| Reason | |||
|---|---|---|---|
Arta Caletha Konstruksi | 06*4**9****22**0 | - | - |
| 0031108624924000 | Rp 645,000,000 | tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0754739605922000 | Rp 589,732,027 | tenaga ahli pelaksana Gedung jenjang 8, kapasitas stamper dan dump truk klarifikasi, tidak melampirkan sertifikat k3, surat perjanjian bukan untuk paket tender ini | |
| 0017976309921000 | Rp 699,999,561 | da saat menghadiri undangan klarifikasi tidak dapat menunjukkan kapasitas dumtruk, concrete mixer dan stamper | |
CV Yuritamakonstruksi | 04*7**4****23**0 | - | - |
| 0721858884922000 | Rp 670,000,000 | tenaga ahli pelaksana yang ditawarkan lulusan DIII dalam dokumen tender di LDP tenaga pelaksana S1 | |
| 0763169182922000 | Rp 630,000,000 | tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
CV Hokky Group | 09*0**8****21**0 | - | - |
Wawasan Timur Pratama | 02*6**1****22**0 | Rp 637,701,697 | tidak menghadiri undangan klarifikasi |
| 0940589773922000 | Rp 698,717,441 | tenaga ahli pelaksana yang ditawarkan lulusan SLTA, persyaratan didokumen S1 | |
| 0940033616922000 | Rp 638,990,029 | tenaga ahli pelaksana yang ditawarkan lulusan DIII dalam dokumen tender di LDP tenaga pelaksana S1 | |
CV . Putra Gama Konstruksi | 09*4**8****22**0 | Rp 639,555,408 | Pada saat menghadiri undangan klarifikasi tidak dapat menunjukkan kapasitas dumtruk dan concrete mixer |
| 0904647252923000 | Rp 696,523,861 | tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0415032176952000 | - | - | |
| 0620897629922000 | - | - | |
CV Kharisma | 00*8**9****51**0 | - | - |
CV Bahtera Amaris Kencana | 09*0**2****21**0 | - | - |
CV Sinar Surya | 08*5**7****22**0 | - | - |
| 0826252371807000 | - | - | |
| 0316906304925000 | - | - | |
Delta Amar Pradana | 06*9**6****22**0 | - | - |
| 0749312914328000 | - | - | |
| 0959534991126000 | - | - | |
| 0316877182922000 | - | - | |
| 0020692174922000 | - | - | |
Permata Emas Berlian | 06*7**1****48**0 | - | - |
Aslam Ramadhan Soleh | 02*1**8****02**0 | - | - |
| 0016123077923000 | - | - | |
CV Ramesesputra | 09*2**5****21**0 | - | - |
| 0027433036922000 | - | - | |
| 0942281627617000 | - | - | |
| 0723780318921000 | - | - | |
| 0615524840922000 | - | - | |
CV Dw Jaya | 10*1**1****46**1 | - | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - |
| 0924593007821000 | - | - | |
| 0719633521921000 | - | - | |
| 0016009201922000 | - | - | |
Bomberay Pratama | 00*5**4****51**0 | - | - |
CV Novita Pratama | 0024274920922000 | - | - |
Sendang Kapit Pancuran Makmur | 10*0**0****00**3 | - | - |
CV Alpha Eridani | 10*0**0****98**3 | - | - |
| 0021275086002000 | - | - | |
| 0751577834921000 | - | - | |
| 0814379756925000 | - | - | |
| 0603246968923000 | - | - | |
| 0428761167922000 | - | - |
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT
PEKERJAAN PEMBANGUNAN SEKOLAH MENENGAH AGAMA KATOLIK (SMAK)
ST. YOSEF TANA AI, KABUPATEN SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR
KEMENTERIAN AGAMA RI KANTOR KABUPATEN SIKKA
TAHUN ANGGARAN 2025
BAB I
TATA TERTIB PELAKSANAAN
A. Sebelum mulai pekerjaan kontraktor wajib terlebih dahulu mempelajari dengan seksama gambar
rencana, rencana kerja dan syarat-syarat beserta berita acara penjelasan pekerjaan. kontraktor
diwajibkan melaporkan pada direksi setiap ada perbedaan ukuran dari gambar-gambar termasuk
antara Gambar dan RKS maupun RAB untuk mendapat persetujuan, bila tidak maka akibat
kelalaian tersebut menjadi tanggungjawab kontraktor.
B. Penyerahan lapangan / lokasi pekerjaan akan diserahkan kepada kontraktor segera setelah
penunjukan Surat Perintah Kerja (SPK). Pada waktu pemberitaan pekerjaan, kontraktor
dianggap sudah memahami benar-benar :
- Letak bangunan yang akan dibangun
- Batas-batas persil atau kapling maupun keadaannya pada waktu itu
- Keadaan kontur tanah atau struktur tanah
- Segala sesuatu yang ada di lokasi pekerjaan
C. Setiap pekerjaan yang akan dimulai pelaksanaan maupun yang sedang dilaksanakan, kontraktor
wajib berkoordinasi dengan direksi yang ditunjuk oleh pemberi tugas.
D. Pengawasan terus-menerus terhadap pelaksanaan pekerjaan harus dilakukan oleh tenaga-
tenaga pihak pelaksana yang benar-benar berpengalaman,ahli dan trampil.
E. Pemborong menempatkan 1 (satu) orang kepala pelaksana yang bertanggungjawab dan minimal
berpendidikan STM (bangunan) berpengalaman minimal 7 (tujuh) tahun dalam bidang konstruksi.
F. Paling lambat 1 (satu) minggu setelah diterima Surat Perintah Kerja (SPK) kontraktor
diharuskan mengajukan :
- Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan (Time Schedule)
- Jadwal pengadaan tenaga kerja
- Jadwal pengadaan bahan
- Shop drawing / gambar kerja
- Metode kerja
G. Bagian-bagian di atas (point A s/d F) harus mendapat persetujuan dari Direksi Pekerjan sebagai
dasar / patokan pelaksana / kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan dan wajib mengikutinya.
BAB II. SPESIFIKASI UMUM
A. Lingkup Pekerjaan
Pembangunan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) St. Yosep Tana Ai
B. Lokasi Pekerjaan
Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur
C. Peraturan Teknik Bangunan Yang Digunakan
Kecuali ditentukan lain dalam syarat-syarat Teknis Pelaksanaan ini, berlaku dan mengikat
ketentuan-ketentuan tersebut di bawah ini termasuk segala perubahaan dan tambahannya.
a. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 dan perubahan Perpres Nomor 16
tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
b. Permen Pu No.45/ PRT/ 2007 tentang pedoman perencanaan Bangunan Gedung Negara
c. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PB 1991) SK SNI T-15 1919.03
d. Tata cara Pengadukan dan Pengecoran Beton SNI 03-3976-1995
e. Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PPK) NI 5.
f. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1984
g. Mutu Sirap SNI 03-3527-1984
h. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) SNI 04-0225-1987
i. Tata Cara Perencanaan Tangki Septick SNI 03-2398-1991
j. Peraturan Umum Keselamatan Kerja dari Departemen Tenaga Kerja
k. Peraturan Semen Portland Indonesia NI. 8 Tahun 1972
l. Peraturan Bata Merah sebagai bahan bangunan NI 10
m. Peraturan Plumbing Indonesia
n. Tata Cara Pengecatan Kayu untuk rumah dan gedung SDNI 03-2407-1991
o. Tata Cara Pengecatan Dinding tembok dengan cat emuisi SNI 03-2410-1991
p. Pedoman Perencanaan Penanggulangan Longsoran SNI03-1962-1990
q. Peraturan dan ketentuan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah setempat yang bersangkutan
dengan permasalahan bangunan.
D. Setiap memasuki tahapan pekerjaan baru harus berkonsultasi dahulu dengan pengawas / direksi.
Apabila terjadi kesalahan akibat kelalaian di atas sepenuhnya menjadi tanggungjawab kontraktor.
E. Selama pelaksanaan pembangunan, kontraktor wajib dan bertanggungjawab terhadap
keamanan. Pemberi pekerjaan tidak bertanggungjawab atas hilangnya atau rusaknya bahan
bangunan dan peralatan atau pekerjaan yang dilaksanakan.
F. Sekurang-kurangnya 1 (satu) salinan / copy Surat Perjanjian Pemborongan (Kontrak) dan
Gambar-Gambar Rencana, RKS, Time Scheedule, Buku Harian serta Buku Tamu selalu harus
berada dalam Ruang Direksi dan diisi yang memuat laporan perkembangan pekerjaan selama
pelaksanan.
G. Pelaksanan Pekerjaan harus berdasarkan Surat Perjanjian Kontrak dan seluruh lampirannya
berupa gambar rencana, gambar detail, RKS, Berita Acara Rapat Penjelasan Pekerjaan serta
petrunjuk-petunjuk direksi merupakan satu-kesatuan yang tak terpisahkan.
H. Apabila ditemukan adanya perbedaan ukuran maupun spesifikasi pekerjaan antara Daftar
Quantitas dan Harga dengan Gambar pelaksanaan maka dengan sendirinya ukuran dalam
Daftar Quantitas dan Harga yang dipakai.
I. Segala penyimpangan yang dilakukan oleh pihak kontraktor tanpa rekomendasi direksi akan
dibongkar dan harus disesuaikan dengan rencana semula, segala biaya akibat pembongkaran
menjadi tanggungjawab Kontraktor.
Apabila penjelasan dalam syarat-syarat pelaksanaan ini belum lengkap sebagaimana ketentuan
syarat dalam peraturan di atas, maka arahan lisan direksi maupun Konsultan Pengawas yang
ditunjuk oleh direksi menjadi hal yang wajib ditaati.
BAB III
PEKERJAAN PENDAHULUAN
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1 Pematokan Kayu kaso 5/7 cm Pematokan dilakukan oleh kontraktor,
panjang 1 m dengan berpedoman pada titik referensi
Dimenie yang telah ditetapkan oleh pihak pemberi
perencana.
Permukaan lapangan harus rata dan bersih
Persiapan lapangan Disesuaikan di dari rumput, pohon, akar dan benda yang
2.
lapangan lain yang ada disekitar areal pekerjaan.
Papan bagian sisi alas diserut rata dan
lurus.
Bouwplank - Papan 2/20 kls III Pemasangan bouwplank harus rata
3.
- Tiang kaso 5/7 (waterpass) dan sesuai dengan peil lantai
- Paku bangunan.
Air Kerja Bak tampungan Air kerja disediakan oleh kontraktor sesuai
4.
berupa tangki air dengan kebutuhan.
dengan kapasitas
yang memadai.
BAB IV
PEKERJAAN TANAH
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1. Galian tanah untuk Alat gali secukupnya - Galian tanah untuk pondasi dikerjakan
pondasi - Cangkul sesuai gambar
- Sekop - Lebar galian tanah minimum 10 cm lebih
- Pakwel lebar dasar pondasi.
- Linggis - Tanah galian harus dibuang kearel kapling
dan diratakan sehingga tidak muda longsor.
- Jarak pembuangan tanah minimum 50 cm
dari bouwplank.
- Lubang galian pondasi harus selalu kering
dan tidak tergenang air.
2. Urugan tanah Tanah galian - Pengurungan tanah untuk pondasi dan
dipastikan bersih dari bawah lantai dilakukan sebelum diurug
akar, tumbuhan dan pasir.
kotoran serta bahan - Pengurugan dilakukan setelah pondasi
lain yang merusak mengering
dan tidak - Pengurugan harus rata dan dipadat-kan
mengandung Lumpur. - Tanah sisa urugan diratakan dalam kapling
- Urugan bawah lantai disesuaikan dengan
gambar rencana
- Pelaksanaan pada musim kemarau harus
disiram
3. Urugan pasir Pasir urug bersih dari - Untuk lapisan pondasi dan bawah lantai
tanah, lumpur, akar dihampar rata, lapis demi lapis dan
dan tumbuhan dan dipadatkan.
bahan lain yang - Tebal urugan sesuai dengan gambar
merusak. rencana
BAB V
PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
A. PEKERJAAN PAS. - Portland cement @ - Pasangan pondasi batu kali campuran 1 pc :
PONDASI 40 kg 5 psr dibuat dengan ukuran dan bentuk
Pasangan pondasi - Pasir pasang dan air sesuai gambar
batu kali yang memenuhi - Bagian dasar pondasi diberi pasir urug tebal
syarat 10 cm dipadatkan dan berfungsi sebagai
- Pasir urug lantai kerja dan di atasnya dipasang
- Batu kali dengan aanstamping batu kali yang pada celah
kualitas baik batuan ditaburi pasir urug dan disiram air
hingga padat.
- Permukaan atas pondasi harus rata dan
waterpass.
- kedalaman dan ukuran fot plat disesuaikan
dengan gambar rencana dan bestek
- Sebelum dipasang, bata harus direndam
B. PEKERJAAN PAS. - Batu Batako kualitas
sampai jenuh air
DINDING baik, ukuran standar
- Bata merah disusun lapis demi lapis, rapi
tidak retak atau
horizontal maupun vertikal
pecah
- Spesi adukan 1 pc : 5 psr dengan tebal 1,5 –
- Portland cement @
2 cm
40 kg
- Siar pasangan vertical dibuat zig-zag
- Air (mengikuti
- Tinggi pasangan maksimal 1 meter
persyaratan dalam
Untuk dinding trasram dibuat setinggi 30 cm di
beton bertulang)
atas permukaan lantai camp 1 pc : 3 psr
- Beton molen
C. PEK. PLESTERAN Bahan semen, pasir - Sebelum diplester, dinding harus dibersihkan
DAN ACIAN dan air mengikuti dan disiram dengan air.
1. Plesteran Dinding persyaratan dalam - Untuk permukaan beton dibuat kasar sebelum
dan Beton pekerjaan pasangan diplester agar campuran plesteran dapat
dinding melekat dengan sempurna
- Perbandingan adukan plesteran 1 pc : 5
psr
- Ketebalan plesteran pada semua bidang
permukaan dilot harus sama tebal sekitar 1,5
cm.
- Dinding yang telah diplester harus dijaga
kelembabannya selama seminggu sejak
permulaan plesteran
2 Acian Semen dan air - Acian dinding dan beton menggunakan saos
pc yang diaduk hingga menyerupai pasta.
- Plesteran dinding yang hendak di aci dibasahi
terlebih dahulu dengan air agar acian tidak
mudah retak
BAB VI
PEKERJAAN BETON
No. Jenis Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
Pekerjaan
A. SPESI BETON - Portland cement @ 40 kg - Adukan beton merupakan komposisi dari
- Pasir beton harus memiliki bahan semen, pasir dan kerikil dengan
butiran yang tajam dank perbandingan 1 pc:2psr : 3 krl campuran
eras, bebas dari bahan dilakukan dengan menggunkan molen
organic - Pengangkutan beton dari tempat
- Batu pecah 2/3 harus ber- pengangkutan ke tempat pengecoran tidak
sih keras dan bergradasi terjadi pemisahan dan kehilangan bahan-
- Air yang digunakan harus bahan serta tidak terjadi perbedaan waktu
air tawar, tidak menga- yang menyolok antara beton dicor.
ndung minyak asam alkali,
garam dan bahan-bahan
organik lainnya yang dapat
mempengaruhi kualitas
beton dan tulangan.
- Beton molen
B. PENULANGAN - Baja Tulangan Asli SNI - Semua sistem pembesian menggunakan
- Kawat Beton baja tulangan / besi beton Standar
Nasional (SNI ) baik dari diameter maupun
panjangnya,yang mana pada permukaan
tulangan terdapat tulisan diameter dan
logo SNI timbul.
- Pemotongan baja tulangan sesuai dengan
ukuran seperti tertera dalam gambar.
- Sebelum melakukan pengecoran panitia
pembagunan wajib melaporkan ke Direksi
atau konsultan pengawas agar diadakan
pemeriksaan kesesuaian ukuran dan dimensi
tulangan yang digunakan
- Apabila ditemukan adanya pemakaian
tulangan yang tidak sesuai dengan ketentuan
maka kontraktor wajib membongkar dan
menggantinya dengan tulangan yang sudah
ditentukan atas biaya kontraktor
Untuk pengecoran kolom Strkutur, Kolom
C BEGESTING - Papan begisting terbuat praktis, Kolom Teras, Balok Teras, sloef,
dari kayu kualitas klas III balok latei, Gewel dan ring balk mengunakan
ukuran 2/20 cm papan cor dengan permukaan yang sudah
- Tripleks 4 mm diserut rapi
- Multiplex 9mm - Untuk pekerjaan plat lantai, atap Dak
-kayu usuk 4 / 6 dan 5 / 7 beton, Overstek, kolom struktur dan balok
struktur harus menggunakan Multipleks 9
mm untuk menghasilkan kualitas coran
yang bentuk dan permukaan yang siku
dan rata
D. PERAWATAN - Air - Beton yang sudah dicor dijaga agar tidak
BETON kehilangan kelembabannya paling sedikit 14
hari
- kontraktor diwajibkan melakukan perawatan
selama proses pengerasan beton yaitu
dengan cara menyiram air terhadap beton
berdasarkan petunjuk teknis oleh direksi
- Hasil pekerjaan yang tidak baik seperti sarang
krikil, permukaan tidak mengikuti bentuk yang
diinginkan, muncul pembesian, pada
permukaan beton harus dibongkar sebagian
atau selanjutnya diganti atau diperbaiki atas
resiko kontraktor.
BAB VII
PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
A. Pekerjaan Kusen Bahan : - Model dan ukuran kusen disesuaikan
Pintu danJendela - Kayu Kelas II (Meranti) dengan gambar
- Angker Baja Ø 10 mm - Permukaan kayu yang akan terlihat,
- harus diketam rata, halus dan lurus
serta membentuk sudut tajam dan
tidak cacat.
- Hubungan antara sambungan
diperkuat dengan katilo.
- Bagian kayu yang menempel pada
tembok dicat dengan menie dan diberi
angker baja Ø 10 mm dan ditanam
dalam tembok dengan adukan 1 pc :
2 psr : 3 krl
B. Pekerjaan Daun Bahan : - Bingkai daun pintu dan daun jendela
Pintu dan Daun - Papan Klas II (Meranti) distel dengan bentuk dan ukuran
Jendela Panel - Kaca polos tebal 5 mm sesuai dengan gambar.
Kaca - Lem kaca aibon - Setiap sambungan antara kayu harus
- Paku halus siku, kokoh dan tidak terdapat cela
pada setiap sambungan atau
pertemuan.
- Pada sambungan kayu diperkuat
dengan katilo dan diberi perekat lem.
- Rangka pintu yang di sponing
dipasang Panel Papan kayu sejenis
dan diberi leis dari kayu yang sejenis.
. - Rangka daun pintu dan distel dengan
bentuk ukuran sesuai dengan gambar
- Setiap sambungan antara kayu harus
siku, kokoh dan tidak terdapat celah
pada setiap sambungan atau
pertemuan.
- Pada sambungan kayu diperkuat
dengan katilo dan diberi perekat lem.
- Rangka pintu yang disponing
dipasang Panel Papan kayu sejenis
dan diberi less dari kayu yang sejenis.
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
E. Pekerjaan Bahan : - Setiap daun pintu dipasang kunci
Pengunci dan - Engsel-engsel dari tanam 2 slaag merk Falco yang
penggantung kuningan sekualitas berkualitas tinggi.
dipasang pada merk King uk. 4 x 3 - Engsel pintu dipasang 3 (tiga) buah
semua daun pintu atau setaraf setiap lembar daun pintu.
dan selanjutnya - Kunci pintu dipasang Pemasangan dilakukan dengan mur
pada jendela sekualitas Falco (dua khusus, tidak dibenarkan meletakan
dipasang grendel kali putar) atau setaraf engsel ke pintu dan kosen dengan
dan hak angin. - Grendel (sloof) tarikan menggunakan paku. Penguncian mur
jendela dan hak angin harus dilakukan dengan memutarkan
berkualitas baik. dengan obeng hingga seluruh batang
masuk dan menempel kuat pada kayu
yang dipasang.
- Engsel dipasang 1 (satu) pasang,
grendel 1 (satu) buah dan hak angina
1 (satu) pasang untuk setiap daun
jendela, pemasangan harus rapid dan
dapat dibuka dan ditutup dengan baik.
Untuk melengketkan alat tersebut
kedaun jendela harus menggunakan
mur khusus seperti yang tersebut
pada poin 2 di atas.
BAB VIII
PEKERJAAN ATAP DAN PLAFON
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
A. Pekerjaan Rangka Bahan : - Konstruksi Kap harus dibuat sesuai
Atap - Kayu Klas II Meranti gambar detail baik ukuran, model
uk.5/10 (gording) maupun penyambungan
- Kayu Klas II Meranti - Ukuran kayu yang tertera dalam
uk.6/12 (Kuda-kuda) gambar merupakan ukuran terpasang.
- Baut dia. ½” Kayu harus betul-betul kering, lurus
- Baja streep dan tidak cacat.
- Plat beugel U - Sambungan pada kayu setiap
pertemuan dibuat rapi, kokoh dan
diperkuat dengan baut, besi streep/
plat uk. 4 x 0,4 x 0,4 cm.
- Rangka Kuda - Kuda menggunakan
Balok kayu kelas II dengan ukuran
6/12 dengan system sambungan paku
dan diperkuat oleh ikatan angin besi
papan lebar 12 cm.
- Sebelum melakukan pengelasan,
kontraktor harus mendapat
persetujuan tentang Ukuran Kayu/
dimensi kayu.
- Memasang dan menempatkan kuda
kuda harus menggunakan bekisting
yang secukupnya untuk memudakan
mengadakan penyetelan siku dan
kesesuaian bentuk
B. Pekerjaan Penutup Bahan :
Atap - Atap Seng Gelombang -Penutup atap diletakkan pada gording
BJLS 0,30 mm dengan menggunakan paku seng,
dengan jarak gording disesuaikan
- Seng plat BJLS 0,3 dengan gambar rencana.
mm lebar 40 cm - Tiap sambungan seng diberi overleap
- Paku seng sebesar 1 ½ gelombang.
C. Pekerjaan Bahan : - Pemasangan lisplank dipakukan
Listplank - Listplank 30 cm Bahan langsung pada gording.
Kalsiplank
- Paku
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1. Pekerjaan Plafond Bahan : - Rangka plafond dibuat sesuai dengan
- Kayu Klas II uk. Jadi pola yang tertera dalam gambar.
5/7 dan 4/6 - Rangka induk dipakai kayu klas II uk.
- Calciboard 4 mm 5/7 cm kualitas baik sedangkan
- List Kayu profil 7 cm rangka pembagi digunakan kayu klas
- Paku Gipsum II kualitas baik uk. 4/6 cm
- Paku biasa - Pemasangan rangka plafond harus
rapi dan tidak bergelombang.
- Balok induk langsung menempel pada
tembok dengan menggunakan paku
beton sedang yang lainnya
digantungkan pada balok tarik kuda-
kuda.
- Setelah rangka induk terpasangan
dilanjutkan dengan pemasangan
rangka pembagi mengikuti pola yang
ada.
- Penutup plafond dipakai Calciboard 4
mm yang ditempelkan pada rangka
plafond menggunakan paku halus.
- Pada bagian pinggir ruangan yang
berhubungan dengan dinding
dipasang less plafond dari Profil Kayu
Lebar 5 cm.
BAB IX
PEKERJAAN KERAMIK
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1 Pasangan Lantai Bahan : - Semua lantai bangunan
Keramik dan - Keramik 60/60 menggunakan rabat lantai dengan
Dinding Keramik - Pasir adukan 1 PC : 3 Pasir : 5 kerikil
- Semen - Dasar lantai diberi pasir urug setebal
- Batu Pecah 3 / 5 10 cm, dipadatkan dengan menyiram
Alat : air hingga jenuh kemudian dilakukan
- Benang nilon pengecoran dengan tebal beton
- Waterpass minimal 5 cm untuk kemudian
dipasang keramik.
- Untuk semua ruang Kelas
menggunakan keramik Lantai 40x40
cm dengan tebal plesteran 3 cm dan
campuran 1 pc : 4 psr
- Adukan perekat untuk lantai harus
betul-betul padat agar tidak terdapat
rongga dibawah keramik yang dapat
melemahkan konstruksi, sambungan
antara keramik harus rata dan tidak
bergelombang dengan menggunakan
waterpass.
- Pekerjaan yang selesai tidak boleh
ada yang retak, noda dan cacat,
apabila terjadi cacat tersebut harus
dibongkar sampai berbentuk bujur
sangkar dan rapi.
BAB X
PEKERJAAN ELECTRIKAL
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1. Instalasi - MCB - Sebelum membuat plesteran
- Lampu jari setara kontraktor harus segera
osram menghubungi instalatir untuk
- Stop kontak Ex segera memasang instalasi agar
Broco tembok yang sudah diplester dan
- MCB acian tidak dirusak
- Single saklar ex - Catu daya listrik dengan system
broco mutasi meteran dari bangunan
- Double saklar ex lama ke bangunan baru
broco - Teknis pemasangan dilakukan
- Triple saklar ex oleh instalatir sesuai rekomendasi
broco AKLI dengan mengikuti gambar
- Viting tempel rencana.
- Balon lampu spiral - Semua mata lampu menggunakan
ex Philips min.23 viting tempel ex philips dan Lampu
watt spiral ex Philips minimal 23 wat
- Arde
- Kabel
- Accessories lainya
BAB XI
PEKERJAAN PENGECATAN
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1. Lingkup pekerjaan Bahan : - Pekerjaan pengecetan dilaksanakan
pengecetan - Meni kayu setelah pemasangan plafond.
meliputi : - Cat yang sekualitas - Pekerjaan menie, residu harus betul-betul
- Meni kayu untuk Altex rata, berwarna sama dan minimal 2 (dua)
bidang kosen yang - Cat tembok sekualitas kali.Kecuali Pada Permukaan Bidang Kusen
melekat pada matex Yang kelihatan Dari Luar, bingkai
tembok - Residu kualitas baik Jendela,boven dan daun pintu Panel
- Meni besi untuk dan tidak luntur menggunakan Politur / Vernis Kayu
baut-baut dan besi - Politur sekualitas - Pekerjaan cat kayu harus dilakukan lapis
strip vernis demi lapis dengan memperhatikan waktu
- Politur Kayu Kusus - Plamir kayu berkualitas pengeringan jenis bahan yang digunakan
Untuk Kusen, baik antara lain :
Bingkai Jendela • 2 (dua) kali pengerjaan meni kayu/ cat
dan dan Daun dasar.
Pintu Panel • 1 (satu) kali lapis meni kayu/cat dasar.
- Cat kayu untuk
• Penghalusan dengan amplas.
bidang-bidang
• Finishing dengan Politur dancat kayu
kayu yang
sampai rata minimal 2 (dua) kali.
nampak, listplank
- Pengecetan dinding harus dilakukan
dan jelusi kayu.
menurut proses sebagai berikut :
- Cat tembok untuk
• Dinding yang akan dicat terlebih dahulu
dinding yang
digosok dengan amplas
diplester, bidang-
• Melapis dinding dengan plamir tembok,
bidang beton dan
dipoles sampai rata setelah betul-betul
plafond
kering digosok dengan amplas halus dan
dilap dengan kain kering dan basah.
• Pengecetan dengan cat tembok sampai
rata minimal 2 (dua) kali
• Pekerjaan cat tembok harus
menghasilkan warna merata sama dan
tidak terdapat belang-belang atau noda-
noda mengelupas
- Pengecetan plafond harus dilakukan
menurut proses sebagai berikut :
• Membersihkan bidang plafond yang akan
di cat
• Mengecat yang sama dan tidak terdapat
belang-belang atau noda-noda
mengelupas.
- Warna yang digunakan apabila ditentukan
lain oleh pemberi tugas maka digunakan
warna sebagai berikut :
• Dinding dalam/luar digunakan warna Abu
– abu muda
• Plafond warna putih
• Kusen pintu dipolitur Warna mahoni
Daun jendela panel yang diteak oil warna
sama dengan daun pintu.
BAB XII
PEKERJAAN AKHIR
No. Jenis Pekerjaan Bahan Pokok Pedoman Pekerjaan
1. Pekerjaan Akhir. - Sebelum pekerjaan diserahterimakan
kontraktor diwajibkan membongkar
gudang, bangsal-bangsal kerja,
membersihkan bahan-bahan bangunan,
kotoran-kotoran bekas yang ada dalam
lokasi bangunan sehingga pada saat
serah terima dilaksanakan bangunan
dalam keadaan bersih dan rapi.
- Semua laporan mingguan, bulanan,
dokumentasi fisik dan administrasi lainnya
harus sudah dimasukan sebelum serah
terima pertama pekerjaan.
Maumere, Juli 2007
Dibuat Oleh :
a.n. Tim Perencana
Pejabat Pembuat Komitmen
PEMBANGUNAN SMAK ST. YOSEF
TANA AI, KABUPATEN SIKKA NUSA
TENGGARA TIMUR
EGIDIUS ENDI, ST
N
I
ARDIANUS ADI, S.sos
P
Nip. 19690710 200604 1 001.
620 036 246