop drawing harus di buat terlebih dahulu dan disetujui oleh direksi
                                                                      
       • Tiang kolom dari kayu ini harus bediri tegak di atas sloof dan pondasi setempat
       • Lalu diberikan angkur ke tulang sloof untuk memperkuat sambungan antara sloof dan tiang
                                                                      
         kolom                                                        
       • Pelaksanaan pekerjaan harus selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
                                                                      
       • Setelah pekerjaan selesai dikerjakan, pelaksana hendaknya berkoordinasi kembali dengan
         surveyor dan melaporkannya kepada Konsultan Pengawas         
                                                                      
       • Dokumentasi pekerjaan dilakukan sebelum, selama dan sesudah pekerjaan
       • Berlangsung.                                                 
                                                                      
     1) Pasang Ring Balok 5/10, Kayu Klas II                          
                                                                      
       Fungsi ring balok adalah sebagai pengikat kolom. Ring balok dipasang melintang guna
       menghubungkan tiang-tiang utama dan tiang-tiang penyangga. Dalam pekerjaan ini, ring balok
                                                                      
       yang digunakan adalah yang berukuran 5/10 dan merupakan kayu klas II.
       Metode Pengerjaan Ring Balok:                                  
                                                                      
       •  Bahan-bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini harus disediakan di lokasi pekerjaan
          terlebih dahulu                                             
                                                                      
       •  Peralatan yang diperlukan pun harus dipersiapkan di lokasi kerja.
       •  Sebelum dilanjutkan pekerjaan pemasangan ring balok, perlu disesuaikan segala ukuran,
                                                                      
          penempatan, dan sambungan yang akan dilakukan dgn gambar kerja, dan disetujui oleh pihak
          direksi.                                                    
                                                                      
       •  Kayu Kelas I dengan ukuran 5/10 diposisikan pada tempatnya untuk mengikat tiap tiang yang
          ada.                                                        
                                                                      
       •  Untuk setiap sambungan antara tiang kolom dan ring balok akan menggunakan minimal 4
          buah paku                                                   
                                                                      
       •  Sambungan ring balok dan kolom harus dipastikan kuat sebelum pekerjaan lainnya
          dilanjutkan                                                 
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         8          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
       •  Setelah terpasang, kelurusan bidang ring balok dicek dengan bantuan unting-unting,
                                                                      
          waterpass dan alat ukur.                                    
       •  Pelaksanaan pekerjaan harus selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
                                                                      
       •  Setelah pekerjaan selesai dikerjakan, pelaksana hendaknya berkoordinasi kembali dengan
          surveyor dan melaporkannya kepada Konsultan Pengawas        
                                                                      
       •  Dokumentasi pekerjaan dilakukan sebelum, selama dan sesudah pekerjaan berlangsung.
     2) Pasang Kap / Kuda-kuda, Kayu Klas II                          
                                                                      
       Kuda-kuda kayu adalah balok kayu dengan ukuran tertentu yang dirakit dan dibentuk sehingga
       membentuk segitiga sama kaki. Kuda-kuda diletakkan pada ring balok disudut tertentu dengan
       fungsi sebagai pembentuk model atap bangunan, tumpuan balok gording, rangka atap kaso, reng
                                                                      
       dan atap genteng. Dalam hal ini balok kuda-kuda yang digunakan berukuran 5/10 cm dan
       merupakan kayu kelas II.                                       
                                                                      
       Metode pekerjaan pemasangan wallpaper:                         
       •  Bahan-bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini harus disediakan di lokasi pekerjaan
                                                                      
          terlebih dahulu                                             
       •  Peralatan yang diperlukan pun harus dipersiapkan di lokasi kerja.
                                                                      
       •  Semua kayu yang dipakai harus kering, berumur tua, lurus dan tidak retak, tidak bengkok dan
          mempunyai derajad kelembaban kurang dari 15%                
                                                                      
       •  Kuda-kuda yang akan dipasang di rangkai sebelum dinaikan ke atas atap
       •  Rangka kuda-kuda di sambungkan ke kolom dengan angkur       
                                                                      
       •  Kuda-kuda akan diletakkan pada ring balok                   
       •  Pelaksanaan pekerjaan harus selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
                                                                      
       •  Setelah pekerjaan selesai dikerjakan, pelaksana hendaknya berkoordinasi kembali dengan
          surveyor dan melaporkannya kepada Konsultan Pengawas        
                                                                      
       •  Dokumentasi pekerjaan dilakukan sebelum, selama dan sesudah pekerjaan berlangsung .
     3) Pasang Gording 5/10, Kayu Klas II                             
                                                                      
       Gording membagi bentangan atap dalam jarak-jarak yang lebih kecil pada proyeksi horizontal.
       Gording meneruskan beban dari penutup atap, reng, usuk, orang, beban angina, beban air hujan
       pada titik-titik buhul kuda-kuda. Gording berada di atas kuda-kuda, biasanya tegak lurus dengan
                                                                      
       arah kuda-kuda. Kayu yang kana digunakan untuk gording berukuran 5/10 cm.
       Metode pekerjaan pemasangan gording:                           
                                                                      
       •  Bahan-bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini harus disediakan di lokasi pekerjaan
          terlebih dahulu.                                            
                                                                      
       •  Peralatan yang diperlukan pun harus dipersiapkan di lokasi kerja.
       •  Kayu yang digunakan sebagai gording diposisikan di atas kuda-kuda
                                                                      
       •  Bentangan gording sesuai dengan gambar kerja                
       •  Pemasangan gording harus di lakukan secara hati-hati dan memastikan bentangan antar
                                                                      
          gording tetap konsisten                                     
       •  Sambungan antara gording dan kuda-kuda dipastikan harus kuat dan konsisten
                                                                      
       •  Pelaksanaan pekerjaan harus selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         9          
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
       •  Setelah pekerjaan selesai dikerjakan, pelaksana hendaknya berkoordinasi kembali dengan
                                                                      
          surveyor dan melaporkannya kepada Konsultan Pengawas        
       •  Dokumentasi pekerjaan dilakukan sebelum, selama dan sesudah pekerjaan berlangsung.
                                                                      
     4) Pemasangan Lisplank 2/20, Kayu Klas II                        
       Kayu yang digunakan sebagai lisplank adalah papan berukuran 2/20 cm dan merupakan kayu
                                                                      
       kelas I                                                        
       Metode pekerjaan pasang lisplank:                              
       •  Bahan-bahan yang akan digunakan dalam pekerjaan ini harus disediakan dilokasi pekerjaan
                                                                      
          terlebihdahulu                                              
       •  Peralatan yang diperlukan pun harus dipersiapkan di lokasi kerja
                                                                      
       •  Papan lisplank dipaku pada rangka listplank                 
       •  Pada sambungan papan lisplank dibuat sambungan bibir lurus  
                                                                      
       •  Pemakuan dilaksanakan pada setiap jarak 1 m panjang dengan jumlah paku minimal 2 buah
          pada setiap tempat pemakuan                                 
                                                                      
       •  Setelah selesai pemasangan tahap berikutnya yaitu dilakukan pendempulan dan pengecatan
       •  Kerapian listplank harus diperhatikan dengan seksama        
       •  Pelaksanaan pekerjaan harus selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja.
                                                                      
       •  Setelah pekerjaan selesai dikerjakan, pelaksana hendaknya berkoordinasi kembali dengan
          surveyor dan melaporkannya kepada Konsultan Pengawas        
                                                                      
       •  Dokumentasi pekerjaan dilakukan sebelum, selama dan sesudah pekerjaan berlangsung
                                                                      
                                                                      
   b. Pekerjaan Dinding Batako Meja                                   
     Setelah pekerjaan struktur selesai, pekerjaan dinding dapat segera dimulai. Sebelum dinding dipasang,
                                                                      
     batu bata / bata ringan / batako yang digunakan terlebih dahulu di rendam di dalam air / dibasahi
     sebentar.,                                                       
                                                                      
     Adapun peralatan yang digunakan yaitu waterpass, skrop, ember, benang, sipatan, pacul, dan cetok.
     Proses Pengerjaan dinding bata ringan yaitu :                    
                                                                      
     • Sebelum di lakukan pemasang pekerjaan dinding dilakukan pengukuranbangunan (uit-zet) serta
       letak-letak dinding bata yang akan dilaksanakansecara teliti dan sesuai dengan gambar.
                                                                      
     • Di dalam satu hari, pasangan batu tidak boleh lebih tinggi dari 2,5 meter dan pengakhirannya
       harus dibuat bertangga menurun dan tidak tegak bergigi, untuk menghindari retak dinding
       dikemudian hari.                                               
                                                                      
     • Pekerjaan pasangan dilaksanakan waterpas (horizontal) dengan menggunakan benang dan tiap
       kali lantai diteliti kerataannya. Pemasanganbenang terhadap pasangan dibawahnya tidak boleh
                                                                      
       lebih dari30 cm.                                               
     • Pada semua pasangan setengah batu satu sama lain harus terdapat pengikatan yang sempurna.
                                                                      
     • Lapisan yang satu dengan lapisan yang diatasnya harus dipasang secara zig-zag (berselang-
       seling dengan perbedaan separuh panjang).                      
                                                                      
     • Pada pasangan satu batu dan pasangan yang lebih tebal (kalau ada), maka
     • pelaksanaan harus sesuai petunjuk / peraturan yang disyaratkan (NI-3).
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         10         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
     • Untuk dinding bata dan kolom harus diberi angkur 10 mm tiap 1 m tinggisedangkan dinding hebel
                                                                      
       diberi besi strip lebar 1”, tebal 3 mm tiap 60 cm tinggi.      
     • Demikian juga setiap luas dinding 12 m2 harus diberi penguat kolom praktisdan balok. Khusus
                                                                      
       untuk dinding ruang genset, setiap luas dinding 6m² diberiperkuatan kolom praktis dan balok.
       Semua pertemuan tegak lurus harusbenar-benar bersudut 90 derajat.
                                                                      
   c. Pekerjaan Plesteran & Acian                                     
     Meliputi penyediaan bahan plesteran, penyiapan dinding / bidang yang akan diplester, Serta
     pelaksanaan pekerjaan pemlesteran itu sendiri pada dinding- dinding yang akan diselesaikan
                                                                      
     dengancat, sesuai dengan yang tertera dalam gambar denah dan notasi dipenyelesaian dinding.
     Seluruh dinding pasangan bata baik yang terlihat ataupun tidak terlihat (pasangan batu bata biasa atau
                                                                      
     beton ringan aerasi (hebel) diatas plafond dan dinding shaft) harus tetap diplester.
   1. Bahan                                                           
                                                                      
   a) Untuk plesteran dinding batu bata biasa :                       
     a. Semen yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus memenuhi persyaratanC sesuai NI-8.
                                                                      
     b. Pasir yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus halus dengan warna asli/ alami, sesuai
       NI-3 dan telah mendapat persetujuan dari MK / Perencana        
                                                                      
       /Pemberi Tugas.                                                
     c. Air untuk mengaduk kedua bahan tersebut diatas harus sesuai NI-3 pasal
   10. b) Untuk plesteran dinding hebel (blok beton ringan aerasi)    
                                                                      
     a. Semen yang dipergunakan dalam pekerjaan plesteran blok beton ringanaerasi ini harus
       memenuhi standar khusus / mutu internasional (minimal telahlulus DIN 18555).
                                                                      
     b. Pasir yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus halus dengan warna asli/alami, sesuai
       NI-3 dan telah mendapat persetujuan dari MK / Perencana        
                                                                      
       /Pemberi Tugas.                                                
     c. Air untuk mengaduk bahan tersebut harus sesuai NI-3 pasal 10. 
                                                                      
  2. Jenis Pekerjaan                                                  
   a) Jenis-jenis plesteran yang digunakan adalah sebagai berikut :   
                                                                      
    a. Plesteran kedap air (1 PC : 3 Psr) digunakan untuk menutup dinding-dinding kedap air (untuk
       pasangan batu bata biasa). Sedangkan untuk pasangan blok beton aerasi (hebel) menggunakan
                                                                      
       adukan PM 410.                                                 
    b. Plesteran dinding-dinding sisi luar bangunan yang tidak terlindung dipakai plesteran 1 PC : 3
    Psr. c. Plesteran beton (1 PC : 3 Psr), digunakan untuk menutup dinding-dinding beton.
                                                                      
    d. Plesteran biasa (1 PC : 5 Psr), digunakan untuk menutup seluruh permukaan dinding selain
       dinding kedap air, dinding sisi luar atau dinding beton untuk pasangan batu bata biasa.
                                                                      
    e. Plesteran biasa untuk dinding blok beton aerasi selain daerah basah digunakan PM 200, setelah
    setelah                                                           
       itu dilakukan pengacian dengan menggunakan PM 300, kecuali jika ditentukan lain dalam gambar.
                                                                      
    f. Plesteran sudut (1 PC : 3 Psr), digunakan untuk membuat pengakhiran sudut dari bidang-
       bidang plesteran.                                              
  3. Persiapan Dinding yang akan diplester                            
                                                                      
  a) Uraian Persiapan :                                               
     a. Semua siar dipermukaan dinding batu bata biasa maupun blok beton aerasi (hebel)
                                                                      
       dikerok sedalam + 1 cm agar bahan plesteran dapat lebih merekat.
METODE PELAKSANAAN                                         11         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
     b. Permukaan bidang yang akan diplester harus dibersihkan dan disiram air sebelum bahan
       plester dimulai (permukaan dinding harus basah pada waktu diplester).
                                                                      
     c. Semua bidang plesteran harus dijaga kelembabannya selama seminggu sejak
       penempelan plesterannya (dengan jalan menyiramnya dengan air). 
                                                                      
     d. Untuk pekerjaan plesteran pada dinding beton, bidang beton itu harus dikasarkan terlebih
       dahulu sebelum pekerjaan plesteran dimulai.                    
   4. Pelaksanaan Pekerjaan Plesteran                                 
                                                                      
     Antara lain harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :        
      a) Adukan Plesteran                                             
                                                                      
         Semua bahan plesteran harus diaduk dengan mesin atau dengan tangan sesuai persyaratan
         MK/Perencana/Pemberi Tugas. Apabila dipandang perlu dan sesuai dengan rencana, Kontraktor
                                                                      
         diperkenankan menggunakan bahan- bahan kimia sebagai campuran. Hanya semen yang baik
         yang boleh dipergunakan.                                     
                                                                      
      b) Contoh-contoh                                                
         a. Kontraktor harus membuat contoh-contoh bidang plesteran dari setiap macam pekerjaan
           plesteran sesuai dengan yang diminta, sehingga jenis/macampekerjaan tersebut dapat
                                                                      
           diterima oleh Perencana/Pemberi Tugas.Dan untuk seterusnya semua pekerjaan
           plesteran harus sama dengan contohyang dibuat.             
         b. Untuk dapat mencapai tebal plesteran yang rata, sebaiknya diadakanpemeriksaan secara
                                                                      
           silang oleh pelaksana dengan menggunakan garisanpanjang yang digerakkan secara
           vertikal dan horizontal (silang) danataudengan alat bantu lainnya. Tebal plesteran harus
                                                                      
           diukur supaya mendapatkanketebalan yang sama pada kedua muka dinding dan hasil
           akhir dari dindingtembok setelah diplester adalah 15 cm kecuali ditentukan lain. Setelah
                                                                      
           itu barudiadakan pengacian.                                
                                                                      
                                                                      
   5. Sudut-sudut Plesteran                                           
      Semua sudut vertikal dan horizontal, luar dan dalam harus dilaksanakan secara sempurna, tegak
                                                                      
      dan siku.                                                       
   6. Perbaikan Bidang Plesteran                                      
      Bilamana terdapat bidang plesteran yang berombak (tidak rata) harus diperbaiki secara sempurna.
                                                                      
      Bagian-bagian yang akan diperbaiki hendaknya dibobok secara teratur (dibuat bobokan yang
      berbentuk segi empat) dan plesteran baru harus rata dengan sekitarnya.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         12         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
                               BAB II                                 
         METODE KESEHATAN KESELAMATAN KERJA dan LINGKUNGAN (K3L)      
                                                                      
                                                                      
  A. LINGKUP PEKERJAAN                                                
                                                                      
     Bagian ini mengatur mengenai pelaksanaan program Kesehatan dan KeselamatanKerja (K3l) dalam
     pelaksanaan pekerjaan.                                           
  B. PEDOMAN DAN STANDAR                                              
                                                                      
     1) Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja      
     2) Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I. No.Kep. 1135/MEN/1987 tentang BenderaKeselamatan
                                                                      
       Dan Kesehatan Kerja                                            
     3) Keputusan Menteri Tenaga Kerja R.I. No.: Kep.245/MEN/1990 tentang HariKeselamatan
                                                                      
       Dan Kesehatan Kerja Nasional                                   
     4) Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. Per.05/MEN/1996 tentang SistemManajemen
                                                                      
       Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                
                                                                      
                                                                      
  C. KESELAMATAN KERJA                                                
     a. Dari permulaan hingga penyelesaian pekerjaan dan selama masa pemeliharaan,Kontraktor
        bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pekerja, material dan peralatan teknis
                                                                      
        serta konstruksi.                                             
     b. Wajib menjaga keselamatan kerja di ruang kerja dengan melengkapi dengan perlengkapan
                                                                      
        keselamatan kerja seperti safety line, rambu - rambu, papanpromosi keselamatan, dan lain -
        lain.                                                         
                                                                      
     c. Wajib menjamin keselamatan tenaga kerja yang terlibat dalam pelaksanaanpekerjaan dari segala
        kemungkinan yang terjadi dengan memenuhi aturan dan ketentuan kesehatan dan keselamatan
                                                                      
        kerja yang berlaku (Jamsostek).                               
     d. Menyediakan obat-obatan menurut syarat-syarat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
                                                                      
        (PPPK) yang selalu dalam keadaan siap digunakan di lapangan,untuk mengatasi segala
        kemungkinan musibah bagi semua petugas dari pekerja lapangan. 
     e. Setiap pekerja diwajibkan menggunakan sepatu pada waktu bekerja dan di lokasi harus
                                                                      
        disediakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa safety belt, safety helmet, masker/kedok las
        terutama untuk dipakai pada pekerjaan pemasangan kuda-kuda baja dan pekerjaan yang
                                                                      
        beresiko tertimpa benda keras.                                
     f. Menyediakan air bersih, kamar mandi dan WC yang layak dan bersih bagi semua
                                                                      
        petugas dan pekerja.                                          
     g. Apabila terjadi kecelakaan, sesegera mungkin memberitahukan kepada Konsultan dan
                                                                      
       mengambil tindakan yang perlu untuk keselamatan korban korban kecelakaan itu.
                                                                      
  D. PROSEDUR OPERASI STANDAR (SOP) KESEHATAN DAN KESELAMATANKERJA (K3)
                                                                      
    1) Membuat SOP Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).              
    2) SOP diajukan kepada Konsultan untuk dievaluasi.                
                                                                      
    3) Menyampaikan laporan pelaksanaan SOP kepada Direksi Pekerjaan. 
  E. MATRIK PROGRAM K3                                                
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         13         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
    a. Safety Health and Environmental Induction Kegiatan ini dilaksanakan setiap ada tamu ataupun
       pekerja baru yang memasuki wilayah kerja proyek                
                                                                      
    b. Safety Health and Environmental Talk Program ini bertujuan untuk sosialisasi dan pembahasan
       mengenai seluruh permasalahan penerapan K-3L dan Lingkungan selama masa pelaksanaan
                                                                      
       proyek. Pelaksanaan Safety talk setiap 1 minggu sekali.        
    c. Safety Health and Environmental Patrol / Inspection Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin,
       bertujuan untuk memonitor pelaksanaan K-3L di seluruh lingkungan proyek dan menjaga
                                                                      
       konsistensi pelaksanaan K-3L.                                  
    d. Safety Health and Environmental Meeting Program SHE meeting dilaksanakan seminggu sekali
                                                                      
       dimana dalam kegiatan ini membahas permasalahan dan kejadian yang terjadi dan rencana tindak
       lanjut untuk memperbaikinya serta membahas permasalahan yang mungkin terjadi serta langkah-
                                                                      
       langkah pencegahannya.                                         
    e. Safety Health and Environmental Audit Program ini dilaksanakan insidental bertujuan untuk
                                                                      
       melakukan audit terhadap kedisiplinan dalam pelaksanaan standar K-3L di lingkungan proyek
       terhadap peraturan yang diberlakukan dalam lingkungan perusahaan.
                                                                      
    f. Safety Health and Environmental Trainning Pelatihan terhadap seluruh komponenproyek yaitu
       karyawan, subkon, mandor dan seluruh pekerja mengenai K-3L, P3K dan respon terhadap
       keadaan darurat.                                               
                                                                      
    g. Housekeeping Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari bertujuan untuk menjaga kebersihan,
       kerapihan, kenyamanan di lingkungan kerja.                     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                         Gambar Perlengkapan K3                       
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                Gambar                                
                                Pemakaian Perlengkapan K3             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         14         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
  F. DIAGRAM ALIR K3                                                  
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         15         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         15         
Belanja Modal Bangunan Terbuka (Pematangan Lahan RPU)    2025         
                            BAB III                                   
                                                                      
                           PELAPORAN                                  
                                                                      
                                                                      
   3.1 Selama periode pekerjaan dilapangan, penyedia barang / jasa harus membuat laporan harian dan
      laporan mingguan yang menggambarkankemajuan pekerjaan, laporan tersebut memuat sekurang-
                                                                      
      kurangya informasi yang mencakup :                              
      • Uraian mengenai kemajuan kerja yang sesungguhnya dicapai menjelang akhir
                                                                      
       minggu                                                         
      • Jumlah personil yang bertugas dilapangan                      
                                                                      
      • Kondisi Cuaca, Dll                                            
                                                                      
                                                                      
   3.2 Membuat Foto-foto Dokumentasi Kegiatan mengenai pekerjaan dilapangan.
   3.3 Pemborong diwajibkan membuat gambar akhir atau As Built Drawing sesuai dengan kondisi dan
                                                                      
      kenyataan dilapangan.                                           
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
METODE PELAKSANAAN                                         15