Pengadaan Peralatan Survei

Itemized
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10076228000
Status: Itemized
Date: 26 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral
Work Unit: Balai Besar Survei Dan Pemetaan Geologi Kelautan
Procurement Type: Pengadaan Barang
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 33,209,639,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 33,202,000,000
Winner (Pemenang): Hidronav Tehnikatama
NPWP: 00*7**2****08**0
RUP Code: 60357963
Work Location: Jalan Dr. Junjunan Nomor 236 Bandung - Bandung (Kota)
Participants: 73
Applicants
Reason
Hidronav Tehnikatama
00*7**2****08**0Rp 3,496,500,000-
0030471395039000Rp 5,429,010,000-
PT Geotronix Pratama Indonesia
0703939470077000Rp 11,279,700,000-
0312341480435000Rp 11,800,743,000-
0712804046411000Rp 13,952,700,000-
0030433981404000Rp 24,705,235,000-
PT Barrakusuma Spatial Teknologi
04*4**5****13**0--
0024056962404000--
Warna Warni Indonesia
09*4**8****67**0--
0720111772008000Rp 8,210,000,000TIdak Lulus Kualifikasi Tidak memiliki nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir sebesar paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) Penyediaan barang pada kelompok (grup) (KBKI-482) : Instrumen dan peralatan lainnya untuk survey, hidrografi, oseanografi, hidrologi, meteorologi atau geofisika
PT Hepta Kimpada Indonesia
06*0**0****13**0Rp 7,448,100,000Tidak melampirkan brosur yang dipersyaratkan tidak melampirkan Surat Pernyataan dari pabrikan distributor agen resmi ● Mempunyai surat keagenan/dukungan dari Pabrikan, dibuktikan dengan Letter of Authorization (LOA) dari pabrikan yang masih berlaku dan memiliki Surat Tanda Pendaftaran (STP) sebagai distributor tunggal barang produk luar negeri yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang masih berlaku
0033300906061000Rp 16,537,920,000Tidak memiliki nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir sebesar paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) Penyediaan barang pada kelompok (grup) (KBKI-482) : Instrumen dan peralatan lainnya untuk survey, hidrografi, oseanografi, hidrologi, meteorologi atau geofisika
PT Haqi Mandiri Sejahtera
09*1**7****11**0--
PT Peppas Karya Bersama
02*5**6****17**0--
0908885049504000--
0439254962401000--
0841029184008000--
0721633741405000--
0708378294061000--
0018282046013000--
0725782353013000--
0662110964405000--
CV Mandawe
00*8**1****15**0--
0021581095522000--
0018271205423000--
0312666670002000--
CV Multi Mitra Integra
02*0**2****29**0--
0312743131618000--
PT Oseanland Survei Indonesia
09*0**0****35**0--
0610219800411000--
0712868348411000--
0013103437073000--
0866774177013000--
Geovaruna Pacific Survey
09*6**6****29**0--
0033145293061000--
0630845543045000--
0713213445043000--
0415531250432000--
0026553453008000--
PT Multi Karya Zalindo
00*3**1****85**0--
PT Indo Nata Kev
04*5**1****23**0--
PT Hagita Mandiri Perkasa
08*4**6****27**0--
PT Malvindo Harmoni Pratama
03*5**8****03**0--
0022904353013000--
0539523274013000--
0666647680424000--
0666744396424000--
0945698538401000--
0724529920541000--
0728797291435000--
PT Harapan Mandiri Teknik
10*0**0****03**1--
0312701535614000--
0022863377077000--
0957847114063000--
Eltora Tunas Mandiri
02*4**7****24**0--
CV Rembang Katikana
04*7**4****21**0--
0943316471086000--
0631236437322000--
0811610070034000--
0023419039086000--
0010612489051000--
0720693167086000--
0661804088451000--
Sarana Prima Solusi Indonesia
07*7**6****24**0--
0210323846435000--
0317327971429000--
PT Fatiha Buana Semesta
07*6**0****11**0--
PT Multi Jagad Perkasa
06*8**3****16**0--
0019909803652000--
0948299649423000--
0028356913001000--
PT Globalindo Prima Persada
09*2**1****47**0--
0854283876432000--
Attachment
Pengadaan Peralatan Survei                                              
                                                                        
Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2025, Badan Geologi memiliki tugas
fundamental dalam menyelenggarakan penyelidikan dan pelayanan di berbagai bidang,
                                                                        
termasuk sumber daya geologi, vulkanologi, mitigasi bencana, air tanah, geologi lingkungan,
dan survei geologi. Untuk melaksanakan fungsi-fungsi ini, khususnya dalam konteks survei
                                                                        
dan pemetaan geologi kelautan yang menjadi tanggung jawab utama Balai Besar Survei dan
Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL. Dalam menjalankan fungsinya, BBSPGL memerlukan
                                                                        
dukungan peralatan survei dan pemetaan geologi kelautan sebagai tools/sarana dalam
memberikan informasi terkait geologi, geofisika, dan oseanografi, untuk dapat menghaslkan
                                                                        
data yang baik. Saat ini BBSPGL memiliki 1 (satu) unit Research Vessel yaitu Geomarin III.
Geomarin III memiliki dimensi kapal lebih besar dan peralatan survei bertambah, namun
                                                                        
masih ada beberapa kapasitas peralatan survei yang perlu ditingkatkan. Oleh karena itu perlu
segera dilaksanakan pengadaan pembangunan minimal 1 (satu) unit kapal survei (Research
Vessel) baru beserta perangkat peralatan surveinya yang dapat dimanfaatkan oleh BBSPGL
                                                                        
sebagai satu sarana penunjang utama survei dan pemetaan geologi dan geofisika kelautan.
Peralatan survei yang dapat ditempatkan di kapal ini nantinya merupakan peralatan yang
                                                                        
modern dan dapat mudah di operasikan terutama untuk perairan transisi s.d. kedalaman 200
meter. Untuk usulan pengadaan peralatan survei pada tahun 2025 di fokuskan pada
                                                                        
pengadaan 6 jenis peralatan yang dapat menunjang nantinya dalam pelaksanaan kegiatan
survei menggunakan kapal Geomarin V maupun kapal survei yang dimiliki saat ini oleh
                                                                        
BBSPGL, terutama untuk perairan transisi s.d. kedalaman 200 meter. Peralatan tersebut
mencakup Multibeam Echosounder System Shallow Water 500m Range, Alat ukur arus
                                                                        
bawah laut di kapal, Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP), Box Corer ukuran standart,
Unmanned Surface Vehicle with Multibeam Sensor dan Sub Bottom Profile Portable
                                                                        
Secara keseluruhan, manfaat dari kegiatan ini akan dirasakan oleh berbagai pihak.
                                                                        
Ketersediaan sarana survei dan pemetaan geologi kelautan yang berkualitas dan memenuhi
standar teknis yang dibutuhkan bagi berbagai pihak, termasuk unit-unit di lingkungan
                                                                        
Kementerian ESDM, lembaga negara, sektor swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat
umum, khususnya bagi dunia usaha di sektor ESDM. Pengadaan peralatan ini akan
                                                                        
dilaksanakan oleh BBSPGL dengan dukungan pendanaan dari DIPA ABT Tahun Anggaran
2025, dan proses pengadaannya didukung oleh dokumen-dokumen formal seperti Kerangka
                                                                        
Acuan Kerja (KAK), Dokumen Pengadaan, dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Lingkup pekerjaan pengadaan peralatan mencakup tanggung jawab penuh penyedia barang
untuk pengangkutan, instalasi, dan uji coba peralatan, serta pelatihan penggunaan dan
                                                                        
troubleshooting oleh pelatih bersertifikat kepada minimal 10 peserta di lokasi tujuan akhir, baik
di Kantor BBSPGL Cirebon maupun di atas kapal Geomarin III. Selain itu, penyedia wajib
menyerahkan sertifikat keaslian dan menyediakan layanan dukungan teknis yang responsif,
                                                                        
memastikan keberlanjutan operasional alat. Semua aspek ini diatur dalam dokumen
penunjang seperti Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Rancangan Kontrak untuk memastikan
                                                                        
proses pengadaan berjalan lancar dan sesuai standar yang berlaku.