| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0016384356061000 | Rp 2,358,720,000 | 82.36 | 85.89 | - | |
| 0018872267331000 | Rp 2,463,666,708 | 82.64 | 85.26 | - | |
PT Yodya Karya (Persero) Cabang Bandung | 0010016160423001 | Rp 2,668,624,000 | 77.91 | 80.01 | - |
| 0018023903019000 | Rp 2,777,152,000 | 85.97 | 85.76 | - | |
| 0014556161441000 | Rp 2,929,735,256 | 96.95 | 93.66 | - | |
| 0019060086805000 | - | - | - | tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0013095203062000 | - | - | - | Tidak menyampaikan surat pernyataan tidak menuntut ganti rugi apabila alokasi dalam dokumen anggaran SBSN Tahun Anggaran 2025 yang disahkan tidak tersedia dan atau tidak mencukupi. | |
| 0013017967016000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas teknis kualifikasi | |
| 0016118911441000 | - | - | - | - | |
| 0013325873017000 | - | - | - | tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0011395571517000 | - | - | - | tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0012162715441000 | - | - | - | SBU yang disampaikan tidak memenuhi persyaratan dalam LDP | |
CV Yasnaya Twins | 09*9**2****22**0 | - | - | - | NIB yang di sampaikan dalam isian kualifikasi dalam spse tidak memenuhi syarat |
| 0012531083517000 | - | - | - | tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0760587576424000 | - | - | - | SBU yang di sampaikan tidak memenuhi syarat | |
| 0018021204017000 | - | - | - | tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0014657134428000 | - | - | - | - | |
| 0731682647322000 | - | - | - | - | |
| 0032351421301000 | - | - | - | - | |
| 0669612608424000 | - | - | - | - | |
| 0032605628061000 | - | - | - | - | |
PT Pataka Noahsantara Indonesia | 04*3**3****21**0 | - | - | - | - |
| 0015883549821000 | - | - | - | - | |
| 0019205855008000 | - | - | - | - | |
| 0015555477429000 | - | - | - | - | |
PT Raja Desain Konsultan | 04*0**9****21**0 | - | - | - | - |
| 0026067009423000 | - | - | - | - | |
| 0012021895517000 | - | - | - | - | |
| 0019323955517000 | - | - | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - | - |
| 0013218458008000 | - | - | - | - | |
| 0911737872643000 | - | - | - | - | |
PT Jaya Engineering | 03*2**8****17**0 | - | - | - | - |
| 0015725617061000 | - | - | - | - |
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA
PROVINSI JAWA BARAT
Jl. Jenderal Sudirman No. 644 Bandung 40183
Telepon (022) 6032008;Faksimili (022) 6037850
Website : www.jabar.kemenag.go.id
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Nama paket : Seleksi Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Tower 4
Asrama Haji Indramayu Provinsi Jawa Barat Tahun 2025
Kode RUP : 53428725
Lokasi Kegiatan : Asrama Haji Indramayu
Pagu Anggaran : Rp. 3.196.713.000,00
HPS : Rp. 3.196.713.000,00
Uraian Singkat Pekerjaan:
a. Seleksi Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Tower 4 Asrama Haji
Indramayu Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 adalah berpedoman pada ketentuan yang
berlaku, khususnya Pedoman Teknis Pembangunan Gedung Negara, dalam Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Nomor 22/PRT/M/2018, tanggal 14
September 2018.
Kegiatan Seleksi Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung Tower 4 Asrama
Haji Indramayu Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 meliputi pengendalian waktu, biaya,
pencapaian sasaran (kuantitas dan kualitas), dan tertib administrasi, mulai dari tahap
perencanaan, persiapan, pemilihan penyedia dan pengendalian kontrak. Pekerjaan
Perencanaan ini dapat dibagi dalam beberapa tahapan proses, yaitu:
a) Tahap Konsep Desain (Persiapan Perencanaan)
Pada tahap persiapan, konsultan melakukan survei pendahuluan untuk
mengumpulkan data awal. Pengolahan data awal menghasilkan gagasan untuk
dituangkan menjadi konsep perencanaan sebagai berikut:
1) Penyiapan rencana teknis, konsep organisasi, jumlah dan kualifikasi tenaga
kerja, metode pelaksanaan, rencana kerja, jadwal kegiatan
2) Konsep perencanaan dan desain, sketsa gagasan, termasuk program ruang
yang ramah lingkungan, konsep hubungan antar ruang, konsep operasional
bangunan yang hemat energy.
3) Konsep zonasi, yaitu penempatan kelompok bangunan berdasarkan fungsi
bangunan dan sifat kegiatan publik, semi publik, dan privat.
4) Laporan hasil survey lapangan dan instansi pemerintah daerah terkait.
b) Tahap Pra-Rencana Teknis
Pada tahap Pra-Rencana Teknis, konsultan melakukan survei lokasi eksisting,
termasuk pengukuran, dan penyelidikan tanah dengan metode sondir, survei harga,
dan survey ke instansi–instansi terkait untuk mengumpulkan data sekunder lanjutan
untuk melengkapi data yang telah terkumpul, dengan produk antara lain:
1) Gambar rencana tapak.
2) Gambar-gambar pra-rencana bangunan.
3) Perkiraan kasar biaya konstruksi.
4) Garis besar RKS.
5) Hasil konsultasi dengan dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Prov. Jawa Barat.
c) Tahap Pengembangan Rencana
Pada tahap ini, konsultan melakukan kegiatan pengembangan produk tahap Pra-
Rencana Teknis. Gambar desain disempurnakan sesuai dengan input dari pengguna
jasa dan data terakhir. Produk tahap ini antara lain sebagai berikut:
1) Gambar pengembangan rencana jaringan jalan dan utilitas.
2) Gambar pengembangan rencana arsitektur, struktur, mekanikal dan elektrikal, dan
gambar perspektif.
3) Draft RKS Arsitektur, Struktur, Mekanikal, dan Elektrikal, Rencana Anggaran Biaya
(RAB), dan Bill of Quantity (BQ).
d) Tahap Rencana Detail
Pada tahap Rencana Detail, konsultan melakukan penyempurnaan produk
perencanaan yang telah dibuat pada tahap sebelumnya, dengan produk antara lain:
1) Gambar kerja (cetak biru/foto copy) desain bangunan gedung lengkap (arsitektur,
struktur, mekanikal dan elektrikal).
2) Perhitungan struktur.
3) Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS)
4) Rencana kegiatan dan volume pekerjaan (BQ).
5) Rencana Anggaran biaya (RAB).
6) Laporan-laporan pelaksanaan pekerjaan sesuai yang disyaratkan Kerangka
Acuan Kerja dan dokumen kontrak.
e) Tahap Pelelangan
Pada tahap Pelelangan, konsultan menyempurnakan produk perencanaan (setelah
aanwijzing) yang dipandang masih kurang, meskipun produk gambar telah dicetak
biru (foto copy) dan dilelangkan. Aktivitas yang dilakukan konsultan pada tahap
pelelangan sebagai berikut:
1) Membantu panitia menjelaskan desain pada saat aanwijzing.
2) Membantu panitia membuat dokumen tambahan hasil rapat penjelasan
pekerjaan (Berita Acara Penjelasan Pekerjaan) apabila diperlukan.
f) Tahap Pengawasan Berkala
Tahap pengawasan berkala dilakukan konsultan pada waktu kegiatan konstruksi
telah berjalan, pada tahap pengawasan berkala ini selama proses konstruksi,
konsultan dituntut selalu siap melayani kemungkinan terjadi perubahan desain dan
memberikan penjelasan jika muncul pertanyaan dari kontraktor dan pengawas terkait
dengan rencana teknis.
Bandung, 12 November 2024
Pejabat Pembuat Komitmen
Pelita Firdaus Hakim