Kajian Studi Kelayakan Kebutuhan Kapal Praktik Smkn 36 Jakarta

Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10226939000
Status: Gagal
Date: 30 June 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi DKI Jakarta
Work Unit: Unit Pengelola Prasarana Dan Sarana Pendidikan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 207,544,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 92,700,000
RUP Code: 56569592
Work Location: Jakarta - Jakarta Utara (Kota)
Participants: 1
Attachment
PAKET PEKERJAAN: KAJIAN STUDI KELAYAKAN KEBUTUHAN  KAPAL PRAKTIK        
                            SMKN 36 JAKARTA                                
                                                                           
                                                                           
1. LATAR           Sarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam
   BELAKANG        menunjang penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan.
                   Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022
                   tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun
                   2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang salah satunya
                   adalah standar sarana dan prasarana. Oleh karena itu, ketersediaan
                                                                           
                   dan kelayakan sarana satuan pendidikan menjadi faktor penting
                   dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang 
                   berkualitas baik, dengan harapan meningkatnya mutu pendidikan
                   secara umum.                                            
                                                                           
                   Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk 
                   meningkatkan kualitas pendidikan SMK, khususnya di bidang
                   kelautan dan perikanan. SMK 36 Jakarta merupakan sekolah yang
                   memiliki konsentrasi keahlian yang berhubungan dengan dunia
                   kemaritiman. Salah satu sarana utama yang mendukung     
                   pembelajaran di SMKN 36 Jakarta adalah kapal praktik yang
                   digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa/i. Berdasarkan
                   usulan SMKN 36 Jakarta guna menunjang kebutuhan praktik, maka
                   diperlukan kajian studi kelayakan kapal praktik terkait Pengadaan
                   Alat Praktik dan Peraga Peserta Didik yang akan ditugaskan kepada
                   pihak konsultan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
                                                                           
                                                                           
2. MAKSUD  DAN     a. Maksud                                               
   TUJUAN             Menilai layak atau tidaknya kebutuhan Kapal Praktik di SMKN 36
                      Jakarta.                                             
                   b. Tujuan                                               
                      Tersedianya dokumen kajian studi kelayakan kebutuhan kapal
                      praktik pada SMKN 36 Jakarta untuk kegiatan belajar mengajar.
                                                                           
                                                                           
3. TARGET/         Seluruh pihak sekolah yang terdiri dari Kepala, Guru, dan Siswa
   SASARAN         SMKN  36 Jakarta yang merupakan user/pengguna kapal praktik
                   sehubungan kebutuhan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar
                   mengajar, sehingga tercapainya peningkatan kualitas mutu
                   pendidikan pada jenjang Pendidikan SMK wilayah Provinsi DKI
                   Jakarta.                                                
4. LINGKUP          1. Melaksanakan rapat sehubungan proses pelaksanaan kegiatan
   PEKERJAAN          kajian studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36 Jakarta
                    2. Melaksanakan observasi atau tinjauan lapangan sehubungan
                      proses pelaksanaan kegiatan kajian studi kelayakan kebutuhan
                      kapal praktik SMKN 36 Jakarta                        
                    3. Menyusun kajian studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36
                      Jakarta yang terdiri atas:                           
                                                                           
                      A. Pendahuluan                                       
                      1. Latar Belakang                                    
                         a. Menyediakan penjelasan mengenai kebutuhan kapal praktik
                           di SMKN 36 Jakarta, serta alasan pentingnya pengadaan
                           kapal praktik untuk mendukung pembelajaran di bidang
                                                                           
                           keahlian terkait.                               
                         b. Menganalisis alasan terkait kebutuhan pengadaan kapal
                           untuk menunjang pendidikan yang sesuai dengan standar
                           kurikulum dan kebutuhan.                        
                                                                           
                      2. Rumusan Masalah                                   
                         Mengidentifikasi masalah yang perlu dipecahkan melalui studi
                         kelayakan ini, seperti:                           
                         1) apakah secara ketentuan yang berlaku jenjang pendidikan
                           SMK dapat memiliki aset berupa kapal praktik?   
                                                                           
                         2) apakah kebutuhan kapal praktik akan memberikan manfaat
                           yang optimal bagi siswa dan pendidikan di SMKN 36 Jakarta?
                         3) apakah SMKN 36 Jakarta mampu mengelola/memelihara jika
                           diperoleh aset berupa kapal praktik?            
                                                                           
                      3. Tujuan                                            
                         Menilai kelayakan kebutuhan kapal praktik untuk SMKN 36
                         Jakarta.                                          
                                                                           
                    B. Metodologi                                          
                                                                           
                    Metodologi yang digunakan dalam kajian studi kelayakan kebutuhan
                    kapal praktik melibatkan pendekatan deskriptif melalui proses
                    koordinasi dan tinjauan lapangan. Hal tersebut dilakukan untuk menilai
                    kelayakan kebutuhan kapal praktik untuk SMKN 36 Jakarta.
                                                                           
                    C. Analisis                                            
                    1. Menyusun studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36, yang
                      terdiri atas :                                       
                         a. Market aspect : Komponen yang berkaitan dengan supply
                           dan demand di pasar                             
                           ▪  Survei pasar untuk mengetahui ketersediaan pelaku
                              usaha/penyedia kapal praktik.                
                           ▪  Identifikasi pasar kebutuhan lapangan pekerjaan terkait
                              kompetensi yang diperoleh atas dampak pemenuhan
                              kapal praktik.                               
                                                                           
                           ▪  Survei untuk mengetahui sekolah SMK yang telah
                              memiliki kapal praktik.                      
                         b. Legal aspect : Analisis kelayakannya terhadap hukum yang
                           berlaku                                         
                           ▪  Peraturan terkait ketentuan hukum dan standar kurikulum
                              yang berlaku.                                
                           ▪  Persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh kapal praktik
                              sesuai dengan regulasi perkapalan dan keselamatan laut.
                                                                           
                           ▪  Aspek izin operasional dan lisensi yang diperlukan untuk
                              kapal praktik di Indonesia.                  
                         c. Social economy aspect : Dampak sosial dan ekonomi yang
                           akan dihasilkan oleh pemenuhan kebutuhan kapal  
                           ▪  Dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan SMK
                              di bidang kelautan dan perkapalan.           
                           ▪  Kontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal dan
                              industri perkapalan.                         
                         d. Financial aspect : Analisis kelayakan          
                           ▪  Analisis estimasi biaya pemenuhan kebutuhan kapal
                                                                           
                              praktik termasuk biaya perawatan dan operasional
                              kedepannya.                                  
                           ▪  Perhitungan proyeksi pendapatan dan sumber dana untuk
                              mendukung keberlanjutan operasional kapal.   
                    2. Melaporkan progress                                 
                      Menyusun laporan berkala terkait progres pelaksanaan kajian,
                      termasuk hasil analisis pada setiap aspek yang telah dijabarkan,
                      serta rekomendasi tindak lanjut yang perlu diambil untuk
                      meningkatkan kelayakan pengadaan kapal praktik.      
                    3. Memperbaiki                                         
                                                                           
                      Berdasarkan hasil laporan progres dan umpan balik, dilakukan revisi
                      atau perbaikan pada bagian-bagian kajian yang memerlukan
                      perhatian lebih, baik dari segi teknis, sosial, maupun finansial.
                    4. Dokumentasi kegiatan/data/dokumentasi/supporting doc
                      Menyusun dokumentasi lengkap terkait pelaksanaan kajian,
                      termasuk data-data yang relevan, dokumen pendukung, dan
                      referensi yang digunakan dalam studi kelayakan. Hal ini juga
                      mencakup penyusunan laporan akhir yang lengkap dengan
                      rekomendasi untuk implementasi proyek.               
                    D. Kesimpulan                                          
                    Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, disusun kesimpulan terkait
                    kelayakan kebutuhan kapal praktik di SMKN 36 Jakarta, termasuk
                    rekomendasi tindakan yang dapat diambil dan berdampak positif untuk
                    meningkatkan kualitas pendidikan SMK.                  
                                                                           
                    Hasil akhir yang diberikan oleh konsultan perencana adalah dokumen
5. KELUARAN                                                                
                    hasil studi kelayakan kapal praktik yang berisi:       
                    1. Dokumen Laporan Preliminary Diligence               
                       Dokumen ini akan memberikan gambaran umum mengenai  
                       kesiapan awal dan kelayakan proyek berdasarkan studi awal yang
                       mencakup analisis dasar. Laporan ini berfungsi sebagai dasar untuk
                       melanjutkan ke tahap yang lebih mendalam, memberikan gambaran
                       kepada pihak terkait mengenai potensi risiko dan peluang yang ada.
                    2. Dokumen Kajian                                      
                       Dokumen ini akan menjadi produk akhir yang menyeluruh,
                       memberikan evaluasi lengkap mengenai kelayakan produk
                       pengadaan kapal praktik dari berbagai aspek, serta memberikan
                       rekomendasi tindakan yang perlu dilakukan berdasarkan hasil
                       kajian.                                             
                    3. Dokumen Proses Pelaksanaan Kegiatan                 
                      Dokumen ini terdiri atas notulen rapat, berita acara tinjauan
                      lapangan, dan dokumentasi serta dokumen pendukung lainnya
                      selama proses pelaksanaan kegiatan.