| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0754682805816000 | Rp 498,867,300 | 70.72 | 90.72 | - | |
CV Tata Bumi Nusantara Consultant | 06*8**0****16**0 | - | - | - | Tidak melakukan klarifikasi dokumen |
| 0028575132816000 | - | - | - | Tidak melakukan klarifikasi dokumen | |
| 0032694143816000 | - | - | - | - | |
| 0902576073816000 | - | - | - | - | |
CV Energi Kinetik Konsultan | 09*8**0****11**0 | - | - | - | Tidak melakukan klarifikasi dokumen kualifikasi |
| 0814905402816000 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas nilai unsur pengalaman pekerjaan sejenis berdasarkan subklasifikasi | |
| 0729536201816000 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas nilai unsur pengalaman pekerjaan sejenis berdasarkan subklasifikasi | |
| 0030215289811000 | - | - | - | - | |
| 0811413350816000 | - | - | - | - | |
| 0032694754816000 | - | - | - | - | |
| 0637379173816000 | - | - | - | - | |
| 0032432684803000 | - | - | - | - | |
CV Baratama Konsulindo | 10*1**1****46**2 | - | - | - | - |
| 0030515597801000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
PELAKSANAAN KEGIATAN
PENGAWASAN TEKNIS REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCA BENCANA KABUPATEN
BUTON
TAHUN ANGGARAN 2025
Data Proyek
Kegiatan Jasa Konsultansi Pengawasan Teknis
Pekerjaan Pengawasan Teknis Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Pasca Bencana Kabupaten Buton
Lokasi Tersebar Kabupaten Buton
Sumber Dana APBD Kabupaten Buton ( DPA Dinas PUPR )
Tahun Anggaran 2025
Waktu Pelaksanaan 180 Hari Kalender ( 6 Bulan )
Nama Pengguna Anggaran ( PA ) M WAHYUDDIN. M, ST, M.Si
Nama Pejabat Pembuat Komitmen DEDY MUHAMMAD HERDIANTO, ST
( PPK )
Kabupaten Buton adalah salah satu daerah tingkat II di Propinsi Sulawesi
tenggara, Indonesia. Kabupaten Buton terletak di Pulau Buton merupakan
pulau terbesar di luar pulau induk Kepulauan Sulawesi, yang menjadikannya
pulau ke-130 terbesar di Dunia. Secara geografis Kabupaten Buton terletak di
bagian selatan garis katulistiwa memanjang dari uatara ke selatan diantara
4,960 – 6,250 lintang selatan dan membentang dari barat ke timur antara
120,000 – 123.340 bujur timur meliputi sebagian Pulau Muna dan Pulau Buton.
Kabupaten Buton memiliki daratan seluas ± 2.488,71 km2 atau 248.871 Ha dan
wilayah perairan laut diperkirakan seluas ± 21.054 Km2 berbatasan dengan :
Utara : Kabupaten Buton Utara
Selatan : Laut Flores dan kabupaten Buton Selatan
Barat : Kota Baubau
Timur : Kabupaten wakatobi
Ibukota Kabupaten Buton terletak di pasarwajo. Kabupaten ini memiliki luas
wilayah ± 2.488,71 km2 (sebelum pemekaran 6.463 Km2) dan pada tahun 2024
berpenduduk sebanyak 121.873. Kabupaten Buton terkenal sebagai penghasil
Aspal Alam.
Kondisi topografi tanah daerah kabupaten Buton pada umumnya memiliki
permukaan tanah yang bergunung, bergelombang dan berbukit-bukit. Diantara
gunung dan bukit-bukit tersebut terbentang daratan yang merupakan daerah-
daerah yang dijadikan pemukiman dan lahan pertanian. Wilayah Kabupaten
Buton memiliki permukaan tanah pegunungan yang relatif rendah yang
sebagian besar berada pada ketinggian 100-500m diatas permukaan laut,
kemiringan tanahnya mencapai 400.
Dengan kondisi topografi yang demikian wilayah Kabupaten Buton tergolong
rentan terhadap bencana alam terutama banjir musiman pada musim hujan
karena sebagian besar wilayah Kabupaten Buton berada di daratan rendah yang
dekat dengan daerah pantai.
Wilayah Kabupaten Buton dilalui oleh banyak aliran sungai, namun kondisi
sungai beberapa tahun terakhir ini telah mengalami penurunan fungsi dan
kualitas yang disebabkan oleh beberapa factor diantaranya seperti penebangan
liar, dan adanya bencana alam tahunan yang menyebabkan fungsi jaringan
irigasi dan infrastruktur semakin mendesak untuk dilakukan perbaikan.
Keadaan iklim di Wilayah Kabupaten Buton hampir tidak berbeda dengan
iklim yang berada di Kota Baubau, pengukuran iklim yang ada hanya di stasiun
meteorology kelas 3 Betoambari Kota Baubau. Musim hujan terjadi diantara
bulan desember sampai dengan bulan april. Pada saat tesebut angin barat
bertiup dari benua Asia serta laitan Pasifik yang banyak mengandung uap air.
Musim kemarau terjadi antara bula juli dan September, pada bulan-bulan
tersebut angintimur yang bertiup dari benua Australia sifatnya kering dan
kurang mengandung uap air. Khusus pada bulan april dan mei di daerah
kabupaten Buton arah angin tidak menentu, sehingga mengakibatkan
munculnya angin puting beliung dan gelombang pasang air laut sering terjadi
yang mengakibatkan rusaknya kapal-kapal nelayan, talud pemecah ombak,
dermaga/pelabuhan, dan pemukiman warga di daerah-daerah pesisir pantai,
demikian pula dengan curah hujan yang tinggi sehingga menimbulkan banjir.
Sehubungan dengan permasalahan kebencanaan Pemerintah Daerah
Kabupaten Buton telah melakukan langkah langkah penanganan. namun karena
keterbatasan kemampuan keuangan Daerah maka tidak semua daerah dapat
dilakukan penanganan. Pemerintah Daerah Kabupaten Buton sangat tergantung
pada bantuan pemerintah Pusat guna mengatasi pemasalahan tersebut. Pada
tahun 2024 pemerintah Daerah Kabupaten Buton mendapat Kucuran dana
Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sebesar Rp. 21. 117.637.000
( Dua Puluh Satu Milyar Seratus Tujuh Belas Juta Enam Ratus Tiga Puluh Ribu
Rupiah ) guna menangani masalah kerusakan infrastruktur akibat bencana.
Maksud dari pekerjaan ini adalah untuk membantu Pejabat Pembuat Komitmen
dalam Pengawasan/Supervisi pelaksanaan pekerjaan Rekonstruksi bangunan
Penguat tebing pantai Desa Kabawakole Kec. Pasarwajo, Rekonstruksi bangunan
penguat tebing sungai Desa Togo Mangura Kec. Lasalimu serta Rekonstruksi saluran
induk ( Bangunan Pembawa Irigasi ) Desa Lasembangi Kec. Lasalimu. Sedangkan
tujuan dari pekerjaan ini adalah terutama dalam pengendalian masalah teknis di
lapangan sehingga pekerjaan tersebut dapat tepat mutu, tepat waktu dan tepat
biaya
Lokasi Pekerjaan Dalam Rangka Pengawasan Teknis yaitu terdiri dari tiga kegiatan
yang tersebar di wilayah Kabupaten Buton adapun kegiatan yang di maksud terdiri
dari :
1. Rekonstruksi Bangunan Penguat Tebing Pantai Desa Kabawakole Kec. Pasarwajo
2. Rekonstruksi Bangunan Penguat Tebing Sungai Desa Togo mangura Kec.
Lasalimu
3. Rekonstruksi Saluran Induk ( Bangunan Pembawa Irigasi ) Desa Lasembangi Kec.
Lasalimu
Pekerjaan ini di biayai dari Dana Alokasi Umum ( DAU ) Kabupaten Buton Tahun
Anggaran 2025 Dengan Pagu Sebesar RP. 500.000.000,- ( Lima Ratus Juta Rupiah )
dengan Harga Perkiraan Sendiri Sebesar Rp. 499.977.300,- ( Empat Ratus Sembilan
Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Rupiah )