Kajian Dan Perencanaan Teknis Pompa Polder Tanjungan Dan Kelengkapannya

Seleksi Ulang
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10028642000
Status: Seleksi Ulang
Date: 28 April 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi DKI Jakarta
Work Unit: Dinas Sumber Daya Air
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,500,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,494,697,100
Winner (Pemenang): PT Ika Adya Perkasa
NPWP: 018405548623000
RUP Code: 56312140
Work Location: Jakarta Utara - Jakarta Utara (Kota)
Participants: 28
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0016468829019000Rp 1,200,000,00073.493.4-
0018405548623000Rp 1,241,424,00079.498.73-
0015316557421000Rp 1,257,685,50074.4393.51-
0027003490821000Rp 1,344,099,00071.5489.4-
0015483894441000Rp 1,348,983,00073.7691.55-
0021410279323000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0016627358061000---Tidak lulus ambang batas teknis kualifikasi
0019752427123000---Tidak lulus ambang batas teknis kualifikasi
PT Rencana Cipta Mandiri
00*7**0****29**0----
0802459040322000---Tidak lulus ambang batas teknis kualifikasi
0011191632424000----
0962607818128000----
0419675616504000----
Giss Konsultan
00*1**2****11**0----
0027023449017000----
0020733895008000----
0013494653013000----
0026550533412000----
0020493367606000----
CV Rekayasa Geomatika Indonesia
09*5**3****14**0----
0019379114005000----
0015315864441000----
0021848122017000----
0015673247015000----
0702831264429000----
0933582082017000----
0030475891211000----
CV Surya Sari Eltwo Mandiri
03*4**2****05**0----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                        
                                                                        
I.  LINGKUP PEKERJAAN                                                   
    Lingkup pekerjaan Kajian dan Perencanaan Teknis Pompa Polder Tanjungan dan
                                                                        
    Kelengkapannya adalah sebagai berikut:                              
                                                                        
    1. Melakukan rapat koordinasi dengan PPK beserta jajarannya         
    2. Melakukan pemodelan banjir                                       
                                                                        
    3. Membuat Detail Engineering Design (DED) dan perencanaan pembangunan
       infrastruktur pengendali banjir berupa Tanggul Penahan Banjir di kanan-kiri Kali
                                                                        
       Tanjungan, tambahan bangunan Parapet untuk melindungi area Stasiun Pompa
                                                                        
       Tanjungan, Tanggul urugan (alami) di pesisir Stasiun Pompa Tanjungan, yang
       melintang dari tanggul Stadion Kamal (di sebelah Barat) sampai dengan PIK (di
                                                                        
       sebelah Timur) dan Tanggul Penahan Banjir Rob di belakang Pintu Air Tanjungan
       (termasuk gambar, volume rencana pekerjaan, rencana anggaran biaya,
                                                                        
       spesifikasi teknik untuk infrastruktur pengendali banjir di Kawasan Polder
       Tanjungan) secara optimal dan efisien.                           
                                                                        
    4. Dukungan dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) minimal memuat
                                                                        
       hal-hal sebagai berikut:                                         
       -  Pekerjaan persiapan dan pengumpulan data sekunder             
                                                                        
       -  Melakukan identifikasi dan inventarisasi lokasi dan permasalahan
       -  Melakukan pengukuran topografi dan batimetri penggambaran     
                                                                        
       -  Melakukan pengamatan pasang surut                             
                                                                        
       -  Melakukan penyelidikan geologi teknik dan mekanika tanah      
       -  Melakukan analisa hidrologi dan hidrolika                     
                                                                        
       -  Melakukan analisa dan perhitungan struktur, serta mekanikal   
       -  Membuat rekomendasi teknis pengendalian banjir di Kawasan Polder
                                                                        
          Tanjungan                                                     
                                                                        
    Adapun uraian ruang lingkup pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Melakukan pemodelan banjir                                       
                                                                        
       Melakukan pemodelan banjir pada Kawasan Polder Tanjungan saat kondisi
       eksisting (do nothing) dan kondisi saat sudah ada rencana pengendalian banjir (do
                                                                        
       something).                                                      
                                                                        
    2. Membuat Detail Engineering Design (DED) dan perencanaan infrastruktur
      terintegrasi                                                      
      Secara umum, kegiatan Detail Engineering Design (DED) ini mencakup aspek-
      aspek sebagai berikut:                                            
                                                                        
      a) Menentukan rekomendasi teknis pengendalian banjir yang tepat dan sesuai
         pada lokasi yang ditinjau.                                     
                                                                        
      b) Menganalisa aspek mekanika tanah untuk mengetahui stabilitas dari konstruksi
                                                                        
         bangunan infrastruktur pengendali banjir                       
      c) Analisa struktur yang mencakup jenis/tipe bangunan terpilih, ukuran/dimensi
                                                                        
         bangunan yang diperlukan, pemilihan material/bahan yang dipakai, stabilitas dll.
      d) Melakukan Analisa lainnya yang dibutuhkan dalam perencanaan.   
                                                                        
    3. Melakukan pekerjaan persiapan dan pengumpulan data sekunder, meliputi:
                                                                        
      a. Persiapan administrasi dan teknis;                             
        Persiapan pekerjaan survei berupa kegiatan perencanaan jadwal pelaksanaan
                                                                        
        survei, perhitungan waktu persiapan, lama perjalanan, persiapan ketersediaan
        alat-alat survei, dan waktu pelaksanaan survei.                 
                                                                        
      b. Penyusunan Program Mutu (PM);                                  
        Kegiatan ini menjelaskan tujuan pekerjaan, lokasi pekerjaan, survei lapangan,
                                                                        
        rencana kerja dan personil yang akan terlibat, serta daftar simak yang akan
                                                                        
        dilaksanakan dalam pelaksanaan pekerjaan nantinya.              
      c. Survei lapangan pendahuluan, sudah termasuk di dalamnya orientasi lapangan
                                                                        
        dan pengukuran lapangan;                                        
      d. Pengumpulan data sekunder terkait yang diperlukan seperti: data hidrologi dan
                                                                        
        hidrolika (data curah hujan minimal 10 tahun terakhir, ketinggian muka air banjir
                                                                        
        yang pernah terjadi, data geologi dan mekanika tanah (peta geologi regional dan
        rupa bumi), data sosial ekonomi (data kependudukan dan penggunaan lahan),
                                                                        
        data identifikasi dan inventarisasi kondisi sungai dan pantai (bangunan dan
        utilitas), citra satelit dari quick bird/iqonos dan lain-lain, peta rupa bumi, peta
                                                                        
        laut, peta lingkungan pantai, data pasang surut, data angin jam-jaman, data
                                                                        
        statistik, strategi-strategi pengendalian banjir dan pengaman pantai terkait yang
        sudah ada, Peraturan Daerah terkait, desain teknis berdasarkan studi-studi
                                                                        
        terdahulu, dan data yang dibutuhkan lainnya;                    
      e. Koordinasi dengan instansi-instansi terkait di daerah tersebut sehubungan
                                                                        
        dengan  program pembangunan sektoral/regional dan perencanaan   
                                                                        
        pengembangan wilayah sekitar;                                   
      f. Membuat metodologi pelaksanaan pekerjaan dan rencana kerja;    
      g. Penyusunan Laporan Pendahuluan: minimal sudah menyajikan hasil survey
        pendahuluan termasuk gambaran/potret kondisi eksisting lokasi pekerjaan,
                                                                        
        rencana/rintisan pengukuran lapangan, ketersediaan data sekunder, laporan
        program mutu serta rencana kerja dan metodologi pelaksanaan pekerjaan.
                                                                        
    4. Melakukan identifikasi dan inventarisasi lokasi dan permasalahan, antara lain:
                                                                        
      a. Identifikasi alur sungai/saluran alami/asal berdasarkan histori yang ada dan peta
        kontur                                                          
                                                                        
      b. Identifikasi lokasi-lokasi pekerjaan termasuk deskripsi dan dokumentasi untuk
        setiap daerah hasil identifikasi                                
                                                                        
      c. Inventarisasi bangunan yang ada, termasuk dimensi dan kondisi fisik bangunan
                                                                        
        tersebut dan inventarisasi penggunaan lahan di sekitar lokasi pekerjaan
      d. Inventarisasi sistem tata air pada lokasi studi                
                                                                        
      e. Identifikasi lokasi-lokasi banjir berikut penyebabnya yang disebabkan oleh
        luapan sungai maupun banjir rob                                 
                                                                        
      f. Identifikasi daerah-daerah kritis (penurunan muka tanah dan limpasan banjir)
        yang berpotensi terjadi di sepanjang lokasi pekerjaan           
                                                                        
      g. Membuat dokumentasi hasil identifikasi dan inventarisasi       
                                                                        
      h. Membuat laporan hasil identifikasi dan inventarisasi lokasi yang menyajikan
        pembahasan butir-butir di atas dan disajikan dalam laporan pendahuluan.
                                                                        
    5. Melakukan pengukuran topografi dan batimetri serta penggambaran  
                                                                        
       •  Survei pengukuran topografi                                   
          1. Pengukuran                                                 
                                                                        
             a) Pengukuran Kerangka Dasar Horisontal Menggunakan Alat Total
               Station                                                  
                                                                        
               - Dalam pelaksanaan pekerjaan ini menggunakan alat Total Station.
               - Hasil pengukuran Total Station harus dibandingkan dengan GPS
                                                                        
                 geodetik dan BM pada saat pengukuran sebagai angka     
                                                                        
                 koreksi/pembanding                                     
               - Titik BM ditentukan oleh direksi.                      
                                                                        
               - Pengukuran situasi trase, potongan memanjang dan potongan
                 melintang dengan jarak antar profil 50 meter atau sesuai kebutuhan
                                                                        
             b) Pengukuran Kerangka Dasar Vertikal Menggunakan GPS Geodetik
                                                                        
               - BM  yang dipasang pada lokasi harus diikat pada referensi BM
                 diakui nasional dan sesuai persetujuan direksi         
               - Pengikatan titik koordinat pada setiap BM yang dipasang
                 menggunakan alat GPS Geodetik.                         
                                                                        
               - Pengukuran harus melewati seluruh titik poligon dan benchmark
                 maupun control point.                                  
                                                                        
          2. Detail Penggambaran                                        
                                                                        
             a) Penggambaran peta situasi:                              
                - Detail lapangan digambar                              
                                                                        
                - Kontur dibuat dengan cara interpolasi                 
                - Interval kontur adalah 1 m untuk daerah datar dan 2 m untuk
                                                                        
                  daerah curam                                          
                                                                        
             b) Pada tiap lembar peta dicantumkan keterangan detail menurut
               legenda yang lazim dipergunakan pada peta situasi (hitam putih).
                                                                        
               Penggambaran peta petunjuk:                              
                - Penggambaran peta petunjuk dibuat untuk mengetahui keadaan
                                                                        
                  daerah yang diukur secara garis besar.                
          3. Hasil Pekerjaan Survey Pengukuran Topografi                
                                                                        
            Gambar hasil pengukuran dibuat dalam bentuk Autocad dan print out
                                                                        
            menggunakan kertas A3, meliputi:                            
             - Peta indeks, skala 1: 10.000, atau sesuai persetujuan Direksi
                                                                        
               Pekerjaan                                                
             - Peta situasi, skala 1: 1.000, atau sesuai persetujuan Direksi Pekerjaan
                                                                        
             - Gambar penampang memanjang, skala vertikal 1:100 dan horizontal
                                                                        
               1:1.000, atau sesuai persetujuan Direksi Pekerjaan       
             - Gambar penampang melintang, skala vertikal 1: 100 dan skala
                                                                        
               horizontal 1: 100, atau sesuai persetujuan Direksi Pekerjaan
             - Hasil gambar setelah disetujui oleh direksi kemudian dicetak
                                                                        
               (hardcopy), dijilid rapi, kemudia diberi sampul. Softcopy diserahkan
                                                                        
               kepada pemberi kerja.                                    
       •  Survei pengukuran Batimetri                                   
                                                                        
          Pengukuran batimetri dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai
          profil dasar sungai/saluran yang digambarkan dengan garis-garis kedalaman
                                                                        
          (kontur). Adapun hasil/output dari pengukuran batimetri antara lain:
                                                                        
          - Data koordinat pengukuran batimetri                         
          - Peta kontur mayor dan minor                                 
          - Gambar hasil pengukuran dalam bentuk autocad                
          - Laporan akhir                                               
                                                                        
    6. Melakukan Pengamatan pasang surut                                
       Pengamatan pasang surut dilaksanakan dengan membaca ketinggian air setiap
                                                                        
       satu jam dalam kurun waktu tertentu. Pengukuran dilakukan pada tempat yang
                                                                        
       secara teknis memenuhi persyaratan yaitu harus selalu terendam air walaupun
       saat air surut terendah. Hasil pengukuran tersebut kemudian diikatkan (leveling)
                                                                        
       ke patok tetap pengukuran topografi (Bench Mark).                
       Elevasi penting untuk muka air tertinggi (Highest Water Level), muka air rata-rata
                                                                        
       (Mean Sea Level) dan muka air terendah (Lowest Water Level). Hal ini sangat
                                                                        
       bermanfaat sebagai acuan desain dan penempatan titik puncak bangunan dan titik
       terendah bangunan.                                               
                                                                        
    7. Melakukan penyelidikan geologi teknik dan mekanika tanah         
       Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan data dasar kondisi
                                                                        
       geologi teknik dan parameter mekanika tanah lokasi pekerjaan. Hasil penyelidikan
       dapat digunakan untuk acuan dalam perencanaan struktur bangunan air yang
                                                                        
       diperlukan. Lingkup pekerjaan kegiatan ini meliputi:             
                                                                        
       a. Menganalisa kondisi geologi sekitar lokasi pekerjaan          
       b. Pemboran mesin di darat dan di air                            
                                                                        
       c. Sondir di darat dan di air                                    
       d. Pengujian laboratorium mekanika tanah                         
                                                                        
       e. Hasil penyelidikan tanah dan mekanika tanah disajikan dalam laporan.
                                                                        
    8. Melakukan analisis hidrologi dan hidrolika                       
       a. Data-data hidrologi yang dikumpulkan untuk keperluan analisa hidrologi antara
                                                                        
          lain:                                                         
          • Peta lokasi pos hidrologi dan klimatologi terkait lokasi pekerjaan
                                                                        
          • Peta catchment area daerah studi                            
                                                                        
          • Data hujan dari stasiun-stasiun hujan yang berpengaruh terhadap daerah
            studi berdasarkan pengumpulan data terbaru, jumlah stasiun hujan yang
                                                                        
            digunakan minimal sesuai dengan kriteria perencanaan hidrologi yang ada
                                                                        
          • Data pencatatan tinggi muka air/debit dari alat ukur yang ada di daerah
            studi berdasarkan pengumpulan data terbaru, berguna sebagai kalibrasi
                                                                        
            hasil perhitungan debit rencana                             
          • Data banjir yang pernah terjadi pada kawasan DAS tersebut   
          • Data analisa hidrologi dari hasil studi terdahulu yang terkait dengan
                                                                        
            pekerjaan ini, digunakan sebagai riwayat terdahulu          
                                                                        
          • Survei pengukuran debit pada lokasi pekerjaan. Diusahakan dilakukan
            pada lokasi yang terdapat alat ukur, digunakan sebagai validasi data yang
                                                                        
            sudah ada. Survei dilakukan dengan menggunakan currentmeter pada
            lokasi yang mewakili hulu, tengah, hilir sesuai dengan petunjuk direksi
                                                                        
          • Pencatatan dan analisis kondisi drainase atau runoff yang mengarah ke
                                                                        
            lereng sungai                                               
       b. Mengadakan analisa terhadap data-data hidrologi baik data yang diperoleh
                                                                        
          dari survei lapangan maupun data sekunder yang telah dikumpulkan. Analisa
          hidrologi diperlukan untuk perhitungan curah hujan rencana, debit dominan,
                                                                        
          dan debit banjir rencana dengan berbagai periode ulang (return period), yaitu
                                                                        
          Q2, Q5, Q10, Q25, Q50 dan Q100 yang penting untuk digunakan dalam
          analisa hidrolika guna mengetahui kemampuan kapasitas tampung (kondisi
                                                                        
          eksisting dan kondisi rencana)                                
       c. Analisa hidrolika sungai untuk menganalisis morfologi sungai dan
                                                                        
          menganalisis parameter hidrolika untuk data perencanaan desain. Analisis
                                                                        
          hidrolika dengan menggunakan program HEC-RAS 2D/3D atau program
          serupa untuk mengetahui setiap perubahan muka air dan desain penampang
                                                                        
          ideal akibat dampak debit banjir rencana yang disimulasikan   
       d. Analisis hidrologi dan hidrolika pada drainase primer/utama dalam kawasan
                                                                        
          untuk menjadi patokan dalam analisis hidraulika sungai dan desain drainase.
    9. Melakukan analisa dan perhitungan struktur, serta mekanikal      
                                                                        
       Melakukan analisa struktur yang mencakup jenis/tipe bangunan terpilih,
                                                                        
       ukuran/dimensi bangunan yang diperlukan, pemilihan material/bahan yang
       dipakai, stabilitas dll serta memberikan rekomendasi dari segi mekanikal sesuai
                                                                        
       dengan hasil analisanya.                                         
    10. Membuat rekomendasi teknis pengendalian banjir di Kawasan Polder Tanjungan
                                                                        
       Membuat rekomendasi teknis sesuai dengan hasil analisa yang tepat berdasarkan
                                                                        
       kondisi saat ini dan dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan
       selanjutnya.                                                     
II. KELUARAN                                                            
    Keluaran berupa dokumen yang diserahkan kepada Pengguna Jasa yang berisi antara
                                                                        
    lain:                                                               
    1. Laporan pendahuluan yang minimal berisi antara lain:             
                                                                        
      - Hasil survei pendahuluan, identifikasi dan inventarisasi lokasi dan
                                                                        
        permasalahan                                                    
      - Laporan Program Mutu                                            
                                                                        
      - Dokumentasi pelaksanaan pekerjaan                               
    2. Laporan Akhir yang minimal berisi antara lain:                   
                                                                        
      -  Rencana anggaran biaya                                         
                                                                        
      -  Penyusunan volume rencana pekerjaan                            
      -  Spesifikasi teknis pekerjaan                                   
                                                                        
      -  Rekomendasi teknis pengendalian banjir                         
      -  Hasil pemodelan banjir                                         
                                                                        
      -  Hasil analisa hidrologi dan hidrolika                          
      -  Hasil analisa dan perhitungan struktur serta mekanikal         
                                                                        
      -  Tipikal dari masing-masing gambar yang akan disajikan pada album gambar
                                                                        
         (ukuran A3)                                                    
      -  Dokumentasi pelaksanaan pekerjaan.                             
                                                                        
    3. Laporan hasil penyelidikan tanah beserta hasil pengujian laboratorium dan analisis
      daya dukung tanah dan settlement serta rekomendasi jenis konstruksi sesuai
                                                                        
      dengan hasil penyelidikan.                                        
                                                                        
    4. Laporan hasil survey topografi dan batimetri.
Tenders also won by PT Ika Adya Perkasa
Authority
9 May 2014Review Masterplan Pengendalian Dan Penanggulangan BanjirRp 5,963,170,000
26 October 2015Audit Teknis Kinerja Dan Penyusunan Aknop Sungai Dan Prasarana Sungai (146 Km)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 3,808,100,000
15 January 2018Desain Penataan Kawasan BendunganKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,977,820,000
23 December 2022Supervisi Konstruksi (Pengawasan) Pengendalian Banjir Sungai Cibanten HilirKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
4 January 2024Detail Desain Revitalisasi Dan Penataan Situ Cihuni Kabupaten Tangerang; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
6 January 2020Desain Penataan Kawasan Danau Aneuk Laot Dan Bendungan Paya Seunara Kota SabangKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
4 July 2020Supervisi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan Kewenangan Pusat D.I. Lembor Di Kab. Manggarai BaratKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
6 November 2020Dd Pengendalian Sedimen Sungai Masamba, Sungai Radda, Sungai Binuang Dan Sungai Rongkong Kab. Luwu UtaraKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
24 October 2020Studi Kelayakan Bendungan Di Kab. Sumba TimurKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
22 December 2018Studi Kegempaan Bendungan Lambakan Kabupaten PaserKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000