URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Pemodelan Fisik dengan Saluran Gelombang (2D) untuk Pekerjaan
Pembangunan Infrastruktur dan Kelengkapannya Untuk Pengamanan Pulau Cagar
Budaya Tahap II di Pulau Kelor dan Pulau Onrust meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Melaksanakan pemodelan fisik dengan saluran gelombang (2D) yang terdiri dari:
a. Pembuatan kontur model batimetri
Kegiatan ini berupa membangun dan membongkar kontur saluran tempat lokasi
model diletakkan untuk mengakomodir tinggi gelombang target di lokasi struktur /
model dibangun.
b. Pembuatan rencana model
Pembuatan rencana model merupakan kegiatan pemodelan berupa memindahkan
masalah di kondisi lapangan ke fasilitas / laboratorium pengujian. Kegiatan ini
diantaranya membuat rencana ukuran model, dan membuat konfigurasi peletakan
model.
c. Pembuatan prototipe struktur lapis lindung
Kegiatan ini adalah kegiatan berupa pembuatan atau sewa lapis lindung dengan
bentuk tetrapod.
d. Penggunaan saluran gelombang
Penggunaan saluran gelombang merupakan kegiatan sewa saluran gelombang
untuk meletakkan model pada saat dilakukan pengujian. Termasuk didalamnya
berupa fasilitas pengisian air yang dipergunakan untuk pengujian.
e. Pembuatan model
Kegiatan pembuatan model ini menentukan parameter yang akan diuji seperti lama
durasi pengujian, tinggi gelombang dan periode gelombang, untuk setiap variasi
model.
f. Kalibrasi sensor
Kalibrasi sensor merupakan proses membandingkan hasil pengukuran sensor tinggi
gelombang dengan standar yang telah terakreditasi untuk memastikan bahwa
pembacaan tinggi gelombang akurat dan konsisten.
g. Pengujian dengan menggunakan sewa sensor gelombang
Pengujian dengan menggunakan sensor tinggi gelombang merupakan kegiatan
untuk mengukur hasil nilai tinggi dan periode gelombang dari gelombang
pembangkitan yang berinteraksi terhadap model.
h. Pengujian model berjalan
Pengujian model berjalan adalah pengujian dengan membangkitkan gelombang
dengan menggunakan wave maker sesuai dengan periode gelombang, tinggi
gelombang, dan durasi pengujian yang telah direncanakan sesuai skenario
pengujian.
i. Pengolahan data sensor gelombang
Pengolahan data sensor gelombang merupakan kegiatan untuk melakukan post
processing data hasil pembangkitan gelombang. Data yang didapatkan adalah data
ketinggian gelombang desain maksimum, periode gelombang desain maksimum
untuk gelombang regular. rata-rata, periode gelombang rata-rata, tinggi gelombang
signifikan, dan periode gelombang signifikan.
j. Analisis dan interpretasi model
Kegiatan analisis dan interpretasi model adalah proses mengevaluasi dan
memahami hasil yang diperoleh dari pengujian model skala kecil (fisik) untuk
memprediksi perilaku struktur atau fenomena di pantai sebenarnya (prototipe).
2. Menyusun laporan hasil uji model fisik stabilitas breakwater yang telah dikerjakan
kepada pihak-pihak yang terkait.
B. KELUARAN
Keluaran yang diharapkan adalah Laporan Hasil Uji Model Fisik Stabilitas Breakwater
untuk Kegiatan Pembangunan Pembangunan Infrastruktur dan Kelengkapannya Untuk
Pengamanan Pulau Cagar Budaya Tahap II di Pulau Kelor dan Pulau Onrust.