| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0841963499427000 | Rp 739,093,500 | 68.3 | - | |
| 0021836754016000 | Rp 759,684,000 | 96.21 | - | |
| 0033353780429000 | Rp 761,460,000 | 76.56 | - | |
| 0018103812015000 | Rp 775,335,000 | 68.53 | - | |
| 0019260538655000 | Rp 777,560,000 | 82.49 | - | |
Cikal Transparansi Konsultan | 07*6**1****01**0 | Rp 786,157,500 | 90.02 | - |
| 0023192289005000 | Rp 786,213,000 | 93.26 | - | |
| 0021609383061000 | - | - | - | |
| 0720795699429000 | - | - | Sertifikat standar untuk KBLI yang sesuai dengan SBU belum terverifikasi | |
| 0031783004015000 | - | - | - | |
| 0030475891211000 | - | - | - | |
PT Ocean Engineering Indonesia | 06*3**2****15**0 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas |
| 0024652901432000 | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas | |
| 0013009923093000 | - | - | Tidak memberikan informasi SBU sesuai dengan persyaratan. | |
| 0016453219421000 | - | - | Tidak memenuhi ambang batas pengalaman sejenis | |
| 0017634601121000 | - | - | tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
| 0904093366416000 | - | - | - | |
PT Antasena Nusacons Engineering | 09*5**1****16**0 | - | - | tidak hadir pembuktian kualifikasi |
Delegion Engineering Inside | 02*4**1****08**0 | - | - | - |
| 0031899586009000 | - | - | - | |
| 0210063285024000 | - | - | - | |
| 0018071084005000 | - | - | - | |
PT Sentrabina Nugraha Pratama | 00*2**1****16**0 | - | - | - |
| 0016884868008000 | - | - | - | |
| 0030077846015000 | - | - | - | |
| 0033014093061000 | - | - | - | |
| 0033480120008000 | - | - | - | |
| 0720361682444000 | - | - | - | |
| 0020913257404000 | - | - | - | |
| 0862484714031000 | - | - | - | |
| 0032005415015000 | - | - | - | |
PT Fatek Engineering Consultant | 06*5**8****31**1 | - | - | - |
PT Nirwana Indo Konsultan | 07*1**6****03**0 | - | - | - |
| 0033107913017000 | - | - | - | |
Media Indonesia Bersinar | 04*3**5****07**0 | - | - | - |
| 0665971503005000 | - | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - |
| 0316614734412000 | - | - | - | |
| 0021848122017000 | - | - | - | |
PT Dutagraha Cipta Enjinering | 0823420195437000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
I. LINGKUP KEWENANGAN PENYEDIA JASA
Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan Penyedia Jasa Konsultansi
ini meliputi Pengendalian pekerjaan Revitalisasi Gedung Pompa Sunter Utara
dan Kelengkapannya. Sebelum melaksanakan tugasnya, Penyedia Jasa
Konsultansi diwajibkan untuk melapor kepada Pejabat Pembuat Komitmen dan
harus selalu berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen selama masa
pekerjaan berlangsung. Lingkup pekerjaan Penyedia Jasa Konsultansi adalah
terhadap pelaksanaan fisik konstruksi kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan
oleh para Penyedia Jasa Konstruksi dengan uraian sebagai berikut:
a) Tersusunnya checklist dan laporan harian kontraktor yang berisikan hasil
pengawasan dan pengendalian terkait dengan kuantitas dan kualitas;
b) Tersusunnya seluruh kelengkapan dokumen administrasi secara tepat
waktu, antara lain namun tidak terbatas sebagai berikut:
• Dokumen addendum MC-0 sampai dengan addendum MC-100
• Justifikasi Teknis
• Surat Peringatan dan Teguran
• Checklist Pekerjaan
• Laporan Mitigasi Risiko
• Backup Quantity
• BA rapat progres dan mingguan
c) Terlaksananya laporan secara periodik hasil-hasil pelaksanaan di lapangan
baik progress, kuantitas dan kualitas pekerjaan ke Pengguna Barang/Jasa
melalui Surat/Laporan Tertulis dan Grup Sosial Media (Whatsapp);
d) Tersusunnya seluruh kelengkapan dokumen tagihan, antara lain namun
tidak terbatas sebagai berikut:
• Dokumen persiapan
• Dokumen serah terima pekerjaan
• Progres mutu pembayaran
• Checklist kelengkapan sesuai dengan SK Tim Teknis
e) Mengawasi pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa, yang
menyangkut kuantitas dan kualitas pekerjaan, biaya dan waktu
pelaksanaan, sehingga wujud akhir Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan
Dokumen Kontrak serta diterima oleh Pengguna Barang/Jasa;
f) Mengawasi kelancaran penyelesaian administrasi yang berhubungan
dengan pekerjaan Konstruksi di Lapangan dan penyelesaian Dokumen
Kegiatan;
g) Melaporkan secara periodik hasil-hasil pelaksanaan di lapangan baik
progress, kuantitas dan kualitas pekerjaan kepada Pengguna Barang/Jasa;
h) Melakukan evaluasi terhadap kinerja kontraktor di lapangan serta usulan
upaya perbaikan jika diperlukan;
i) Menjamin bahwa pekerjaan konstruksi tercapai sesuai Rencana
Perekayasaan dan dokumen-dokumen kegiatan yang bersangkutan;
j) Menyetujui pekerjaan yang diukur dan memberi keterangan perhitungan
sementara dan terakhir;
k) Menyiapkan dan mengadakan laporan tentang kemajuan kegiatan dari segi
administrasi, fisik dan pembayaran;
l) Bantuan-bantuan teknis pengawasan lainnya yang dibutuhkan selama
pelaksanaan pekerjaan fisik konstruksi;
m) Membuat laporan
• Dokumen persiapan
• Addendum MC 0
• Progres mutu
• Laporan eksklusif
n) Melakukan dokumentasi dilapangan;
o) Mengadakan rapat mingguan (membuat undangan, memimpin rapat,
membuat BA rapat/ laporan mitigasi resiko);
p) Melakukan pengukuran (MC 100) serta membuat BA survey dan membuat
justifikasi teknis;
q) Menyiapkan dokumen kelengkapan pembayaran antara lain SK Tim Teknis.
II. LAPORAN PERSIAPAN/ DOKUMEN PERSIAPAN
Penyedia Jasa Konsultansi Pengawasan diminta untuk menyiapkan dan
menyerahkan Dokumen Persiapan atau Laporan Pendahuluan yang merupakan
tahapan awal dalam pelaksanaan pengawasan suatu proyek. Laporan ini
memuat gambaran umum dan detail yang diperlukan untuk memulai kegiatan
pengawasan. Penyusunan laporan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman
yang jelas tentang ruang lingkup pekerjaan, metodologi yang akan digunakan,
serta koordinasi awal antara pihak-pihak terkait. Dalam penyusunan Laporan
Persiapan, Penyedia Jasa Konsultansi harus berkoordinasi dengan PPK terkait
substansi dan persetujuan atas laporan persiapan tersebut. Laporan persiapan
ini terdiri dari namun tidak terbatas pada:
a. Informasi sumber saya personil
b. Informasi material
c. Informasi alat
d. Informasi sarana prasarana
e. Metode pelaksanaan persiapan
• Zonasi area kerja
• RMK dan dasar pembayaran
• Kurva S
• Rencana keselamatan kerja
III. LAPORAN PELAKSANAAN
Penyedia Jasa Konsultansi Pengawasan diminta untuk menyusun laporan
hasil pengawasan dan pengamatan di lokasi pekerjaan selama proyek
berlangsung. Penyedia Jasa Konsultansi harus berkoordinasi dengan PPK
terkait substansi dan persetujuan Laporan Pelaksanaan tersebut. Laporan
Pelaksanaan terdiri dari namun tidak terbatas pada:
a. Matriks pembahasan:
• KAK (Konsultan)
• Spektek (Kontraktor)
b. Dokumen Persiapan
• Informas proyek
• Informasi alat
• Informasi bahan dan material
• Informasi personil
• Informasi sarana dan prasarana
• Informasi lingkup pekerjaan
• Informasi zona area kerja
• Informasi RMPK dan dasar pembayaran
• Daftar uji mutu
c. Laporan kepada PPK dan PPTK
d. Laporan hasil inspeksi
e. Dokumen form checklist program mutu
f. BA hasil pengujian
g. BA hasil pengukuran MC0
h. BA hasil pengukuran MC100
i. Dokumen penilaian pekerjaan
j. Surat peringatan dan surat teguran
k. Laporan realisasi progres pekerjaan
l. Laporan kuantitas pekerjaan (Backup Quantity)
m. Laporan kualitas pekerjaan (Backup Quality)
n. Undangan rapat progres
o. Dokumen bahan/ materi rapat
p. BA kesepakatan
q. Dokumen mitigasi resiko
r. Notulen rapat yang disertai dengan progres pekerjaan, dan kendala pekerjaan
s. Laporan harian
t. Laporan mingguan
u. Laporan bulanan
v. Daftar absensi
w. Shop drawing
x. BA serah terima PHO
y. Lampiran laporan eksklusif
z. Form checklist dokumentasi berdasarkan WBS
aa. Dokumen serah terima pekerjaan
bb. BA survey bersama
cc. Dokumen reviu desain dan backup volume CCO
dd. Surat usulan pekerjaan tambah kurang
ee. Persetujuan justifikasi teknis
ff. BA rapat
IV. LAPORAN EKSKLUSIF
Penyedia Jasa Konsultansi Pengawasan diminta untuk menyiapkan dan
menyerahkan Laporan Eksklusif sebagai laporan ringkasan dari seluruh kegiatan
yang telah dilaksanakan dari pra konstruksi, masa konstruksi, dan akhir
konstruksi. Laporan eksklusif ini terdiri dari namun tidak terbatas pada:
a. Latar belakang
b. Maksud, tujuan dan sasaran pekerjaan
c. Data paket pekerjaan
d. Sumber pendanaan
e. Ruang lingkup pekerjaan
f. Lokasi kegiatan
g. Rencana mutu pelaksanaan pekerjaan
• Dokumen persiapan
• Flowchart, matriks pekerjaan dan dasar pembayaran
• Rencana mutu pekerjaan konstruksi (RMPK)
h. Tahapan Pekerjaan
• Work Breakdown Structure (WBS)
• Dokumentasi pekerjaan
i. Daftar uji mutu
j. Log book surat
k. Dokumen serah terima pekerjaan
V. DOKUMEN SERAH TERIMA PEKERJAAN
Pada tahap penyelesaian pekerjaan konstruksi, Konsultan Pengawas
membuat Laporan Serah Terima Pekerjaan. Laporan ini berfungsi sebagai bukti
bahwa pekerjaan pengawasan telah selesai dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan yang tertuang dalam kontrak atau kerangka acuan kerja (KAK).
Dokumen ini menjadi acuan bagi semua pihak dalam menyepakati hasil akhir
pekerjaan dan menyelesaikan kewajiban administratif. Laporan serah terima
pekerjaan ini terdiri dari namun tidak terbatas pada:
a. Informasi sumber daya
• Personil
• Material
• Peralatan
• Metode pelaksanaan
b. Zonasi area kerja
c. WBS
d. RMK dan Dasar pembayaran
e. Kurva S