Pengembangan Manajemen Bps RW Dan Bank Sampah

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10041153000
Date: 3 June 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi DKI Jakarta
Work Unit: Dinas Lingkungan Hidup
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 445,200,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 445,200,000
Winner (Pemenang): PT Informatika Media Pratama
NPWP: 09*7**7****05**0
RUP Code: 59617896
Work Location: Jl. Mandala V No. 67 Cililitan Besar - Jakarta Timur (Kota)
Participants: 20
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
PT Arcson Technologi Solusindo
04*1**9****11**0Rp 354,117,12053.2562.6-
0430178665542000Rp 365,260,0099192.19-
PT Informatika Media Pratama
09*7**7****05**0Rp 399,600,00096.2594.72-
0029024841071000Rp 406,560,00075.578.62-
0024487167014000Rp 409,920,00090.589.68-
PT Kandis Mahardika Konsultan
08*6**8****17**0---Tidak lulus skor pembuktian
0745982538011000----
0013628110015000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0031583651015000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0017972415017000----
0013506555007000---Tidak hadir pembuktian kualifikasi
0813092871017000----
0021920855071000----
0015721806016000----
0022013726216000----
PT Triconville Indonesia
00*7**1****16**0----
0816465876005000----
0015673247015000----
PT Pratama Maju Berkarya
06*4**1****31**0----
PT Total Nexgent Technology
02*9**9****12**0----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN: PENGEMBANGAN   MANAJEMEN  BPS RW DAN          
                                                                           
                            BANK SAMPAH                                    
                                                                           
                                                                           
 I. LATAR BELAKANG                                                         
                                                                           
                                                                           
        Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan, khususnya di Provinsi
   DKI Jakarta, terus menjadi isu strategis yang memerlukan pendekatan terpadu dan
   berkelanjutan. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi,
   timbulan sampah juga meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan strategi
   pengelolaan sampah yang menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Pengelolaan
   sampah dari hulu secara terpadu merupakan strategi penting dalam mengurangi
   timbulan sampah dan meningkatkan efektivitas sistem pengelolaan sampah secara
   keseluruhan di Provinsi DKI Jakarta.                                    
        Dalam rangka mendukung upaya pengurangan dan pengelolaan sampah dari
   hulu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis
   untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat, diantaranya melalui:
     Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup
      Rukun Warga, yang mewajibkan partisipasi aktif pengurus RW (Bidang Pengelolaan
      Sampah) dan masyarakat dalam memilah, mengelola, dan melaporkan sampah dari
      sumbernya.                                                           
                                                                           
     Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2021 tentang Bank Sampah, yang mendorong
      pembentukan Bank Sampah sebagai unit ekonomi dan lingkungan yang memperkuat
      sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.                       
   Melalui regulasi tersebut, pengelolaan sampah di tingkat masyarakat menjadi tanggung
   jawab bersama antara pemerintah dan warga, yang bertujuan untuk meningkatkan
   kesadaran masyarakat dalam memilah, mengelola, serta mendaur ulang sampah guna
   menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.                     
        Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program tersebut,
   diperlukan sistem informasi digital yang terintegrasi. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi
   DKI Jakarta telah membangun dan mengoperasikan sistem informasi digital yaitu:
   1. Sistem Informasi BPS RW                                              
      Sistem ini digunakan untuk pencatatan dan pelaporan kegiatan pengelolaan sampah
      di tingkat RW, termasuk data profil BPS RW, rumah tangga memilah, checklist
      laporan harian volume sampah terpilah per jenis, serta data dan laporan
      pertumbuhan rumah memilah di seluruh wilayah DKI Jakarta.            
                                                                           
   2. Sistem Informasi e-Bank Sampah (https://banksampah.jakarta.go.id)    
      e-Bank Sampah adalah sebuah platform digital berbasis website yang menghimpun
      data dan informasi mengenai aktivitas di Bank Sampah Induk (BSI) dan Bank
      Sampah Unit (BSU). Website ini bertujuan mempermudah nasabah, BSI, dan BSU
      dalam melakukan pencatatan dan pemantauan transaksi yang terjadi di Bank
      Sampah. e-Bank Sampah juga memberikan informasi mengenai regulasi Bank
      Sampah, aktivitas Bank Sampah yang menarik dan bermanfaat sehingga dapat
      menginspirasi pegiat Bank Sampah lainnya. Di dalam E-Bank Sampah, masyarakat
      dapat juga mendapatkan informasi mengenai daftar lokasi Bank Sampah yang aktif
      melakukan pengumpulan sampah.                                        
   Kedua sistem ini telah berjalan selama beberapa tahun terakhir dan menjadi instrument
   penting dalam mendukung digitalisasi, pelaporan, pemantauan, dan evaluasi program
   pengelolaan sampah berbasis Masyarakat.                                 
        Namun, seiring berkembangnya kebutuhan operasional, perubahan regulasi, dan
   aspirasi peningkatan kualitas layanan publik, diperlukan pengembangan lanjutan
   terhadap kedua sistem informasi tersebut, baik dari sisi fungsionalitas, user experience,
   interoperabilitas, integrasi data, maupun skalabilitas infrastruktur. Oleh karena itu Dinas
                                                                           
   Lingkungan Hidup perlu mengadakan jasa konsultansi pengembangan manajemen BPS
   RW  dan Bank Sampah, dengan output berupa pengembangan Sistem Informasi BPS
   RW  dan Sistem Informasi e-Bank Sampah.                                 
        Pengembangan sistem ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan
   akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta efisiensi operasional dalam pengelolaan
   sampah berbasis komunitas. Hasil dari pengembangan ini, diharapkan sistem informasi
   BPS  RW dan e-Bank Sampah dapat lebih adaptif, akurat, dan responsif dalam
                                                                           
   mendukung pengambilan keputusan, pelaporan, dan pemberdayaan masyarakat secara
   digital. Dengan sistem yang adaptif dan terintegrasi, Provinsi DKI Jakarta diharapkan
   semakin maju dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, modern,
   dan berbasis teknologi.                                                 
                                                                           
                                                                           
 II. MAKSUD DAN TUJUAN                                                     
   Adapun maksud dan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan Jasa Konsultansi
   Pengembangan Manajemen BPS RW dan Bank Sampah adalah:                   
     Maksud:                                                              
      Melakukan pengembangan terhadap sistem informasi BPS RW dan e-Bank Sampah
      untuk memperkuat pengelolaan data, meningkatkan efisiensi operasional, serta
      mendukung pencapaian target pengurangan sampah dari sumbernya.       
     Tujuan:                                                              
                                                                           
      1. Meningkatkan kapabilitas sistem dalam mencatat, memantau, dan melaporkan
        data aktivitas BPS RW dan Bank Sampah secara real-time dan akurat. 
      2. Menyesuaikan sistem dengan dinamika kebutuhan pengguna dan kebijakan
        terbaru.                                                           
      3. Meningkatkan kemudahan akses dan pengalaman pengguna (user experience)
        melalui tampilan antarmuka yang lebih ramah dan fungsional.        
      4. Menyediakan fitur-fitur analitik untuk pelaporan, visualisasi data, dan pemetaan
        wilayah berbasis kinerja.                                          
      5. Menyediakan dokumentasi teknis dan pelatihan bagi operator atau pengelola
        sistem.                                                            
                                                                           
 III. SASARAN                                                              
                                                                           
   Sasaran dari kegiatan ini adalah tersedianya Sistem Informasi BPS RW dan e-Bank
   Sampah dan yang lebih fungsional, mudah digunakan, serta mampu mendukung
   pencatatan, pelaporan, dan pemantauan pengelolaan sampah berbasis masyarakat
   secara lebih akurat, efisien, dan terintegrasi.                         
                                                                           
IV. RUANG LINGKUP                                                          
   Ruang Lingkup pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultansi ini terdiri atas:    
   1. Analisis                                                             
     Melakukan normalisasi pada database sistem Informasi yaitu:           
                                                                           
       Database profile RW ( 2748 BPS_RW dengan seluruh kebutuhan data )  
       Database Bank Sampah                                               
       Database Nasabah                                                   
       Database Komoditas Bank Sampah                                     
       Database Rumah Memilah                                             
       Database Off Taker Bank Sampah                                     
       Database lain yang dibutuhkan                                      
   2. Perancangan Sistem (System Design)                                   
                                                                           
       Meredisign tampilan dan restrukturisasi menu agar lebih mudah digunakan oleh
        user (memperbaiki engine tools), user friendly dan menarik.        
       Desain antarmuka pengguna (UI/UX).                                 
       Penyusunan flowchart, diagram ERD, DFD, dan spesifikasi teknis lainnya.
       Penambahan fitur dashboard analitik                                
       Integrasi peta interaktif lokasi bank sampah dan Pusat Daur Ulang  
       Penambahan fitur pengelolaan berita, regulasi, dan dokumentasi     
       Responsif di perangkat mobile                                      
   3. Pengembangan Perangkat Lunak (Software Development)                  
                                                                           
       Pengkodean (coding) sesuai spesifikasi.                            
       Pembuatan modul fungsional sesuai kebutuhan (dashboard, input data,
        manajemen pengguna, dll.).                                         
       Integrasi antar modul dan subsistem.                               
       Pengembangan fitur yang dibutuhkan                                 
       Meningkatkan kapasitas dan kecepatan akses untuk mengakomodir      
        pengembangan Sistim Informasi                                      
   4. Analisis Kebutuhan Pelaporan                                         
       Identifikasi kebutuhan informasi dari pemangku kepentingan (misalnya: laporan
        operasional harian, rekap bulanan, indikator kinerja, dsb.).       
                                                                           
       Tentukan jenis laporan: tabular, grafik, tren, peta (jika berbasis lokasi), dll.
       Tentukan parameter laporan (misal: per tanggal, per wilayah, per kategori).
   5. Audit dan Evaluasi Struktur Database Eksisting                       
       Pemetaan struktur data (tabel, relasi, field) yang akan digunakan. 
       Validasi kelengkapan dan kualitas data.                            
       Identifikasi kebutuhan transformasi atau agregasi data untuk pelaporan.
   6. Pengembangan Modul Pelaporan Sistem Informasi.                       
       Desain laporan: layout, filter, dan jenis visualisasi (chart, table, map).
       Pengembangan antarmuka pelaporan berbasis web.                     
                                                                           
       Implementasi fitur ekspor: PDF, Excel, CSV, dsb.                   
       Jika perlu: sistem notifikasi atau pengiriman laporan otomatis (email/WA).
       Penyempurnaan modul pencatatan transaksi (setoran, penarikan, saldo).
       Pembuatan Modul Laporan Keuangan Bank Sampah.                      
   7. Pengembangan Dashboard                                               
       Membuat dashboard visual interaktif                                
       Menampilkan indikator kinerja utama (KPI) secara real-time.        
   8. Integrasi dengan Sistem Eksisting                                    
       Pastikan modul pelaporan terintegrasi dengan autentikasi dan hak akses sistem
                                                                           
        lama.                                                              
       Tidak merusak struktur database dan fungsi sistem utama.           
   9. Implementasi dan Instalasi                                           
       Instalasi sistem di server (cloud atau lokal).                     
       Konfigurasi domain, hosting, dan layanan pendukung lainnya.        
       Migrasi data (jika ada data eksisting).                            
   10. Pengujian Sistem (Testing & QA) dan Validasi                        
       Uji fungsional (functional testing).                               
       Uji integrasi dan uji sistem.                                      
                                                                           
       Uji akurasi hasil laporan terhadap data sumber.                    
       Uji performa jika data cukup besar.                                
       Uji Keamanan                                                       
       Dokumentasi hasil pengujian dan perbaikan bug.                     
   11. Dokumentasi dan Pelatihan                                           
       Dokumentasi panduan penggunaan fitur pelaporan.                    
       Pelatihan untuk admin/operator dalam menggunakan dan memanfaatkan laporan.
   12. Pelatihan Pengguna (User Training)                                  
       Penyusunan panduan penggunaan (user manual).                       
       Pelatihan bagi admin dan pengguna sistem.                          
       Dukungan saat go-live awal (pendampingan teknis).                  
   13. Pemeliharaan dan Dukungan Teknis (Maintenance & Support)            
                                                                           
       Perawatan sistem pasca implementasi.                               
       Penanganan error dan update sistem secara berkala.                 
       Dukungan helpdesk selama masa kontrak.                             
   14. Keamanan dan Privasi Data                                           
       Penerapan enkripsi, manajemen hak akses, dan audit log.            
       Kepatuhan terhadap peraturan perlindungan data.                    
       Pengelompokan akun pengguna dan penguatan sistem otorisasi.        
   15. Dokumentasi                                                         
       Dokumen teknis (arsitektur sistem, struktur database, API, dll.).  
       Dokumen penggunaan (user guide, SOP).                              
                                                                           
       Laporan progres dan akhir pekerjaan.                               
                                                                           
 V. KELUARAN                                                               
   Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah:         
   1. Sistem Informasi BPS RW dan e-Bank Sampah versi pengembangan yang siap
     digunakan.                                                            
   2. Laporan analisis kebutuhan dan desain pengembangan sistem (requirement analysis
     & system design document).                                            
   3. Dokumentasi teknis dan manual pengguna sistem.                       
   4. Pelatihan teknis dan pendampingan penggunaan sistem bagi admin/operator.
                                                                           
   5. Laporan pelaksanaan kegiatan