Eksplorasi Nikel Provinsi Sulawesi Tengah Dan Provinsi Sulawesi Tenggara

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10062845000
Date: 23 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral
Work Unit: Pusat Sumber Daya Mineral Batubara Dan Panas Bumi
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 17,869,820,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 17,853,172,512
Winner (Pemenang): PT Superintending Company Of Indonesia
NPWP: 013009923093000
RUP Code: 60106063
Work Location: Mamasa - Banggai (Kab.)|Lamala - Banggai (Kab.)|Bombana - Bombana (Kab.)
Participants: 25
Applicants
Reason
0013009923093000Rp 15,527,640,872-
Gilgamesh Golden Group
09*1**9****03**0--
0011308210441000Rp 17,837,698,8901. Tidak melampirkan CV, KTP, Ijazah untuk 1 Orang sehingga hanya dapat dievaluasi untuk 1 Orang Tenaga Ahli LiDAR 2. Tidak melampirkan Bukti Kepemilikan berupa Nota Pembelian Palu Geologi dan Kompas 3. Peralatan Geolistrik beserta asesorisnya yang disyaratkan 3 unit, hanya 2 yang dilengkapi dengan bukti kepemilikan dari pemberi sewa
PT Minevesting Konsultan Indonesia
06*1**8****44**0Rp 16,025,095,2531. Peralatan tidak lulus evaluasi persyaratan - Tidak melampirkan bukti kepemilikan berupa Kuitansi/Bukti Pembelian untuk Peralatan • Palu geologi • Kompas • Handheld GPS - Peralatan Geolistrik Tidak melampirkan Bukti Kepemilikan dari Pemberi Sewa 2. Tenaga Ahli tidak lulus evaluasi persyaratan - Tenaga AHli LIdar atas nama Kamaluddin, baru lulus 2023, sehingga pengalaman kerja hanya 2 Thn (terhitung Juli 2023-Agustus 2025), pengalaman hanya sebagai Drone Pilot, bukan sebagai Ahli AKuisisi Data LiDAR - Tenaga AHli Geofisika atan nama Kevin Prastya baru memiliki pengalaman selama 3 Tahun sejak Lulus Juli 2022, peryaratan Minimal pengalaman 5 Tahun
PT Milona Petro Optima
06*4**5****16**0--
0023569668431000--
0019379114005000--
0423867704429000--
0010694743093000--
PT Rizqu Tirta Swastika
09*2**6****04**0--
Bumi Teknik Sekawan
06*5**9****29**0--
0760632190424000--
Nusaprima Melona Krayan
06*5**3****21**0--
0313234049411000--
0211107990429000--
PT Nusantara Drilling Services
09*6**9****63**0--
0025640111445000--
0027104991617000--
Trijaya Intrans Nusaperkasa
02*9**8****22**0--
0029579075048000--
CV Lenteq Jaya
04*7**2****15**0--
0610219800411000--
0211287776402000--
0725694020009000--
0016628174014000--
Attachment
Uraian   Singkat                                 
                                                                       
   Eksplorasi   Nikel  Provinsi   Sulawesi   Tengah   dan              
                                                                       
                                                                       
               Provinsi  Sulawesi   Tenggara                           
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                    TAHUN  ANGGARAN   2025                             
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
        PUSAT SUMBER DAYA MINERAL BATUBARA DAN PANAS BUMI              
                                                                       
                         BADAN GEOLOGI                                 
           KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL                  
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 1     
                        URAIAN SINGKAT                                 
                                                                       
    Eksplorasi Nikel Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Sulawesi Tenggara
                                                                       
                                                                       
 I. LATAR BELAKANG                                                     
                                                                       
  a. Dasar Hukum                                                       
   1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Undang-Undang
                                                                       
      Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara pada pasal 6
      ayat (1) butir e diamanatkan bahwa Pemerintah Pusat dalam pengelolaan
                                                                       
      pertambangan mineral dan batubara berwenang melakukan penyelidikan dan
      penelitian pertambangan pada seluruh Wilayah Hukum Pertambangan. 
                                                                       
   2. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2023 tentang Wilayah Pertambangan
      mengatur mengenai Wilayah Pertambangan (WP) yakni merupakan wilayah yang
                                                                       
      memiliki potensi Mineral dan/atau Batubara dan tidak terikat dengan batasan
      administrasi pemerintahan yang merupakan bagian dari tata ruang nasional.
      Kegiatan Penyelidikan dan Penelitian dalam rangka penemuan dan inventarisasi
                                                                       
      data dan informasi geologi serta potensi Mineral dan Batubara dilakukan pada
      Wilayah Hukum Pertambangan (WHP). WP sebagai bagian dari WHP merupakan
                                                                       
      landasan bagi penetapan kegiatan Usaha Pertambangan. Peraturan tersebut
      mengamanatkan bahwa Kementerian dapat memberikan Penugasan Penyelidikan
                                                                       
      dan Penelitian untuk penyiapan WP dan WIUP Mineral dan Batubara. 
   3. Peraturan Presiden No.169 tahun 2024 mengenai Kementerian Energi dan Sumber
                                                                       
      Daya Mineral yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang energi dan
      sumber daya mineral. Kementerian mempunyai tugas menyelenggarakan urusan
                                                                       
      pemerintahan di bidang energi dan sumber daya mineral untuk membantu Presiden
      dalam menyelenggarakan pemerintahan negara.                      
                                                                       
   4. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 14 Tahun 2023 adalah
      Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Tata Cara Penugasan
      Penyelidikan dan Penelitian Untuk Penyiapan Wilayah Pertambangan, Wilayah Izin
                                                                       
      Usaha Pertambangan, dan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus.  
   5. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 9 Tahun 2024 tentang
                                                                       
      Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pasal
      205 , Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi mempunyai tugas
                                                                       
      melaksanakan penyelidikan, pelayanan, dan perekayasaan di bidang sumber daya
      mineral, batubara, dan panas bumi.                               
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 2     
   6. Keputusan Menteri ESDM No. 296.K/MB.01/MEM.B/2023 mengenai Penetapan
      Jenis Komoditas yang Tergolong dalam Klasifikasi Mineral Kritis. Kementerian
      ESDM menetapkan 47 mineral yang termasuk kedalam mineral kritis dengan jenis
                                                                       
      komoditas tambang.                                               
   7. Keputusan Menteri ESDM No. 69.K/MB.01/MEM.B/2024 mengenai Penetapan
                                                                       
      Jenis Komoditas yang Tergolong dalam Klasifikasi Mineral Strategis. Kementerian
      ESDM menetapkan 22 mineral yang termasuk kedalam mineral strategis dengan
                                                                       
      jenis komoditas tambang.                                         
                                                                       
                                                                       
  b. Gambaran Umum Singkat                                             
      Indonesia merupakan negeri penghasil Nikel terbesar didunia. Berdasarkan data
                                                                       
 USGS tahun 2023, Indonesia memiliki cadangan logam Nikel terbesar didunia sebesar 55
 juta Ton atau 43% dari Cadangan Dunia. Menurut data Neraca Sumber Daya dan
                                                                       
 Cadangan Mineral Tahun 2023, total Cadangan Logam Nikel Indonesia mencapai 56,3 juta
 ton, dengan sebagian besar terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi
 Tenggara, serta provinsi Maluku Utara.                                
                                                                       
      Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 9 Tahun 2024, salah satu tugas
 fungsi Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP), Badan Geologi,
                                                                       
 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yaitu pelaksanaan inventarisasi,
 penyelidikan, pelayanan, dan perekayasaan di bidang sumber daya mineral. Oleh karena
                                                                       
 itu, untuk mencapai sasaran prioritas pembangunan tersebut, maka PSDMBP melakukan
 penyelidikan wilayah keprospekan sumber daya mineral logam. Kegiatan tersebut
                                                                       
 dilakukan dengan tujuan utama untuk mengetahui sumber daya mineral logam di Indonesia
 termasuk untuk meningkatkan status sumber daya Komoditas Nikel dan mengungkap
                                                                       
 potensi mineral kritis, melengkapi bank data nasional, maupun sebagai rekomendasi dalam
 rangka penyiapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam.
                                                                       
      Pulau Sulawesi memiliki penyebaran batuan Kompleks Ultrabasa (Mtosu) seluas
 1,6 juta Ha , dan baru kurang dari 30% yang telah memiliki IUP, atau sekitar 70% belum
 banyak terungkap potensinya. Penyebaran Batuan Kompleks Ultrabasa (MTosu) di Provinsi
                                                                       
 Sulawesi Tengah terdiri dari hazburgit, serpentinit, dunit dan gabro yang merupakan batuan
 induk dari nikel laterit yang tersebar cukup luas. Pada tahun 2015, dilakukan penyeldikan
                                                                       
 di daerah Masama, Sulawesi Tengah oleh PSDG, Badan Geologi. Dari hasil penyelidikan
 pada formasi Ultrabasa ditemukan kadar rata - rata Ni tertinggi hingga 2,4 %, Co hingga
                                                                       
 159 ppm dan Cr hingga 3822 ppm pada lapisan saprolit.                 
      Dalam mendukung percepatan Program pembangunan terkait pengungkapan
                                                                       
 potensi sumber daya Mineral Logam Komoditas Nikel dalam rangka penyiapan WIUP
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 3     
 Mineral Logam, terutama di wilayah-wilayah yang masih belum memiliki data potensi, tiap
 tahunnya disusun kegiatan Rekomendasi Keprospekan Potensi Sumber Daya Mineral
 Logam, sehingga peningkatan pengungkapan potensi sumber daya Mineral logam di
                                                                       
 seluruh wilayah Indonesia akan menjadi lebih optimal.                 
                                                                       
                                                                       
  c. Penyelidik Terdahulu                                              
      Pada tahun 2015, dilakukan penyeldikan di daerah Masama, Sulawesi Tengah oleh
                                                                       
 PSDG, Badan Geologi untuk komoditas unsur tanah jarang (UTJ). Dari hasil penyelidikan
 pada formasi Ultrabasa Jenis UTJ yang selalu hadir terdapat dalam tanah laterit maupun
                                                                       
 batuan di semua lapisan channel sampling adalah Gd dan Pr sedangkan untuk Ce dominan
 di dalam tanah laterit dan trend menurun mendekati saprolit.          
                                                                       
      Jumlah sumber daya hipotetik bijih UTJ tipe laterit di Blok-1 (Kecamatan Masama)
 adalah 1.033.216 ton dengan kadar rata-rata ∑REE = 403.67 ppm, di Blok-2 (Kecamatan
                                                                       
 Pagimana) adalah 481.840 ton dengan kadar rata-rata ∑REE = 181 ppm, atau total sumber
 daya sekitar 1,5 juta ton. Dari hasil penyelidikan ini juga, pada formasi Ultrabasa ditemukan
 kadar rata - rata Ni tertinggi hingga 2,4 %, Co hingga 159 ppm dan Cr hingga 3822 ppm
                                                                       
 pada lapisan saprolit.                                                
      Daerah Bombana (Kabaena Tengah), berdasarkan hasil penyelidikan PSDMBP
                                                                       
 2024, secara geologi merupakan batuan ultramafik (peridotit tersepentinisasi) yang
 merupakan sumber mineralisasi nikel laterit. Berdasarkan data analisis XRD umumnya
                                                                       
 terdeteksi lizardite dan antigorite sebagai mineral penghasil nikel mineralisasi. Hasil analisis
 laboratorium kimia Ni sebesar 558ppm s.d 16.500 ppm (1,65%)           
                                                                       
                                                                       
 II. MAKSUD DAN TUJUAN                                                 
                                                                       
  a. Maksud                                                            
    Kegiatan ini dimaksudkan untuk melakukan kegiatan Eksplorasi komoditas nikel
                                                                       
    dengan metode pemetaan geologi semi rinci-rinci dan geofisika geolistrik dalam rangka
    tersusunnya rekomendasi daerah keprospekan untuk kegiatan pengeboran dalam
    rangka penghitungan sumber daya tereka Komoditas Nikel untuk penyiapan WIUP
                                                                       
    Mineral Logam.                                                     
  b. Tujuan                                                            
                                                                       
    Tujuan kegiatan diharapkan dapat menambah data potensi dan mendapatkan area
    yang dapat ditindaklanjuti untuk kegiatan pengeboran dalam rangka peningkatan
                                                                       
    status keprospekan sumber daya Tereka Mineral Logam (Nikel). Peningkatan status
    ini dalam rangka penyiapan WIUP Mineral logam dalam rangka melengkapi bank data
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 4     
    potensi sumber daya Mineral nasional melalui kegiatan jasa Pekerjaan Kegiatan
    Eksplorasi sumber daya mineral logam (Nikel).                      
                                                                       
                                                                       
III. RUANG LINGKUP DAN METODOLOGI                                      
     Kegiatan Eksplorasi sumber daya Nikel di daerah Masama dilakukan dengan metode:
                                                                       
 1. Pemetaan Geologi (semi rinci s.d rinci)                            
 2. Pemetaan Topografi (pengukuran titik Benchmark dan LiDAR)          
                                                                       
 3. Geofisika (Geolistrik)                                             
     Kegiatan tersebut dilakukan guna mendapatkan daerah yang dapat ditindaklanjuti
                                                                       
 untuk dilakukan kegiatan pengeboran dangkal dalam rangka mendapatkan sumber daya
 tereka di daerah prospek. Hal ini dilakukan dalam rangka menunjang penyiapan Wilayah
                                                                       
 Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Mineral Logam.                         
     Pada daerah Masama, akan dilakukan kegiatan pemetaan geologi semi rinci skala 1
                                                                       
 : 10.000 dilakukan pada Areal seluas 2.118,61 Ha dan pemetaan geologi rinci skala 1: 2.500
 dilakukan pada Blok Prospek Laterit Nikel seluas 1.050 Ha, pengamatan ubahan dan
 mineralisasi Nikel lateritik pada singkapan dan pengukuran topografi terasering dengan
                                                                       
 menggunakan LIDAR (Drone) Skala 1: 5.000 pada area seluas 2.330,47 Ha.
     Pada daerah Lamala, akan dilakukan kegiatan pemetaan geologi semi rinci skala 1 :
                                                                       
 10.000 dilakukan pada Areal seluas 2.095,63 Ha dan pemetaan geologi rinci skala 1: 2.500
 dilakukan pada Blok Prospek Laterit Nikel seluas 1.050 Ha, pengamatan ubahan dan
                                                                       
 mineralisasi Nikel lateritik pada singkapan dan pengukuran topografi terasering dengan
 menggunakan LIDAR (Drone) Skala 1: 5.000 pada area seluas 2.305,19 Ha.
                                                                       
     Pada daerah Bombana (Kabaena Tengah), akan dilakukan kegiatan pemetaan
 geologi semi rinci skala 1 : 10.000 dilakukan pada Areal seluas 1.784,88 Ha dan pemetaan
                                                                       
 geologi rinci skala 1: 2.500 dilakukan pada Blok Prospek Laterit Nikel seluas 971 Ha,
 pengamatan ubahan dan mineralisasi Nikel lateritik pada singkapan dan pengukuran
                                                                       
 topografi terasering dengan menggunakan LIDAR (Drone) Skala 1: 5.000 pada area seluas
 1.963,37 Ha.                                                          
     Survei Geofisika pada daerah Masama direncanakan dengan metoda Geolistrik
                                                                       
 dilakukan pada Blok prospek Nikel Laterit seluas 1.050 Ha, dengan jarak antar lintasan 400
 meter dan total panjang lintasan 27 km. Pada daerah Lamala, survei Geofisika
                                                                       
 direncanakan dengan metoda Geolistrik dilakukan pada Blok prospek Nikel Laterit seluas
 1.050 Ha, dengan jarak antar lintasan 400 meter dan total panjang lintasan 27 km.
                                                                       
 Sedangkan Survei Geofisika pada daerah Bombana (Kabaena Tengah) direncanakan
 dengan metoda Geolistrik dilakukan pada Blok prospek Nikel Laterit seluas 971 Ha, dengan
                                                                       
 jarak antar lintasan 400 meter dan total panjang lintasan 23 km.      
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 5     
     Analisis laboratorium yang akan dilakukan pada daerah Masama sebanyak 350
 sampel, pada daerah Lamala sebanyak 350 sampel dan daerah Bombana sebanyak 287
 sampel tanah dan batuan dari hasil pengambilan sampel permukaan yang akan dilakukan
                                                                       
 oleh pihak penyedia jasa dan disetujui/dikoordinasikan dengan pihak PSDMBP.
     Analisa Laboratorium terdiri dari beberapa analisa yang dilakukan seperti petrografi
                                                                       
 batuan, analisis geokimia (kimia unsur) dari sampel permukaan dengan metode XRF.
 Seluruh analisis laboratorium akan dilakukan di laboratorium yang tersertifikasi baik untuk
                                                                       
 metode geokimia (XRF), ataupun analisis fisika (petrografi), untuk analisis geokimia unsur
 yang di analisis adalah Ni, Cl, Co, Cu, Zn, dan unsur mayor (Al O , CaO, Cr O , Fe O ,
                                             2 3      2 3  2 3         
 K O, MgO, MnO, Na O, P O , SiO , SO , TiO dan LOI).                   
  2            2  2 5   2  3   2                                       
     Laporan akhir kegiatan geologi, geokimia dan geofisika disertai rekomendasi area
 prospek untuk kegiatan pengeboran dalam rangka estimasi Sumber Daya Tereka sesuai
 SNI 4726/2019. Seluruh kegiatan harus terdokumentasi dengan baik, seperti: foto
                                                                       
 singkapan, foto batuan inti (core), foto sampel tanah dan batuan, serta video kegiatan dan
 lain sebagainya. Seluruh data dapat diserahkan pada PSDMBP pada akhir pekerjaan
 dalam bentuk cetak maupun digital.                                    
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 IV. KELUARAN                                                          
    Hasil dari kegiatan tahap I ini yaitu tersedianya data dan informasi mengenai area
                                                                       
 potensi keprospekan komoditas nikel yang dapat ditindaklanjuti untuk kegiatan pengeboran
 dalam rangka mendapatkan nilai sumber daya tereka di daerah Masama, melalui kegiatan
                                                                       
 jasa eksplorasi dengan metoda pemetaan geologi semi rinci hingga rinci, geokimia, dan
 geofisika.                                                            
                                                                       
                                                                       
 V. WAKTU PELAKSANAAN                                                  
                                                                       
    Kegiatan akan dilaksanakan mulai selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender. Jika
    ada perubahan timeline kerja oleh pihak mitra pelaksana, wajib berkoordinasi dengan
    PSDMBP.                                                            
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 6     
 VI.  BIAYA YANG DIPERLUKAN                                            
      Biaya Pagu Anggaran untuk kegiatan eksplorasi ini adalah sebesar Rp
                                                                       
      17.869.825.000,-. Anggaran kegiatan ini masih dalam proses persetujuan, jika
      anggaran paket ini tidak disetujui atau berkurang, maka pemenang tender tidak
                                                                       
      dapat menuntut adanya kerugian ataupun pelaksanaan kegiatannya.  
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                Bandung, Juli 2025                     
                                Pusat Sumber Daya Mineral Batubara     
                                                                       
                                dan Panas Bumi,                        
                                                                       
                                                                       
                                ttd                                    
                                                                       
                                                                       
                                Pejabat Pembuat Komitmen               
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
   Output 6347.PBI.714 Rekomendasi Keprospekan Sumber Daya Mineral 7
Tenders also won by PT Superintending Company Of Indonesia
Authority
18 October 2018Paket III - Pengadaan Sarana Dan Prasarana Pelaksanaan Ujian Seleksi (Cpns 2018)Badan Kepegawaian NegaraRp 324,650,000,000
18 October 2018Paket I - Pengadaan Sarana Dan Prasarana Pelaksanaan Ujian Seleksi (Cpns 2018)Badan Kepegawaian NegaraRp 324,650,000,000
18 October 2018Paket II - Pengadaan Sarana Dan Prasarana Pelaksanaan Ujian Seleksi (Cpns 2018)Badan Kepegawaian NegaraRp 324,650,000,000
28 May 2024Pengadaan Jasa Lainnya Kegiatan Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2024Kementerian KesehatanRp 167,991,043,613
5 April 2021Pengadaan Jasa Konsultan Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis Yang Siap Ditawarkan Di Sektor Pengembangan Kawasan, Industri Yang Terintegrasi Dengan Kawasan, Infrastruktur Penunjang Kawasan, Dan Pariwisata T.A 2021Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman ModalRp 80,172,226,000
29 September 2020Pelaksanaan Sertifikasi Chse Pada Destinasi Dan Usaha PariwisataKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi KreatifRp 76,078,666,000
2 July 2025Konsultan Manajemen Konstruksi Pembangunan Pipa Transmisi Gas Segmen Stasiun Labuhan Batu Sampai Dengan Fasilitas Di DuriKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 75,255,044,000
10 May 2022Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis Yang Siap Ditawarkan Tahun Anggaran 2022Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman ModalRp 74,808,898,000
1 June 2022Penyusunan Dokumen Peta Jalan (Roadmap) Investasi Strategis Di Bidang HilirisasiKementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman ModalRp 73,855,831,000
16 August 2021Sewa Sarana Prasarana Untuk Seleksi Nasional Calon Aparatur Sipil Negara (Casn) Tahun Anggaran 2021Badan Kepegawaian NegaraRp 71,000,000,000