| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0012162715441000 | Rp 3,940,004,385 | 85 | 88 | - | |
| 0748130200623000 | - | - | - | Ijin Usaha yang disampaikan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan | |
| 0211287776402000 | - | - | - | Ijin usaha yang disampaikan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan | |
| 0019060086805000 | - | - | - | Salah satu Ijin Usaha yang disampaikan tidak sesuai dengan kualifikasi yang dipersyaratkan | |
| 0018021204017000 | - | - | - | - | |
| 0010016160093000 | - | - | - | - | |
| 0013017413013000 | - | - | - | - | |
| 0756421228803000 | - | - | - | Kualifikasi Ijin Usaha yang disampaikan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan | |
| 0020706313952000 | - | - | - | - | |
CV Petnor Jaya Papua | 04*7**4****52**0 | - | - | - | - |
| 0015654437017000 | - | - | - | - | |
| 0014232714812000 | - | - | - | - | |
| 0014556161441000 | - | - | - | - | |
| 0022905913013000 | - | - | - | - | |
| 0718963275952000 | - | - | - | - | |
| 0017974734017000 | - | - | - | - | |
| 0436104467801000 | - | - | - | - | |
| 0033006479952000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
SURVEI DATA DAN INFORMASI TERKAIT KONDISI JALAN /JEMBATAN
1. Tahap Inventarisasi dan Pengumpulan Data
Tahap Inventarisasi dan Pengumpulan data mencakup inventarisasi hasil survey jalan dan jembatan, referensi
penanganan jalan jembatan dan dokumen pendukung lainnya serta pengumpulan data yang mencakup data
primer dan data sekunder.
a. Pengumpulan Data Sekunder
Data sekunder perlu dikumpulkan sebagai data tambahan untuk mendukung data primer dalam proses analisis dan
pengolahan data. Data sekunder yang dikumpulkan diantaranya meliputi:
• Data SK Ruas jalan
Data SK Ruas adalah daftar ruas jalan yang telah ditetapkan secara resmi oleh Kepala Daerah yang isinya minimal
dapat mencakup nomor ruas jalan, nama ruas jalan, panjang jalan dan nama kecamatannya.
• Peta jaringan jalan dan sebaran jembatan
Adalah peta jaringan jalan dan sebaran jembatan yang ada di Provinsi Papua Pegunungan, yang selanjutnya akan
digunakan dalam penentuan lokasi titik awal ruas dan akhir ruas jalan sebagai patokan awal maupun strategi dalam
melaksanakan kegiatan survey lapangan.
• Data penanganan jalan dan jembatan
Adalah informasi kegiatan penanganan jalan dan jembatan yang sedang dikerjakan pada tahun berjalan (on going
project), dimana informasi penanganan ini akan memberikan informasi langsung terhadap penilaian segmen
kondisi suatu jalan atau jembatan dengan kategori kondisi baik.
• Dokumen peraturan daerah tentang jalan dan jembatan
Adalah dokumen peraturan-peraturan lainnya berkaitan dengan rencana tentang pengembangan wilayah strategis,
dapat berupa Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Pengembangan Daerah Perbatasan, Propeda, Renstra,
dan sebagainya yang dianggap perlu.
b. Pengumpulan Data Primer
Survey primer yang perlu dilakukan antara lain:
• Survey Kondisi Fisik Jalan Jembatan dan dokumentasi
Survey ini dilakukan untuk memperoleh informasi data non spasial (atribut) dengan menginventarisasi kondisi fisik
jalan dilakukan dengan cara metoda visual. Kondisi fisik jalan yang disurvei diantaranya meliputi data:
- Kondisi perkerasan jalan (kondisi baik (B), kondisi sedang (S), kondisi rusak ringan (RR) dan kondisi rusak berat
(RB), kondisi geometrik jalan (tipe perkerasan jalan, lebar jalan dan tipe jalan) tiap jarak 200-meter dan tiap
perubahan kondisi dan jenis permukaan.
• Penilaian kondisi perkerasan jalan dengan penilaian geometrik jalan harus dilakukan secara apple to apple
dalam posisi segment jalan yang sama atau penilaian kondisi tersebut harus bersamaan dengan maksud
memperoleh informasi yang lebih akurat, apakah kondisi suatu perkerasan jalan dimaksud sudah sesuai dengan
tipe perkerasannya maupun dengan lebar perkerasannya.
• Dilakukan pengambilan video setiap sepanjang ruas dan pengambilan gambar dengan foto digital berkoordinat
atau foto tagging pada setiap ruas jalan (awal ruas sampai dengan akhir ruas) tiap jarak 200-meter dan tiap
perubahan jenis permukaan dan kondisi permukaan yang memuat informasi standar.
• Survey tracking ruas jalan dengan alat GPS dan meteran
Dilakukan pengukuran sepanjang ruas jalan dengan alat GPS dan pengukuran lebar jalan dengan menggunakan
meteran, untuk memperoleh Informasi lokasi (spasial), berkaitan dengan suatu koordinat baik koordinat geografi
(lintang dan bujur) dan koordinat XYZ, termasuk diantaranya informasi datum dan proyeksi. Mengambil sample
foto dokumentasi anggota tim survey mengoperasikan GPS untuk pengukuran panjang dan sample foto
dokumentasi anggota tim survey mengukur lebar jalan dengan menggunakan papan informasi (papan Sta.) di
setiap ruas jalan.
• Untuk survey kondisi jembatan adalah dimaksudkan memperoleh informasi lokasi tiap-tiap jembatan pada ruas
jalan yang disurvei, berikut memperoleh data informasi kondisi umum jembatan beserta attribute data teknis
yang diperlukan. Dilakukan pengambilan gambar dengan kamera digital berkoordinat menampilkan gambar
dengan papan informasi (papan Sta.) yang memuat informasi minimal: Kop Dinas, Tahun Anggaran, Nama
Pekerjaan, Nama Ruas, Nama Jembatan, Station, Keterangan Gambar (Misal: Tampak Depan/ Tampak Samping/
Bangunan atas/ Bangunan Bawah/ Pondasi/ Lantai.)
2. Tahap Pengolahan Data
Berdasarkan data primer dan sekunder terkumpul selanjutnya diolah serta dianalisa, baik secara secara database
untuk data attribute (non-spasial) maupun dengan penggunaan perangkat lunak ArcGIS olah data tracking GPS
(spasial), selanjutnya dilakukan pengolahan data.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN
ELIAS KOMBA, ST.
NIP. 19721026 199703 1 001