Pembangunan Jembatan Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 9125097
Status: Tender Gagal
Date: 3 March 2023
Year: 2023
KLPD: Provinsi Kalimantan Barat
Work Unit: Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 3,365,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 3,300,000,000
RUP Code: 41990851
Work Location: Jembatan Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah - Mempawah (Kab.)
Participants: 87
Applicants
Reason
0029156064704000--
0715861811704000Rp 3,081,048,972Berdasarkan Dokumen Penawaran Teknis Yang diusulkan/disampaikan oleh CV.BILQISSHIQA LAPAN SEMBILAN SEMBILAN melalui Dokumen Penawaran Teknis yang telah dienkripsi dengan sistem pengaman dokumen Pada Aplikasi SPSE, sebagaimana memperhatikan Ketentuan dan ketetapan dalam Dokumen Pemilihan, No r: 027/12.01/POKJA5.BK-T/DPRKP/2023/BPBJ, Tanggal: 04 Maret 2023, Yaitu : 1. Tidak Menyampaikan Dokumen Komitmen Langsung Dari Perusahaan Resmi dan Memiliki Legalitas Usaha Yang Bergerak di Bidang Pabrikasi, untuk : a. (MATERIAL RANGKA JEMBATAN) berupa Surat Dukungan dan Surat Jaminan Garansi/Jaminan Purna Jual berdasarkan keseuaian Kriteria Evaluasi Yang Telah ditetapkan dalam BAB.LDP; b. (Material Kabel), berupa Surat Dukungan dan Surat Jaminan Garansi/Jaminan Purna Jual berdasarkan keseuaian Kriteria Evaluasi Yang Telah ditetapkan dalam BAB.LDP. 2. Bentuk Dokumen Penawaran berupa Format Surat Perjanjian Sewa antara (Pihak I selaku Pihak Pemberi Sewa a.n. Haliman Sendri) dan (Pihak II selaku Pihak Penyewa a.n. Peserta Tender CV.BILQISSHIQA LAPAN SEMBILAN SEMBILAN) untuk Peralatan Utama 1 Unit Ponton (Tidak Sesuai serta Bertentangan) dengan Bentuk Dokumen Penawaran berupa Format Surat Perjanjian Sewa Peralatan, sebagaimana berdasarkan Ketetapan BAB.VI. Bentuk Dokumen Penawaran……… “Huruf K” Bentuk Surat Perjanjian Sewa Peralatan”……. 3. Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi, terhadap pernyataan sebagaimana ketetapan dalam BAB. Instruksi Kepada Penyedia (BAB.IKP), No. 28.12.b.2).e).(2).(1). Peserta dinyatakan memenuhi elemen Kepemimpinan dan Partisipasi pekerja dalam keselamatan konstruksi apabila menyampaikan Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi yang memenuhi ketentuan: (a) mencantumkan 7 (tujuh) pernyataan “KOMITMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI” sebagaimana memperhatikan BAB.VI. Bentuk Dokumen Penawaran “Huruf J” Bentk Rencana Keselamatan Konstruksi.. Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi : ..angka No. 1.Memenuhi ketentuan Keselamatan Konstruksi;….
0722646908706000--
0210592101701000--
0432166460701000--
0914107263707000--
0415748979701000--
0933409096707000--
0860479690704000--
0010716181058000--
0016365538702000--
0435527445701000--
0027651256701000--
CV Putra Sandi
07*0**7****01**0--
Elang Karya Abadi
09*0**4****01**0--
0027648849701000--
0854861713701000--
0948382957701000--
0950577684704000--
0030272546701000--
CV Cahaya Trikasih
08*8**2****02**0--
0029425444701000--
CV Heora Istiqomah
04*1**7****07**0--
Tiga Muda Bersaudara
06*5**1****01**0--
0661414557701000--
0951324102701000--
0826091621701000--
0023739113701000--
0027647577701000--
CV Tanjung Keramat
0020860490705000--
0747791259701000--
CV Aprobaja
09*2**0****01**0--
0027645753701000--
0031669955701000--
0933280802701000--
0947401014704000--
0025277948701000--
0825619901701000--
0027648187701000--
0960592822701000--
0714627205701000--
0025167743701000--
PT Artama Anugrah Konstruksi
09*4**9****67**0--
0029043254701000--
0015264286706000--
CV Ezra Anugrah
0962837803706000--
0015496052703000--
PT Gunung Baja Permata
09*1**9****35**0--
PT Indo Trans Konstruksi
08*8**7****07**0--
0017820226701000--
0015916042701000--
0020861811701000--
0029045168701000--
0952104057703000--
0029428752701000--
CV Ambasador Kalbar
09*5**6****04**0--
0026824847701000--
0027652130701000--
0028273274643000--
0840486849705000--
0860545888704000--
Suryanti
0029397486706000--
0030272884701000--
0663464964701000--
0317675999706000--
0628548059713000--
0026321380706000--
Batara Sakti, CV
0032784563701000--
0030990196701000--
0933174872701000--
0014049456701000--
0030272272701000--
Nakindo
0803544998701000--
CV Persadanta Karya
04*9**0****05**0--
0916437528707000--
0031735251702000--
0015057623705000--
0032736837942000--
0027654136701000--
0846859387701000--
0029166261706000--
0813618774705000--
0020862017705000--
CV Citra Naba Lestari
0021204623833000--
0015915135701000--
0029155066704000--
0029252145923000--
Attachment
PEMERINTAH    PROVINSI KALIMANTAN    BARAT                    
                                                                        
   DINAS  PERUMAHAN    RAKYAT   DAN  KAWASAN   PERMUKIMAN               
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    METODE   PELAKSANAAN                                
                                                                        
      PEMBANGUNAN     JEMBATAN   KECAMATAN     SEGEDONG                 
                                                                        
                    KABUPATEN   MEMPAWAH                                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Pengguna Anggaran    : Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi
                                                                        
                       Kalimantan Barat                                 
                                                                        
Satker/SKPD          : Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman    
                                                                        
Nama PPK             : Jimmie Hustika Saputra, ST.,MT                   
                                                                        
Program              : Program Peningkatan Prasarana, Sarana Dan Utilitas Umum
                                                                        
                       (PSU)                                            
                                                                        
Kegiatan             : Urusan Penyelenggaraan PSU Permukiman            
                                                                        
Pekerjaan            : Pembangunan Jembatan Kecamatan Segedong Kabupaten
                                                                        
                       Mempawah                                         
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                      TAHUN ANGGARAN   2023                             
                  METODE    PELAKSANAAN                                 
                                                                        
     PEMBANGUNAN     JEMBATAN    KECAMATAN    SEGEDONG                  
                                                                        
Sebelum dilaksanakan konstruksi jembatan perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada
                                                                        
masyarakat yang berada disekitar lokasi konstruksi. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk
                                                                        
menginformasikan kepada masyarakat akan dibangun jembatan baru untuk mengganti
jembatan sebelumnya.                                                    
                                                                        
Sebelum tahapan pelaksanaan konstruksi jembatan dimulai terdapat beberapa pekerjaan yang
perlu dilaksanakan yaitu :                                              
                                                                        
- Survei dan Investigasi Lapangan                                       
- Pekerjaan Persiapan                                                   
                                                                        
Pekerjaan pelaksanaan konstruksi jembatan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:
                                                                        
1) Pekerjaan Site Plan                                                  
2) Pembuatan Pondasi                                                    
                                                                        
   a) Pemancangan Minipile                                              
   b) Pembuatan Kepala Pondasi Poer                                     
                                                                        
3) Pemasangan Balok                                                     
                                                                        
   a) Pemasangan Balok Utama                                            
   b) Pemasangan Balok Anak (Balok Diagfragma)                          
                                                                        
4) Pekerjaan Lantai Jembatan                                            
   a) Pemasangan Floordeck/Bondek                                       
                                                                        
   b) Pemasangan Bekisting                                              
                                                                        
   c) Penulangan Lantai Jembatan                                        
   d) Pengecoran Lantai Jembatan                                        
                                                                        
5) Pekerjaan Phylon                                                     
   a) Pemasangan Rangka Phylon                                          
                                                                        
   b) Pemasangan Kabel Utama                                            
                                                                        
   c) Pemasangan Kabel Hanger                                           
6) Pekerjaan Pagar Jembatan                                             
                                                                        
   a) Perakitan Pagar Jembatan                                          
   b) Pemasangan Pagar Jembatan                                         
                                                                        
7) Pekerjaan Oprit Jembatan                                             
                                                                        
8) Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal                                     
                                                                        
                                                                        
A.1. Survey dan Investigasi Lapangan                                    
A.1.1. Pengukuran Lokasi Jembatan                                       
                                                                        
     Pengukuran lokasi jembatan dilakukan untuk menentukan posisi titik letak tanda-tanda
yang telah dibuat oleh manusia atau secara alamiah yang berada diatas permukaan tanah.
                                                                        
Proses ini perlu dilakukan untuk membuat peta topografi lokasi jembatan berada yang
                                                                        
pengukuranya dilakukan langsung dipermukaan bumi dengan menggunakan peralatan untuk
pengukuran topografi.                                                   
                                                                        
a) Peralatan yang digunakan untuk pengukuran topografi adalah:          
  -  Teodolite                                                          
                                                                        
  -  Meteran                                                            
                                                                        
  -  Tripod                                                             
  -  Rambu Ukur                                                         
                                                                        
  -  Patok penanda titik yang diukur                                    
b) Tahapan pengukuran lokasi jembatan sebagai berikut:                  
                                                                        
  -  Mobilisasi anggota dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
                                                                        
  -  Meminta izin warga sekitar lokasi jembatan untuk melakukan pengukuran.
  -  Melakukan persiapan pelaksanaan pengukuran.                        
                                                                        
  -  Membersihkan area pengukuran dari hal yang dapat mengganggu ketika pengukuran
     berlangsung seperti tangkai pohon. Sehingga titik pengukuran tidak terhalangi.
                                                                        
  -  Penentuan posisi titik-titik ukur yang harus terdistribusi merata dengan interval
                                                                        
     seragam, aman dari gangguan, serta mudah mendirikan alat ukur.     
  -  Pengukuran ini dilakukan secara menyeluruh untuk mendapatkan hasil yang akan
                                                                        
     digunakan untuk penggambaran topografi seperti gambar 1 dibawah ini.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 1. Pengukuran Topografi                      
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
A.1.2. Investigasi Tanah                                                
     Investigasi tanah dilakukan untuk menunjang pelaksanaan dari Pembangunan Jembatan
                                                                        
yang akan dibangun. Pelaksanaan investigasi diharapkan menghasilkan data yang dapat
digunakan sebagai gambaran umum untuk pelaksanaan. Sehingga data tersebut dapat mewakili
                                                                        
keadaan tanah disekitar lokasi jembatan. Penyelidikan tanah yang akan dilakukan untuk
                                                                        
jembatan kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah menggunakan alat Boring  
(Penyelidikan Tanah Dalam) dimana tahapan investigasi tanah menggunakan Boring adalah
                                                                        
sebagi berikut :                                                        
-  Mobilisasi tim investigasi dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
                                                                        
-  Meminta izin kepada warga disekitar lokasi penyelidikan tanah        
                                                                        
-  Membersihkan dan menyiapkan area disekitar lokasi jembatan untuk pengujian tanah.
-  Titik-titik pengujian yang ditentukan dari hasil pengukuran topografi harus dalam keadaan
                                                                        
   bersih dan tidak terganggu oleh semak ataupun konstruksi sebelumnya. 
-  Investigasi tanah dilakukan di dua titik. Titik tersebut adalah lokasi dari kepala jembatan
                                                                        
   (Oprit)                                                              
                                                                        
-  Pelaksanaan uji Boring dihentikan ketika terjadi kondisi pengujian bila nilai SPT>50 untuk
   4 kali interval pengambilan dimana interval pengambilan SPT 2m       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 2. Investigasi Tanah (Boring)                  
                                                                        
                                                                        
A.2. Pekerjaan Persiapan                                                
                                                                        
A.2.1. Pengadaan Material                                               
Pengadaan material untuk konstruksi Jembatan yaitu :                    
                                                                        
a. Bangunan Bawah                                                       
  - Pondasi yang terdiri atas Minipile Presstress Uk. 30 x 30 cm (Presstress) Panjang 10
                                                                        
    meter, Agregat Kasar, Agregat halus, Semen.                         
                                                                        
  - Pylon yang menggunakan profil IWF dan kelengkapan base plate        
                                                                        
                                                                        
b. Bangunan Atas                                                        
  -  Perlengkapan kabel yaitu kabel utama, kabel penggantung (Hanger), buldog grip dan
                                                                        
     baut.                                                              
  -  Kebutuhan balok utama/gelagar utama, gelegar anak/balok diagfragma yaitu: profil
                                                                        
     baja IWF.                                                          
                                                                        
  -  Plat lantai mempergunakan Floordeck/Bondek.                        
  -  Pagar Jembatan mempergunakan material Plat Besi Tebal 12 mm, Plat Baja tebal 2 mm
                                                                        
     + Cutting dan pengecatan.                                          
  -  Untuk Pekerjaan mekanikal elektrikal mempergunakan lampu warna warni yang
                                                                        
     dipasang untuk menerangi jembatan pada saat malam hari.            
                                                                        
                                                                        
Contoh dari material yang digunakan untuk konstruksi Jembatan dapat dilihat pada gambar
                                                                        
dibawah ini.                                                            
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                     Gambar 3. Material Jembatan                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
A.2.2. Pekerjaan Pemagaran Area Proyek                                  
Pekerjaan pemagaran dalam suatu proyek biasanya diperlukan untuk tujuan keaamanan
                                                                        
lingkungan lokasi proyek, dalam hal ini pemagaran area proyek ditujukan untuk melindungi
segala sesuatu yang berada dalam proyek agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi
                                                                        
sehingga bisa menghambat jalannya pekerjaan dalam proyek tersebut dari awal pekerjaan
                                                                        
proyek sampai selesainya pekerjaaan proyek tersebut. Pemagaran dalam suatu proyek biasanya
dilakukan pada tahap awal pekerjaan proyek oleh karena itu diperlukan pemilihan jenis pagar
                                                                        
yang sesuai dengan kapasitas dari proyek yang akan dikerjakan semakin kompleks suatu
proyek maka jenis pemagaran yang dibutuhkan akan sebanding dengan nilai dari proyek
                                                                        
tersebut atau dengan asumsi semakin mahal asset pekerjaan proyek tersebut maka pemilihan
                                                                        
jenis pagar yang akan digunakan harus memiliki kapasitas yang bisa diandalkan untuk menjaga
keaamanan dari asset suatu proyek, oleh karena itu perlu diketahui pemilihan jenis pagar yang
                                                                        
sesuai berdasarkan biaya dan waktu sehingga dapat diketahui kelebihan dan kekurangan
                                                                        
                                                                        
berbagai jenis pagar hal ini dilakukan untuk keberlangsungan proyek agar sesuai dengan
perencanaan proyek tersebut                                             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                      Gambar 4. Pemagaran area proyek                   
                                                                        
                                                                        
                                                                        
A.2.3. Pekerjaan Pembongkaran Bangunan Lama                             
Pekerjaan pembongkaran dilakukan untuk membongkar struktur lama Jembatan Gantung
                                                                        
Segedong karena akan digantikan dengan struktur jembatan yang baru. Pembongkaran ini
dilaksanakan secara bertahap setiap komponen jembatan. Tahapan pelaksanaan pembongkaran
                                                                        
struktur jembatan lama adalah:                                          
                                                                        
  •  Pembongkaran pylon jembatan.                                       
  •  Pembogkaran pondasi dari menara jembatan sampai dengan 30 cm dibawah permukaan
                                                                        
     tanah aslinya.                                                     
                                                                        
  •  Pembongkaran blok angkur kabel utama dan kabel ikatan angin, serta pondasi menara.
  •  Struktur yang sudah dibongkar kemudian dibuang atau disimpan sesuai dengan
                                                                        
     petunjuk dari Direksi Pekerjaan.                                   
                                                                        
                                                                        
A.2.4. Pekerjaan Mobilisasi Material dan Alat                           
                                                                        
Mobilisasi dan demobilisasi proyek adalah kegiatan mendatangkan ke lokasi (mobilisasi) dan
mengembalikan (demobilisasi) alat-alat proyek sesuai spesifikasi yang ditentukan dalam
                                                                        
dokumen lelang dengan menggunakan alat angkutan darat (trailer / truck besar) atau alat angkut
air (ponton).                                                           
                                                                        
Mobilisasi adalah kegiatan untuk mendatangkan sumber daya dalam proyek seperti yang di
                                                                        
bawah ini:                                                              
1. Membeli dan menyewa tanah/lahan untuk membuat base camp.             
                                                                        
2. Mendatangkan staff dan personil kerja sesuai dengan kebutuhan lapangan.
3. Mendatang peralatan seperti yang tertera dalam dokumen penawaran seperti peralatan
                                                                        
  laboratorium dan peralatan konstruksi utama.                          
                                                                        
                                                                        
4. Menyediakan base camp seperti kantor lapangan, gudang, bengkel, dan lain-lain.
5. Mendatang bahan pekerjaan.                                           
                                                                        
Demobilisasi adalah kegiatan untuk mengembalikan kondisi tempat kerja menjadi kondisi saat
pekerjaan belum dimulai termasuk sumber daya yang untuk mobilisasi seperti pemindahan
                                                                        
instalasi alat, peratalan, perlengkapan, personil dan lain-lain.        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 5. Mobilisasi & demobilisasi material          
A.3. Pekerjaan Konstruksi                                               
                                                                        
A.3.1. Pekerjaan Site Plan                                              
                                                                        
Site plan perlu disiapkan sebelum pelaksanaan konstruksi jembatan dimulai Dalam pekerjaan
site plan dilakukan penentuan lokasi dan batas dari fasilitas yang dibutuhkan selama
                                                                        
pelaksanaan konstruksi. Fasilitas tersebut adalah:                      
  •  Batas dari lokasi proyek pembangunan Jembatan                      
                                                                        
  •  Kantor proyek (direksi keet)                                       
                                                                        
  •  Penyimpanan material (stockyard), dan tempat kerja (workshop)      
  •  Gudang tertutup untuk material yang harus terlindung dari pengaruh cuaca
                                                                        
  •  Ganset dan panel ruang utama                                       
                                                                        
  •  Area manuver kendaraan angkut                                      
  •  Barak pekerja dan toilet                                           
                                                                        
  •  Pos jaga dan tempat sampah                                         
                                                                        
  •  Pagar pengaman dan papan nama proyek                               
Fasilitas proyek tersebut ditentukan lokasi dan batasnya sesuai dengan kebutuhan area
                                                                        
pelaksanaan jembatan gantung. Kebutuhan area pelaksanaan jembatan gantung diketahui
dengan :                                                                
                                                                        
  •  Menentukan as Jembatan mulai dari pondasi ke pondasi yang lainya.  
                                                                        
  •  Menentukan titik – titik pemancangan tiang pancang untuk pilar pondasi jembatan
                                                                        
                                                                        
                                                                        
A.3.2. Pekerjaan Pondasi / Pilar Jembatan                               
Setelah menentukan lokasi titik untuk pondasi /Pilar Jembatan dengan tahapan pekerjaan
                                                                        
sebagai berikut:                                                        
a) Pembuatan Bowplank                                                   
                                                                        
  •  Tentukan ukuran dari pondasi yang akan dibuat. Ambil jarak minimal 1 meter keluar
                                                                        
     dari pinggiran pondasi untuk pemasangan patok tiang bouwplank.     
  •  Dirikan patok disetiap sudut dari pondasi yang sudah diberi jarak 1 meter.
                                                                        
  •  Menggunakan selang waterpass ukur ketinggian patok untuk pondasi sesuai rencana.
                                                                        
     Seluruh patok dilakukan pengukuran ketinggian dengan selang waterpass dan pastikan
     elevasinya sama.                                                   
                                                                        
  •  Papan arah memanjang dipakukan pada seluruh patok. Elevasi dari papan ini akan
     menjadi tanda dari ketinggian pondasi.                             
                                                                        
  •  Papan tersebut diberi paku yang dipasangkan benang nylon. Fungsi dari paku ini untuk
                                                                        
     menentukan pondasi dalam keadaan siku.                             
  •  Papan diberi paku kembali untuk menentukan lebar bagian atas dan as dari pondasi.
                                                                        
  •  Pasangkan benang pada paku tersebut. Kemudian benang ditarik sesuai dengan bentuk
                                                                        
     dari pondasi yang sudah direncanakan. Benang digunakan untuk tanda pekerja ketika
     menggali pondasi.                                                  
                                                                        
  •  Pembuatan bouwplank dilakukan sesuai dengan dimensi pondasi blok angkur, pondasi
     pylon, dan pondasi untuk kabel ikatan angin yang sudah direncanakan. Contoh dari
                                                                        
     pembuatan bouwplank terlihat pada Gambar 4.                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                       Gambar 6. Pembuatan Bowplank                     
  b) Setelah bouwplank terpasang dilakukan pengecekan terhadap letak as dan elevasi dari
                                                                        
     pondasi struktur jembatan.                                         
                                                                        
  c) Ketika letak as dan elevasi jembatan sudah benar dapat dilakukan Pemancangan
     Minipile/pondasi pilar jembatan.                                   
                                                                        
                                                                        
            Gambar 7. Pemancangan Minipile/Tiang Pancang Pilar Jembatan 
                                                                        
                                                                        
  d) Setelah selesai pemancangan Tiang Pancang (Minipile) dilakukan pemecahan kepala
                                                                        
     minipile/tiang pancang yang selanjutnya akan dijadikan satu dengan penulangan poer.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 8. Pembesian Pondasi dan Poer                
                                                                        
                                                                        
  e) Pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan bekisting Poer/Kepala Tiang Pilar
                                                                        
     Pemasangan bekisting harus diperhatikan as pondasi sesuai dengan gambar rencana.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 Gambar 9. Bekisting Poer/Tiang Kepala Pondasi          
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
  f) Setelah selesai proses pemasangan bekisting poer, pekerjaan dilanjutkan dengan
     pemasangan pembesian Poer/tiang kepala pondasi                     
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 Gambar 10. Pembesian Poer/Tiang Kepala Pondasi         
  g) Pemasangan Angkur                                                  
                                                                        
     • Penentuan posisi angkur dan baseplate dilakukan oleh surveyor dengan bantuan
       materan panjang, ditentukan baik secara vertikal maupun horizontal. Penentuan
                                                                        
       dilakukan harus tepat pada posisi ketinggiannya.                 
                                                                        
     • Setelah posisi ditentukan, lalu dipasang angkur pada tulangan-tulangan balok
       ringbalk, pada ring balok yang telah dilubangi. Pemasangan angkur dilakukan
                                                                        
       dengan pengelasan penuh. Setelah angkur terpasang, selanjutnya balok siap
       dilakukan pengecoran.                                            
                                                                        
     • Sebelum dilakukan pengecoran daerah titik cor dibersihkan terlebih dahulu ari debu
                                                                        
       dan kotoran, lalu diberi atau disapukan lem beton sikadur 31 CF. Saat pengecoran,
       campuran mortar diberi campuran sika cim.                        
                                                                        
     • Setelah angkur terpasang dan balok telah di-cor, selanjutnya dilakukan pemasangan
                                                                        
       base plate. Titik level base plate dicek kembali baik secara vertikal maupun
       horizontal, untuk mendapatkan posisi yang tepat.                 
                                                                        
     • Setelah berada pada posisi yang diinginkan, baseplate dibaut kuat agar posisi tidak
       berubah atau bergeser, Untuk bagian yang berongga, antara base plate dan ringbalk,
                                                                        
       ditutup dengan semen grouting.                                   
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
  h) Setelah dipastikan bekisting sudah sesuai dengan rencana dan kokoh dapat dilanjutkan
     dengan pengecoran dengan mutu beton yang sudah ditentukan.         
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                Gambar 11. Pengecoran Poer/Tiang Kepala Pondasi         
A.3.3. Pekerjaan Pemasangan Balok Utama dan Balok Anak/Balok Diagfragma Baja WF
                                                                        
a) Setelah dipastikan umur beton Poer/kepala Pondasi tiang pilar dilanjutkan dengan
   pemasangan Balok utama yaitu WF ukuran. 600 x 200 x 11 x 17. Dimana sebelum
                                                                        
   dipasang balok utama terlebih dahulu dipasang karet elastamor.       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                     Gambar 12. Pemasangan Balok Utama                  
b) Setelah pemasangan Balok utama yaitu WF ukuran. 600 x 200 x 11 x 17. Selesai
                                                                        
   dilanjutkan dengan pemasangan Besi kanal C dengan ukuran. 60 x 30 x 10 x 1,6 yang
   berfungsi sebagai penyangga balok anak/balok diagfragma.             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                      Gambar 13. Pemasangan Kanal C                     
                                                                        
c) Setelah pemasangan Balok utama yaitu WF ukuran. 600 x 200 x 11 x 17. Selesai
   dilanjutkan dengan pemasangan Besi kanal C dengan ukuran. 60 x 30 x 10 x 1,6 selesai
                                                                        
   dilanjutkan dengan pemasangan balok anak/balok diagfragma.           
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 Gambar 14. Pemasangan Balok Anak/Diagfragma            
A.3.4. Pekerjaan Lantai Jembatan                                        
                                                                        
a) Tahapan pertama yang dilaksanakan pada pekerjaan pelat lantai adalah pemasangan
   tulangan geser, dimana tulangan geser ini bermaerialkan besi ulir (U32) yang dipasang
                                                                        
   dengan jarak tertentu dengan maksud sebagai berikut :                
                                                                        
   - Menahan sebagian gaya geser pada bagian yang retak.                
   - Mencegah penjalaran retak diagonal sehingga tidak menerus ke bagian tekan beton.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 15. Pemasangan Tulangan Geser                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
b) Selanjutnya adalah pemasangan Floordeck/Bondek sebagai bekisting pelat lantai
   jembatan. Dimana pemasangan Floordeck/Bondek ini dilas atau disambungkan dengan
                                                                        
   Tulangan geser yang sudah terpasang sebelumnya.                      
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                   Gambar 15. Pemasangan Floordeck/Bondek               
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                   Gambar 16. Pemasangan Floordeck/Bondek               
c) Tahapan selanjutnya adalah pemasangan bekisting bagian samping kiri dan kanan pelat
                                                                        
   lantai.                                                              
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 17. Pemasangan Bekisting Lantai              
                                                                        
d) Pemasangan tulangan lantai dilakuka setelah bekisting selesai dilaksanakan, dimana
   tulangan lantai ini diletakkan didalam bekisting yang sudah selesai dipasang.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 18. Pemasangan Tulangan Lantai               
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
e) Setelah Bekisting dipastikan kuat dan pemasangan tulangan selesai dilaksanakan
   selanjutnya adalah proses/tahapan pengecoran lantai. Catatan yang harus diperhatikan
                                                                        
   adalah apabila terjadi pemberhentian/pemutusan pengecoran harus memperhatikan
   ketentuan dan syarat didalam pelaksanaan pekerjaan beton bertulang.  
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 19. Pengecoran Lantai Jembatan               
                                                                        
A.3.5. Pekerjaan Pemasangan Phylon                                      
Pylon yang digunakan untuk Jembatan Gantung Segedong harus dilakukan perakitan dahulu
                                                                        
dilokasi konstruksi jembatan sebelum dihubungkan dengan base plate. Proses pekerjaan
                                                                        
pemasangan pylon adalah :                                               
a) Perakitan kolom dan balok pylon dilokasi konstruksi jembatan menggunakan sambungan
                                                                        
  baut. Perakitan ini dilakukan pada kedua buah pylon.                  
b) Dilakukan pengencangan baut yang menyambung balok dan kolom pylon.   
                                                                        
c) Kemudian dilakukan pemasangan tali webbing pada salah satu pylon. Tali webbing tersebut
                                                                        
  sudah dihubungkan dengan pengait pada mobile crane.                   
d) Setelah dipastikan tali terpasang dengan benar maka dilakukan pengangkatan pylon hingga
                                                                        
  posisinya menjadi vertikal seperti Gambar 20 Pada tahap ini harus ada pekerja yang
  memastikan pylon terangkat dengan aman dan juga mengarahkan pylon ke posisi vertikal
                                                                        
  sesuai dengan lokasi dimana base plate terletak.                      
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                       Gambar 20. Pemasangan Phylon                     
                                                                        
e) Ketika posisi pylon sudah sesuai dengan base plate maka dilakukan pemasangan pylon
                                                                        
  menggunakan baut angkur lalu dikencangkan.                            
f) Ketika pylon ke-1 sudah terpasang pada posisi yang benar, maka dapat dilanjutkan untuk
                                                                        
  pemasangan pylon yang ke-2.                                           
g) Pemasangan pylon yang ke-2 sama seperti tahapan proses pemasangan pylon yang ke-1.
                                                                        
  Pastikan melakukan pengencangan pada balok angkur.                    
                                                                        
h) Pemasangan balok pylon untuk membuat pylon menjadi rangkap dapat dilihat pada Gambar
  9. Balok ini disambungkan pada kedua buah kolom pylon ke-1 dan ke-2 menggunakan
                                                                        
  sambungan baut.                                                       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 21. Pemasangan Balok Phylon                    
                                                                        
                                                                        
A.3.6. Pekerjaan Pemasangan Kabel Utama                                 
                                                                        
Pekerjaan pemasangan kabel utama dapat dimulai dengan mempersiapkan kabel utama yang
akan digunakan. Tahapan pemasangan kabel utama adalah :                 
                                                                        
a) Bentangkan kabel utama dari satu sisi ke sisi lainya jembatan.       
                                                                        
b) Setelah kabel terbentang, kaitkan kabel utama ke angkur seperti pada Gambar 10. Kabel
  utama dijepitkan dengan menggunakan buldog grip.                      
                                                                        
              Gambar 22. Pengaitan Balok Utama ke Blok Angkur           
                                                                        
                                                                        
                                                                        
  c) Jika kabel utama telah terikat disalah satu sisi, dilanjutkan dengan menempatkan kabel
     utama di pylon jembatan. Pada bagian atas pylon sudah tersedia pelana yang berguna
                                                                        
     untuk dudukan kabel. Sketsa proses pekerjaan ini seperti Gambar 11 dan Gambar 12.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
          Gambar 23. Pengaitan Balok Utama ke Blok Poer/Kepala Pilar    
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
               Gambar 24. Pemasangan Kabel Utama di Phylon              
  d) Kemudian ikatkan kembali kabel utama ke angkur sisi satunya seperti Gambar 13.
                                                                        
     Setelah diikat dilakukan penarikan kabel dengan menggunakan tackle.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
            Gambar 25. Pemasangan Kabel Utama ke Angkur lainnya         
  e) Ketika kabel sudah memiliki kekencangan sesuai dengan rencana maka kabel tersebut
                                                                        
     dijepit menggunakan buldog grip. Sketsa tahapan ini seperti Gambar 14.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 26 Pengencangan Kabel Utama                    
                                                                        
                                                                        
A.3.7. Pekerjaan Pemasangan Clamp dan Hanger                            
Tahapan pekerjaan pemasangan Clamp dan Hanger adalah:                   
                                                                        
  a) Setelah kabel utama terpasang sesuai dengan rencana maka siapkan clamp, batang
                                                                        
     penggantung, dan trunbuckle.                                       
  b) Hanger dirangkai menggunakan turnbuckle satu persatu sesuai dengan Panjang dari
                                                                        
     masing-masing di setiap koordinat hanger yang telah direncanakan.  
  c) Ketika clamp dipasangkan pada kabel utama dibutuhkan alat bantu berupa tangga
                                                                        
     bambu dan alat pengaman seperti body harness. Contoh pemasangan clamp dan hanger
                                                                        
     terlihat pada Gambar 27.                                           
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 27. Pemasangan Clamp                         
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
  d) Sambungkan hanger sepert Gambar 27 yang memiliki panjang berbeda-beda ke clamp
     sesuai dengan urutan titik koordinat yang telah direncanakan. Pastikan clamp dalam
                                                                        
     keadaan yang terkunci dengan benar agar tidak berpindah posisi.    
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                    Gambar 28. Pemasangan Hanger                        
                                                                        
                                                                        
A.3.8. Pekerjaan Pagar/Sandaran Jembatan                                
                                                                        
Sandaran (railing) dari jebatan dipasang dengan merangkai setiap bagian sandaran yang
                                                                        
Sandaran ini saling dihubungkan dengan menggunakan baut dan las. Selain itu sandaran juga.
Pemasangan sandaran seperti sketsa pada Gambar 29. Sandaran /pagar jembatan ini sebelum
                                                                        
dipasang dilakukan pekerjaan pabrikasi terlebih dahulu di tempat lainnya/bengkel.
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
              Gambar 29. Pemasangan Pagar/Sandaran Jembatan             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
              Gambar 30. Pemasangan Pagar/Sandaran Jembatan             
                                                                        
                                                                        
                                                                        
A.3.9. Pekerjaan Oprit Jembatan                                         
a) Oprit jembatan dimulai dengan pembuatan dinding oprit dengan mempergunakan
                                                                        
   konstruksi Pasangan Batu Pecah. Dikedua sisi oprit.                  
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                 Gambar 31. Pasangan Batu Oprit Jembatan                
                                                                        
b) Setelah selesai Dinding Pasangan Batu selanjutnya dilakukan pengurugan lantai oprit yang
   dilanjutkan dengan pemsangan pembesian lantai oprit.                 
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
           Gambar 35. Urugan dan Pemasangan Pembesian Lantai Oprit      
                                                                        
                                                                        
c) Setelah selesai Dinding Pasangan Batu selanjutnya dilakukan pengurugan lantai oprit yang
   dilanjutkan dengan pemsangan pembesian lantai oprit.                 
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                   Gambar 33. Pengecoran Lantai Oprit                   
                                                                        
                                                                        
A.3.10. Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal                                
                                                                        
a) Penyambungan Aliran Listrik dari PLN dimana utk seluruh keperluan aliran listrik yang
                                                                        
   akan dipergunakan pada Jembatan ini nantinya akan melalui Kotak Panel (Control Panel)
   yang harus diletakkan ditempat yang aman.                            
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 34. Pemasangan Panel Listrik                   
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
b) Pemasangan Lampu yang di letakkan pada kabel utama dan Kabel hanger, dimana lampu
   ini dipasanga dengan warna yang bermacam-macam untuk menambah keindahan
                                                                        
   Jembatan ini pada malam hari..                                       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                  Gambar 36 Pemsangan Lampu Jembatan                    
                                                                        
c) Pemasangan Huruf pada jembatan yang bermaterialkan Acrylick yang dilengkapi dengan
                                                                        
   lampu sehingan pada saat malam hari dari bercahaya yang dapat menampilkan identitas
   lokasi jembatan.                                                     
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
               Gambar 37 Pemsangan Tulisan Acrylic Jembatan