Pengembangan Decision Support System Kehutanan

Repeat Order
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10174580000
Status: Repeat Order
Date: 4 June 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Kehutanan
Work Unit: 693673 Kantor Pusat Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,775,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,719,009,600
Winner (Pemenang): PT Waindo Specterra
NPWP: 017616442017000
RUP Code: 59636339
Work Location: Kementrian Kehutanan Gd.Manggala Wanabakti Jakarta Pusat - Jakarta Pusat (Kota)
Participants: 1
Attachment
Uraian Singkat :                                                               
    A. Tujuan                                                                  
                                                                               
       pengembangan Decision Support System (DSS) kehutanan adalah untuk menyediakan sistem
       terintegrasi yang mendukung proses pengambilan keputusan untuk mewujudkan peran strategis
       Kementerian Kehutanan yang credible dan sinergis serta sesuai dengan visi Kementerian
       Kehutanan yakni “Entitas tapak yang mengalirkan manfaat ekologi, ekonomi, sosial dan
       berkelanjutan mendukung pembangunan ekonomi hijau”.                     
                                                                               
    B. Pengembangan Decision Support System (DSS) Kehutanan meliputi:          
       1) Meninjau semua dataset Kementerian Kehutanan dari aplikasi yang tersedia di masing-masing
                                                                               
          unit kerja, dan melakukan identifikasi kebutuhan data/informasi untuk sistem DSS yang terdiri
          dari :                                                               
          a) Jenis data dan informasi utama yang dikumpulkan dan hasil produk analisis, format data,
             interoperabilitas data, standar data dan metadata;                
          b) Database dan sistem informasi yang dikelola saat ini;             
          c) Kebijakan berbagi pakai data dan integrasi data;                  
                                                                               
          d) Pengembangan proses bisnis layanan di masing-masing Unit Kerja Eselon I.
                                                                               
       2) Mengembangkan Dashboard dan Early Warning yang mengkoneksikan semua sistem yang ada
          termasuk data dan atributnya                                         
         a) Dashboard Kehutanan                                                
             1. Pengembangan website dashboard Kehutanan.                      
                                                                               
             2. Terbangunnya analisa sistem informasi data spasial kehutanan minimal 2 (dua) tema
                IGT.                                                           
             3. Terintegrasinya API (Application Programming Interface) antar sistem di Kementerian
                Kehutanan.                                                     
             4. Terbangunnya sistem proses bisnis berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
                (SPBE)/website.                                                
                                                                               
             5. Terbangunnya monitoring progres layanan (bisnis proses).       
         b) Early Warning                                                      
             1. Unduh data setiap ketersediaan data se-Indonesia, antara lain: citra satelit
                                                                               
                modis/viirs/sentinel/landsat/nicfi.                            
             2. Terbangunnya AI/machine learning deforestasi/devegetasi berbasis model
                perhitungan (algoritma) dalam kerangka tabular dengan mengolah data angka.
             3. Menampilkan data deforestasi/devegetasi Indonesia              
             4. Modul monitoring Early Warning Berdasarkan waktu, provinsi, kabupaten/kota, dan
                pengelola (PBPH, Persetujuan Penggunaan, KPH, PS, Pelepasan Kawasan Hutan, dll).
                                                                               
             5. Terkirimnya SMS Early Warning ke pengguna terdaftar di manajemen pengguna Early
                Warning melalui kanal Kementerian Komunikasi Digital.          
             6. Terbangunnya sistem early warning.                             
       3) Manajemen pengguna untuk dashboard Kementerian Kehutanan/ Early Warning.
       4) Menyediakan layanan satu data dan informasi Kementerian Kehutanan berdasarkan bisnis
          proses unit kerja Eselon I Planologi/PHL/PS/GAKUM/PDAS/KSDAE/BP2SDM/SEKJEN/Lainnya.
                                                                               
       5) Menyusun algoritma model perhitungan (tools DSS) dalam kerangka spasial dengan mengolah
          data-data berbasis informasi geografis dalam bentuk vektor.          
       6) Menyusun visualisasi data dan informasi terintegrasi serta hasil analisis ke dalam tampilan
          display interaktif.                                                  
       7) Melakukan pelatihan untuk pengguna tools DSS lingkup Kementerian Kehutanan
       8) Melakukan maintenance sistem selama 12 (dua belas) bulan sejak serah terima hasil
          pekerjaan.                                                           
                                                                               
   C. Adapun hasil/output pekerjaan adalah:                                    
                                                                               
       1. Dokumen dan softcopy desain sistem pendukung pengambilan keputusan (DSS) manajemen
          kehutanan berbasis digital sesuai dengan kebutuhan pengguna, kapasitas data, dan standar;
                                                                               
       2. Hasil antara berupa mockup finalisasi Dashboard Kehutanan dan Early Warning Kementerian
          Kehutanan;                                                           
                                                                               
       3. Sistem pendukung pengambilan keputusan/decision support system (DSS) yang telah terinstal
          dan dapat digunakan pada Kementerian Kehutanan yang menampilkan luaran berupa
          dashboard sesuai tampilan mockup hasil luaran nomor 2;               
                                                                               
          a) Dashboard Kehutanan                                               
             a. Tersedianya website dashboard Kehutanan.                       
             b. Terbangunnya analisa sistem informasi data spasial kehutanan minimal 2 (dua) tema
                                                                               
                IGT.                                                           
             c. Terintegrasinya API (Application Programming Interface) antar sistem unit kerja
                Planologi atau PHL /PS /GAKUM /PDAS /KSDAE /SEKJEN/Lainnya.    
             d. Terbangunnya sistem proses bisnis berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
                (SPBE)/website.                                                
             e. Terbangunnya monitoring progres layanan (bisnis proses).       
                                                                               
         b) Early Warning                                                      
             a. Terunduhnya data setiap ketersediaan data se-Indonesia, antara lain: citra satelit
                modis/viirs/sentinel/landsat/nicfi.                            
             b. Terbangunnya AI/machine learning deforestasi/devegetasi berbasis model
                perhitungan (algoritma) dalam kerangka tabular dengan mengolah data angka.
                                                                               
             c. Menampilkan data deforestasi/devegetasi Indonesia              
             d. Manajemen pengguna untuk dashboard Kementerian Kehutanan/ Early Warning.
             e. Modul monitoring Early Warning Berdasarkan waktu, provinsi, kabupaten/kota, dan
                pengelola (PBPH, Persetujuan Penggunaan, KPH, PS, Pelepasan Kawasan Hutan, dll).
             f. Terkirimnya SMS Early Warning ke pengguna terdaftar di manajemen pengguna Early
                Warning melalui kanal Kementerian Komunikasi Digital.          
                                                                               
             g. Terbangunnya sistem early warning.                             
       4. Source code yang dibangun dalam pengembangan Dashboard Kementerian Kehutanan dalam
          mendukung sistem pendukung pengambilan keputusan/ decision support system (DSS) yang
                                                                               
          diserahkan dalam bentuk repository git;                              
       5. Dokumen Teknis pengembangan tools DSS yang terdiri:                  
                                                                               
           a. Komponen fitur dan fungsi tools DSS                              
                                                                               
           b. Unified Modelling Language (UML) Diagram seperti:                
                                                                               
             i.  Use Case diagram                                              
                                                                               
             ii. Activity diagram                                              
           c. Data Flow Diagram (DFD)                                          
                                                                               
           d. Entity Relationship Diagram (ERD)                                
           e. Class Diagram                                                    
           f. Dokumen Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan                         
                                                                               
       6. Dokumen User Acceptance Test (UAT);                                  
                                                                               
       7. Laporan perkembangan pekerjaan yang terdiri dari:                    
                                                                               
           a. Laporan pendahuluan                                              
             Laporan Pendahuluan disajikan dalam format kertas A4 sebanyak 2 (dua) eksemplar dan
                                                                               
             diserahkan paling lambat 1 (satu) bulan sejak SPMK diterbitkan.   
             Laporan berisi: program kerja selama pelaksanaan Kontrak, yang mencakup metodologi
                                                                               
             pelaksanaan pekerjaan, personil yang ditugaskan, rencana kegiatan, output, jadwal
             pelaksanaan pekerjaan termasuk jadwal penyampaian laporan yang diperlukan.
                                                                               
           b. Laporan Bulanan                                                  
             Laporan disampaikan pada tiap akhir bulan, disajikan dalam format kertas A4 sebanyak
                                                                               
             2 (dua) eksemplar setiap bulan, berisi aktivitas yang dilaksanakan penyedia dan
             rangkuman kemajuan pekerjaan serta mockup finalisasi dashboard pengambilan
             keputusan.                                                        
                                                                               
           c. Laporan akhir                                                    
             Laporan Akhir disajikan dalam format kertas A4 sebanyak 2 (dua) eksemplar dan
                                                                               
             diserahkan pada akhir pelaksanaan pekerjaan, setelah dilakukan pengecekan/pengujian
             oleh penyedia dan telah melakukan perbaikan atau penyempurnaan laporan berdasarkan
             masukan dan saran pada saat uji coba sistem dan pembahasan draft laporan akhir.
                                                                               
             Pada laporan akhir pada dasarnya memuat seluruh proses pengembangan system baik
             secara teknis maupun non teknis.                                  
                                                                               
       8. Manual penggunaan yang disajikan dalam kertas format A4 sebanyak 2 (dua) eksemplar dan
          diserahkan pada akhir pelaksanaan pekerjaan. Manual penggunaan memuat cara dan alur
          pengaplikasian tools DSS agar pengguna dapat dengan mudah menggunakannya.
                                                                               
       9. Video tutorial penggunaan tools DSS dalam bentuk (Animasi/Screen Recorder).
Tenders also won by PT Waindo Specterra
Authority
24 June 2015Pekerjaan Pembuatan Unsur Peta Rupabumi Indonesia Skala Menengah Wilayah Kalimantan Paket 4Badan Informasi GeospasialRp 10,003,900,000
20 December 2016Perpanjangan Support Arcgis Desktop, Arcgis Server Dan PortalRp 9,200,000,000
24 April 2018Akuisisi Lidar Dan Pemotretan Udara Digital Kota Palangkaraya Dan SekitarnyaBadan Informasi GeospasialRp 8,500,089,000
15 July 2019Pengadaan Ats (Annual Technical Support) Untuk Produk Arcgis Versi 10.5 (Existing) Tahun 2019Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas BumiRp 8,021,480,000
27 March 2017Akuisisi Lidar Dan Pemotretan Udara Digital Ki Ketapang Dan SekitarnyaBadan Informasi GeospasialRp 7,592,100,000
4 April 2017Peta Morfometri Bentang Lahan Skala 1:50.000 Paket 1Badan Informasi GeospasialRp 7,382,460,000
21 March 2016Akuisisi Lidar Dan Pemotretan Udara Digital Kek Sei Mangke Dan SekitarnyaBadan Informasi GeospasialRp 7,361,640,000
27 October 2020Peningkatan Kapasitas Layanan Gistaru Dalam Rangka Mendukung Tim Koordinasipenataan Ruang Kawasan Jabodetabek-PunjurKementerian Agraria dan Tata Ruang/BPNRp 6,936,305,000
4 December 2015Pembaruan Peta Penutup Lahan Paket 2Badan Informasi GeospasialRp 5,633,320,000
4 April 2017Paket 2: Pemetaan Sistem Lahan Skala 1:50.000 Wilayah 2Badan Informasi GeospasialRp 5,444,960,000