PAKET PEKERJAAN: KAJIAN STUDI KELAYAKAN KEBUTUHAN KAPAL PRAKTIK
SMKN 36 JAKARTA
1. LATAR Sarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam
BELAKANG menunjang penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan.
Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022
tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun
2021 tentang Standar Nasional Pendidikan yang salah satunya
adalah standar sarana dan prasarana. Oleh karena itu, ketersediaan
dan kelayakan sarana satuan pendidikan menjadi faktor penting
dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang
berkualitas baik, dengan harapan meningkatnya mutu pendidikan
secara umum.
Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk
meningkatkan kualitas pendidikan SMK, khususnya di bidang
kelautan dan perikanan. SMK 36 Jakarta merupakan sekolah yang
memiliki konsentrasi keahlian yang berhubungan dengan dunia
kemaritiman. Salah satu sarana utama yang mendukung
pembelajaran di SMKN 36 Jakarta adalah kapal praktik yang
digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa/i. Berdasarkan
usulan SMKN 36 Jakarta guna menunjang kebutuhan praktik, maka
diperlukan kajian studi kelayakan kapal praktik terkait Pengadaan
Alat Praktik dan Peraga Peserta Didik yang akan ditugaskan kepada
pihak konsultan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
2. MAKSUD DAN a. Maksud
TUJUAN Menilai layak atau tidaknya kebutuhan Kapal Praktik di SMKN 36
Jakarta.
b. Tujuan
Tersedianya dokumen kajian studi kelayakan kebutuhan kapal
praktik pada SMKN 36 Jakarta untuk kegiatan belajar mengajar.
3. TARGET/ Seluruh pihak sekolah yang terdiri dari Kepala, Guru, dan Siswa
SASARAN SMKN 36 Jakarta yang merupakan user/pengguna kapal praktik
sehubungan kebutuhan sekolah untuk menunjang kegiatan belajar
mengajar, sehingga tercapainya peningkatan kualitas mutu
pendidikan pada jenjang Pendidikan SMK wilayah Provinsi DKI
Jakarta.
4. LINGKUP 1. Melaksanakan rapat sehubungan proses pelaksanaan kegiatan
PEKERJAAN kajian studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36 Jakarta
2. Melaksanakan observasi atau tinjauan lapangan sehubungan
proses pelaksanaan kegiatan kajian studi kelayakan kebutuhan
kapal praktik SMKN 36 Jakarta
3. Menyusun kajian studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36
Jakarta yang terdiri atas:
A. Pendahuluan
1. Latar Belakang
a. Menyediakan penjelasan mengenai kebutuhan kapal praktik
di SMKN 36 Jakarta, serta alasan pentingnya pengadaan
kapal praktik untuk mendukung pembelajaran di bidang
keahlian terkait.
b. Menganalisis alasan terkait kebutuhan pengadaan kapal
untuk menunjang pendidikan yang sesuai dengan standar
kurikulum dan kebutuhan.
2. Rumusan Masalah
Mengidentifikasi masalah yang perlu dipecahkan melalui studi
kelayakan ini, seperti:
1) apakah secara ketentuan yang berlaku jenjang pendidikan
SMK dapat memiliki aset berupa kapal praktik?
2) apakah kebutuhan kapal praktik akan memberikan manfaat
yang optimal bagi siswa dan pendidikan di SMKN 36 Jakarta?
3) apakah SMKN 36 Jakarta mampu mengelola/memelihara jika
diperoleh aset berupa kapal praktik?
3. Tujuan
Menilai kelayakan kebutuhan kapal praktik untuk SMKN 36
Jakarta.
B. Metodologi
Metodologi yang digunakan dalam kajian studi kelayakan kebutuhan
kapal praktik melibatkan pendekatan deskriptif melalui proses
koordinasi dan tinjauan lapangan. Hal tersebut dilakukan untuk menilai
kelayakan kebutuhan kapal praktik untuk SMKN 36 Jakarta.
C. Analisis
1. Menyusun studi kelayakan kebutuhan kapal praktik SMKN 36, yang
terdiri atas :
a. Market aspect : Komponen yang berkaitan dengan supply
dan demand di pasar
▪ Survei pasar untuk mengetahui ketersediaan pelaku
usaha/penyedia kapal praktik.
▪ Identifikasi pasar kebutuhan lapangan pekerjaan terkait
kompetensi yang diperoleh atas dampak pemenuhan
kapal praktik.
▪ Survei untuk mengetahui sekolah SMK yang telah
memiliki kapal praktik.
b. Legal aspect : Analisis kelayakannya terhadap hukum yang
berlaku
▪ Peraturan terkait ketentuan hukum dan standar kurikulum
yang berlaku.
▪ Persyaratan teknis yang harus dipenuhi oleh kapal praktik
sesuai dengan regulasi perkapalan dan keselamatan laut.
▪ Aspek izin operasional dan lisensi yang diperlukan untuk
kapal praktik di Indonesia.
c. Social economy aspect : Dampak sosial dan ekonomi yang
akan dihasilkan oleh pemenuhan kebutuhan kapal
▪ Dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan SMK
di bidang kelautan dan perkapalan.
▪ Kontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal dan
industri perkapalan.
d. Financial aspect : Analisis kelayakan
▪ Analisis estimasi biaya pemenuhan kebutuhan kapal
praktik termasuk biaya perawatan dan operasional
kedepannya.
▪ Perhitungan proyeksi pendapatan dan sumber dana untuk
mendukung keberlanjutan operasional kapal.
2. Melaporkan progress
Menyusun laporan berkala terkait progres pelaksanaan kajian,
termasuk hasil analisis pada setiap aspek yang telah dijabarkan,
serta rekomendasi tindak lanjut yang perlu diambil untuk
meningkatkan kelayakan pengadaan kapal praktik.
3. Memperbaiki
Berdasarkan hasil laporan progres dan umpan balik, dilakukan revisi
atau perbaikan pada bagian-bagian kajian yang memerlukan
perhatian lebih, baik dari segi teknis, sosial, maupun finansial.
4. Dokumentasi kegiatan/data/dokumentasi/supporting doc
Menyusun dokumentasi lengkap terkait pelaksanaan kajian,
termasuk data-data yang relevan, dokumen pendukung, dan
referensi yang digunakan dalam studi kelayakan. Hal ini juga
mencakup penyusunan laporan akhir yang lengkap dengan
rekomendasi untuk implementasi proyek.
D. Kesimpulan
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, disusun kesimpulan terkait
kelayakan kebutuhan kapal praktik di SMKN 36 Jakarta, termasuk
rekomendasi tindakan yang dapat diambil dan berdampak positif untuk
meningkatkan kualitas pendidikan SMK.
Hasil akhir yang diberikan oleh konsultan perencana adalah dokumen
5. KELUARAN
hasil studi kelayakan kapal praktik yang berisi:
1. Dokumen Laporan Preliminary Diligence
Dokumen ini akan memberikan gambaran umum mengenai
kesiapan awal dan kelayakan proyek berdasarkan studi awal yang
mencakup analisis dasar. Laporan ini berfungsi sebagai dasar untuk
melanjutkan ke tahap yang lebih mendalam, memberikan gambaran
kepada pihak terkait mengenai potensi risiko dan peluang yang ada.
2. Dokumen Kajian
Dokumen ini akan menjadi produk akhir yang menyeluruh,
memberikan evaluasi lengkap mengenai kelayakan produk
pengadaan kapal praktik dari berbagai aspek, serta memberikan
rekomendasi tindakan yang perlu dilakukan berdasarkan hasil
kajian.
3. Dokumen Proses Pelaksanaan Kegiatan
Dokumen ini terdiri atas notulen rapat, berita acara tinjauan
lapangan, dan dokumentasi serta dokumen pendukung lainnya
selama proses pelaksanaan kegiatan.