| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0926966524019000 | Rp 249,904,498,680 | - | |
| 0834448896606000 | - | - | |
PT Nagara Multi Niaga | 04*5**3****13**0 | - | - |
| 0801013798028000 | Rp 249,596,376,000 | - Spesifikasi teknis barang yang ditawarkan berdasarkan contoh, brosur dan gambar-gambar, hanya melampirkan brosur produk kendaraan roda 4 - Tidak melampirkan Garansi - Tidak melampirkan Layanan purnajual - Tidak melampirkan Surduk untuk produk sesuai kebutuhan umum - Tidak melampirkan Surduk Chassis dari Agen Tunggal atau Distributor - Tidak melampirkan Letter of Appointment yang disahkan notaris publik | |
| 0030326128323000 | - | - | |
| 0027373190446000 | - | - | |
| 0029550944504000 | - | - | |
| 0316965870429000 | - | - | |
| 0013662176021000 | - | - | |
| 0736556945451000 | - | - | |
PT Tri Hanaka Nusantara | 09*5**1****16**0 | - | - |
PT Sokka Global Mandiri | 00*1**6****63**0 | - | - |
| 0021896170037000 | - | - | |
Acp Bandung | 04*9**4****22**0 | - | - |
| 0033304262518000 | - | - | |
PT Anro Multi | 00*9**5****48**0 | - | - |
| 0020099412607000 | - | - | |
| 0312701535614000 | - | - | |
| 0953926334429000 | - | - | |
| 0943289942412000 | - | - | |
PT Alfa Dan Omega | 00*4**2****13**0 | - | - |
Sesfranvio Putra Mandiri | 04*7**4****47**0 | - | - |
PT Valtekindo Global Intertek | 08*0**5****29**0 | - | - |
| 0014927164908000 | - | - | |
PT Karya Dipta Mahardika | 04*0**8****71**0 | - | - |
| 0026488718411000 | - | - | |
CV Deltamas Makmur Perkasa | 0712562149421000 | - | - |
PT Grha Prima Agung | 08*9**2****63**0 | - | - |
| 0033047309801000 | - | - | |
PT Purnawira Cipta Karsa | 00*0**6****07**0 | - | - |
| 0423720317067000 | - | - | |
| 0854283876432000 | - | - |
URAIAN KEGIATAN
PENGADAAN PENGAMANAN KANTOR DIRUANG PUBLIK DI KEJAKSAAN
AGUNG REPUBLIK INDONESIA
TAHUN ANGGARAN 2004
Kegiatan pengadaan peralatan keamanan kantor di lingkungan Kejaksaan
Agung Republik Indonesia tahun anggaran 2024 memerlukan evaluasi kebutuhan
perangkat keamanan harus dilakukan dengan teliti untuk memastikan bahwa
peralatan yang akan diperoleh sesuai dengan spesifikasi standar dan dapat
mengakomodasi berbagai potensi ancaman, termasuk serangan drone dan gangguan
teknologi lainnya. Proses pemilihan vendor atau pemasok harus melibatkan penilaian
yang ketat berdasarkan kriteria teknis seperti kapabilitas produksi, reputasi, dan
rekam jejak keberhasilan dalam proyek serupa. Setelah vendor terpilih, proses
negosiasi kontrak harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek hukum,
termasuk hak dan kewajiban kedua belah pihak, serta jaminan kualitas perangkat
yang akan disediakan. Pelaksanaan proyek akan melibatkan koordinasi antara
berbagai departemen internal, termasuk tim keamanan, manajemen fasilitas, dan unit
pengadaan, untuk memastikan aliran informasi yang lancar dan efisien. Selama tahap
implementasi, instalasi perangkat keamanan harus dilakukan dengan standar
keamanan tertinggi, memastikan bahwa semua perangkat berfungsi optimal dan
terintegrasi dengan infrastruktur teknologi yang ada. Selain itu, pelatihan dan
sosialisasi kepada personel keamanan dan staf lainnya mengenai penggunaan dan
manajemen peralatan baru harus dilaksanakan secara komprehensif. Sebagai
langkah pencegahan, audit dan pengawasan berkala harus dilakukan untuk
memverifikasi keefektifan sistem keamanan yang telah diterapkan, serta untuk
mengidentifikasi dan mengatasi potensi kerentanan atau kelemahan. Seluruh proses
ini harus didokumentasikan dengan cermat untuk keperluan evaluasi dan pelaporan
kepada pihak terkait. Dalam konteks ini, penting untuk mengadopsi pendekatan
proaktif dan adaptif, yang memungkinkan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk
tetap responsif terhadap dinamika ancaman keamanan yang berkembang, sambil
memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi yang berlaku. Sebagai
penutup, kesuksesan proyek ini akan diukur tidak hanya dari implementasi teknis yang
tepat waktu dan efisien, tetapi juga dari kemampuan sistem keamanan baru ini dalam
memberikan perlindungan maksimal terhadap aset dan personel Kejaksaan Agung RI,
serta mendukung operasi sehari-hari dengan integritas dan efektivitas yang optimal.
Kegiatan pengadaan ini membutuhkan kebutuhan teknis berupa alat yang
dapat melakukan pemindaian dan analisa portabel dalam menangkap sinyal ataupun
gelombang yang dipancarkan dari gawai ataupun dari sumber wifi. Kebutuhan lainnya
berupa alat yang dapat mengacaukan berbagai sinyal yang dapat berpotensi buruk
dalam keamanan suatu tempat. Adapula kemanan- kemanan lainnya yang dapat
disediakan seperti keamanan dalam menangkal potensi berbahaya suatu alat seperti
pesawar tanpa awak, dan perekaman suara secara illegal dan tersembunyi. Dalam
setiap alat tersebut harus bersifat mobile agar dapat dibawa kemana – mana.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 23 May 2023 | Kendaraan Taktis Bantuan Sar Sabhara Pdn 2023 | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 99,000,000,000 |
| 16 December 2020 | Tactical Equipment Dan Kelengkapannya | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 96,525,000,000 |
| 5 December 2023 | Kendaraan Taktis Pengawasan Dan Komunikasi Khusus Brimob Program Apbn Ta. 2024 | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 92,051,899,000 |
| 23 September 2021 | Kendaraan Taktis Bantuan Sar Sabhara | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 74,250,000,000 |
| 7 September 2020 | Pengadaan 7 (Tujuh) Set Peralatan Pendukung Penyelam Patroliair | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 63,140,000,000 |